Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Meningkatkan keterampilan mahasiswa pendidikan sejarah melalui scholarship of teaching and learning (SoTL) Firza, Firza; Karima, Elfa Michellia
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202425610

Abstract

Scholarship of Teaching and Learning (SoTL) adalah pendekatan berbasis penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran melalui refleksi kritis dan evaluasi sistematis. Dalam pendidikan sejarah, SoTL dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir historis, analisis sumber, dan kemampuan penelitian mahasiswa. Penelitian ini menggambarkan praktek pengajaran dan pembelajaran dalam pendidikan sejarah bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak strategi pengajaran dan pembelajaran khusus terhadap keterlibatan mahasiswa calaon guru sejarah dalam pembelajaran sejarah, keterampilan berpikir kritis, dan praktek pengajaran. Metode penelitian ini ialah menggunakan metode eksperimen di mana membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitiannya ialah terjadi peningkatan rata-rata sekitar 53,4% pada kelas eksperimen yang menerapkan praktek langsung dalam pembelajaran sejarahnya. Pembelajaran dengan melibatkan langsung mahasiswa dapat memfasilitasi kemampuan mahasiswa untuk menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder, menyusun argumen sejarah, dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konten sejarah terutama dalam implementasi pengajaran sejarah.
Transversal competencies in augmented reality-based history learning Karima, Elfa Michellia; Wulandari, Fikhen Tri; Firza, Firza; Abianza, Erza
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol 10, No 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202425609

Abstract

This research is based on the weak ability of students to implement historical learning assessments due to the lack of supporting competencies. This study aims to analyze the use of transversal competencies to achieve learning objectives in learning planning in historical learning assessment courses. This study used experimental methods to analyze data. The result of the research is that transversal competencies applied in learning and delivering material in the history learning assessment course are more meaningful and more accessible to implement coupled with the history learning assessment course, which is a practical course. The application of transversal competencies in the learning planning of history learning assessment courses in History Department students will also emphasize specific skills, knowledge, values, and attitudes necessary for effective participation in supporting the student learning process.
Pelatihan Goal Setting CLEAR dan Peningkatan Efektivitas Kelompok Berbasis Budaya Mencapai Reintegrasi Mantan Narapidana Wilayah Sumatera Barat Santoso, Indriyani; Handayani, Puji Gusri; Firza, Firza
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.16990

Abstract

Pendahuluan: Mantan narapidana menghadapi tantangan psikologis dan sosial dalam proses reintegrasi ke masyarakat, seperti rasa malu, takut, cemas, dan tekanan sosial. Yayasan Cinta Damai Bersama mengadakan pelatihan goal setting dengan metode “CLEAR” yang disesuaikan dengan budaya untuk membantu mereka menetapkan tujuan hidup secara terstruktur dan terukur. Metode: Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta dengan metode “CLEAR” yang berfokus pada kejelasan, pembelajaran, evaluasi, adaptasi, dan realisasi. Wawancara dilakukan sebelum dan sesudah pelatihan untuk menilai perubahan perspektif peserta. Hasil: Sebelum pelatihan, peserta merasakan malu, takut, cemas, dan terpengaruh lingkungan sosial. Setelah pelatihan, muncul tema baru seperti saling mendukung, pemakluman, harapan, antisipasi, enggan, dan pembuktian diri. Hasil ini menunjukkan bahwa peserta memiliki tujuan hidup yang lebih jelas dan menyadari pentingnya dukungan kelompok dalam proses reintegrasi. Kesimpulan: Pelatihan ini berhasil membantu mantan narapidana merumuskan tujuan hidup yang realistis serta memperkuat dukungan kelompok berbasis budaya. Peserta mampu menyusun rencana sesuai dengan kemampuan dan menetapkan prioritas.
Gamifikasi untuk Program Literasi dan Numerasi Bagi Guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan Karima, Elfa Michellia; Firza, Firza; Fatimah, Siti; Luthfi, Zaky Farid; Abianza, Erza
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 1 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06230

Abstract

Budaya literasi membaca dan literasi numerasi menjadi salah satu fondasi dalam terlaksananya Pendidikan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk melakukan pendampingan terhadap guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan mengenai penggunaan metode gamifikasi sebagai upaya meningkatkan kemampuan literasi dan numerasi peserta didik dalam mendukung implementasi kurikulum merdeka. Metode dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dalam beberapa tahapan. Tahapan pertama berupa persiapan dan sosialisasi yang dilakukan pada mitra terkait dengan kegiatan pendampingan literasi dan numerasi. Tahapan selanjutnya adalah perencanaan dalam menentukan pakar dan narasumber dalam kegiatan tersebut. Pakar yang ahli dibidangnya serta yang mampu melakukan pendampingan dalam menerapkan literasi dan numerasi melalui gamifikasi. Tahapan terakhir yang dilaksanakan adalah pelaksanaan kegiatan yang berupa pendampingan program literasi dan numerasi melalui gamifikasi, serta produk yang dihasilkan oleh guru-guru dalam pelatihan ini berupa pemilihan jenis gamifikasi untuk meningkatkan literasi dan numerasi yang sesuai dengan materi dan karakteristik peserta didik. Kesimpulan dari kegiatan pengabdian ini adalah setelah guru SMPN 6 Sungai Nyalo Koto XI Tarusan mengikuti kegiatan, para guru dapat mengetahui lebih dalam lagi tentang metode gamifikasi serta menguasai bagaimana cara menerapakan metode gamifikasi dalam proses pembelajaran dikelas untuk meningkatkan minat serta kemampuan literasi dan numerasi siswa.
Orientasi Nilai Islam dalam Penerapan Kurikulum: Adaptasi Pendidikan Sosiologi di Eco Pesantren Daarut Tauhid Firza, Firza; Rintia, Rintia; Hufad, Achmad
Jurnal Riset dan Inovasi Pembelajaran Vol. 5 No. 1 (2025): Januari-April 2025
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/jrip.v5i1.2905

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan, dan menganalisis Implementasi kurikulum dan pembelajaran sosiologi di SMA Eco Pesantren Daarut Tauhiid. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan metode studi kasus. Data dikumpulkan dengan tiga teknik yaitu, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan bantuan Nvivo melaui empat tahap menurut Huberman dan Miles, yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Serta keabsahan data digunakan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pesantren sebagai lembaga pendidikan tradisional Islam telah mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan pendidikan masyarakat di era globalisasi tanpa mengorbankan nilai-nilai inti yang menjadi landasan mereka. Pembelajaran sosiologi di SMA ECO Pesantren Daarut Tauhiid memiliki pendekatan yang berbeda dari praktik yang biasa ditemukan di sekolah reguler. Mata pelajaran sosiologi mampu mengembangkan model pembelajaran yang tidak hanya melibatkan siswa dalam pemecahan masalah tetapi juga membimbing mereka untuk menjawab tantangan sosial dengan solusi yang sesuai dengan ajaran Islam.
Transversal competencies in augmented reality-based history learning Karima, Elfa Michellia; Wulandari, Fikhen Tri; Firza, Firza; Abianza, Erza
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 2 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202425609

Abstract

This research is based on the weak ability of students to implement historical learning assessments due to the lack of supporting competencies. This study aims to analyze the use of transversal competencies to achieve learning objectives in learning planning in historical learning assessment courses. This study used experimental methods to analyze data. The result of the research is that transversal competencies applied in learning and delivering material in the history learning assessment course are more meaningful and more accessible to implement coupled with the history learning assessment course, which is a practical course. The application of transversal competencies in the learning planning of history learning assessment courses in History Department students will also emphasize specific skills, knowledge, values, and attitudes necessary for effective participation in supporting the student learning process.
Pelatihan Bahasa Jepang Bagi Mahasiswa Prodi Keperawatan Stikes Syedza Saintika Padang Yani, Damai; Firza, Firza; Yuderna, Vivi
ABDI HUMANIORA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Humaniora Vol 4, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdihumaniora.v4i2.120555

Abstract

Pada tahun 2005, pemerintah Indonesia mengutarakan permintaan adanya kerjasama pengiriman perawat-perawat Indonesia ke Jepang. Permintaan ini dilatarbelakangi adanya surplus tenaga keperawatan dan defisit pada permintaan pekerjaan di Indonesia, terutama bagi mereka lulusan sekolah/akademi Keperawatan (akper) ataupun Perguruan Tinggi Keperawatan. Kemampuan berbahasa Jepang menjadi salah satu syarat bagi tenaga perawat Indonesia yang ingin bekerja di Jepang. Beberapa hal yang menjadi kendala dalam mempelajari bahasa Jepang diantaranya: aksara yang digunakan dan struktur kalimatnya.PKM ini memberikan pelatihan bahasa Jepang kepada mahasiswa prodi keperawatan Stikes Syedza Saintika Padang, Pelatihan ini bertujuan untuk: Memberikan pengetahuan tentang bahasa dan budaya Jepang, yang meliputi: memperkenalkan budaya kerja Jepang, Memperkenalkan bahasa Jepang dasar berupa aisatsu (salam) dan jikoushokai (perkenalan), Memberikan pengetahuan tentang istilah – istilah yang berhubungan dengan keperawatan dalam bahasa Jepang.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI KISAH TOKOH SEJARAH LOKAL DALAM KURIKULUM MERDEKA Karima, Elfa Michellia; Firza, Firza; Abianza, Erza
Jazirah: Jurnal Peradaban dan Kebudayaan Vol 4 No 1 (2023): Juni 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Adab dan Budaya Islam Riyadul 'Ulum

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51190/jazirah.v4i1.101

Abstract

Education is the embodiment of a nation, a nation that has a strong character is able to make itself a dignified nation. So that the application of character education in the history of education is very good if implemented properly. Character education is also a planned and conscious effort in order to pass on the character one already has while at the same time building even better character, to improve the quality of individuals in society. At present the values of educational character for students are fading. Judging from the fact that today there are many students who have violated the norms of life and many of them are violating the law as is often the case at this time, there are many cases such as brawls, bullying, persecution and sexual violence committed by students at this time. , students who do not respect teachers and parents, students who have a lot of westernized culture, we rarely find nowadays who are proud and use local products. From these problems through history learning can build the character of students. The purpose of this research is to build students' character through past stories of historical figures in the history lesson of the independence curriculum. This study uses a qualitative method that uses technical analysis of literature. The result of this study is to explain the solution to the problem of forming character education through reading and implementing stories of historical figures in the independence curriculum. Learning the formation of the nation's character through stories of the past and a new twist in histiography in Indonesia is the main reason for the need for character education in education; teaching history for the formation of the character of students. Teachers are required to implement it.
Meningkatkan keterampilan mahasiswa pendidikan sejarah melalui scholarship of teaching and learning (SoTL) Firza, Firza; Karima, Elfa Michellia
Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 10 No. 1 (2024): Jurnal EDUCATIO: Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1202425610

Abstract

Scholarship of Teaching and Learning (SoTL) adalah pendekatan berbasis penelitian yang bertujuan meningkatkan kualitas pengajaran dan pembelajaran melalui refleksi kritis dan evaluasi sistematis. Dalam pendidikan sejarah, SoTL dapat diterapkan untuk meningkatkan keterampilan berpikir historis, analisis sumber, dan kemampuan penelitian mahasiswa. Penelitian ini menggambarkan praktek pengajaran dan pembelajaran dalam pendidikan sejarah bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak strategi pengajaran dan pembelajaran khusus terhadap keterlibatan mahasiswa calaon guru sejarah dalam pembelajaran sejarah, keterampilan berpikir kritis, dan praktek pengajaran. Metode penelitian ini ialah menggunakan metode eksperimen di mana membandingkan kelas kontrol dan kelas eksperimen. Hasil penelitiannya ialah terjadi peningkatan rata-rata sekitar 53,4% pada kelas eksperimen yang menerapkan praktek langsung dalam pembelajaran sejarahnya. Pembelajaran dengan melibatkan langsung mahasiswa dapat memfasilitasi kemampuan mahasiswa untuk menganalisis sumber-sumber primer dan sekunder, menyusun argumen sejarah, dan mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang konten sejarah terutama dalam implementasi pengajaran sejarah.
Pelatihan Pembuatan Simulasi Virtual Reality Sebagai Media Pembelajaran Interaktif untuk Guru IPS Eka Asih Febriani; Hera Hastuti; Firza Firza; Affandri Jasrio; Krisma Haryuniati; Alfajri Yusra
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 8 No 2 (2026): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v8i2.1912

Abstract

Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di Kota Padang masih menghadapi kendala dalam penggunaan media pembelajaran interaktif yang efektif, sehingga diperlukan strategi untuk meningkatkan keterlibatan siswa dan kualitas pembelajaran. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pelatihan kepada guru-guru IPS mengenai penggunaan dan desain simulasi Virtual Reality (VR) sebagai media pembelajaran interaktif. Metode yang digunakan mencakup sosialisasi media interaktif, pelatihan desain VR oleh instruktur ahli, dan simulasi penggunaan VR secara praktis dengan pendampingan langsung. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa guru-guru memiliki antusiasme tinggi terhadap teknologi (85%) dan sebagian besar (75%) mampu mengikuti tahapan simulasi desain VR dengan baik. Pelatihan ini membekali guru dengan pemahaman dan keterampilan dasar penggunaan VR, meningkatkan kreativitas dalam merancang materi ajar interaktif, serta memperkuat literasi digital mereka. Meskipun keterbatasan alat dan waktu membatasi pembuatan produk VR mandiri, kegiatan ini menyediakan fondasi penting untuk pengembangan media pembelajaran berbasis VR di masa depan. Implikasi dari kegiatan ini adalah peningkatan kesiapan guru dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran IPS secara berkelanjutan, sehingga memperkaya pengalaman belajar siswa dan mendukung inovasi pendidikan abad ke-21.