Claim Missing Document
Check
Articles

Kekerasan Rumah Tangga pada Ibu Hamil selama Pandemi Covid-19 Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 10, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.10.3.2022.625-632

Abstract

Penerapan pembatasan berskala besar dan kegiatan masyarakat selama pandemi COVID-19 telah menimbulkan dampak di berbagai aspek kehidupan terutama pada wanita hamil dan berujung pada masalah kekerasan dalam rumah tangga (KDRT). Studi ini memiliki tujuan untuk melihat gambaran kekerasan dalam rumah tangga selama pandemi COVID-19 pada Wanita hamil. Populasi dalam studi ini seluruh Wanita hamil dan rekruit sampel yang didapatkan sebanyak 647 responden dengan teknik purposive and snowball sampling dengan menetapkan kriteria inklusi. Studi ini menggunakan instrumen kuesioner sosiodemografi dan WHO Violence Against Women Instrument versi Bahasa Indonesia. Analisa univariat dengan menyajikan distribusi frekuensi pada sosiodemografi dan prevalensi KDRT. Temuan dalam studi ini bahwa selama pandemic COVID-19 rata-rata wanita hamil melaporkan telah mengalami KDRT  (4.76 ±9.849). Di sisi lain, laporan jenis kekerasan yang sering terjadi adalah kekerasan fisik.
Cegah Stunting melalui Edukasi Pra NIkah Fitri Fujiana; Muhammad Asroruddin; Nurmainah Nurmainah; Agustina Arundina; Tri Wahyudi; Wiwik Windarti; Desriani Lestari; Tamara Septia Chairunisa; Nadya Eulalia; Virgilius Phasacola Tiko Kafaso
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 6, No 2 (2023): Volume 6 No 2 Februari 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v6i2.8295

Abstract

ABSTRAK Stunting merupakan masalah malnutrisi pada anak yang saat ini menjadi issue nasional. Diperlukan adanya intervensi untuk menekan prevalensi stunting agar dapat berkontribusi pada Indonesia Emas tahun 2045 mendatang. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam menekan kejadian stunting yang kian meningkat, salah satunya dengan pelaksanaan intervensi gizi spesifik dan intervensi gizi sensitive.  Tujuan kegiatan adalah melakukan intervensi spesifik dan sensitif pencegahan stunting melalui mahasiswi tingkat akhir. Kegiatan yang dilakukan adalah: skrining status gizi mahasiswi tingkat akhir melalui pemeriksaan kadar hemoglobin, pemberian tablet tambah darah serta pemberian edukasi nutrisi, edukasi kesehatan reproduksi dan pola pengasuhan anak sebagai persiapan pranikah pada mahasiswi tingkat akhir Universitas Tanjungpura. Manfaat dari kegiatan adalah meningkatkan pemahanan mahasiswi tingkat akhir terkait faktor resiko untuk melahirkan generasi stunting sehingga mahasiswi sebagai calon Ibu, bisa mempersiapkan dan mengeliminasi faktor resiko tersebut agar tidak melahirkan anak stunting. Hasil skrining didapatkan sebanyak 19 orang peserta (38%) memiliki kadar Hb dibawah 12 mg/dl dengan kadar ter rendah yaitu 7,1 mg/dl. Hasil evaluasi post test menunjukkan peningkatan nilai rata rata dengan selisih 1,16 yang berarti terdapat pengaruh antara edukasi yang diberikan dengan pengetahuan peserta. Adanya peningkatan pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang cukup bagi calon ibu untuk melanjutkan ke jenjang pernikahan sebagai langkah awal untuk mencegahh kelahiran stunting dari ibu yang anemia. Kata Kunci: Mahasiswi, Haemoglobin, Anemia, Stunting  ABSTRACT Stunting is a problem of malnutrition in children which is currently a national issue. Interventions are needed to reduce the prevalence of stunting in order to contribute to the Golden Indonesia in 2045. Various efforts have been made by the government in suppressing the increasing incidence of stunting, one of which is the implementation of specific nutrition interventions and sensitive nutrition interventions. The purpose of the activity is to carry out specific and sensitive interventions to prevent stunting through final year students The activities that will be carried out are: screening the nutritional status of final year female students through examination of hemoglobin levels, giving blood supplements and providing nutrition education, education on reproductive health and parenting patterns as premarital preparation for final year students at Tanjungpura University. The benefit of the activity is to increase the understanding of final year female students related to risk factors for giving birth to a stunting generation so that female students as prospective mothers can prepare and eliminate these risk factors so as not to give birth to stunting children. The results of the screening showed that 19 participants (38%) had Hb levels below 12 mg/dl with the lowest level of 7.1 mg/dl. The results of the post test evaluation showed an increase in the average score with a difference of 1.16, which means that there is an influence between the education provided and the knowledge of the participants. The increase in knowledge is expected to be sufficient provision for prospective mothers to continue to the marriage level as the first step to prevent stunting births from anemic mothers. Keywords: Female Student, Hemoglobin, Anemia, Stunting
Correlation between the Level of Knowledge and Attitude Regarding Early Marriage among Female High School Students Yunita Eriska; Fitri Fujiana; Suhaimi Fauzan
Poltekita : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 16 No. 4 (2023): February
Publisher : Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33860/jik.v16i4.1551

Abstract

The rate of early marriage in West Kalimantan in 2018 occupied the 14th place with a percentage of 21.22%, while in 2020 it increased to 24%. A study conducted at Kubu Raya District in 2014, showed that there were 63.6% of 88 prospective brides in the work area of Sungai Kakap Community Health Center who experienced unwanted pregnancies. The results of the Program Performance and Accountability Survey (SKAP) in 2019 showed that 63 out of 1,000 women in the age range of 15-19 years had given birth. This problem is also related to the incidence of unwanted pregnancies in West Kalimantan which reached 23.4% as reported in the 2019 SKAP survey data. This study aims to identify and analyze the correlation between the level of knowledge and attitude related to early marriage among female students at SMAN 1 of Sungai Kakap. This was a quantitative study using the cross sectional method. The study samples were selected using purposive sampling technique which obtained 81 respondents. The data collection instruments applied here were a questionnaire related to the level of knowledge regarding early marriage and a questionnaires related attitude regarding early marriage. The data collected were analyzed based on the frequency distribution and statistical test of the Spearman correlation test. The study findings based on the Spearman test obtained a significance value or p-value=0.000 (<0.005) and the correlation coefficient value of 0.556. Someone with a good level of understanding about early marriage would also have good character or an unsupportive attitude regarding underage marriage. Thus, it can be concluded that there was a significant correlation between the level of knowledge and attitude regarding early marriage among female students at SMAN 1 of Sungai Kakap. It is expected that the study finding can be applied as a guide for conducting further research, especially regarding the correlation between the level of knowledge and attitude regarding early marriage among female adolescents, as well as the basis for community service.
Pregnant Women’s Experience during Antenatal Care in Private Clinic Maternity Nursing Fitri Fujiana; Setyowati Setyowati; Imami Nur Rachmawati
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 23 No 3 (2020): November
Publisher : Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v23i3.1091

Abstract

Maternity nurses are authorized health workers that provide antenatal care, but their roles and function in antenatal care services are not recognized by the public. This research aims to reveal the experience of pregnant women during antenatal visits in private clinic maternity nursing. Six pregnant women selected using purposive sampling underwent an in-depth interview in this descriptive phenomenological study. Data were analyzed through thematic content analysis with Moustakas approach. Three themes were identified in this study: 1) women experience good communication with maternity nurses; 2) women receive family-centered nursing care; 3) the schedule, cost, facility, and types of service meet the participants’ needs. This study suggests for nurses to improve their competencies in delivering antenatal care according to clients’ needs.Abstrak Pengalaman Kehamilan Wanita Selama Masa Perawatan Antenatal di Klinik Mandiri Keperawatan Maternitas. Perawat spesialis maternitas adalah petugas kesehatan berwenang yang menyediakan perawatan antenatal, tetapi peran dan fungsinya dalam layanan perawatan antenatal belum dikenal oleh masyarkat. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan pengalaman ibu hamil selama kunjungan antenatal di klinik mandiri keperawatan maternitas. Enam ibu hamil yang dipilih menggunakan purposive sampling menjalani wawancara mendalam dalam studi fenomenologis deskriptif ini. Data dianalisis melalui tematik konten analisis dengan pendekatan Moustakas. Tiga tema diidentifikasi dalam penelitian ini: 1) ibu hamil mengalami komunikasi yang baik dengan perawat maternitas; 2) wanita menerima asuhan keperawatan yang berpusat pada keluarga; 3) jadwal, biaya, fasilitas, dan jenis pelayanan sesuai keinginan ibu hamil. Studi ini menyarankan bagi perawat untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam memberikan pelayanan antenatal sesuai dengan kebutuhan klien. Kata Kunci: antenatal care, ibu hamil, perawat maternitas
Hubungan antara Ansietas dan Pola Makan dengan Kejadian Gastritis selama Masa Pandemi Covid-19 Neni Kurnia Hastari; Triyana Harlia Putri; Fitri Fujiana
Jurnal Keperawatan Jiwa Vol 11, No 1 (2023): Februari 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jkj.11.1.2023.215-224

Abstract

Selama masa pandemi Covid-19 banyak aspek kehidupan yang berubah, salah satunya adalah aspek pendidikan dimana pembelajaran luring menjadi daring. Beberapa penyakit yang sering terjadi pada mahasiswa selama masa pandemi covid-19 salah satunya adalah gastritis. Faktor yang menjadi penyebab gastritis adalah pola makan yang tidak baik dan ansietas selama masa pandemi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara ansietas dan pola makan dengan kejadian gastritis selama masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura. Metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 178 responden, pengumpulan data menggunakan kuesioner yang disebar menggunakan google form. Uji statistik yang digunakan dalam penelitian ini adalah uji Chi Square. Berdasarkan hasil chi square menunjukan bahwa nilai signifikansi antara ansietas dan gastritis p value = 0,000 dan nilai signifikansi antara pola makan dengan kejadian gastritis p value = 0,036. Kesimpulanya terdapat hubungan antara ansietas dan pola makan dengan kejadian gastritis selama masa pandemi Covid-19 pada mahasiswa Keperawatan Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura.
Peningkatan Pengetahuan Remaja dalam Mereduksi Stigma Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Melalui Edukasi Triyana Harlia Putri; Yuyun Tafhwidah; Fitri Fujiana
Abdimas Universal Vol. 5 No. 1 (2023): April
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Balikpapan (LPPM UNIBA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/abdimasuniversal.v5i1.288

Abstract

ODGJ becomes difficult in the healing process caused by the high community stigma including the adolescents group. Even so, youth is one of the golden periods where information becomes important and easy to apply if education is provided, especially regarding the stigma of ODGJ. Based on this, there is a need for promotive efforts to increase youth knowledge about ODGJ and Stigma, so that it can reduce stigma, discrimination, violation of human rights in ODGJ. The purpose of carrying out this activity is to increase youth's knowledge regarding ODGJ and Stigma. This activity was held on March 2023 at SMPN 5 Pontianak City. The method used is in the form of counseling followed by educational videos and distribution of ODGJ stigma pocket books. The form of evaluation used is using knowledge instruments before and after education. Community service activities report an increase in youth's knowledge of ODGJ and stigma. The results of the analysis found that there was a significant impact on ODGJ education and stigma on increasing knowledge p-value = 0.011. It is hoped that with this increased knowledge, youth can provide information again and change wrong perceptions about ODGJ.
Tingkat Ansietas Ibu Hamil Selama Pandemi Covid-19 di Kota Pontianak Fitri Fujiana; Sari Eka Pratiwi; Tamara Septia Chairunisa; Triyana Harlia Putri; Nurmukaromatis Saleha
Malahayati Nursing Journal Vol 5, No 5 (2023): Volume 5 Nomor 5 2023
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v5i5.7703

Abstract

ABSTRACT The COVID-19 pandemic has caused various kinds of impacts for the people of Indonesia, including psychological impacts, one of which is anxiety. Pregnant women are one of the vulnerable groups to experience serious anxiety due to hormonal changes that are physiologically experienced with increasing gestational age. Anxiety in pregnancy can result in the condition of the fetus being not prosperous which leads to high rates of maternal and infant mortality. This study aims to identify the level of anxiety of pregnant women in the city of Pontianak which aims to determine the provision of interventions to reduce complications or the impact of anxiety on pregnant women. This is a quantitative research, descriptive method with a sample of 100 people based on Lemeshow's calculations. The study was conducted in six sub-districts in Pontianak by distributing online questionnaires through local health centers. There were five respondents with very severe anxiety category, 14 respondents with severe anxiety, 34 respondents with moderate anxiety category, and 47 respondents experiencing mild anxiety during the covid-19 pandemic. The COVID-19 pandemic has a very influential psychological impact, especially pregnant women. Some respondents are known to have very severe anxiety and severe anxiety which needs to be the focus of attention in order to minimize infant mortality and maternal mortality rates in Indonesia. Keywords: Pandemic, Covid 19, Anxiety, Pregnancy  ABSTRAK Pandemi covid-19 menimbulkan berbagai macam dampak bagi masyarakat Indonesia termasuk dampak psikologis yang salah satunya adalah kecemasan. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok rentan mengalami kecemasan yang cukup serius lantaran perubahan hormonal yang secara fisiologis dialami seiring bertambahnya usia kehamilan. Kecemasan dalam kehamilan dapat mengakibatkan kondisi janin tidak sejahtera yang berujung pada tingginya angka kematian ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tingkat kecemasan ibu hamil di kota Pontianak yang bertujuan dalam menentukan pemberian intervensi agar menekan komplikasi atau dampak yang ditimbulkan dari ansietas pada ibu hamil. Merupakan penelitian kuantitatif, metode deskriptif dengan jumlah sampel 100 orang berdasarkan perhitungan Lemeshow. Penelitian dilakukan di enam kecamatan di Pontianak dengan menyebarkan kuesioner online melalui puskesmas setempat. Terdapat lima orang responden dengan kategori ansietas sangat berat, 14 responden dengan ansietas berat, 34 responden dengan kategori ansietas sedang, dan 47 responden mengalami ansietas ringan selama masa pandemic covid-19. Pandemic covid-19 memberikan dampak psikologis yang sangat berpengaruh khususnya ibu hamil. Beberapa responden diketahui mengalami ansietas dengan tingkatan sangat berat serta ansietas berat yang perlu menjadi focus perhatian agar meminimalisir angka kematian bayi dan angka kematian ibu di Indonesia Kata Kunci: Pandemi, Covid-19, Kecemasan, Ibu Hamil
KAJIAN LITERATUR: SUNAT PEREMPUAN DITINJAU DARI ASPEK UMUM DAN KESEHATAN Fitri Kurniati; Fitri Fujiana; Uray Fretty Hayati
Jurnal Ilmu Keperawatan Vol 11 No 1 (2022): Al-Asalmiya Nursing: Jurnal Ilmu Keperawatan (Journal of Nursing Sciences)
Publisher : STIKes Al-Insyirah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.84 KB) | DOI: 10.35328/keperawatan.v11i1.2124

Abstract

Background: Female genital mutilation raises pros and cons among the community because of its impact. There are still many parents who perform genital mutilation on their daughters. In addition, some parents choose not to circumcise their daughters. Objective: To analyze the general impact and health impact of female genital mutilation. Methods: a literature review by searching related articles through the Google Scholar database, Researchget and Science Direct. The keywords used in Indonesian are "sunat” and "perempuan" and "dampak" while in English, they are "female" and "genital mutilation" or "circumcision" and "consequences". The search found seven related articles which were then analyzed in a narrative review. Result: Female genital mutilation impacts health, including bleeding, bacterial infection, urinary tract infection, complications during childbirth, tetanus and shock. In addition to health problems, female circumcision is also associated with early marriage. Female circumcision is also called a tradition and an act that violates human rights. Conclusion: All articles reviewed explained that female genital mutilation harms general health and well-being. Female circumcision can harm the woman herself. It is hoped that nurses will provide more comprehensive education to the community regarding the dangers and impacts of female circumcision. Keywords: female circumcision, female genital mutilation, the impact of female genital mutilation
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TENTANG SEKS TERHADAP PERILAKU SEKS PRANIKAH PADA MAHASISWA Nanda Herlia; Fitri Fujiana; Murtilita Murtilita
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 4 No. 2 (2023): JUNI 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v4i2.15032

Abstract

Pendidikan tentang seks dan kesehatan reproduksi masih berada dalam tahap yang memprihatinkan di Indonesia. Hal tersebut  dikarenakan seks dianggap sebagai suatu pantangan untuk dibicarakan. Pendidikan seks tidak hanya didapatkan di sekolah tetapi juga bisa diberikan oleh keluarga. Seks pranikah mengakibatkan banyak dampak negatif bagi remaja seperti penyakit menular seksual, abortus, serta dampak psikosial. Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seks terhadap perilaku seks pranikah. Penelitian ini menggunakan studi kuantitatif secara observasional - analitik. Populasi pada penelitian ini adalah mahasiswa keperawatan aktif dari dengan jumlah 318 orang dan sampel penelitian berjumlah 177 orang. Metode sampling yang digunakan pada penelitian ini yaitu consecutive sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Pengetahuan tentang seks dan perilaku seks pranikah. Instrument penelitian menggunakan kuesioner yang disebar melalui google form. Pada riset ini digunakan uji korelasi Spearman Rank. Hasil Uji statistik pada tabel 5 menggunakan Uji Korelasi Spearman Rank didapatkan hasil hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku seks pranikah pada mahasiswa yang diamati oleh peneliti menghasilkan responden dengan pengetahuan baik sekaligus memiliki perilaku tidak berisiko sebanyak 31 responden (17,5%). Dari hasil uji statistic yang dilakukan didapatkan p value = 0,951.  Tidak ada hubungan antara tingkat pengetahuan tentang seks terhadap perilaku seks pranikah pada mahasiwa.
Edukasi Kesehatan Pencegahan Penyebaran HIV/AIDS pada Anak Didik Pemasyarakatan (ANDIKPAS LPKA) di Sungai Raya, Kalimantan Barat Fitri Fujiana; Herman Herman; Triyana Harlia Putri; Virgilius Phasacola Tiko Kafaso; Nadya Eulalia; Tamara Septia Chairunisa
Poltekita: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): April-Juni
Publisher : Pusat Penelitian & Pengabdian Masyarakat Poltekkes Kemenkes Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (421.315 KB) | DOI: 10.33860/pjpm.v4i2.1616

Abstract

The risk of HIV/AIDS transmission increases for children in juvenile prisons. This is due to the association of prison children close to factors that trigger transmissions, such as a history of drug use and risky sexual behaviour. Lack of information and education related to HIV/AIDS makes andikpas less concerned about taking care of themselves to avoid transmission of HIV/AIDS. Transmission and prevention of the spread of HIV/AIDS can be done through Health Education. This activity aims to increase understanding of HIV/AIDS for correctional students (ANDIKPAS) at LPKA Sungai Raya, West Kalimantan Province. This activity took place offline on 7 September 2022, involving 23 participants. The results of this activity showed an increase in the knowledge score after being given the intervention. This increase in knowledge is expected to improve the behaviour of LPKA Sungai Raya children in carrying out HIV-AIDS prevention. For the next activity, it is recommended to carry out educational activities as well as VCT screening examinations for LPKA Sungai Raya children so that they can provide first aid as soon as possible for those positively improve prevention for those with negative results.
Co-Authors ., Diana Maulydia ., Murtilita Adiningsih, Berthy Sri Utami Afra, Aurelia Agustina Arundina Triharja Tejoyuwono, Agustina Arundina Triharja Arina Nurfianti Arisanti Yulianda, Nita Aurelia Afra Azalia, Dora Hestia Desriani Lestari Dialika Putri Miftazah Dialika Putri Miptaza Dias, Maria Frani Ayu Andari Dinda Maharani Dini Tryastuti Djoko Priyono Djoko Priyono Dzul Fadly Ervina Lili Neri Evy, Fannia Faisal Khalid Fahdi Faisal Kholid Fahdi Fannia Evy Fauzan, Suhaimi Fitri Kurniati Fradianto, Ikbal Gabby Novikadarti Rahmah Handayani, Utari Hany, Felesia Reynita Hartini Hartini Hasan, Tuty Barokah Hayati, Arini Herman Herman Herwanto, Dede Ichsan Budiharto Ike, Ike Imami Nur Rachmawati Islamiati, Asih Khalid Fahdi, Faisal Laila Sari Laila Sari Lestari, Yuta Indah M. Ali Maulana Maulana, M. Ali Mei Christin Mita Mita Mita Mita Mita, Mita Muhammad Asroruddin, Muhammad Murtilita Murtilita Murtilita Murtilita Murtilita, Murtilita Mutiara Rizaldi Nadya Eulalia Nadya Eulalia Nadya Eulalia Nakavita, Injhar Tiar Nanda Herlia Neni Kurnia Hastari Nita Arisanti Yulianda Nurmainah Nurmainah Nurul Wafda Marpunir Rahmah Pondaag, Vinka Theresia Putri Andriani Rahmah, Nurul Wafda Marpunir Ridha Sri Rezeki Saleha, Nurmukaromatis Sari Eka Pratiwi Selviani, Selviani Setyowati Setyowati Setyowati Setyowati Shania Ghina Sabila Siska Rafhina Dewi Siti Oktaviani Sofila, Sofila Sukarni Sukarni Tafwidhah, Yuyun Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunisa Tamara Septia Chairunnisa Tengku Riza Zarzani N Titan Ligita Tri Wahyudi Triyana Harlia Putri Uray Fretty Hayati Vinka Theresia Pondaag Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Virgilius Phasacola Tiko Kafaso Wiwik Windarti Yulanda, Nita Arisanti Yunita Eriska Yuyun Tafhwidah