Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Keperawatan

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI 3 DESA KECAMATAN SUKARAJA KABUPATEN SELUMA Novi Lasmadasari; Desmetasari; Dewi Rahayu
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 2 No. 2 (2019)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v2i2.59

Abstract

Pemberian ASI eksklusif 3 Desa (Desa Sumber Arum, Sidosari, Bukit Peninjauan 1) Kecamatan Sukaraja Kabupaten Seluma sebagai desa binaan STIKes Sapta Bakti masih belum sesuai standar cakupan ASI nasional 80%. Penelitian ini adalah survey analitik dengan desain Cross Sectional yang bertujuan untuk menganalisis faktor pemberian ASI eksklusif pada 51 sampel dengan teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang paling berpengaruh dalam keberhasilan pemberian ASI Eksklusif pada penelitian ini adalah variabel dukungan tenaga kesehatan menjadi salah satu variabel yang paling berpengaruh dengan nilai uji statistic regresi logistic didapatkan p-value = 0,001 dan nilai OR = 14,5 (CI: 6,61-82,4) dapat diartikan bahwa ibu yang mendapat dukungan tenaga kesehatan sejak awal berpeluang 14,5 kali untuk berhasil menjalankan atau memberikan ASI Ekslusif dibandingkan ibu yang tidak mendapatkan dukungan tenaga kesehatan. Variabel kedua dukungan keluarga dimana variabel ini dengan nilai uji statistic regresi logistic didapatkan p-value = 0,002 dan nilai OR = 12,1 (CI: 4,61-72,4) dapat diartikan bahwa ibu yang mendapatkan dukungan keluarga berpeluang 12,1 kali untuk berhasil dalam memberikan ASI Ekslusif dibandingkan ibu tidak mendapat dukungan keluarga. Tenaga kesehatan terutama bidan baik di desa maupun di kota diharapkan dapat memberikan dukungan sejak awal pada saat pada masa kehamilan trimester 3 memberikan pengetahuan terkait ASI Eksklusif serta memberikan kesempatan kepada ibu untuk melaksanakan Inisiasi Menyusui Dini (IMD) sebagai awal pelaksanaan ASI Eksklusif.
Efektivitas Pemberian Rebusan Daun Salam Dalam Mengurangi Rasa Nyeri Pada Pasien Gout Arthritis Khusnul Khotima; Indaryani Indaryani; Novi Lasmadasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gout Arthritis merupakan peradangan pada sendi yang disebabkan oleh peningkatan kadarasam urat dalam darah, karena terganggunya metabolisme purin dalam tubuh yang ditandaidengan nyeri sendi, sehingga dapat mengganggu aktivitas penderita. Penelitian ini bertujuanuntuk menurunkan intensitas nyeri pada pasien gout arthritis dengan menggunakan terpai nonfarmakologi dengan pemberian rebusan daun salam. Penelitian ini merupakan penelitiandeskriptif dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus pada lansia dengangangguan rasa nyaman nyeri (nyeri sendi). Berdasarkan hasil pengkajian nyeri sendi dibagianbawah jari kaki menjalar sampai ke lutut dan teraba panas pada bagian bawah jari kaki, kakiterasa kaku, nyeri terasa memberat jika beraktivitas terlalu lama, dan nyeri timbul setelahmakan makanan daging/kacang-kacangan sehingga diagnosa keperawatan prioritas yangditetapkan adalah nyeri akut. Tindakan yang dilakukan adalah pemberian rebusan daun salamdan meminimalkan penggunaan sendi dengan menggunakan alat bantu jalan. Setelahdilakukan asuhan keperawatan pemberian rebusan daun salam diminum secara teratur padapagi dan sore hari selama 7 hari nyeri berkurang dengan skala nyeri awal 6 menjadi 4, kadarasam urat menurun dari 9,1 mg/dl menjadi 6,1 mg/dl dan lansia mulai aktif beraktivitas.Dianjurkan untuk mengurangi konsumsi makan makanan yang tinggi purin yang dapatmemicu peningkatan kadar asam urat dalam darah. Membudidayakan tanaman salamdisekitar panti dapat bermanfaat bagi lansia untuk penatalaksanaan secara mandiri dalammemenuhi kebutuhan rasa nyaman (nyeri). Sebaiknya disediakan alat bantu berjalan ataupegangan pada bagian dinding di setiap ruangan lansia.
PENERAPAN ALGORITMA HIPERTENSI, MENU DASH DAN LATIHAN OTOT PROGRESIF DALAM ASUHAN KEPERAWATAN UNTUK MENURUNKAN TEKANAN DARAH Novi Lasmadasari; Iin Nilawati; Sukatemin Sukatemin; Ester Ester; Elva Elvionita; Yogi Pralingga; Tiara Tiara
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 4 No. 2 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipertensi dalam waktu yang lama menyebabkan berbagai komplikasi, perubahan strukturmiokard dan menimbulkan berbagai keluhan, tetapi sering disebut silentkiller karena padaumumnya pasien tidak mengetahui bahwa mereka menderita penyakit hipertensisebelum terdiagnosis. Oleh karena itu, dibutuhkan tatalaksana perawatan pasien hipertensiberkelanjutan dan tepat di rumah dengan melibatkan keluarga untuk mencegah berbagaimasalah kesehatan yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan asuhankeperawatan dengan metode studi kasus dengan menerapkan algoritma hipertensi,perencanaan makan DASH dan terapi komplementer latihan otot progresif untukmenurunkan tekanan darah, merelaksasi otot dan menurunkan nyeri atau ketidaknyamanan.Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama penelitian melalui homecare pada 10 orangresponden dengan masalah keperawatan gangguan rasa nyaman akibat peningkatantekanan intracranial. Hasil evaluasi pada fase terminasi didapatkan penurunan tekanandarah pada hipertensi tingkat 1 dari 40% menjadi 10% sedangkan hipertensi tingkat 2 dari60% menjadi 30%. Untuk respon ketidaknyamanan dari skala nyeri rata-rata 4,6 menjadi0,8. Homecare asuhan keperawatan dengan algoritma hipertensi, perbaikan mengatur polamakan, dan pengaturan aktivitas sangat efektif pada kasus hipertensi dengan perawatandirumah.
Penerapan Akupresur dan Kompres Hangat Dalam Asuhan Keperawatan Pada Pasien Gastritis Wiwit Ambarsari; Weni Sulastri; Novi Lasmadasari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 1 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i1.325

Abstract

Penyembuhan gastritis membutuhkan waktu dan komitment untuk menjalankan terapi ataupun pengobatan yang rutin. Selama masa penyembuhan pasien tidak bisa menghindari rasa ketidaknyamanan dengan seketika, biasanya diatasi dengan obat-obatan farmakologis yang tidak semua orang berespon positif terkadang menimbulka masalah yang baru. Oleh sebab itu, dalam mengatasi rasa nyeri pada lambung dalam penelitian ini adalah dengan akupresur yang merupakan salah satu terapi komplementer yang dapat diberikan selama home serta kompres air hangat untuk meningkatkan rasa kenyamanan, Penelitian ini merupakan penelitian studi kasus dengan pendekatan kualitatif melalui pendekatan asuhan keperawatan selama homecare. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat penurunan skala nyeri abdomen setelah dilakukan terapi akupresur dan kompres hangat pada pasien gastritis dari skala nyeri 6 menjadi 2. Terapi akupresur dan kompres hangat sangat baik dilakukan dirumah sehingga penelitian ini direkomendasikan untuk diterapkan dalam mengatasi nyeri pada asuhan keperawatan pasien gastritis.
Buerger Allen Exercise dan Otot Progresif Pada Perfusi Perifer Tidak Efektif Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Nengke Puspita Sari; Novi Lasmadasari; Maritta sari
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 5 No. 2 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v5i2.357

Abstract

Peripheral Arterial Disease (PAD) merupakan penyempitan pembuluh darah arteri perifer yang disebabkan karena aterosklerosis akibat komplikasi dari Diabetes Mellitus (DM). Akibatnya terjadi penurunan aliran darah ke ekstremitas yang bila tidak ditangani akan menyebabkan klaudisio intermiten, luka gangrene hingga berisiko amputasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Efektivitas Buerger Allen exercise (BAE) dibandingkan dengan Rendam Kaki Air Hangat Terhadap Nilai Ankle Brachial Index (ABI) dan Gula Darah Sewaktu(GDS) pada pasien DM tipe 2. Jenis penelitian ini adalah Quassy Eksperimen prepost test and between two groups. Total sampel 14 penderita diabetes melitus di Rumah Sakit yang diperoleh secara random dengan blok permutasi. Sampel dibagi menjadi 2 kelompok perlakuan yaitu BAE dan Otot Progresif. Perlakuan diberikan selama 5 hari berturut-turut dengan pelaksanaan 2 kali sehari yaitu pagi dan sore selama 15-20 menit. Alat yang digunakan untuk mengukur nilai ABIadalah Vascular Dopler.
Monitoring Program Percepatan Penurunan Stunting: Intervensi Gizi Spesifik terhadap Pengetahuan dan Perilaku Ibu dalam Pemenuhan Gizi Bayi dan Balita Novi Lasmadasari; Nengke Puspitasari; Iin Nilawati; Herlinda Herlinda
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 1 (2023): JUNI
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i1.404

Abstract

Program Gerakan 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dalam upaya mencegah stunting adalah intervensi gizi spesifik dengan sasaran ibu hamil, ibu menyusui dan anak usia 0-23 bulan yang dijalankan melalui pelayanan primer di Puskesmas. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelaksanaan program pencegahan stunting dari intervensi gizi spesifik gerakan 1000 HPK dengan melihat perubahan pengetahuan, sikap dan prakti ibu dalam pemenuhan gizi bayi dan balitanya. Penelitian dilakukan pada ibu yang memiliki bayi dan balita di kelurahan Kandang Mas wilayah kerja Puskesmas Kandang Kota Bengkulu. Metode penelitian kualitatif melalui wawancara dan observasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka diperoleh kesimpulan bahwa pengetahuan ibu sangat mempengaruhi perilaku pemenuhan nutrisi pada bayi balita yang membutuhkan nutrisi yang sesuai untuk perkembangan anak. Perlunya pendampingan bagi orang tua terutama ibu untuk meningkatkan pemahaman hingga praktik pentingnya nutrisi bagi bayi balita. Pentingnya keterlibatan semua pihak dan koordinasi yang melibatkan unsur masyarakat secara berkelanjutan.
Respon Inflamasi Robekan Perineum Ibu Post Partum Dengan Model Inovasi Perawatan Luka Perineum Lasmadasari, Novi; Sutriyani; Weni Sulastri; Okta Ria Sari; Azkiah
Jurnal Riset Media Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2023): DESEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Sapta Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51851/jrmk.v6i2.443

Abstract

Robekan perineum terjadi rata-rata terjadi pada ibu post partum terutama primigravida (kelahiran anak pertama). Area robekan perineum beresiko tinggi serta faktor utama penyebab infeksi pada ibu sehingga nyeri yang dirasakan semakin lama yang mempengaruhi aktivitas dan kenyamanan ibu yang berdampak pada proses menyusui dan bounding ibu. Penelitian ini bertujuan mempercepat fase inflamasi luka pernineum ibu dengan aktivitas antimikroba asam kandis kering yang dijadikan cairan pencuci luka atau kompres luka serta perawatan luka yang tepat. Penelitian dilakukan pada post partum dengan robekan perineum. Metode penelitian quasi eksperimen pre post test melibatkan 24 responden untuk kelompok kontrol dan intervensi. Untuk melihat perkembangan luka dilakukan secara kualitatif menggunakan skala nyeri NRS (numerical rating scale). Berdasarkan  uji  statistik penelitian ini menunjukkan distribusi frekuensi diperoleh hasil nilai tengah intensitas nyeri dari 12 responden sebelum dilakukan intervensi adalah 7 dengan rentang skala nyeri yang dialami responden adalah 3-8. Intensitas nyeri yang paling banyak dirasakan oleh responden adalah skala 8. Hasil penelitian di lapangan menunjukkan bahwa sugesti terhadap persespi nyeri yang dirasakan oleh responden membuat mereka takut dan cemas untuk memulai aktivitas. Ketidaknyamanan terus berlangsung selama luka jahitan perineum belum kering sehingga  nyeri akan terus terasa