Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

DINAMIKA GUGAT CERAI ISTRI TERHADAP SUAMI DAN PENANGGULANGANNYA MELALUI MEDIASI BERBASIS KONSELING ISLAM FAMILY THERAPY STRUCTURAL DI PENGADILAN AGAMA Irman Irman
Al Irsyad : Jurnal Bimbingan Konseling Islam Volume 6 Nomor 1 Tahun 2015
Publisher : Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15548/jbki.v6i1.1058

Abstract

This research is founded on concern toward many cases that appear because procedure of wife divorce case to husband in religion court. Procedure of case divorce is a social occurrence that is happened in society existence and every years procedure of case divorce has occurred to increase that is fantastic. One of approach that is regarded precise for controling that case is mediation that based Islam counseling with family therapy structural. This study aims to detect procedure of occurrence divorce and to know effectiveness of mediation based on Islam couseling with family therapy structural to improve positive attitude about spouse.This resarch uses mixed method desigh sequence with six subjects who is procured according  porpusive random sampling, and date analysis uses grafis analysis. This result of research is detected that (1) procedure of occurrence divorce happened because husband responsibility is low for wife, the husband make relationship with the other women, the husband has cruel attitude and bad communication with wife, (2) mediation based Islam counseling with family therapy structural has a positive impact toward spouse in a change of attitude who has involved in procedure of case divorce in religion court, and highest improving is happened in cognitive aspect.According resutl of research can be explained that mediation based Islam counseling with family therapy structural is effective to handle procedure of case divorce in religion court. This result of research can be expected as foundation doing next research about handling procedure of case divorce through the other method
STRATEGI RADIO HARAU FM KAB. 50 KOTA UNTUK MENJADI RADIO PENYELENGGARA PROGRAM TALKSHOW TERBAIK DI TAHUN 2018 Indrayani Indrayani; Ali Nupiah; Irman Irman
KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Vol. 1 No. 1 (2022): KINEMA: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran
Publisher : Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31958/kinema.v1i1.5689

Abstract

Pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah strategi Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk menjadi radio penyelenggara program talkshow terbaik di tahun 2018. Tujuan dari penelitian ini adalah: 1)  Mengidentifikasi bagaimana strategi perencanaan program talkshow Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk menjadi Radio Penyelenggara Program Talkshow Terbaik di tahun 2018. 2 untuk mengetahui dan memahami apa saja kendala yang didapati dalam melakukan strategi tersebut.Penelitian ini menggunakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penulis akan mendeskripsikan data yang didapatkan melalui observasi dan wawancara secara langsung kepada narasumber kedalam bentuk laporan secara tertulis yang didukung oleh berbagai macam dokumen yang diperlukan dalam penelitian ini. Informan dalam penelitian ini berjumlah tujuh orang yang terdiri dari kepala siaran dan penyiar. Teknik analisis data menggunakan teori Miles dan Hubberman. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan triangulasi.Berdasarkan analisis data, hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang diterapkan Radio Harau FM Kab. 50 Kota untuk  menjadi Radio Penyelenggra Program Talkshow terbaik di tahun 2018 adalah dengan menetapkan tema yang telah disepakati, memilih narasumber berdasarkan tema yang dipilih, me-menajemen penyiar, narasumber dan juga pendengar itu sendiri. Penyiar harus menguasai materi talkshow atau harus memiliki kemampuan, keterampilan dan juga kemampuan mendengar yang baik ketika melakukan talkshow dengan berbagai narasumber. Narasumber juga dimenage dari segi waktu, karena waktu merupakan uang yang berharga. Sedangkan pendengar juga termasuk didalamnya karena tanpa ada pendengar yang berpartisipasi, sebuah program talkshow tidak akan mencapai tujuan yang diinginkan. Dalam mencapai suatu tujuan, tentu saja ada kendala atau hambatan yang ditemui seperti hambatan internal dan hambatan eksternal. Meskipun ada hambatan yang ditemui, namun hambatan tersebut bisa diatasi dengan baik.