Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

The Effect of Solvability, Company Growth and Income Management on Going Concern Audit Opinions Anggi Dini Puspita; Dodik Juliardi; Dhika Maha Putri
International Journal of Accounting & Finance in Asia Pasific (IJAFAP) Vol 3, No 3 (2020): International Journal of Accounting & Finance in Asia Pasific (IJAFAP) October 2
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (150.712 KB) | DOI: 10.32535/ijafap.v3i3.952

Abstract

This research aims to determine the influence of solvency, growth of the company, and profit management on the going concern audit opinions. The study used the analysis of the confirmatory factor to test the correlation between variables and logistical regression analyses to test the hypothesis. The selected sample in this study is a service company with the transportation sub-sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2014-2018 with purposive sampling technique. The results of this study show that (1) solvency affects the going concern audit opinion, (2) The company growth does not affect the going concern audit opinion, (3) Earnings management does not affect the going concern audit opinion.
Analysis of the Capital Adequate Ratio (CAR), Non-Performing Loans (NPL), and Return on Assets (ROA) Effect on Credit Distribution of Commercial Banks Listed on the Indonesia Stock Exchange Syukriyah Syukriyah; Satia Nur Maharani; Dhika Maha Putri
International Journal of Accounting & Finance in Asia Pasific (IJAFAP) Vol 3, No 2 (2020): International Journal of Accounting & Finance in Asia Pasific (IJAFAP) June 2020
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.772 KB) | DOI: 10.32535/ijafap.v3i2.838

Abstract

This research aims to determine the influence of Capital Adequacy Ratio (CAR), Non-Performing Loan (NPL), and Return on Asset (ROA) effect on the Commercial Bank Credit Distribution. The population of this research is the 36 banking sector companies listed on the Indonesia stock exchange for the 2015-2018 period, the 30 companies among them chosen as the research sample. Analysis of data used in this research is multiple linear regressions. The result shows that the Capital Adequacy Ratio (CAR) gives a positive and significant influence on the Distribution of Credit. Meanwhile, Non-Performing Loan (NPL), and Return on Asset (ROA) give a negative and significant influence on the Distribution of Credit.
Microteaching: A Life Based Learning Approach in a Prospective Teachers Perspective Sulastri Sulastri; Dhika Maha Putri; Moh. Danang Bahtiar
Journal of International Conference Proceedings (JICP) Vol 2, No 1 (2019): Proceedings of the 3rd International Conference of Project Management (ICPM) Bal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v2i1.495

Abstract

The education curriculum in Indonesia requires students to be able to find concepts and link them with the problems in the real world. This makes a teacher, must be able to facilitate students in building their own understanding. Microteaching, is a subject about the basic teaching that is taken by every student majoring in education as a Prospective Teacher. Based on this, the substance of the microteaching course must be able to prepare teachers in accordance with the applicable curriculum requirements. On the other hand, the life-based learning approach that promotes learning originating from life is considered very suitable to represent the demands of the curriculum. This study aims to interpret student perspectives on microteaching learning through a life based learning approach. Based on the results of the study, it is known that students find it easier to understand microteaching courses that uses a life based learning approach.
Radio Audit: A Visual Podcast Series as The Learning Media to Increase Accounting Students Engagement Dhika Maha Putri; Ria Zulkha Ermayda; Rizky Firmansyah; Septy Nur Sulistyawati; Siti Mariyah
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 2 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/ekuitas.v10i2.43316

Abstract

Universities are currently focusing on generic skills and students' critical thinking abilities. The demands on the workplace and the transformation in the field of technology cause theoretical knowledge is not enough to be successful in the workplace. As an auditor, students must have expertise, technical training, and professional skills in order to carry out audit implementation and report preparation. Accounting educators make a variety of innovations in response to the need to transfer knowledge in today's online learning environment, one of which is the use of video as a learning tool. The purpose of this study is to investigate the effect of using video podcasts (Radio Audit) on accounting students' engagement in auditing courses. Through a case study approach, this study found that the use of video podcasts increased student engagement in the third dimension (behavioral, emotional, and cognitive). According to the findings of surveys and interviews with students, the use of video podcasts increases student motivation in studying, increases flexibility, and makes it easier for them to understand the main points that must be mastered so that they can be successful in completing the final exam. This research contributes to the field of education by demonstrating that learning by using video podcasts can be an effective means and expands the study of the use of video podcasts in learning in universities.
PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PENCATATAN KEUANGAN MANUAL BAGI UMKM DI DESA NGINGIT KABUPATEN MALANG Sheila Febriani Putri; Dhika Maha Putri; Nuriyatul Mustofiyah; Rizqi Sabila
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i8.4493

Abstract

UMKM merupakan salah satu aktifitas bisnis masyarakat yang menjadi sumber kekuatan perekonomian Indonesia. Namun, hingga saat ini UMKM masih menjadi bisnis yang kinerja keuangannya perlu dibenahi. Oleh karena itu, sebagai salah satu pondasi perekonomian nasional UMKM memerlukan pemberdayaan yang maksimal dari berbagai pihak, terutama pada pengelolaan kinerja keuangannya. Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan secara dasar dan sederhana kepada pelaku usaha terkait dengan pencatatan keuangan yang sesuai dengan pedoman SAK EMKM. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui empat tahap, diantaranya adalah tahap persiapan, pelaksanaan, evaluasi, serta analisis dan diskusi. Kegiatan pengabdian dalam bentuk pelatihan dan pendampingan pencatatan keuangan sederhana bagi UMKM ini telah dilaksanakan dengan baik yang dihadiri oleh 29 pelaku usaha dari Desa Ngingit. Hasil kegiatan adalah adanya peningkatan ilmu pengetahuan literasi keuangan bagi para pelaku UMKM di Desa Ngingit. Selain itu, pelatihan dan pendampingan ini memberi dampak bagi peningkatan pengelolaan keuanan usaha masyarakat sehingga dapat mendorong perekonomian masyarakat agar semakin meningkat.
PENDAMPINGAN DIGITALISASI SERTIFIKASI HALAL SEBAGAI UPAYA PENGUAT DAYA SAING KOMUNITAS UMKM PREMAN SUPER KOTA MALANG Dhika Maha Putri; Shabrina Alifya Fakhirah Alwan; Lisa Sidyawati; Agus Purnomo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 8: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v2i8.4494

Abstract

Pandemi Covid-19 memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Indonesia termasuk pada UMKM. Hal tersebut dirasakan oleh anggota Komunitas Preman Super bahwa mereka mengalami penurunan pendapatan dan daya beli atas produk mereka sehingga anggota Komunitas Preman Super membutuhkan suatu nilai tambah untuk dapat meningkatkan daya saing produk mereka. Sertifikasi halal memiliki peran dalam memberi jaminan rasa aman kepada konsumen terkait kehalalan dan mutu produk sehingga dinilai dapat menjadi suatu nilai tambah bagi UMKM untuk meningkatkan daya saing usaha pasca pandemi Covid 19. Namun para anggota Komunitas Preman Super mengalami kesulitan dalam memahami proses pendaftaran sertifikasi halal sehingga diperlukan kegiatan pendampingan sertifikasi halal bagi anggota Komunitas Preman Super. Metode penyelesaian masalah dalam kegiatan ini adalah metode pendekatan partisipatif dan edukatif yang terbagi menjadi dua tahap yakni pelatihan dan pendampingan. Kegiatan pengabdian ini terlaksana dengan baik dan lancar, anggota Komunitas Preman Super mengikuti runtutan acara mulai dari awal hingga akhir. Tim pengabdian juga selanjutnya membantu anggota Komunitas Preman Super untuk memperoleh sertifikat halal. Hasil kegiatan yaitu adanya peningkatan wawasan terkait proses sertifikasi halal serta peningkatan jumlah produk anggota Komunitas Preman Super yang tersertifikasi halal.
Pengembangan Produk Tiwul Pisang di Desa Sidodadi Sebagai Icon Unggulan Kawasan Wisata Malang Selatan Slamet Fauzan; Wiwik Wahyuni; Dhika Maha Putri; Yongky Teguh; Agung Winarno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 3 No 1 (2023): JPMI - Februari 2023
Publisher : CV Infinite Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jpmi.916

Abstract

Desa Sidodadi berada di Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur dengan potensi unggulan yaitu buah pisang. Melimpahnya pisang belum dimanfaatkan secara maksimal menjadi bahan makanan Tiwul pisang. Tujuan pengabdian ini adalah untuk membantu pelaku UMKM dalam memanfaatkan buah pisang candi melalui pengembangan menjadi tiwul pisang. Metode yang digunakan adalah perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Hasil dari kegiatan ini menghasilkan tiwul pisang yang dapat digunakan oleh pelaku UMKM Desa Sidodadi menjadi berbagai produk turunan. Pengabdian ini menghasilkan peningkatan kemampuan pelaku UMKM dalam mengolah pisang menjadi makanan baru yaitu tiwul pisang.
ANALISIS IMPLEMENTASI PROBITY AUDIT DALAM PENCEGAHAN DAN PENDETEKSIAN FRAUD PENGADAAN BARANG DAN JASA DI UNIVERSITAS GADJAH MADA Dhika Maha Putri
ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal Vol 5, No 3 (2017): August
Publisher : Master in Accounting Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/abis.v5i3.59270

Abstract

Perubahan status Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTN-BH),memunculkan otonomi dalam pengelolaan kegiatan pengadaan barang dan jasa (PBJ). Di sisi lain, kegiatan pengadaan barang dan jasa adalah salah satu titik rawan terjadinya fraud. Oleh karenanya, KAI sebagai auditor internal UGM mengimplementasikan probity audit sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan sistem pengadaan yang minim kecurangan. Akan tetapi, meskipun secara teoritis probity audit dinyatakan mampu mencegah fraud bukan berarti celah fraud menjadi hilang sama sekali. Hal ini, juga didukung oleh fakta bahwa masih terdapat permasalahan dan temuan BPK terkait pengadaan barang dan jasa di UGM. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi probity audit yang dilaksanakan oleh KAI dan kaitannya dengan pencegahan serta pendeteksian fraud pengadaan barang dan jasa.Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus (case study). Pengumpulan data dilaksanakan dengan cara analisis dokumen dan wawancara pada pihak-pihak yang terkait dengan implementasi probity audit. Data yang didapatkan lalu direduksi, ditemakan dan dianalisis untuk menjawab pertanyaan penelitian.Hasil penelitian menemukan bahwa probity audit yang dilaksanakan oleh KAI adalah audit berbasis resiko. Pemilihan paket pengadaan serta tahapan pengadaan yang akan diaudit berdasarkan pada seberapa tinggi tingkat resiko yang ada pada paket pengadaan tersebut sesuai dengan penilaian KAI. Selain itu, sesuai dengan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi probity audit oleh KAI, sudah cukup mampu mencegah dan mendeteksi fraud pengadaan barang dan jasa di Universitas Gadjah Mada.
MENGGAUNGKAN WISATA PEDESAAN MELALUI KULINER YELLOW CHIPS PUMPKIN (YECHIPUM) KHAS DESA PADUSAN, MOJOKERTO Ronal Ridhoi; Rosyida Oktaviani; Jati Saputra Nuriansyah; Dhika Maha Putri
Jurnal Praksis dan Dedikasi Sosial (JPDS) Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um032v6i1p18-26

Abstract

ECHOING RURAL TOURISM THROUGH CULINARY YELLOW CHIPS PUMPKIN (YECHIPUM) TYPICAL OF PADUSAN VILLAGE, MOJOKERTOPumpkin can be used as a basic ingredient for making typical village culinary in the form of cookies. However, pumpkin has not been used optimally by rural communities as a traditional regional culinary product, in this case, Padusan Village, Mojokerto Regency. This paper aims to: (1) provide education on the potential utilization of pumpkin as the main raw material for Padusan special culinary; (2) developing an innovative micro business at Padusan Village; (3) provide information on how unique and attractive branding is. By using the training method, this paper tries to help and assist the residents of Padusan Village to take advantage of the opportunity to create a culinary industry made from pumpkin. In this study, pumpkin is processed into dry cookies called Yechipum, an acronym for Yellow Chips Pumpkin. After conducting training and practice with culinary practitioners, it can be concluded that Yechipum can be a typical souvenir of Padusan Village as a culinary support for rural tourism. In addition, the branding that has been made also has a novelty that can produce HKI for Padusan Village and also State University of Malang.Labu kuning dapat digunakan sebagai bahan dasar pembuatan kuliner khas desa dalam bentuk cookies. Meski demikian, labu kuning belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat pedesaan sebagai produk kuliner tradisional khas daerah, dalam hal ini yaitu Desa Padusan Kabupaten Mojokerto. Tulisan ini bertujuan untuk: (1) memberikan edukasi pemanfaatan potensi labu kuning sebagai bahan baku utama kuliner khas Padusan; (2) mengembangkan bibit-bibit UMKM baru di Desa Padusan yang inovatif; (3) memberikan informasi bagaimana branding yang unik dan menarik. Dengan menggunakan metode pelatihan, tulisan ini berusaha membantu dan mendampingi warga Desa Padusan memanfaatkan peluang untuk membuat industri kuliner berbahan dasar labu kuning. Dalam kajian ini, labu kuning diproses menjadi cookies kering yang diberi nama Yechipum, akronim dari Yellow Chips Pumpkin. Setelah melakukan pelatihan dan praktik bersama praktisi kuliner, dapat disimpulkan bahwa Yechipum bisa menjadi oleh-oleh khas Desa Padusan sebagai kuliner penunjang wisata pedesaan. Selain itu, branding yang telah dibuat juga mempunyai novelty yang dapat menghasilkan HKI untuk Desa Padusan dan Universitas Negeri Malang.
PENINGKATAN PRODUKTIVITAS MELALUI PENGEMBANGAN APLIKASI PPH 21 VOL. 1 PADA KKP TJARMADI DAN REKAN Sheila Febriani Putri; Ria Zulkha Ermayda; Dhika Maha Putri; Hanjar Ikrima Nanda
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 10: Oktober 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Taxes are contributions that are obligatory for citizens of the country. Tax is something that is coercive and is the main income of the state for the improvement and development of the country. Taxes consist of various types, one of which is Income Tax. Income Tax (PPh) Article 21 is a tax imposed on income for work, services or other activities which include wages, salaries, honoraria and the like. Where the PPh calculation is calculated using the self-assessment method so that the calculation often makes mistakes. This activity aims to develop the PPh Article 21 application so that the calculation of the tax to be paid can be more accurate. The Tax Consultant Office will work with vendors to make PPh Article 21 applications which are expected to be able to separate how many employees have income above PTKP and below PTKP (tax free). The result of this activity is the creation of the PPh Article 21 application related to a more accurate calculation of types of income and other additional income and deductions received by employees.