Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Pengaruh Pendidikan Kesehatan Dengan Video Terhadap Tingkat Pengetahuan Personal Hygiene Menstruasi Pada Siswi SMK N 2 Pengasih Kulon Progo Erlina Dewi Anggita; Esitra Herfanda
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.261

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia yang berada pada fase transisipenting, baik secara biologis, psikologis, maupun sosial, sehinggamemiliki kebutuhan khusus dalam aspek kesehatan, terutamakesehatan reproduksi. Salah satu isu yang sering dihadapi remajaputri adalah kurangnya pengetahuan mengenai personal hygienesaat menstruasi. Minimnya edukasi yang tepat dan menarikmembuat remaja cenderung mengabaikan pentingnya perilaku higienis tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuipengaruh pendidikan kesehatan dengan video terhadap tingkatpengetahuan personal hygiene menstruasi pada siswi di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo. Metode yang digunakan adalahpenelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experiment One Group Pre-test and Post-test. Sampel penelitian sebanyak 55 respondensiswi di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo dipilih berdasarkankriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui pretest danposttest sebelum dan setelah intervensi pendidikan kesehatanmenggunakan video. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test, disimpulkan bahwa terdapat perbedaan yang signifikan secarastatistik antara skor pengetahuan sebelum dan sesudah intervensipendidikan kesehatan menggunakan media video (Z = −4.686b; p < 0,05). Hal ini menunjukkan bahwa pendidikan kesehatan berbasisvideo berpengaruh positif terhadap tingkat pengetahuan personal hygiene menstruasi pada siswi di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo. Dengan demikian, media video terbukti efektif dalammeningkatkan tingkat pengetahuan personal hygiene menstruasipada siswi di SMK Negeri 2 Pengasih Kulon Progo.
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Sikap Pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II Katrin Septia Rini; Esitra Herfanda; Evi Wahyuntari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.306

Abstract

ASI Eksklusif merupakan pemberian ASI dari lahir sampai umur 6 bulan tanpa makanan tambahan sehingga merangsang produksi untuk mencukupi kebutuhan bayi serta bisa terhindar dari penyakit. Menurut Dinkes Bantul cakupan ASI Eksklusif Di Puskesmas Sewon II sebesar 65,7%. Penlitian ini bertujuan untuk mengetahui pengetahuan ibu terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif Di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II, serta menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel yang dipilih berdasarkan kriteria inklusi. Intrumen penelitian ini menggunakan kuesioner untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap ibu hamil terhadap pemberian ASI eksklusif dengan metode accidental sampling. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar ibu hamil mempunyai pengetahuan baik (89,4%) dan pengetahuan cukup (10,6%). Adapun ibu hamil yang mempunyai sikap mendukung (85,1%) dan sikap tidak mendukung (14,9%). Uji statistik yang digunakan untuk mengalisis hubungan antar variabel menggunakan uji chi-square dengan hasil analisis menunjukkan pengetahuan (p = 0,000) dan sikap (p = 0,000) dengan pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II. Kesimpulannya adalah terdapat hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap sikap pemberian ASI Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Sewon II.
Hubungan Dukungan Suami, Pengetahuan Dan Sikap Akseptor KB PUS Terhadap Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang Di Wilayah Kerja Puskesmas Minggir Helisa Layyinatusshyfa; Esitra Herfanda; Fathiyatur Rohmah
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.335

Abstract

Angka penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) di Indonesia masih tergolong rendah, padahal metode ini lebih efektif dalam mencegah kehamilan jangka panjang, banyak akseptor KB PUS yang menghadapi kendala dalam memilih metode kontrasepsi. Beberapa di antaranya disebabkan oleh kurangnya dukungan dari suami, rendahnya tingkat pengetahuan, serta sikap yang kurang mendukung terhadap penggunaan kontrasepsi. Hal ini mengakibatkan rendahnya tingkat partisipasi PUS dalam program KB, yang pada gilirannya dapat memengaruhi keberhasilan program KB secara nasional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan suami, pengetahuan, dan sikap akseptor KB PUS terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang di wilayah kerja Puskesmas Minggir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 105 responden pasangan usia subur (PUS) yang dipilih secara acak. Variabel independen meliputi dukungan suami, pengetahuan, dan sikap ibu; sedangkan variabel dependen adalah pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Hasil penelitian ini sesuai uji statistik menggunakan chi-square sehingga menunjukkan bahwa mayoritas responden memilih metode non-MKJP (55,2%). Terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan pemilihan MKJP (p-value = 0,000; OR = 8,951), pengetahuan ibu dengan pemilihan MKJP (p-value = 0,005; OR = 3,414), serta sikap ibu dengan pemilihan MKJP (p-value = 0,000; OR = 4,741). Penelitian ini menyimpulkan bahwa dukungan suami, pengetahuan, dan sikap ibu memiliki pengaruh signifikan terhadap pemilihan metode kontrasepsi jangka panjang. Diharapkan hasil penelitian ini dapat menjadi dasar bagi tenaga kesehatan dalam meningkatkan edukasi dan konseling kepada pasangan usia subur mengenai MKJP.
Efektivitas Metode Teknik Nafas Dalam Dan Massage Effleurage Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Pada Persalinan Kala I Di Rumah Sakit Sakinah Idaman Nayla Rahmania; Luluk Rosida; Esitra Herfanda
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.392

Abstract

Nyeri persalinan kala I merupakan masalah yang sering dialami ibu dan dapat menyebabkan persalinan lama serta meningkatkan risiko komplikasi. Metode nonfarmakologis seperti massage effleurage dan teknik napas dalam dinilai efektif, aman, dan sederhana untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas metode teknik napas dalam dan massage effleurage terhadap pengurangan intensitas nyeri persalinan kala I di Rumah Sakit Sakinah Idaman. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan metode penelitian Quasi eksperimendengan jenis post-test design. Penelitian menggunakan data primer. Sampel penelitian sebanyak 100 responden ibu bersalin spontan kala I di Rumah Sakit Sakinah Idaman dipilih berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi tingkat nyeri skala Numeric Rating Scale (NRS). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang sangat signifikan antara kedua kelompok intervensi dengan nilai Mann-Whitney U = 525,500, Z = -5,226, dan p = 0,000 (p < 0,05). Nilai rata-rata peringkat (Mean Rank) pada kelompok massage effleurage sebesar 64,99, lebih tinggi dibandingkan dengan teknik napas dalam sebesar 36,01. Hal ini membuktikan bahwa massage effleurage lebih efektif dibandingkan teknik napas dalam dalam menurunkan nyeri persalinan kala I fase aktif.