Claim Missing Document
Check
Articles

Innovative Physical Education Learning: A Collaborative Teamwork Model with Video Support Yudaparmita, Gusti Ngurah Arya; Parwata, I Gusti Lanang Agung; Sudiana, I Ketut; Dharmadi, Made Agus
Jurnal Ilmiah Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 8 No. 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jipp.v8i1.69242

Abstract

The problems experienced by students in physical education learning are not only limited to problems in aspects of knowledge, but also in aspects of attitudes and skills. The purpose of this study is to develop a physical education learning model based on collaborative teamwork learning assisted by learning videos. This type of research is development research using the ADDIE development model. The research subjects consisted of four groups, namely expert validity test subjects, small group test subjects, practicality test subjects. The data collection methods used in this study were observation, interviews, questionnaires, and documentation. The data collection instrument is in the form of a questionnaire sheet. This research data analysis technique uses qualitative and quantitative descriptive analysis. The results of this study resulted in a physical education learning model of health education materials based on team collaboration assisted by learning videos that met 5 criteria. The overall expert test assessment falls within the valid criteria. Based on the results of data analysis, practicality is stated to be practically applied to students in the learning process. The implication of this research is that the physical education learning model based on collaborative teamwork learning with the help of learning videos is effectively used in the learning process, overcoming problems in aspects of student knowledge, attitudes, and skills. It can be concluded that the physical education learning model of learning-based team collaboration learning-based health education materials assisted by learning videos can be used in learning.
PELATIHAN MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI, OLAHRAGA DAN KESEHATAN BERBASIS KARAKTER BAGI GURU PENJASORKES DI KECAMATAN BANJAR KABUPATEN BULELENG Dharmadi, Made Agus
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 3 No 1 (2014)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.931 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v3i1.9152

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan 1) pengetahuan dan pemahaman para guru penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan dan tindakan yang berkarakter bagi siswa  di sekolah dasar, sekolah menengah pertama  dan  sekolah  menengah  atas  melalui  penerapan pembelajaran  penjasorkes berbasis karakter oleh guru. Adapun sasaran dalam penelitian ini adalah para guru penjasorkes yang ada di Kecamatan Buleleng yang berjumlah 60 orang, yang dilaksanakan di SD 6 Banjar. Metode yang digunakan adalah metode pelatihan. Dari hasil pelasanaan P2M ini dapat disimpulkan 1) adanya peningkatan  pengetahuan dan pemahaman para guru  penjasorkes terhadap model pembelajaran penjasorkes yang berbasis karakter, 2) perasaan  dan tindakan yang berkarakter dapat terwujud  melalui penerapannya secara berkelanjutan.
Cricket Helps to Improve Fitness of Elementary School Children: Literature Review I Putu Herry Widhi Andika; I Wayan Artanayasa; Made Agus Dharmadi; Ketut Sudiana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v12i3.93728

Abstract

Cricket is a team sport played by 6-11 people. In playing all body parts are involved. So that all body parts become active in moving. The purpose of this study was to examine the physical condition of elementary school children in cricket can improve their fitness. This study includes literature review research. The data needed are scientific articles that have been published in various journals. The article search was carried out using the Google Scholar fast search engine. The keywords entered were cricket and started from publications in 2020 to 2024. The articles used as primary data were articles published in national journals, at least nationally accredited, and reputable international journals. Based on the screening results, eight articles were obtained that were eligible for review. The results of the study showed that cricket is very relevant to improve the fitness of elementary school children. It is recommended for teachers and sports coaches to try using cricket games before or after carrying out core sports activities as a variation in teaching.
Cricket Helps to Improve Fitness of Elementary School Children: Literature Review I Putu Herry Widhi Andika; I Wayan Artanayasa; Made Agus Dharmadi; Ketut Sudiana
Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan Undiksha Vol. 12 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjp.v12i3.93728

Abstract

Cricket is a team sport played by 6-11 people. In playing all body parts are involved. So that all body parts become active in moving. The purpose of this study was to examine the physical condition of elementary school children in cricket can improve their fitness. This study includes literature review research. The data needed are scientific articles that have been published in various journals. The article search was carried out using the Google Scholar fast search engine. The keywords entered were cricket and started from publications in 2020 to 2024. The articles used as primary data were articles published in national journals, at least nationally accredited, and reputable international journals. Based on the screening results, eight articles were obtained that were eligible for review. The results of the study showed that cricket is very relevant to improve the fitness of elementary school children. It is recommended for teachers and sports coaches to try using cricket games before or after carrying out core sports activities as a variation in teaching.
TINGKAT KETEPATAN PUKULAN LOB PADA ATLET BULUTANGKIS USIA 10-12 TAHUN DI PB. BULLBADM I Ketut Berlian Marantika Putra; Made Agus Dharmadi; Suratmin
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i2.4946

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Ketepatan Pukulan Lob Atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm. Jenis penelitian ini yaitu deskriptif kuantitatif. Medote yang digunakan dalam penelitian ini yaitu survei dengan pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran, teknik analisis data yang digunakan yaitu deskriptif presentase. Subjek dalam penelitian ini yaitu berjumlah 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan Ketepatan Pukulan Lob atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm yaitu, menunjukkan bahwa dari 20 atlet yang mengikuti tes, 2 atlet memperoleh kategori “sangat baik” dengan presentase yaitu 10%, 2 atlet memperoleh kategori “baik” dengan presentase 10%, 3 atlet memperoleh kategori “cukup” dengan presentase 15%, 7 atlet memperoleh kategori “kurang” dengan presentase 35%, dan 6 atlet memperoleh kategori “sangat kurang” dengan presentase 30%. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Ketepatan Pukulan Lob Atlet Bulutangkis Usia 10-12 Tahun di PB. Bullbadm dapat dikatakan masih kurang baik. Maka, pelatih memegang peranan penting dalam meningkatkan kualitas teknik dasar pukulan lob atlet, dengan menggunakan program latihan yang bertuju kepada teknik dasar pukulan lob, dengan didukung kedisiplinan atlet dalam menjalankan program latihan. Kata Kunci:Ketepatan, Pukulan Lob
TINGKAT VOLUME OKSIGEN MAKSIMAL (VO?max) ATLET PASI BULELENG PADA PEKAN OLAHRAGA PROVINSI (PORPROV) BALI TAHUN 2022 Hidayatul Asror; Suratmin; Made Agus Dharmadi
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 25 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v25i2.5296

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tingkat volume oksigen maksimal (VO?max) atlet PASI Buleleng yang dipersiapkan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Bali tahun 2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan survei pada 18 atlet menggunakan instrumen Multistage Fitness Test (MFT). Hasil penelitian menunjukkan rata-rata VO?max sebesar 36,11 ml/kg/menit yang dikategorikan buruk. Tidak terdapat atlet dalam kategori istimewa, sangat baik, maupun baik. Distribusi hasil menunjukkan 5 atlet berada pada kategori sedang, 10 atlet kategori buruk, dan 3 atlet kategori sangat buruk. Temuan ini menegaskan perlunya program latihan daya tahan aerobik yang terstruktur dan berkelanjutan untuk meningkatkan kapasitas kardiorespirasi atlet. Penelitian ini diharapkan menjadi dasar evaluasi dan perencanaan pembinaan olahraga prestasi di Buleleng.
Training in Lay-Up Shooting and Finger Roll Lay-Up Enhances Basketball Shooting Ability in Relation to Arm Muscle Strength in Upper Secondary School Students Diputra, I Nyoman Yoga; Dharmadi, Made Agus
Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol 58 No 2 (2025): July
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jpp.v58i2.92452

Abstract

Athletes still do not understand the importance of arm muscle strength during basketball training and have not mastered good shooting techniques, so the ball throw is still not optimal. This study aims to analyze the effect of lay-up Shooting and Finger roll lay-up Training on Basketball Shooting Ability in terms of Arm Muscle Strength in High School Students. The research method uses a quasi-experiment with a design factor. The study population was 60 high school students. Sampling used all existing populations. Data collection methods through tests and test recording. The quantitative data obtained were analyzed using two-way ANOVA with a treatment-by-level design assisted by the SPSS application. The study's results showed. First, there was a difference in shooting accuracy results in participants who received lay-up shoot technique training compared to finger roll layup. Second, there was an interaction between the lay-play-up shooting technique and finger roll lay-play-up with arm muscle strength, significantly affecting shooting accuracy. Third, a significant difference in shooting accuracy was found between the lay-up shooting technique and finger roll lay-up. Fourth, finger roll layuplayup provides more advantages in shooting accuracy than layup shoot because this technique relies more on finger control and agility, not just arm muscle strength. It is concluded that arm muscle strength and proper technique play an important role in improving basketball shooting accuracy.
PENGARUH LATIHAN LADDER DRILL TERHADAP KELINCAHAN ATLET BULUTANGKIS PB.MKS SINGARAJA Made Agus Dharmadi; Gede Eka Budi Darmawan; Ahmad Ainun Najib
Jurnal Ilmiah Spirit Vol 26 No 1 (2026): JURNAL ILMIAH SPIRIT
Publisher : Universitas Tunas Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jis.v26i1.5531

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan Ladder Drill terhadap kelincahan atlet bulutangkis di PB MKS Singaraja yang berusia 12–14 tahun. Jenis penelitian ini yaitu jenis penelitian eksperimen dengan desain penelitian “One Groups Pre-test Post-test Design. Metode pengumpulan data pada penelitian ini dengan menggunakan tes dan pengukuran. Instrumen yang digunakan adalah tes Shuttle Run untuk mengukur kelincahan. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas (uji Liliefors), uji homogenitas (uji F), dan uji hipotesis (uji-t) dengan bantuan SPSS 25. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 15 orang atlet.). Hasil penelitian menunjukkan test awal kelincahan atlet Bulutangkis PB.MKS Singaraja sebanyak 6 orang berada pada kategori baik dengan persentase 40% dan cukup sebanyak 9 orang dengan persentase 60% dengan hasil Uji-Normalitas berada pada taraf nilai sig 0.093 >0.05 sehingga data tersebut berdistribusi normal. Dan hasil post-test dari test kelincahan atlet Bulutangkis PB.MKS Singaraja diperoleh sebanyak 12 orang kategori baik dengan persentase 80% dan kategori cukup sebanyak 3 orang dengan persentase 20% dengan hasil Uji Normalitas berada pada taraf nilai sig 0.146 > 0.05. Sehingga hasil dari Uji-t menunjukkan bahwa terdapat signifikansi nilai sebesar 0,000 (p < 0,05). Maka dapat disimpulkan bahwa latihan Ladder Drill memiliki pengaruh secara signifikan terhadap peningkatan kelincahan atlet bulutangkis PB. MKS Singaraja.
Pengaruh metode pelatihan cone drill dan continuous circuit untuk meningkatkan kelincahan dan daya ledak otot tungkai pada atlet kabaddi Hanggara, Rizky; Dharmadi, Made Agus; Semarayasa, I Ketut
Jurnal Patriot Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Patriot
Publisher : Department of Coaching, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/patriot.v5i4.1029

Abstract

Masalah : Kondisi fisik atlet Kabaddi Jembrana semakin menurun dikarenakan pembinaan atlet belum memahami bahwa kondisi fisik kelincahan dan daya ledak otot tungkai sangat penting dalam olahraga khususnya Kabaddi. Sehingga Capaian prestasi kurang maksimal dikarenakan pelatihan masing terfokus kepada tehnik dan taktitk. Bisa buktikan saat Porprov Bali 2022 atlet Kabaddi Jembrana hanya bisa mendapat mendali perunggu saja. Dengan dengan memilih metode latihan untuk meningkatkan kelincahan dan daya ledak otot tungkai yang belum pernah diterapkan secara mendetail dalam melakukan pembinaan atlet di harapkan untuk pencapaian prestasi tentu akan meningkat. Tujuan : untuk mengetahui: (1) perbedaan peningkatan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (2) perbedaan peningkatan kelincahan antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (3) perbedaan pengaruh peningkatan kelincahan dan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana. Metode : Penelitian ini termasuk quasi experimental. Subyek pada penelitian ini berjumlah 45 orang, selanjutnya dilakukan tes awal atau pre-test kemudian di random dengan teknik Ordinal Pairing sehingga menjadi 3 kelompok dengan pola huruf “S”. Setelah post-test data dianalisis dengan menggunakan uji MANOVA. Hasil : Penelitian menunjukkan bahwa: (1) daya ledak otot tungkai atlet yang mengikuti pelatihan Continuous circuit lebih meningkat dibanding dengan kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (2) kelincahan atlet yang mengikuti pelatihan Continuous circuit lebih meningkat dibanding dengan kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana, (3) terdapat perbedaan pengaruh peningkatan kelincahan dan daya ledak otot tungkai antara kelompok atlet yang mengikuti pelatihan Cone drill dan Continuous circuit pada atlet Kabaddi Kabupaten Jembrana. Berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa pelatihan Continuous circuit lebih efektif digunakan untuk meingkatkan konidis fisik kelincahan dan daya ledak otot tungkai.