Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Media Interaktif Pemograman Berpikir Komputasional Erwinsyah Satria; Gustam Efendi; Zaiman Makmur; Sofarina Sofarina; Daswarman Daswarman
Journal on Teacher Education Vol. 4 No. 3 (2023): Journal on Teacher Education
Publisher : Universitas Pahlawan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jote.v4i3.12554

Abstract

Pemograman komputer merupakan satu teknologi yang dapat digunakan untuk membuat media dalam penyampaian materi pembelajaran, yang menjadi bagian sangat diperlukan dalam pendidikan saat ini. Dengan teknologi pemograman komputer, pembelajaran bisa menggunakan media interaktif yang lebih menarik dan menjadikan materi lebih mudah untuk dipahami oleh mahasiswa, dan juga dapat diakses kapanpun melalui internet. Fokus penelitian terletak pada pengembangan aplikasi media interaktif dengan pemograman Scratch yang berbasis blok untuk materi berpikir komputasional di tingkat perguruan tinggi agar mudah dipahami oleh mahasiswa. Aplikasi media interaktif dibuat melalui metode DDR dengan model ADDIE. Melalui observasi dan angket data diambil dalam penelitian dan dianalisis secara kuantitatif descriptif. Dari analisis kebutuhan, dan pengujian dengan mahasiswa dan ahli materi menunjukkan bahwa aplikasi media interaktif untuk pembelajaran berpikir komputasional dapat menjadi pilihan lain bagi mahasiswa dan dosen dalam mendukung materi perkuliahan di perguruan tinggi, dan dapat meningkatkan keterampilan berpikir komputasional mahasiswa dalam hal pemograman menggunakan aplikasi Scratch.
PENGUATAN CIVIC LITERACY MELALUI MEDIA DIGITAL DALAM PEMBELAJARAN PPKn Hendrizal, Hendrizal; Laili, Iman; Darwianis, Darwianis; Nursi, M.; Daswarman, Daswarman
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 5 No 3 (2025): Vol. 5 No. 3 Edisi Agustus 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v5i3.3878

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan media digital dalam penguatan civic literacy pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) di tingkat sekolah menengah pertama. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi kelas, wawancara mendalam dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen digital pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi platform digital seperti Google Classroom, Canva, dan komik digital berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai kewarganegaraan, keterampilan berpikir kritis, serta etika partisipasi di ruang digital. Skor civic literacy dan keterlibatan siswa meningkat secara nyata setelah intervensi pembelajaran digital diterapkan. Meskipun demikian, hambatan seperti ketimpangan akses perangkat, keterbatasan infrastruktur, dan kekakuan kurikulum masih menjadi tantangan implementasi. Faktor pendukung utama keberhasilan antara lain kesiapan guru dalam mengelola media digital serta tingginya antusiasme siswa terhadap pendekatan pembelajaran yang relevan dengan dunia digital mereka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa media digital, jika digunakan secara strategis dan inklusif, memiliki potensi besar dalam membentuk warga negara muda yang kritis, partisipatif, dan bertanggung jawab secara etis.  
The Validity and Practicality of E-LKPD in the Context of Socio-Scientific Issues Integrated with Scientific Argumentation of Electrolyte and Non-electrolyte Solutions Fadia, Dwi Rahma; Gazali, Fauzana; Daswarman, Daswarman
Entalpi Pendidikan Kimia Vol 6 No 2 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/epk.v6i2.575

Abstract

Scientific argumentation skills play a crucial role in fostering 21st-century thinking skills and can be enhanced through socio-scientific contexts. Nonetheless, in the topic of electrolyte and non-electrolyte solutions, these skills have yet to be fully developed due to the absence of supportive learning contexts and teaching materials. Thus, this research aims to develop teaching materials in the form of an e-LKPD based on Socio-Scientific Issues (SSI) integrated with scientific argumentation for electrolyte and non-electrolyte solution topics in SMA/MA chemistry, as well as to assess their validity and practicality. This study employs Educational Design Research (EDR) with the Plomp development model. The validation process involved five validators, consisting of three lecturers and two teachers. The practicality test was carried out by nine students from SMAN 12 Padang. The validation results showed a score of 0.9, indicating a valid category, while the practicality test received student responses of 93% (very practical) and teacher responses of 89% (very pract1ical)..
Pelatihan Pemograman Dengan Aplikasi Scratch Untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional Bagi Guru-Guru SD di Gugus III Kecamatan Tilatang Kamang Satria , Erwinsyah; Hendrizal, Hendrizal; Daswarman, Daswarman; Nora, Yulfia; Jusar, Ira Rahmayuni
IKRA-ITH ABDIMAS Vol. 7 No. 3 (2023): Jurnal IKRAITH-ABDIMAS Vol 7 No 3 November 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikra-ithabdimas.v7i3.2990

Abstract

Guru SD perlu dilatih untuk bisa menguasai keterampilan abad 21 yang dibutuhkan dalam mengajar siswa SD, diantaranya keterampilan berpikir kritis, kreatif, dan pemograman (ICT). Untuk itu penulis perlu berbagi ilmu pengetahuan pada para guru agar dapat mengenal dan menerapkan keterampilan pemograman dasar untuk bisa berpikir secara komputasional, yang nanti bisa mereka gunakan dalam pembelajaran mereka di kelas. Salah satunya dengan memberikan pelatihan pemograman blok dengan aplikasi Scratch kepada para guru SD di wilayah Gugus III Kecamatan Tilatang Kamang Kabupaten Agam dengan membuat satu proyek pemograman dengan aplikasi Scrath yang bisa digunakan nantinya oleh mereka sebagai salah satu media pembelajaran. Pelatihan yang dilakukan mendapat sambutan yang cukup baik dari para guru yang hadir dan mereka menyatakan aplikasi yang dipraktekkan sangat cocok untuk diterapkan dalam mengajar dan digunakan oleh anak SD serta mereka sangat berminat sekali untuk dapat nantinya menerapkannya pada siswa mereka dalam pembelajaran di kelas masing-masing. Elementary teachers need to be trained to be able to master the 21st century skills needed in teaching elementary students, including critical thinking, creative, and programming (ICT) skills. For this reason, the authors need to share knowledge with teachers so they can recognize and apply basic programming skills to be able to think computationally, which they can later use in their learning in class. One of them is by providing block programming training with the Scratch application to elementary school teachers in the Cluster III area, Tilatang Kamang District, Agam Regency by creating a programming project with the Scrath application which they can later use as a learning medium. The training that was carried out received a fairly good response from the teachers present and they stated that the applications practiced were very suitable to be applied in teaching and used by elementary school children and they were very interested in being able to later apply them to their students in learning in their respective classes.
DARI ANGKA KE NORMA: PENALARAN NUMERIK MEMBENTUK PERTIMBANGAN MORAL DAN KEWARGAAN ANAK SD Hendrizal, Hendrizal; Marjohan , Marjohan; Zuzano, Fazri; Afizah, Afizah; Daswarman, Daswarman
Cerdas Proklamator Vol 13 No 2 (2025): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Study program PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v13i2.368

Abstract

This study critically explores the urgency of integrating numerical reasoning into the development of moral judgment and civic awareness among elementary school students. Using a qualitative approach through comprehensive literature analysis, the research examines how numeracy skills interact with ethical decision-making processes and the internalization of civic values within the context of civic and citizenship education. The findings reveal that numeracy should not merely be understood as technical arithmetic skills but as a cognitive framework influencing children’s ability to weigh fairness, solidarity, and social responsibility. The integration of numeracy with moral reasoning enables students to evaluate alternatives more systematically, construct arguments supported by data, and reflect on the broader social implications of their decisions. Furthermore, the study highlights that embedding numeracy in civic education fosters critical thinking, data literacy, and reflective attitudes essential for nurturing democratic citizenship. The implications suggest a need for cross-disciplinary collaboration in curriculum design, ensuring that students not only master quantitative logic but also develop moral sensitivity and civic commitment. In this way, elementary education can play a pivotal role in shaping future generations who are numerically literate, ethically grounded, and socially responsible.
LANGUAGE POLICE BASED ON MINANGKABAU LOCAL WISDOM THROUGH THE VALUES OF DELIBERATION IN BATIKAM STONE FOOTPRINTS AS A GUIDELINE FOR ELEMENTARY SCHOOL STUDENTS Wirnita Wirnita; Heri Effendi; Erwinsyah Satria; Daswarman Daswarman; Mogastra Rahmana Nursi
Cerdas Proklamator Vol 14 No 1 (2026): JURNAL CERDAS PROKLAMATOR
Publisher : Study program PGSD FKIP Universitas Bung Hatta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37301/cerdas.v14i1.394

Abstract

Language politeness is an important part in character building of students since elementary school level.The development of information technology and changes in communication patterns have caused a decline in the quality of language politeness in children, so that learning resources rooted in local culture are needed.This is based on Geoffrey Leech's (1983) theory of politeness.This study aims to describe the level of language politeness based on the local wisdom of Minangkabau traditional leaders through the value of the Jejak Batu Batikam deliberation as a guideline for elementary school students.The study used a quantitative descriptive method.The study population was traditional leaders from the Minangkabau Natural Customary Council (LKAAM) of Tanah Datar Regency.The research sample was 18 traditional leaders selected using a purposive sampling technique.Data were collected through a Likert scale questionnaire containing indicators of language politeness based on the value of the Batu Batikam deliberation.Data analysis used descriptive statistics in the form of averages, percentages, ideal scores, and categories according to Sugiyono.The results showed that the value of language politeness obtained an average of 81.59% with a good category.The dimension of respect for the interlocutor received the highest percentage, at 95.56%, while the dimension of polite criticism received a score of 64.44%.The results indicate that the value of deliberation in Jejak Batu Batikam can be used as a guideline for character education and language politeness in elementary school students.
Integrasi Nilai-Nilai Keislaman dalam Kurikulum Merdeka untuk Penguatan Adab Peserta Didik di Era Digital Dewi Citra Rusyadi; Mila Sari; Syofiani Syofiani; Daswarman Daswarman
Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo Vol. 7 No. 1 (2026): Jurnal Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Borneo, 7(1), Februari 2026
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/jtikborneo.v7i1.13881

Abstract

Degradasi adab peserta didik di era digital menjadi tantangan bagi pendidikan dasar karena penggunaan teknologi dan media sosial dapat memengaruhi perilaku, etika, dan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis integrasi nilai-nilai keislaman dalam Kurikulum Merdeka untuk membangun adab peserta didik di SDIT Al Azhar 32 Padang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Informan terdiri atas kepala sekolah, wakil kepala sekolah bidang kurikulum, guru Pendidikan Agama Islam, wali kelas, dan peserta didik. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai keislaman dilaksanakan melalui empat strategi: pembiasaan ibadah dan literasi Al-Qur’an; penguatan kepedulian terhadap lingkungan berbasis nilai Islam; sinergi pendidikan adab antara sekolah, keluarga, dan masyarakat; serta integrasi nilai adab dalam media digital, buku, dan modul pembelajaran. Penerapan strategi secara holistik dan berkelanjutan mendukung pembentukan adab peserta didik dalam kehidupan nyata maupun ruang digital. Model ini dapat menjadi alternatif penguatan karakter dan adab dalam implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.