Claim Missing Document
Check
Articles

REINFORGEMENT IDENTITAS VISUAL KAMPUNG WISATA KULINER HAURPANCUH II Niqotaini, Zatin; Wahyuningtyas, Widayani; Aziz, Abdul
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer Vol 3 No 1 (2024): Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Ilmu Komputer (ABDIKOM)
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52958/abdikom.v3i1.9557

Abstract

Identitas visual memegang peranan penting dalam membentuk citra dan daya tarik suatu destinasi wisata. Kampung Wisata Kuliner Haurpancuh II merupakan salah satu destinasi wisata kuliner yang ada di Bandung, Jawa Barat ini perlu diperkuat identitas visualnya agar tetap kompetitif dan menarik minat wisatawan. Penelitian ini bertujuan untuk menunjukkan bahwa pembuatan logo sebagai identitas visual mampu memberikan penguatan guna meningkatkan visibilitas, membangun citra. Metodologi yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan design thingking sebagai pendekatan partisipatif. Dengan memanfaatkan logo Kampung Wisata Kuliner Haurpancuh II sebagai identitas visual, diharapkan dapat meningkatkan daya saing suatu destinasi, menarik lebih banyak pengunjung dan memperkuat citra sebagai pusat wisata kuliner yang khas.
KERJA SAMA TIMDALAM PELAKSANAAN PENYULUHAN DIVERSIFIKASI PANGAN DI SMA YADIKA 12 Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang; Wahyuningtyas, Widayani; Saputri, Inayah Cinta; Hakim, Nayla Ramadhani; Nabila, Adinda Putri
IKRAITH-EKONOMIKA Vol. 8 No. 1 (2025): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 8 No 1 Maret 2025
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37817/ikraith-ekonomika.v8i1.4282

Abstract

Kerja sama tim memiliki peran yang penting dalam pelaksanaan penyuluhan diversifikasipangan di SMA Yadika 12 melalui penelitian dengan metode deskriptif kualitatif melalui surveiGoogle Form dalam penilaian kerja sama tim pada penyuluhan diversifikasi pangan di SMAYadika 12 yang memungkinkan untuk mengukur sejumlah parameter terukur, seperti tingkatpartisipasi anggota tim, persepsi terhadap efektivitas komunikasi tim, dan frekuensi kolaborasiantaranggota. Dengan menekankan kekompakan, kinerja, manajemen, komunikasi danperencanaan dalam kerja sama tim tidak hanya mempermudah penyampaian informasi secaramenyeluruh, tetapi juga meningkatkan komitmen bersama untuk menciptakan dampak positifyang berkesinambungan dalam pelaksanaan penyuluhan. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengidentifikasi peran kerjasama tim dalam pelaksanaan program penyuluhan,menambah pemahaman tentang pengaruh dinamika tim dalam bekerja sama pada pelaksanaanprogram penyuluhan, dan mengevaluasi tingkat keberhasilan kerja sama tim yang dilakukandalam kegiatan penyuluhan. Hasil survei melalui Google Form menunjukkan bahwa kerjasamatim kami dalam dimensi kekompakan, kinerja, manajemen, komunikasi, dan perencanaansangat baik dalam melakukan penyuluhan diversifikasi pangan di SMA Yadika 12 Limo. Olehkarena itu, dapat disimpulkan bahwa hasil survei menunjukkan tingkat keberhasilan yangsangat baik dalam berbagai aspek kerja sama tim, menegaskan bahwa kolaborasi yang baikantar anggota tim telah menjadi kunci sukses dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.
PEMANFAATAN DIGITAL FRAMEWORK RACE DALAM PROMOSI MERAIH PANGSA PASAR DI KAMPUNG WISATA KULINER HAURPANCUH II Niqotaini, Zatin; Wahyuningtyas, Widayani; Aziz, Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5158-5165

Abstract

Di era industri 4.0 perkembangan teknologi digital menjadi hal yang penting. Dari Berbagai sektor industri mengintegrasikan teknologi digital guna memajukan perkembangan bisnisnya. Digitalisasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas suatu bisnis. Tren digitalisasi bisnis di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan teerbukti dalam Perkembangan teknologi dan popularitas bisnis makanan dan minuman yang semakin pesat membuat lahirnya berbagai macam food startup di berbagai negara termasuk Indonesia Tujuan untuk meningkatkan promosi wisata Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II adapun  Digital Marketing  dengan Framework RACE yang akan diwujudkan dalam aplikasi berbasis Website,manajemen pemasaran, manajemen keuangan,branding produk,penataan lokasi yang kekinian (instagramable) melalui pelatihan dan pendampingan kepada para pengelola dan pedagang. Kegiatan ini juga turut mendukung pencapaian SDG’S poin 2 terkait menghapus kemiskinan (no poverty) SDG’S poin 9 terkait Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economy growth). Dengan menggunakan metode yang dilaksanakan di Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II  dengan jumlah 18 UMKM. Di mulai dengan melakukan  observasi, FGD, penyuluhan edukasi, pre test, post test, pelatihan, pembagian souvenir dan penutupan. Diperoleh hasil bahwa UMKM di Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang Digital Marketing dengan Framework RACE meningkat namun tidak terlalu signifikan, hasil menujukan nilai rata-rata 69,41 pre test dan 73,68 post test.
EDUKASI BAHAYA KONSUMSI MINUMAN KEMASAN BAGI ANAK GUNA MENCEGAH PENYAKIT DIABETES MELITUS Tsurayya, Hanim; Wahyuningtyas, Widayani; Fauziah, Asyifa Nurdian; Situmorang, Priscila Angel Permatauli
PROFICIO Vol. 6 No. 2 (2025): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v6i2.4599

Abstract

Diabetes Melitus ialah salah satu penyakit yang kini sedang marak terjadi. Terbukti dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018, dilaporkan prevalensi diabetes Indonesia mencapai 10,9%. Pada 2023 prevalensinya meningkat hingga 11,7%. Artikel ini membahas tingkat pengetahuan kesehatan terkait bahaya konsumsi minuman kemasan berdasarkan hasil evaluasi penyuluhan. Penyuluhan ini ditujukan guna memberi edukasi pada anak-anak sekolah dasar bahwa minuman kemasan dapat menjadi indikasi penyebab penyakit Diabetes Melitus pada usia dini. Oleh karena siswa-siswi sekolah dasar berkaitan erat dengan konsumsi minuman kemasan. Kenaikan prevalensi diabetes di Indonesia yang melatarbelakangi penyelenggaraan penyuluhan ini menuntut untuk dikembangkannya pengganti pemanis selain gula. Melalui metode berupa penyuluhan kelompok dengan ceramah, diskusi kelompok, role play, serta eksperimen di Sekolah Dasar Negeri Mekarjaya 28 Depok dengan audiens 34 siswa-siswi kelas enam. Ditemukan bahwa stevia memiliki kandungan kalori yang rendah hingga mencapai nol kalori, dengan demikian memiliki potensi dijadikan sebagai pemanis alternatif selain gula. Hasil penyuluhan ini menunjukkan bahwa kesadaran bahaya konsumsi minuman kemasan perlu ditanamkan sejak usia dini serta pentingnya pemahaman mengenai pemanis alternatif seperti stevia.
Penguatan Jiwa Kepemimpinan dan Kewirausahaan pada Pemuda melalui Pemberdayaan Karang Taruna dan UMKM di Pangkalan Jati, Cinere, Depok Wahyuningtyas, Widayani; Sagala, Hairunnisa Br.; Intania, Nur; Wiati Gusti, Kharisma
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 4 No 3 (2025): Agustus
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v4i3.248

Abstract

Pangkalan Jati in Cinere, Depok, is home to a vibrant youth population with potential reflected in youth organizations and growing localUMKMs. However, limited leadership capacity and entrepreneurial drive hinder the strategic role of youth in community development. This study explores the socio-economic dynamics of local youth and proposes an empowerment model focused on enhancing agency and independence. Using a qualitative approach, the research finds that while youth show strong enthusiasm and initiative, the lack of structured training, mentorship, and access to networks remains a significant barrier. Youth organizations and UMKMs can serve as platforms to foster leadership and entrepreneurship, especially when supported through collaboration among government, educational institutions, and civil society. Strengthening youth roles in this way supports the broader goals of the SDG’s, particularly in promoting empowered communities and inclusive economies.
PEMANFAATAN DIGITAL FRAMEWORK RACE DALAM PROMOSI MERAIH PANGSA PASAR DI KAMPUNG WISATA KULINER HAURPANCUH II Niqotaini, Zatin; Wahyuningtyas, Widayani; Aziz, Abdul
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 12 (2024): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i12.5158-5165

Abstract

Di era industri 4.0 perkembangan teknologi digital menjadi hal yang penting. Dari Berbagai sektor industri mengintegrasikan teknologi digital guna memajukan perkembangan bisnisnya. Digitalisasi memiliki potensi besar dalam meningkatkan kinerja dan produktivitas suatu bisnis. Tren digitalisasi bisnis di Indonesia menunjukkan pertumbuhan yang signifikan teerbukti dalam Perkembangan teknologi dan popularitas bisnis makanan dan minuman yang semakin pesat membuat lahirnya berbagai macam food startup di berbagai negara termasuk Indonesia Tujuan untuk meningkatkan promosi wisata Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II adapun  Digital Marketing  dengan Framework RACE yang akan diwujudkan dalam aplikasi berbasis Website,manajemen pemasaran, manajemen keuangan,branding produk,penataan lokasi yang kekinian (instagramable) melalui pelatihan dan pendampingan kepada para pengelola dan pedagang. Kegiatan ini juga turut mendukung pencapaian SDG’S poin 2 terkait menghapus kemiskinan (no poverty) SDG’S poin 9 terkait Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi (decent work and economy growth). Dengan menggunakan metode yang dilaksanakan di Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II  dengan jumlah 18 UMKM. Di mulai dengan melakukan  observasi, FGD, penyuluhan edukasi, pre test, post test, pelatihan, pembagian souvenir dan penutupan. Diperoleh hasil bahwa UMKM di Kampung Wisata Kuliner RW 4 Haurpancuh II menunjukkan peningkatan pengetahuan tentang Digital Marketing dengan Framework RACE meningkat namun tidak terlalu signifikan, hasil menujukan nilai rata-rata 69,41 pre test dan 73,68 post test.
Upaya Peningkatan Pengetahuan Mengenai Risiko Nyeri Leher Akibat Bermain Game Online Nazhira, Fidyatul; Ismiyasa, Suci Wahyu; Wahyuningtyas, Widayani; Putri, Fadma; Firdaus, Irfan Fathurrahman; Triannisa, Alyaa Hanandra
ABDIMASKU : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 2 (2023): Mei 2023
Publisher : LPPM UNIVERSITAS DIAN NUSWANTORO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/ja.v6i2.1141

Abstract

Nyeri leher merupakan penyakit multifaktorial, dan merupakan masalah utama dalam masyarakat modern. Meskipun nyeri leher mungkin bukan gangguan muskuloskeletal yang paling umum, namun tetap sangat penting. Penyebab terjadinya nyeri leher sangat banyak, seperti jenis kelamin, usia, postur tubuh, stress, posisi kerja, dan gerakan statis yang cukup lama. Bermain game online merupakan salah satu aktivitas yang menyebabkan pemain bergerak dengan posisi statis yang cukup lama. Saat bermain game online, pemain cenderung menundukkan kepala ke layar permainan yang akan membuat leher menjadi melengkung dan membungkuk yang berisiko menyebabkan neck pain. Tujuan dari adanya edukasi ini adalah memberikan informasi kepada mahasiswa mengenai dampak buruh bermain game online alam waktu yang lama serta bagaimana menanganinya, Berdasarkan hasil pre dan post test yang dilakukan, mahasiswa menjadi lebih paham dan harapannya agar informasi ini dapat disebar luaskan ke mahasiswa lainnya.
PENGELOLAAN BANK SAMPAH SEBAGAI IMPLEMENTASI NILAI BELA NEGARA YANG BERBASIS ENTERPRENEUR Irawatie, Aniek; Wahyuningtyas, Widayani
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 5 (2024): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v7i5.1641-1649

Abstract

Pengelolaan sampah menjadi masalah yang semakin mendesak untuk ditangani di seluruh dunia. Bank Sampah telah menjadi solusi yang efektif dalam situasi ini untuk mengurangi sampah dan menciptakan nilai ekonomi dari limbah, tetapi tidak banyak orang yang memperhatikan bahwa pengelolaan Bank Sampah harus menggabungkan nilai-nilai bela negara, seperti kepedulian terhadap lingkungan dan semangat usaha. Permasalahan sampah ini akan terus meningkat jika tidak ditindaklanjuti dengan baik dan benar, sehingga dibutuhkan cara dan upaya bagaimana  mengelola sampah dengan baik dan benar agar tidak terjadi penumpukan sampah yang menyebabkan lingkungan menjadi tidak nyaman dan aman dari penyakit. Penanganan sampah ini juga akan menghasilkan nilai ekonomis yang bermanfaat dengan pemberian wawasan mengenai Reduce, Reuse, Recycle, dan Replace (4R). Metode pelaksanaan program kemitraan masyarakat di Bank Sampah Bank Sampah Kerukunan Pemuda Harapan 23 di Jalan Harapan Kelurahan Bintaro,  Tahap 1 : Tim dosen UPN Veteran Jakarta akan melakukan FGD dengan pihak pengurus lingkungan/ aparat RW sebagai sebagai pembina Karang Taruna Kerukunan Pemuda Harapan. Tahap 2: Tim PKM melakukan kegiatan kerja bakti lingkungan sekitar bank sampah agar lebih bersih dan sosialisasi tentang pentingnya pengelolaan sampah, manfaat Bank Sampah, dan dampak positif bagi lingkungan. Tahap 3 : Melakukan penyuluhan dan pelatihan bagi anggota bank sampah dalam mengelola manajemen bank sampah dan enterpreneur. Hasil dari program ini adalah masyarakat dan karang taruna sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, bisa mengetahui bagaimana cara mengelola sampah dengan baik dan membuat bank sampah lebih terorganisir. 
PENDIDIKAN KARAKTER BELA NEGARA BERBASIS ECO-PATRIOTISM: MEMBANGUN RASA CINTA TANAH AIR DAN LINGKUNGAN DI SEKOLAH MADRASAH IBTIDIYAH AL MUSTAWA Irawatie, Aniek; Wahyuningtyas, Widayani; Arif, Abdullah; Sagala, Hairunnisa
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 3 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i3.1319-1326

Abstract

Pendidikan karakter bela negara sangat penting untuk membentuk generasi muda yang jujur, bertanggung jawab, dan sangat menghargai nilai-nilai bangsa. Pendidikan bela negara tidak hanya tentang pertahanan; itu juga mengajarkan eco-patriotisme, komitmen untuk mempertahankan kedaulatan, dan berbuat baik untuk negara. Di tengah tantangan global saat ini, pendidikan patriotisme harus dikombinasikan dengan kesadaran lingkungan melalui pendekatan eco-patriotism, terutama di sekolah dasar. Pendidikan karakter bela negara dan wawasan lingkungan digabungkan membantu siswa menjadi lebih nasionalis dan peduli terhadap masalah lingkungan. Siswa akan belajar mencintai tanah air mereka sambil mempertahankan lingkungannya. Karena siswa masih dalam tahap pembentukan perilaku dan pemikiran, sekolah dasar adalah tempat yang tepat untuk memulai penerapan nilai-nilai ini. Dengan demikian, pendidikan yang didasarkan pada patriotisme lingkungan dapat menghasilkan generasi yang dapat mempertahankan kecintaan pada negara dan komitmen untuk menjaga lingkungan sambil menghadapi tantangan di seluruh dunia. Berbagai ahli menyatakan bahwa pendidikan karakter yang didasarkan pada kesadaran lingkungan membantu menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, kejujuran, dan kecintaan pada negara. Pengalaman langsung dengan masalah global pada usia dini meningkatkan manfaat pendidikan. Sekolah dasar, dengan lingkungan pembelajarannya yang dirancang dengan strategi, memainkan peran penting dalam membangun kesadaran ini
Optimalisasi Edukasi Kewirausahaan Sejak Dini Sebagai Daya Ungkit Inovasi MI Al-Mustawa Gunung Sindur Kabupaten Bogor Wahyuningtyas, Widayani; Irawatie, Aniek; Suprima, Suprima; Hermina, Hermina; Sagala, Hairunnisa Br.; Arif, Abdullah
KOMUNITA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 1 (2026): Februari
Publisher : PELITA NUSA TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60004/komunita.v5i1.412

Abstract

This Community Service (PKM) program aims to optimize the instillation of entrepreneurial values ​​from an early age at Al Mustawa Elementary School (MI) in Gunung Sindur, Bogor Regency, as a lever for innovation at the school. This program was implemented to address the limited understanding of entrepreneurship, which was previously defined solely as "selling" activities. The research method used was descriptive qualitative, involving students in grades 4, 5, and 6, teachers, and parent representatives (the School Committee). Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. The results of the PKM program indicate a shift in the entrepreneurial paradigm from mere transactions to the ability to identify opportunities and generate innovative solutions (innovation). The implementation of experiential learning methods (learning through experience) has proven effective in fostering student enthusiasm and creativity in identifying simple product ideas. This optimization is recommended to be continued through the establishment of a Little Creative Club and the integration of simple entrepreneurship modules into the madrasah curriculum
Co-Authors A'immatul Fauziyah Abdul Aziz Agus Tiyawan Alifah Safira Amperatmoko Anam, Ahmad Khoirul Andini, Sarah Sabina Andy Sirada Anggraeni Rizky Mayangsari Apriningsih, Apriningsih Apriningsih Arif, Abdullah Ayu Magdalena Natalia Situmeang Azizah M Fitri Azizah Muliha Fitri Butar, Yelvi Firstiana Butar Condrowati Condrowati Dewangga, Mahendra Wahyu Dewi Oktaviani Dian Lutfiana Sufyan Dian Pertiwi Dian Pertiwi Elthon Gabriel Farah Nur’aini Ramadhanti Fatmawati, Iin Fauziah, Asyifa Nurdian Fauziyah, A’immatul Fawwaz Rafli Syahputra Firdaus, Irfan Fathurrahman Hakim, Nayla Ramadhani Helvina Nurdiyanti Herbawani, Chahya Kharin Hermina Hermina Hermina Simanihuruk Ika Fitri Wulan Dhari Ilmi, Ibnu Malkan Bakhrul Intania, Nur Irawatie, Aniek Janika Triadita Kevin Erlin Fadhilah Kharisma Wati Gusti Kharisma Wiati Gusti Khotaman, Rihana Salsabila Kiki Febri Ramadhan Kusuma, Aliyah Mu'Adzah Mailani, Rena Makkiyah, Feda Anisah Mayangsari, Anggraeni Rizky Mona Oktarina Muhammad Farhan Abigian Widyatna Muhammad Reihan Arianda Nabila Aulia Ainaya Nabila Rubianti Nabila, Adinda Putri Nasrulloh, Nanang Naylatur Rizkiyah Nazhira, Fidyatul Niqotaini, Zatin Nur Intania Sofianita Puspita, Ikha Deviyanti Putri Rostiani Asuroh Putri, Fadma Rachenda, Zahwa Maulida Ramadhan, Kiki Febri Rezky, Nur Sofia Riadhasilmi, Nazzala Ruri Firliani Sagala, Hairunnisa Sagala, Hairunnisa Br. Saputri, Inayah Cinta Sintha Fransiske Sintha Fransiske Sintha Fransiske Simanungkalit Sintha Fransiske Simanungkalit Situmorang, Priscila Angel Permatauli Sonia Januarizy Suci Wahyu Ismiyasa Suprima Terry Y.R. Pristya Triannisa, Alyaa Hanandra Tsabita Aydina Fadhilah Tsurayya, Hanim Utami Wahyuningsih Vabiola Nurani Thafael Wiati Gusti, Kharisma Widisantosa, Andrian Maulana Sungsang Yehuda Kristiyanto Putra Yonita Laty Aisyah Zackharia Rialmi Zahra Khairunita Habibullah