Claim Missing Document
Check
Articles

Gamification Pada Sistem Penjualan Online Toko Nuansa Cake and Cookies Untuk Meningkatkan Loyalitas Pelanggan Mahesa, Phuja; Ariesta, Atik
JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi) Vol. 7 No. 2 (2026): JURNAL PETISI (Pendidikan Teknologi Informasi)
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/jurnalpetisi.v7i2.4372

Abstract

Di era digital, persaingan industri kuliner seperti penjualan kue semakin kompetitif sehingga strategi pemasaran inovatif sangat diperlukan untuk menarik dan mempertahankan pelanggan. Penelitian ini menganalisis penerapan gamification pada sistem penjualan online toko Nuansa Cake and Cookies untuk meningkatkan loyalitas pelanggan lewat e-commerce berbasis WordPress. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi; analisis dilakukan dengan fishbone diagram dan activity diagram, serta pemodelan bisnis menggunakan Business Model Canvas. Fitur gamification yang diterapkan berupa points and rewards. Pengujian usability dengan metode SUS mendapatkan skor 78,61 kategori acceptable, menandakan sistem efektif dan diterima pengguna. Website e-commerce dengan gamification menjadi strategi efektif untuk meningkatkan loyalitas pelanggan serta memaksimalkan teknologi digital bisnis toko.​
Transformasi Digital Bagi Pemberdayaan Relawan Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak untuk Meningkatkan Layanan Sosial Sri Mulyati; Atik Ariesta; Safrina Amini; Annisa Amalia Mulya
KRESNA: Jurnal Riset dan Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): Jurnal KRESNA Mei 2026
Publisher : DRPM Universitas Budi Luhur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36080/kresna.v6i1.311

Abstract

Yayasan Pengembangan Dhu'afa Bina Insan Mubarak (YPDBim) adalah sebuah yayasan yang berfokus pada kegiatan-kegiatan berbasis pemberdayaan masyarakat, di mana salah satu program utamanya adalah pemulasaran jenazah bagi masyarakat yang membutuhkan. Dalam melaksanakan kegiatannya, YPDBim menghadapi beberapa tantangan, mulai dari penunjukan relawan yang belum terdokumentasi (hanya melalui chat), tidak tersedianya data relawan yang terintegrasi, hingga tidak adanya pelaporan yang sistematis yang dapat dipantau secara berkala. Hal ini menyebabkan pelaksanaan pemulasaran jenazahnya menjadi tidak maksimal karena kurangnya koordinasi di antara relawan dan pengurus Yayasan. Solusi yang dapat diberikan adalah mengembangkan aplikasi berbasis mobile yang ditujukan untuk memudahkan koordinasi antara relawan dan pengurus yayasan sehingga dapat mempermudah dan mempercepat layanan pemulasaran jenazah bagi masyarakat. Dengan adanya sosialisasi dan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis mobile ini diharapkan layanan pemulasaran jenazah ini menjadi lebih baik. Kegiatan abdimas ini melewati tahapan persiapan, pelaksanaan, evaluasi dan pelaporan. Setelah  dilakukannya pelatihan, ada proses evaluasi (kuisioner) penggunaan aplikasi kepada para relawan dan pengurus yayasan di mana hasil evaluasi tersebut adalah 71% peserta mengatakan bahwa aplikasi ini mudah dipakai, 25% peserta mengatakan aplikasi ini sangat mudah dipakai, dan 4% mengatakan aplikasi cukup mudah. 100% peserta juga mengatakan bahwa aplikasi ini memudahkan proses koordinasi sehingga layanan pemulasaran jenazah menjadi lebih cepat