Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN KONFIGURASI KAMERA KEAMANAN INTERNET OF THINGS UNTUK PARA GURU SMK WALISONGO SEMARANG Alauddin Maulana Hirzan; Bernadus Very Christioko; Atmoko Nugroho
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.8142

Abstract

Teknologi sensor keamanan yang diimplementasikan dengan perangkat Internet of Things merupakan solusi keamanan yang dapat digunakan untuk mengamankan aset-aset berharga yang dimiliki sebuah perusahaan maupun sekolah. Teknologi ini sering digunakan oleh perusahaan untuk mengamankan asetnya. Oleh karena itu perusahaan sangat memerlukan teknisi yang ahli di bidang ini. SMK Walisongo Semarang merupakan sekolah kejuruan yang menghasilkan lulusan-lulusan yang ahli bidang komputer dan jaringan. Namun dalam realitanya, teknologi Internet of Things belum diperkenalkan secara mendalam di kurikulumnya. Oleh karena itu, tim pengabdian ini menyelesaikan permsalahan dari mitra dengan membuat sebuah pelatihan mengenai sensor keamanan Internet of Things. Dari hasil evaluasi yang didapatkan, tim pengabdi mendapatkan skor kueisoner pra pelatihan mencapai 71% dan paska pelatihan mencapai 91%. Berdasarkan hal ini, tim pengabdi telah sukses menaikkan pemahaman sebanyak 20%
Peningkatan Kemampuan Teknologi Internet of Things Untuk Para Siswa Sma Masehi 2 PSAK Alauddin Maulana Hirzan; Bernadus Very Christioko; Atmoko Nugroho
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i1.10260

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi Internet of Things (IoT) memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi. Namun, pemahaman tentang IoT di SMA Masehi 2 PSAK Semarang masih terbatas, yang berpotensi menghambat kesiapan siswa menghadapi tantangan teknologi masa depan. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan konsep dan aplikasi IoT kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah teoretis dan demonstrasi alat, yang diadakan selama dua hari. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai IoT, dari 66% sebelum pelatihan menjadi 81% setelah pelatihan. Peningkatan ini mencakup pemahaman konseptual, konfigurasi perangkat, dan kemampuan pemecahan masalah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan siswa tentang IoT dan mempersiapkan mereka untuk perkembangan teknologi di masa depan.
Peningkatan Kemampuan Teknologi ChatGPTUntuk Administrasi Para Guru SMA Masehi 2 PSAK Alauddin Maulana Hirzan; April Firman Daru; Nurtriana Hidayati; Agus Hartanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.12716

Abstract

Tenaga pendidik dan staf administrasi di SMA Masehi 2 PSAK menghadapi tantangan dalam mengelola tugas administratif secara efisien akibat keterbatasan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu dalam penyusunan dokumen administratif, surat-menyurat, dan laporan akademik. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi ceramah dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dimana skor pemahaman keseluruhan meningkat dari 63% menjadi 82%. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban administratif, serta mendukung transformasi digital di SMA Masehi 2 PSAK.
PENGEMBANGAN TEKNIK DESAIN PURWARUPA UNTUK SISWA SMK DALAM BIDANG INTERNET OF THINGS Nurtriana Hidayati; April Firman Daru; Alauddin Maulana Hirzan; Agus Hartanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.13840

Abstract

SMK Walisongo Semarang berdisi Sejak Tahun 2009 di bulan Juni, di bawah naungan Yayasan Aljami'ah Al Masyhariyah dengan membuka 2 program keahlian Teknik Sepeda Motor dan Teknik Komputer Jaringan dengan visi dan misi Cita-cita dan langkah nyata kami. Salah satu program yang sedang ditingkatkan adalah pengembangan keterampilan praktis dalam bidang Internet of Things (IoT) yang mana belum masuk sebagai mata kuliah pada kurikulum. Hal ini menjadikan peluang bagi Universitas Semarang khususnya program studi Sistem Informasi dan Teknik Informatika memberikan pelatihan dalam mengenalkan dan mengajarkan IoT. IoT adalah konsep jaringan perangkat fisik (objek) yang ditanamkan teknologi seperti sensor dan perangkat lunak, terhubung melalui internet, dan mampu mengumpulkan, bertukar data, serta beroperasi otomatis tanpa interaksi manusia langsung dengan bertujuan meningkatkan efisiensi dan memudahkan pekerjaan. Pada pengabdian berupa pelatihan berupa simulasi yang memanfaatkan aplikasi Wokwi untuk membangun perancangan dan pembuatan purwarupa pada SMK Walisongo Semarang. Hasil yang didapat dari kegiatan ini yaitu meningkatkan pengetahuan dan pemahaman kompetensi teknis siswa SMK Walisongo Semarang dalam bidang IoT hal ini terlihat dari hasil pre-test 73% peserta memahami dan setelah pelatihan pada post-test meningkat menjadi 89% peserta memahami pemanfaatan Wokwi sebagai media simulasi perancangan IoT, sedangkan luaran lain dari kegiatan pengabdian yaitu berupa publikasi media massa maupun video, artikel jurnal, bahan ajar dan HKI.