Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMROGRAMAN MICROPYTHON UNTUK PERANGKAT INTERNET OF THINGS BAGI GURU SMK WALISONGO SEMARANG Hirzan, Alauddin Maulana; Wakhidah, Nur; Ardima, Muhammad Basyier
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i1.6108

Abstract

Internet of Things sudah menjadi bagian daripada kehidupan manusia di masa kini. Teknologi ini terimplementasi di manapun dan dalam bentuk apapun mulai dari jam pintar hingga smart grid di industri. Dalam penggunakan teknologi Internet of Things ini sangat memerlukan pemrograman yang tepat agar perangkat dapat berfungsi sesuai dengan kebutuhan industri. Tanpa adanya pemrograman perangkat yang tepat, perangkat tidak akan berfungsi secara optimal mengefisiensikan kebutuhan industri. Oleh karena itu untuk dapat meningkatkan jumlah lulusan serta dapat memenuhi kebutuhan industri akan tenaga ahli di bidang Internet of Things ini, SMK Walisongo Semarang membutuhkan pelatihan yang mengajarkan bagaimana melakukan pemrograman perangkat Internet of Things dengan menggunakan MicroPython. Sehingga dapat meningkat mutu kualitas kurikulum serta minat para siswa di bidang ini. Kegiatan Pengabdian kepada Masyrakat ini memiliki tujuan untuk memberikan pelatihan peningkatan pemahaman para guru dalam hal pemrograman perangkat dengan MicroPython yang dapat diimplementasikan di dunia industry.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMANFAATAN SENSOR INTERNET OF THINGS BAGI PARA GURU SMK WALISONGO SEMARANG Hirzan, Alauddin Maulana; Adhiwibowo, Whisnumurti; Daru, April Firman
Jurnal DIMASTIK Vol. 1 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v1i2.7102

Abstract

Sekolah Menengah Kejuruan merupakan Sekolah khusus yang menerapkan ilmu-ilmu langsung yang diterapkan di dunia kerja. Selain dapat membantu para lulusannya dalam menggali hard skill, juga menambahkan pengalaman para siswa sebelum bekerja di dunia industri. Namun sayangnya kebutuhan dunia industri akan lulusan yang ahli dalam bidang Internet of Things sangatlah dibutuhkan. Oleh karena itu, SMK di seluruh Indonesia khususnys SMK Walisongo Semarang, memerlukan pelatihan berkaitan dengan Internet of Things khususnya sensor-sensor yang digunakan industri. Sehingga SMK tersebut dapat menghasilkan lulusan yang diperlukan oleh industri. Dengan permasalahan tersebut, tim pengabdian ini melaksanakan pelatihan berkaitan dengan sensor Internet of Things. Dari hasil yang dilakukan, pelatihan ini secara sukses meningkatkan pemahaman para peserta sebanyak 10% untuk Konsep, 24% untuk Konfigurasi, dan 30% untuk Pemecahan Masalah yang terjadi pada umumnya.
PENINGKATAN KEMAMPUAN KONFIGURASI KAMERA KEAMANAN INTERNET OF THINGS UNTUK PARA GURU SMK WALISONGO SEMARANG Hirzan, Alauddin Maulana; Christioko, Bernadus Very; Nugroho, Atmoko
Jurnal DIMASTIK Vol. 2 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v2i1.8142

Abstract

Teknologi sensor keamanan yang diimplementasikan dengan perangkat Internet of Things merupakan solusi keamanan yang dapat digunakan untuk mengamankan aset-aset berharga yang dimiliki sebuah perusahaan maupun sekolah. Teknologi ini sering digunakan oleh perusahaan untuk mengamankan asetnya. Oleh karena itu perusahaan sangat memerlukan teknisi yang ahli di bidang ini. SMK Walisongo Semarang merupakan sekolah kejuruan yang menghasilkan lulusan-lulusan yang ahli bidang komputer dan jaringan. Namun dalam realitanya, teknologi Internet of Things belum diperkenalkan secara mendalam di kurikulumnya. Oleh karena itu, tim pengabdian ini menyelesaikan permsalahan dari mitra dengan membuat sebuah pelatihan mengenai sensor keamanan Internet of Things. Dari hasil evaluasi yang didapatkan, tim pengabdi mendapatkan skor kueisoner pra pelatihan mencapai 71% dan paska pelatihan mencapai 91%. Berdasarkan hal ini, tim pengabdi telah sukses menaikkan pemahaman sebanyak 20%
Peningkatan Kemampuan Teknologi Internet of Things Untuk Para Siswa Sma Masehi 2 PSAK Hirzan, Alauddin Maulana; Christioko, Bernadus Very; Nugroho, Atmoko
Jurnal DIMASTIK Vol. 3 No. 1 (2025): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v3i1.10260

Abstract

Dalam era digital yang terus berkembang, teknologi Internet of Things (IoT) memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi dan inovasi. Namun, pemahaman tentang IoT di SMA Masehi 2 PSAK Semarang masih terbatas, yang berpotensi menghambat kesiapan siswa menghadapi tantangan teknologi masa depan. Untuk mengatasi hal ini, kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan mengenalkan konsep dan aplikasi IoT kepada siswa. Metode yang digunakan meliputi ceramah teoretis dan demonstrasi alat, yang diadakan selama dua hari. Hasil evaluasi melalui kuesioner menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa mengenai IoT, dari 66% sebelum pelatihan menjadi 81% setelah pelatihan. Peningkatan ini mencakup pemahaman konseptual, konfigurasi perangkat, dan kemampuan pemecahan masalah. Kegiatan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan siswa tentang IoT dan mempersiapkan mereka untuk perkembangan teknologi di masa depan.
Peningkatan Kemampuan Teknologi ChatGPTUntuk Administrasi Para Guru SMA Masehi 2 PSAK Hirzan, Alauddin Maulana; Daru, April Firman; Hidayati, Nurtriana; Hartanto, Agus
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i1.12716

Abstract

Tenaga pendidik dan staf administrasi di SMA Masehi 2 PSAK menghadapi tantangan dalam mengelola tugas administratif secara efisien akibat keterbatasan pemanfaatan teknologi berbasis kecerdasan buatan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mereka dalam menggunakan ChatGPT sebagai alat bantu dalam penyusunan dokumen administratif, surat-menyurat, dan laporan akademik. Metode yang digunakan adalah pelatihan langsung (hands-on training) yang mencakup sesi ceramah dan praktik langsung. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta secara signifikan, dimana skor pemahaman keseluruhan meningkat dari 63% menjadi 82%. Diharapkan, kegiatan ini dapat meningkatkan efisiensi kerja, mengurangi beban administratif, serta mendukung transformasi digital di SMA Masehi 2 PSAK.
Arowana cultivation water quality forecasting with multivariate fuzzy timeseries and internet of things Alauddin Maulana Hirzan; April Firman Daru; Lenny Margaretta Huizen
Computer Science and Information Technologies Vol 6, No 2: July 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/csit.v6i2.p136-146

Abstract

Water quality plays a crucial role in the growth and survival of arowana fish, with imbalances in key parameters (pH, temperature, turbidity, dissolved oxygen, and conductivity) leading to increased mortality rates. While previous studies have introduced various monitoring models using Arduino IDE and intrinsic approaches, they lack predictive capabilities, leaving cultivators unable to take proactive measures. To address this gap, this study develops a predictive model integrating the internet of things (IoT) with a fuzzy time series (FTS) algorithm. Through rigorous evaluation and validation, the proposed FTS-multivariate T2 model demonstrated superior performance, achieving an exceptionally low error rate of 0.01704%, outperforming decision tree (0.13410%), FTS-multivariate T1 (0.88397%), and linear regression (20.91791%). These findings confirm that FTS-multivariate T2 not only accurately predicts water quality but also significantly reduces the mean absolute percentage error, providing a robust solution for sustainable arowana aquaculture.
Rancang Bangun Sistem Manajemen Perangkat IOT Berbasis Cloud dengan Fitur Self-Diagnostic dan Over-The-Air Update Muhammad Yusuf Abdurrahman; Alauddin Maulana Hirzan
Smart Comp :Jurnalnya Orang Pintar Komputer Vol 15, No 3 (2026): Smart Comp: Jurnalnya Orang Pintar Komputer
Publisher : Politeknik Harapan Bersama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30591/smartcomp.v15i3.10308

Abstract

Implementasi perangkat Internet of Things (IoT) sering menghadapi kendala pemeliharaan pada lokasi dengan akses fisik terbatas. Penelitian ini bertujuan merancang sistem manajemen perangkat IoT berbasis cloud yang mengintegrasikan fitur Self-Diagnostic dan pembaruan Over-The-Air (OTA). Sistem dikembangkan menggunakan mikrokontroler ESP32 dengan infrastruktur Cloud Hybrid yang menggabungkan Thinger.io, Firebase, dan GitHub. Metode penelitian yang digunakan adalah Prototyping yang meliputi tahap analisis kebutuhan hingga implementasi sistem kecerdasan buatan berbasis Fuzzy Logic dan Polynomial Regression. Fitur Self-Diagnostic berperan mendeteksi integritas perangkat keras melalui pemindaian jalur I2C secara otomatis, sementara fitur Tri-Method OTA (Local, Chunking, dan Cloud) menyediakan pembaruan firmware yang andal. Hasil pengujian menunjukkan tingkat keberhasilan pembaruan sistem mencapai 98% hingga 100% pada berbagai kondisi jaringan. Validasi algoritma prediksi menunjukkan tingkat presisi yang lebih tinggi untuk titik koordinat spesifik dibandingkan dengan data Weather API, dengan selisih suhu rata-rata pada STATION-02 hanya sebesar 0,1°C hingga 0,3°C. Penelitian ini membuktikan bahwa integrasi manajemen jarak jauh dan analisis data cerdas mampu mentransformasi data mentah menjadi narasi informasi yang preventif. Sistem ini memberikan solusi berkelanjutan bagi infrastruktur IoT melalui otomatisasi diagnosis dan fleksibilitas pemeliharaan firmware tanpa memerlukan kehadiran fisik di lokasi.
Prediksi Gas Karbon Monoksida dengan Jaringan Syaraf Tiruan berbasis Internet of Things Alauddin Maulana Hirzan; Charis Maulana; Sri Handayani
JASIEK (Jurnal Aplikasi Sains, Informasi, Elektronika dan Komputer) Vol. 7 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Universitas Merdeka Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26905/jasiek.v7i2.14356

Abstract

Carbon monoxide is a dangerous gas that can cause fatal effects in humans if inhaled in large quantities. To detect it, a model has been developed. This study proposes a prediction model using an Artificial Neural Network (ANN) algorithm to predict carbon monoxide. Of the four ANN models evaluated, the ANN-5K model showed the best performance with an accuracy of 80.18%, followed by ANN-6K with an accuracy of 77.13%, ANN-4K with 66.44%, and ANN-3K with 53.14%. When compared to linear regression, which only had an accuracy of 57.50%, the ANN-5K model was still superior. Thus, the proposed ANN-5K model proved to be more accurate and had a lower error rate compared to other models. The main contribution of this research is a prototype equipped with an ANN model to predict carbon monoxide gas
Double Diamond Approach to Design Web-based Library Clearance Management System for Graduation Requirements Muhammad Tosan Bingamawa; Titis Sari Putri; Kuncoro Galih Pambayun; Alauddin Maulana Hirzan; Indra Maulana Pratama
SISTEMASI Vol 15, No 7 (2026): Sistemasi: Jurnal Sistem Informasi
Publisher : Universitas Islam Indragiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32520/stmsi.v15i7.6708

Abstract

The library clearance process is one of the main administrative requirements that students must complete before participating in the graduation process. In many higher education institutions, the library clearance process is still manual or fragmented across multiple information systems, resulting in inefficient verification, lengthy delays, and limited transparency for students and librarians. This study aims to design LibrePass, a library clearance management information system that digitizes and streamlines the submission and verification process for graduation requirements, including library clearance, submission of hard and soft copy final report documents, and other institutional requirements. This study adopts the Double Diamond approach, comprising four stages: Discover, Define, Develop, and Deliver. In the Discover stage, user needs and current business processes are identified through interviews, observations, and document analysis. Next, in the Define stage, the results of interviews and observations are synthesized to determine user experience, pain points, and user needs. Then, in the Develop stage, user flows and low- and high-fidelity wireframes are designed. The final stage is Deliver, usability testing is carried out on the prototype using the UEQ instrument with UEQ Data Analysis Tools. The test results show that all UEQ dimensions, namely attractiveness, perpicuity, efficiency, dependability, stimulation, and novelty, show excellent values, with an average score of 2,15. These results indicate that the double diamond approach is successful in designing a prototype that is acceptable and has met user needs.
PENINGKATAN PEMAHAMAN ETIKA PENGGUNAAN AI UNTUK PARA SISWA SMK WALISONGO SEMARANG Alauddin Maulana Hirzan; April Firman Daru; Whisnumurti Adhiwibowo; Agus Hartanto
Jurnal DIMASTIK Vol. 4 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/dimastik.v4i2.15897

Abstract

Pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam kegiatan pembelajaran memberikan peluang bagi siswa untuk memperoleh informasi dan menyelesaikan berbagai aktivitas akademik secara lebih efektif. Namun, penggunaan AI tanpa pemahaman etika yang memadai dapat menimbulkan permasalahan, seperti penggunaan informasi tanpa verifikasi, pelanggaran integritas akademik, penyalahgunaan data pribadi, dan pelanggaran hak kekayaan intelektual. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai etika penggunaan AI dalam mendukung proses pembelajaran di SMK Walisongo Semarang. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi penyampaian materi, diskusi interaktif, analisis studi kasus, dan praktik penggunaan AI secara bertanggung jawab. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test yang terdiri atas 10 butir pertanyaan dan diikuti oleh 21 siswa. Materi evaluasi mencakup pemahaman konsep AI, prinsip etika penggunaan AI, kejujuran akademik, perlindungan data pribadi, hak kekayaan intelektual, dan verifikasi informasi yang dihasilkan AI. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta setelah pelatihan. Berdasarkan data hasil kuesioner, skor rata-rata peserta meningkat dari 6,24 pada pre-test menjadi 8,33 pada post-test, atau mengalami peningkatan sebesar 2,09 poin (33,49%). Pada evaluasi berdasarkan aspek materi, pemahaman konseptual mencapai 84%, pemahaman prompt mencapai 88%, sedangkan aspek sentence mencapai 62% setelah pelatihan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pelatihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan pemahaman siswa mengenai penggunaan AI secara etis dan bertanggung jawab. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu pendekatan edukatif untuk memperkuat literasi AI dan integritas digital siswa pada jenjang pendidikan menengah kejuruan. Kata Kunci: Artificial Intelligence, etika AI, literasi AI, siswa SMK, Pengabdian kepada Masyarakat