Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENGARUH FILLER DAN ARUS LISTRIK TERHADAP SIFAT FISIK- MEKANIK SAMBUNGAN LAS GMAW LOGAM TAK SEJENIS ANTARA BAJA KARBON DAN J4 Petrus Heru Sudargo; . Triyono; Kuncoro Diharjo
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2011): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 2 2011
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Material J4 sering diaplikasikan sebagai pengganti baja tahan karat karena harganya lebih murah dan pada kasus tertentu harus disambung dengan baja karbon. Material J4 dan baja karbon mempunyai perbedaan sifat fisik, mekanik, termal dan metalurgi sehingga karakteristik sambungan las antara keduanya perlu diteliti. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh jenis filler dan arus listrik las Gas Metal Arc Welding (GMAW) terhadap sifat fisik mekanik sambungan las J4 dengan baja karbon rendah. J4 disambung dengan baja karbon rendah (ST 37) masing-masing dengan tebal 1,8 mm, menggunakan las GMAW dengan variasi filler ER309 L dan ER70S, dan arus pengelasan 60A dan 80A. Hasil sambungan dikarakterisasi dengan pengujian tarik, kekerasan, dan struktur mikro. Pengujian tarik menggunakan standar JIS Z2202. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sambungan las dengan filler ER 309 L dan menggunakan arus sebesar 80 A mempunyai kekuatan tarik tertinggi yaitu 314,58 MPa, sedangkan sambungan las dengan filler ER 70 S dan menggunakan arus sebesar 60 A mempunyai kekuatan tarik terendah yaitu 281,83 MPa. Pada daerah HAZ baja karbon dan J4 mengalami perubahan struktur mikro yang signifikan dan peningkatan nilai kekerasan dari masing-masing base metal. Kata kunci: sambungan las logam tak sejenis, J4, uji tarik,baja karbon rendah, GMAW.
Pengolahan Limbah Industri Sawit Sebagai Bahan Bakar Alternatif Sudarja Sudarja; Kuncoro Diharjo; J Pramana Gentur Sutapa
Semesta Teknika Vol 10, No 1 (2007): MEI 2007
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v10i1.855

Abstract

pengolahan buah sawit di industri sawit menyisakan limbah serat buah sawit yang menumpuk di lingkungan perusahaan, dan mayoritas hanya digunakan sebagai urug atau dibakar. sebaliknya, masyarakat membutuhkan bahan bakar alternatif pengganti bbm, mengingat ketersediaan bbm yang makin menipis dan harganya relatif mahal. oleh karena itu kajian tentang pengolahan limbah biofiber (serat sawit) sebagai bahan bakar alternatif dipandang penting dan mendesak untuk dilakukan.Bahan utama penelitian adalah limbah sawit, dan perekat pati. serat dan cangkang sawit yang memiliki kandungan c tinggi diarangkan, yaitu dibakar pada tabung tertutup (menggunakan retort). selanjutnya dibentuk briket arang dilakukan dengan mencampur serbuk arang dengan perekat pati kemudian ditekan pada cetakan dengan mesin pres. pengujian yang dilakukan terhadap briket arang ini meliputi uji: kadar air (berdasarkan astm d-3173), nilai kalor (astm d-5865), kadar abu (astm d-3174), kadar zat menguap (astm d-3175 )dan kadar karbon terikat (astm d-3172). Hasil penelitian menunjukkan bahwa briket arang yang terbuat dari campuran cangkang dan serat sawit memiliki nilai kalor rata-rata 7.121,57 k kal/kg, kadar air rata-rata 8,9 %, kadar zat menguap rata-rata 18,43% dan kadar abu rata-rata 4,46%. untuk menentukan kelayakan penggunaan briket arang dari limbah sawit ini, perlu dilakukan dua penelitian lanjutan, yaitu tentang persentase abu terbang dan uji ekonomis.  
Studi Optimasi Peningkatan Kekuatan Bending Komposit Berpenguat Serat Nanas-Nanasan (Bromeliaceae) Kontinu Searah Muh Budi Nur Rahman; Totok Suwanda; Kuncoro Diharjo
Semesta Teknika Vol 11, No 2 (2008): NOVEMBER 2008
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/st.v11i2.770

Abstract

The objectives of this research are to observe the bending strength composite with bromeliaceae fiber with variations of alkali treatment duration, variations of fiber fraction volume and to observe the broken section characteristics. Materials used are bromilicea fiber, resin polyester, NaOH alkali and distilled water. The composite made with printing press methods. Dimensions of specimens and bending testing methods is done by to the standard ASTM D790 (bending test). Variables in this research are fiber fraction volume in the amount of 20-50% and the soaking times in alkali treatment are 0, 2, 4, 6 and 8 hours. Visualization of the broken section is shown in the macro picture. Highest bending strength and bending tensile occur in the composite with bromeliaceae fiber for 6-hour alkali treatment of 218.06 MPa and at the amount of 4.39% in fraction volume of 34.96%. Highest bending modulus occurs with 4 hours alkali treatment of 5.92% GPa. Composite with bromeliaceae fiber without alkali treatment has broken section characteristics fiber pull out, but the composite with alkali treatment has less fiber pull out characteristics.
MESIN PENCAMPUR PAKAN BASAH SAPI PERAH UNTUK PETERNAK MENENGAH KE BAWAH Kuncoro Diharjo
Media Mesin: Majalah Teknik Mesin Vol 6, No 1 (2005)
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/mesin.v6i1.3150

Abstract

Di lingkungan peternak sapi perah Musuk Boyolali, mesin pencacah pakan sudahada. Untuk mendukung mekanisasi pengolahan pakan, rekayasa mesinpencampur mutlak diperlukan. Mesin ini diharapkan mampu menghasilkancampuran pakan yang homogen, mempersingkat waktu pencampuran, danmereduksi biaya operasional pengolahan pakan. Pencampuran pakan yangdilakukan dengan mesin ini adalah pencampuran pakan basah. Manufakturprototype mesin dilakukan dengan menggunakan mesin-mesin konvensional.Mesin didisain dengan posisi tong vertikal dan disain ruji pengaduk mengadopsidisain ruji blender. Mesin ini digerakkan oleh motor listrik satu fase dengan daya1 HP. Hasil uji coba mesin menunjukkan bahwa mesin pencampur dapat bekerjadengan baik, sesuai harapan peternak/ KUD. Penggunaan mesin pencampur inimampu menekan waktu pengolahan pakan menjadi 33,65 % dibandingkanpengolahan pakan secara manual. Biaya pengolahan pakan pun dapat diturunkanmenjadi 62,7 % dibandingkan pengolahan pakan secara manual
DESAIN, PEMILIHAN MATERIAL, DAN FAKTOR KEAMANAN STASIUN PENGISIAN GAWAI MENGGUNAKAN METODE ELEMEN HINGGA Lasinta Ari Nendra Wibawa; Kuncoro Diharjo
Jurnal Teknologi Vol 11, No 2 (2019): Jurnal Teknologi
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jurtek.11.2.97-102

Abstract

Penggunaan gawai di lingkungan kerja saat ini sudah menjadi kebutuhan umum. Gawai menjadi salah satu produk teknologi yang sangat penting dalam menunjang produktifitas kerja dan memudahkan komunikasi antar pegawai. Kondisi ini menyebabkan stasiun pengisian gawai menjadi media yang sangat penting untuk menjaga konektivitas antar pegawai. Penelitian ini bertujuan mendesain stasiun pengisian gawai menggunakan material Polikarbonat dan HDPE. Pemilihan kedua material tersebut didasarkan pertimbangan sifat isolator listrik yang tak dimiliki oleh material logam. Hal ini sangat penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan dalam penggunaannya. Analisis elemen hingga dilakukan menggunakan software Autodesk Inventor Professional 2017. Variasi beban yang digunakan adalah 4 kg, 5 kg, dan 6 kg. Hasil simulasi menunjukkan material HDPE dengan variasi beban 4 kg, 5 kg, dan 6 kg memiliki faktor keamanan berturut-turut sebesar 2,65, 2,12, dan 1,77. Faktor keamanan menggunakan material Polikarbonat dengan variasi beban 4 kg, 5 kg, dan 6 kg berturut-turut sebesar 7,77, 6,22, dan 5,18.
Peningkatan Kreatifitas Kerajinan Bambu Di Desa Jambu Kulon Kecamatan Ceper Kabupaten Klaten Rum Handayani; Jamal Wiwoho; Rahmawati; Kuncoro Diharjo; Francisca Sestri Goestjahjanti; Siti Nurlaela; Rizky Windar Amelia
JURPIKAT (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 2 No 3 (2021)
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/jurpikat.v2i3.739

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk mengatasi persoalan pada setiap pebisnis kerajinan tangan dari bambu di desa Jambu Kulon Ceper Klaten serta melakukan kerjasama dengan ABIA Art yang bergerak pada bidang sejenis melalui pemberian Penyuluhan serta penerapan metode perdagangan digital, pembaruan model serta penerapan teknologi yang tepat saat memproduksi kerajinan tangan dari bambu pada desa Jambu Kulon Ceper Klaten. Hasil pelaksanaan kegiatan di UKM “ABIA ART” terjadi peningkatan keahlian pada produk dengan menambahkan desain batik kayu serta melakukan penyempurnaan desain lukisan yang tersedia dibantu LPER Cabang Klaten maka menghasilkan mutu produk yang lebih baik.
THE EFFECT OF CSR HOTEL DEVELOPMENT ON MICRO BUSINESS POTENTIAL IN ENVIRONMENTAL CONSERVATION Johny Subarkah; Ravik Karsidi; Kuncoro Diharjo; Drajat Tri Kartono
International Journal of Economics, Business and Accounting Research (IJEBAR) Vol 3, No 01 (2019): IJEBAR, VOL. 03 ISSUE 01, MARCH 2019
Publisher : LPPM ITB AAS INDONESIA (d.h STIE AAS Surakarta)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/ijebar.v3i01.446

Abstract

Companies that are engaged in the tourism or hospitality industry sector are also not inferior to implement CSR activities. The development of CSR in the tourism sector, especially hotels, does not run as fast as other business sectors. Social responsibility is an important thing that needs to be considered for the progress of a country and region in particular. The research method used is quantitative. The data used are questionnaires distributed to customers and through direct interviews with farmers micro-entrepreneurs who are partners for Lorin Solo Hotels, Sahid Jaya Solo Hotels and New Kuta Hotels in Bali. The results of the study show that the Development of CSR Hotels has a significant positive effect on the Empowerment of Farmers Micro Enterprises in Environmental Conservation. This means that through the CSR hotel development activities carried out it will have a good effect and make the name of the hotel can be large in the eyes of the wider community and Micro Farmers also become more empowered. Keywords: Development of CSR Hotels, Empowerment of Farmers Micro Enterprises
WORKSHOP DIGITAL MARKETING UNTUK SANTRI PONDOK PESANTREN WIRAUSAHA Triyono; Raharjo, Wijang Wisnu; Diharjo, Kuncoro; Ariawan, Dody; Raharjo, Wahyu Purwo; Kusharjanta, Bambang; Nugroho, Arif Setyo
Abdi Masya Vol 5 No 2
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v5i2.380

Abstract

Yayasan Usaha Umat Karanganyar (YUUK) adalah yayasan sosial dan pendidikan informal yang berlokasi di dusun Jongkang, Tasikmadu, Karanganyar. Yayasan ini mempunyai unit pendidikan informal yang diberi nama Pondok Pesantren Wirausaha. Pondok Pesantren ini hanya menampung 8 santri yang diutamakan dari keluarga tidak mampu dan putus sekolah. Materi kewirausahaan di Pondok Pesantren ini adalah desain grafis dan sablon kaos. Santri-santri dididik keterampilan tersebut dan tinggal di asrama selama 1 tahun tanpa dipungut biaya (gratis). Seperti namanya, santri di Pondok Wirausaha ini belajar teori dan praktek agar mampu mandiri berwirausaha dengan mengimplementasikan konsep teaching factory. Hasil pembelajaran praktek berupa kaos, MMT dan produk-produk sablon belum bisa terpasarkan dengan baik karena pemasarannya masih menggunakan cara-cara biasa. Untuk itu, santri pada Pondok Pesantren Wirausaha ini perlu dikenalkan pemasaran digital (digital marketing) melalui kegiatan workshop 5 hari dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) memberi pengertian konsep digital marketing, (2) memberi materi digital marketing dengan nara sumber yang berpengalaman dalam digial marketing, (3) pendampingan dalam pembuatan akun dan memasarkan produk melalui akun tersebut, (4) penetapan target capaian pemasaran 3 bulan dan evaluasi. Hasil workshop mampu meningkatkan sustainability (keberlangsungan) Pondok Pesantren karena dengan implementasi digital marketing, santri-santri bisa menjual hasil karya sablonnya ke ruang digital tanpa batas sehingga meningkatkan potensi penjualan yang lebih besar dan keuntungan finansial yang lebih besar. Dengan keuntungan finansial ini, Pondok Pesantren Wirausaha Yayasan Usaha Umat Karanganyar bisa tetap gratis dan bisa meningkatkan kapasitas santrinya sehingga semakin banyak pemuda-pemuda putus sekolah dan dari keluarga tidak mampu bisa menimba ilmu keterampilan dan kewirausahaan.
Pengembangan Sarana Bermain Atraktif Untuk Penguatan Edukasi Kemandirian Siswa Di TK. Widya Putra Bandi, Bandi; Wiwoho, Jamal; Diharjo, Kuncoro; Riyadi, Slamet
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUS Vol. 5 No. 02 (2025): Februari
Publisher : LPPM Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46772/jamu.v5i02.1677

Abstract

UNS, sebagai institusi pendidikan tinggi, memiliki tanggung jawab untuk mendesiminasikan IPTEKS ke masyarakat. TK. Widya Putra binaan DWP UNS sangat memerlukan pengembangan arena bermain atraktif untuk mendukung edukasi kemandirian siswa. Tujuan pengabdian ini adalah mengembangkan arena bermain atraktif untuk mendukung edukasi kemandirian siswa di TK. Widya Putra. Sarana yang dikembangkan meliputi pembanguan lantai beton di atas selokan air untuk sarana bermain, pemasangan pagar pengaman, dan pengadaan sarana permainan. Kegiatan melakukan penggalian informasi dari para pemangku kepentingan sekolah. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah (1) lantai beton area bermain dengan tebal 10 cm berlantai keramik kasar seluas 32 m2, (2) dinding pelindung area bermain, dan sarana permainan. Area bermain atraktif ini dihubungkan dengan halaman utama sekolah melalui pintu baja. Area bermain ini dilengkapi fasilitas sarana bermain mandiri sehingga siswa dapat bermain dan berekspresi secara mandiri dan aman. Sarana permainan ini juga menjadi sarana promosi TK. Widya Putra. Pengembangan sarana ini mendukung capaian peningkatan akreditasi sekolah menjadi lebih unggul. Bagi UNS, kegiatan ini merupakan wujud diseminasi IPTEKS UNS ke masyarakat pendidikan.
Peningkatan Pengetahuan Anggota Pertanian Agrowisata Barrotani Melalui Transfer Ilmu Teknologi Budidaya Melon Harjunowibowo, Dewanto; Diharjo, Kuncoro; Khasanah, Lia Umi; Nurhayati, Dewi Ratna; Solikhah, Efi Nikmatu; Supeni, Siti; Sawitri, Andini Desi
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 4 No. 2 (2025): Bulan November
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v4i2.782

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pengetahuan anggota pertanian Agrowisata Barrotani terkait adopsi teknologi budidaya melon menggunakan sistem screenhouse terintegrasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dan irigasi tetes. Metode pelaksanaan melibatkan pretes dan postes untuk mengukur tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi berupa penyuluhan dan demonstrasi intensif. Data dianalisis menggunakan metode Normalized Gain (N-Gain) untuk mengukur efektivitas transfer ilmu, baik secara keseluruhan maupun secara komparatif berdasarkan kelompok usia (< 35 tahun dan > 35 tahun) serta per topik. Hasil menunjukkan bahwa transfer ilmu berhasil meningkatkan pengetahuan secara substansial, dengan rata-rata N-Gain keseluruhan adalah 0.584, yang berada dalam klasifikasi Sedang. Peningkatan tertinggi tercatat pada topik Screenhouse (g=0.640). Selain itu, peningkatan terjadi secara merata dan inklusif; baik Kelompok Muda (g=0.623) maupun Kelompok Dewasa (g=0.551) sama-sama berada dalam kategori Sedang. Kesimpulan menunjukkan bahwa program ini efektif dan berhasil mengatasi potensi disparitas usia, memberikan dampak positif signifikan pada literasi teknologi, meskipun intervensi lanjutan sangat direkomendasikan untuk memaksimalkan penguasaan aspek teknis seperti PLTS.