Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN AROMATERAPI BERBASIS REED DIFFUSER SEBAGAI SOLUSI UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI SANTRI DI DAYAH MU’ARRIFUL HUDA DESA LABUHAN KEUDE ACEH TIMUR Fitriani Fitriani; Rahmatul Fajri; T. Andi Fadhly; Beni Al Fajar; Sara Gustia Wibowo; Vivi Mardina
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3438-3443

Abstract

Dayah Mu’ariful Huda merupakan dayah yang terletak di Desa Labuhan Keude Kecamatan Sungai Raya Aceh timur. Dayah Mu’ariful Huda telah mengembangkan berbagai macam kegiatan ekstrakurikuler dan pelatihan keterampilan yang diberikan kepada santri diantaranya menjahit, membuat tas, topi, dompet dan aromaterapi. Namun, untuk pembuatan aromaterapi mereka masih menggunakan metode tradisional sehingga memiliki aroma yang tidak tahan lama dan kurang diminati oleh masyarakat. Selain itu, produk-produk kerajinan yang dihasilkan oleh santri masih dipasarkan di tingkat lokal (di lingkungan dayah). Oleh karena itu, salah satu upaya yang perlu dikembangkan yaitu pelatihan pembuatan minyak aromaterapi berbasis reed diffuser sebagai solusi untuk meningkatkan keterampilan dan ekonomi Santri. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi oleh santri di dayah Mu'ariful Huda terkait dengan keterampilan dalam pembuatan aromaterapi berbasis reed diffuser, sehingga dapat menciptakan santri yang mandiri, selain itu juga untuk memperluas area pemasaran produk-produk hasil kerajinan santri termasuk produk aromaterapi berbasis reed diffuser sehingga dapat meningkatkan outcome bagi santri. Metode yang digunakan yaitu metode pendekatan langsung, ceramah dan praktik. Hasil yang dicapai yaitu meningkatnya minat belajar peserta sebesar 85,13%, pengetahuan peserta sebesar 94,65% dan pengetahuan dan keterampilan peserta sebesar 98,74% dalam membuat dan memasarkan aromaterapi berbasis reed diffuser
Analisis Kadar Kafein Dalam Biji Kopi Arabika (Coffea arabika) Berdasarkan Tempat Tumbuh Di Kabupaten Bener Meriah Rahul Aulia Indis; Mulia Safrida Sari; Sara Gustia Wibowo
Analit : Analytical and Environmental Chemistry Vol. 8, No. 02 October (2023) Analit: Analytical and Enviromental Chemistry
Publisher : Jurusan Kimia FMIPA Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/aec.v8i2.2023.p44-52

Abstract

Kafein termasuk salah satu senyawa spesifik yang terdapat di dalam kopi. Kafein dapat memberikan dampak positif bagi tubuh untuk kesehatan, seperti menghilangkan stress. Pada kopi arabika, kandungan kafein lebih rendah dari robusta yaitu sebesar 1,1-1,3%. Namun, penyelidikan terkait perbandingan kadar kafein pada berbagai ketinggian di wilayah Bener Meriah belum banyak dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dan mengetahui kadar kafein pada biji kopi arabika berdasarkan tempat tumbuh. Metode penelitian dimulai dengan pengumpulan sampel buah kopi dari tiga lokasi dengan ketinggian berbeda (981 MDPL, 1234 MDPL, dan 1700 MDPL), selanjutnya buah kopi dikupas dan diambil bijinya kemudian disangrai (roasting) dengan suhu masuk 220ºC dan suhu keluar 213ºC selama 14 menit. Lalu digiling menjadi bubuk, disaring dan dipreparasi menjadi larutan uji untuk diukur menggunakan metode HPLC. Hasil penelitian bahwa kadar kafein pada Kecamatan Wih Pesam (981 MDPL) 0.046% atau 0.00925mg, Permata (1234 MDPL) 0.003% atau 0.00075mg, dan Bener Kelipah (1700 MDPL) 0.018% atau 0.00375mg. Kesimpulan dari penelitian bahwa kadar kafein dari masing-masing tempat masih sesuai dengan SNI 01-7152-2006 dengan kadar kafein tertinggi terdapat pada wilayah dengan ketinggian 981 MDPL.