Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pembentukan Karakter Ulul Albab pada Mahasiswa Gizi UIN Sumatera Utara Sabrina Rizky Siregar; Sindy Fitriyani; Irwansyah Irwansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.4064

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah membahas mengenai pembentukan karakter ulul albab pada mahasiswa gizi UINSU. Karakter ulul albab umumnya merujuk pada pembentukan karakter individu yang memiliki sikap spiritual (sikap beriman dan takwa), memiliki kecerdasan yang baik, sikap moral, individu yang dapat di andalkan dan etika yang baik. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Populasi penelitian dalam penelitian ini yang terdiri dari mahasiswa gizi UINSU disurvei menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan menggunakan angket. Sumber data penelitian adalah topik dari mana informasi dikumpulkan. Dalam hal ini, penulis berkonsentrasi pada siswa yang terdaftar di semester awal kelas Gizi A dan B dengan memilih 180 responden. Adapun jumlah responden 10% dari total populasi yang berjumlah 18 responden. Dalam penelitian ini, metode pengumpulan data meliputi observasi dan kuesioner untuk memberikan data yang andal dan dapat dipertanggungjawabkan kepada penulis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mahasiswa Ulul Albab di Departemen Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, dibentuk melalui penerapan Pembentukan Karakter, yang terdiri dari: Tingkat keberhasilan Mahasiswa Jurusan Gizi dalam mengembangkan karakter Ulul Albab di kalangan mahasiswa dapat diklasifikasikan sebagai melampaui Cukup dikatakan sebagai sosok dengan karakter Ulul Albab karena 90% dari tanggapan kuesioner mengenai ciri-ciri masyarakat Ulul Albab yang penulis sebarkan kepada 18 responden yang dianggap sebagai sampel subjek penelitian dan cukup memadai dijawab dengan benar. Namun 10% subjek penelitian tidak memahami kuesioner dengan kurang baik tentang pembentukan karakter Ulul Albab karena faktor persahabatan dan agama.
Etika Akademik di Era Digital Mahasiswa Gizi UIN Sumatera Utara Nurbinta Nurbinta; Irwansyah Irwansyah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 4: Juni 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i4.4159

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui etika akademik di Era Digital mahasiswa Gizi Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara. Etika akademik mengacu pada kode etik yang diharapkan dijunjung dan diikuti oleh anggota komunitas akademik di lingkungan universitas secara kolektif. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan metodologi deskriptif. Sesuai dengan etika akademik mereka, 15 mahasiswa gizi dari FKM UIN SU angkatan 2023 menjadi sumber data penelitian. Penelitian dilakukan di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU) yang beralamat di Jalan Williem Iskandar Pasar V Medan Estate 20371. Reduksi data adalah metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini; yaitu, berkurangnya data akan memberikan gambaran yang lebih detail mengenai temuan pengamatan terhadap etika akademik mahasiswa Gizi angkatan 2023 di era digital. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1) Prinsip-prinsip etika akademik yang ditetapkan masih diterapkan dengan tepat selama pengajaran daring dan tatap muka di era digital di Departemen Gizi, FKM UIN SU. Sejak orientasi mahasiswa, program studi telah mendarah daging etika akademik pada mahasiswa. Pihaknya juga terus melakukan pembinaan dengan mengingatkan mahasiswa akan pentingnya etika akademik di era digital melalui grup Whatsapp yang dibuatnya untuk setiap angkatan mahasiswa. 2) Faktor pendukung pada etika akademik di era digital mahasiswa Gizi UIN Sumatera Utara terdapat 4 aspek, yaitu aspek psikologis, pendidik, media dan ekonomi. 3) Faktor penghambat pada etika akademik di era digital mahasiswa Gizi UIN Sumatera Utara terdapat 6 aspek yaitu aspek geografis, ekonomi, budaya, psikologi, lingkungan dan pendidik.