Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Cangkang Rajungan Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Rohmayani, Vella; Artanti, Dita; Sa'diyah, Halimatus; Romadhon, Nurhidayatullah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paciran merupakan desa yang terletak di pesisir pantai lamongan, notabene masyarakat disana bekerja sebagai nelayan. Kebanyakan jenis hewan laut yang ditangkap adalah Portunus pelagicus (rajungan). Namun selama ini limbah cangkang rajungan belum dimanfaatkan dan dibuang begitu saja. Sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatan limbah cangkang rajungan menjadi pupuk cair organik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan materi edukasi tentang potensi dan kandungan cangkang rajungan, serta praktek pembuatan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan. Pembuatan pupuk dilakukan dengan metode fermentasi yaitu penambahan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta terhadap potensi cangkang rajungan, serta peningkatan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk cair berbahan dasar cangkang rajungan. Selain itu pemanfataan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan juga dapat meningkatkan branding kampung nelayan Paciran sebagai kampung yang ramah lingkungan.
Analisa Kemampua Berpikir Aljabar Siswa Ditinjau dari Self-Efficacy dan Gender Syarifuddin, Syarifuddin; Darhim, Darhim; Yulianti, Kartika
Didaktis: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Pengetahuan Vol 23 No 3 (2023): Didaktis
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/didaktis.v23i3.14399

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan kemampuan berpikir aljabar siswa ditinjau dari tingkat efikasi diri dan gender. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Subjek dan tempat penelitian ini adalah siswa kelas VIII C SMP Muhammadiyah 9 Surabaya. Hasil dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy tinggi memiliki pemahaman soal yang baik dan mampu melakukan penyelesaian soal dengan baik, serta dapat melakukan penarikan kesimpulan dari soal yang dikerjakan. Sementara siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan self-efficacy sedang memiliki pemahaman yang berbeda. Siswa laki-laki masih sering melakukan kesalahan dalam proses penyelesaian soal dan kurang teliti, sementara siswa perempuan mampu melakukan langkah-langkah penyelesaian soal dengan baik dan juga tidak dapat membuat kesimpulan akhir dengan benar. Sedangkan untuk siswa laki-laki dan siswa perempuan dengan tingkat self-efficacy rendah memiliki pemahaman soal yang kurang baik, karena keduanya sama sekali tidak menuliskan informasi yang diketahui dan pertanyaan yang ditanyakan. Selain itu, baik siswa laki-laki maupun siswa perempuan masih sering melakukan kesalahan perhitungan dalam proses penyelesaian soal, sehingga hasil akhirnya salah. Siswa laki-laki dan siswa perempuan juga tidak dapat membuat kesimpulan dari soal sudah dikerjakan. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu siswa laki-laki dan perempuan memiliki perbedaan kemampuan dalam menyelesaikan tes berpikir aljabar. Serta ada perbedaan kemampuan berpikir aljabar antara siswa dengan tingkat efikasi diri tinggi, sedang dan rendah.
Myth, logos, and ecology: Local community perception of social signs on the slopes of Semeru Mountain post-disaster Setiyawan, Radius; Wahyuni, Holy Ichda; Romadhon, Nur Hidayatullah; Sari, Adelin Aprilia
Masyarakat, Kebudayaan dan Politik Vol. 36 No. 4 (2023): Masyarakat, Kebudayaan dan Politik
Publisher : Faculty of Social and Political Science, Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/mkp.V36I42023.488-500

Abstract

Seeing a social sign, results in striving to derive the meaning from the sign when it is used. One of the events that appear in various types of social sign is a disaster. It creates various myths that also act as a social sign; one of them is a myth about the relationship between humans and nature. This study aims to explain the perception of the local community in the Sumber Mujur village of Semeru Mountain Slope about social signs made as myth postdisaster eruption in 2022. The myth that is believed by the local community proved to have relevance to ecological sustainability. This research uses qualitative methods through deep interviewing technique. Informants in this study are a local community in the Semeru Mountain area, East Java which is part of the 2021 Semeru eruption survivors. Based on existing findings, most myths grow in line with a scientific view. Although the background or ways of working is different, myth and logos have compatible relevance in the context of ecology sustainability. This study concludes that myths give impact on society's attitude so as to maintain ecological sustainability, as well as a form of cultural adaptation, both in terms of conservation awareness and mitigation.
Identifikasi bakteri di mangrove Desa Sawohan Sidoarjo sebagai agen bioremediasi dari pencemaran logam berat Vella Rohmayani; Nurhidayatullah Romadhon; Holly Ichda; Anindita Riesti Retno Arimurti; Mohammad Taufiq Shidqi; Wiwi Wikanta
Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan Vol 5, No 3A (2024): Agustus
Publisher : Poltekkes Kemenkes Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30867/gikes.v5i3A.1706

Abstract

Background: Remediation of heavy metal pollutants using bacteria is currently being carried out due to high levels of heavy metal pollution (Cu and Hg) in ecosystems, mainly due to industrial growth, encouraging remediation research using bacteria. The toxic effects of heavy metals on living things and the environment need to be addressed.Objective: This study aims to identify and analyze the potential of indigenous bacteria from mangrove sediments in Sawohan Sidoarjo Village in reducing Cu and Hg heavy metal levels in vitro.Method: This research is included in explorative descriptive research. This research was conducted at the UMSurabaya microbiology laboratory, in July – November 2023. Isolation is carried out by pour plate method and purified using streak plate method on Nutrient Agar medium. Initial screening of bacteria using Nutrient Agar medium with the addition of Cu and Hg metals as much as 100, 250, 350 and 500 ppm. Measurement of the potential of bacteria in reducing Cu and Hg metal levels was carried out on SSA medium (Salmonella shigela agar) using the Langmuir method. The results of bacterial isolation from mangrove sediments obtained 9 isolates used to test the degradation ability of heavy metals Cu and Hg.Result: U Heavy metal degradation test showed that the 9 isolates were able to degrade Cu and Hg heavy metals. T1 isolates of Pseudomonas aeruginosa species, with Gram negative characteristics, have the highest reduction ability with Cu reduction power of 82% and Hg metal of 72,61%.Conclusion: H Pseudomonas aeruginosa bacteria from mangrove sediments has the ability as a bioremediation agent of heavy metals Cu and Hg from ecosystems. 
The Potential of Indigenous Bacteria From Various Sample Soil in Degrading Polymer Plastic Waste Arimurti, Anindita Riesti Retno; Rohmayani, Vella; Romadhon, Nurhidayatullah; Riandi, M. Inas
Al-Hayat: Journal of Biology and Applied Biology Vol. 6 No. 2 (2023)
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Walisongo Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21580/ah.v6i2.17539

Abstract

The accumulation of plastic waste is one of the main problems being faced by various countries in the world. The nature of plastic which is not easily degraded naturally will consequently be buried in the soil so that it will gradually change the soil components. Plastic belongs to a group of multifunctional complex polymers which have become conventional products in all sectors of life. The use of plastic on a large scale has an effect on increasing the amount of waste, such as the types of High Density Polyethylene (HDPE) and Low Density Polyethylene (LDPE) plastics. This study aims to obtain indigenous bacterial isolated from various soil samples in the landfill area and mangrove forests in Surabaya on the degree of degradation of HDPE and LDPE plastic polymers. Two places namely the final disposal site (TPA) and the Keputih bamboo forest in Surabaya. Sampling at landfill sites and mangrove forests. Then isolate the bacteria from soil samples and plastic waste obtained. Next, purification and screening of HDPE and LDPE polymer plastic degrading bacteria. The results of the isolation succeeded in obtaining 19 types of isolates that can grow on media containing plastic, with the majority having the characteristics of bacilli, Gram negative, catalase positive, capable/incapable of fermenting glucose and lactose and having cell sizes between 1-5 µm. Screening test results obtained that isolate 2 (K1D2U2 KPH) isolated from the Keputih Final Disposal Site (TPA) was identified as a Bacillus sp., with HDPE degradation ability of 27.13% and Isolate 17 (K2D3U1 MWJ) which was isolated from the Wonorejo mangrove forest was identified as a Pseudomonas sp. with LDPE degradation ability of 21.64%.   Keywords: Plastics, HDPE, LDPE, Pseudomonas sp. and Bacillus sp.
Gerakan Filantropi UM Surabaya melalui Pembagian Paket Sehat di Masa Pandemi Covid-19 Rohmayani, Vella; Setiyawan, Radius; Syarifurrahman, Islam; Fauzia, Fa’iz Azmi; Romadhon, Nur Hidayatullah; Lihabi, Lihabi
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6 No 4 (2022): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v6i4.11592

Abstract

Terjadinya lonjakan kasus Covid-19 di kota Surabaya mengakibatkan daya tampung rumah sakit rujukan mengalami peningkatan, sehingga banyak pasien terkonfirmasi positif Covid-19 yang terpaksa harus menjalani isolasi mandiri. Banyaknya warga kota Surabaya yang sedang menjalani isolasi mandiri, memperparah kondisi ekonomi yang memang sudah tidak stabil sejak terjadinya pandemi. Oleh sabab itu UMSurabaya tergerak untuk mengejawantahkan spirit ke-Islaman dalam wujud aksi nyata peduli pada masyarakat. UMSurabaya menggandeng lazizmu, dosen dan mahasiswa bergerak melakukan aksi solidaritas kemanusiaan dengan menyediakan ratusan paket sehat untuk isoman dan puskesmas. Terdapat sebesar 681 paket sehat isoman yang disebarkan ke 33 kecamatan yang berada di kota Surabaya. Serta terdapat 19 puskesmas yang mendapat bantuan paket sehat dari UM Surabaya. Masyarakat Surabaya dan puskesmas sangat antusias dengan kegiatan pemberikan paket sehat, dan mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pemberian paket sehat ini.
EDUKASI INFEKSI TOKSOPLASMOSIS PADA MASYARAKAT DI DESA BALONG PANGGANG GRESIK Rohmayani, Vella; Arimurti, Anindita Riesti Retno; Lukiyono, Yauwan Tobing; Nuzula, Firdausi; Romadhon, Nurhidayatullah; Lihabi, Lihabi
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 2 (2022): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v3i2.14360

Abstract

Toksoplasmosis merupakan penyakit yang disebabkan karena terjadinya infeksi parasite Toxoplasma gondii. Penyakit ini bersifat zoonosis, karena dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Kucing menjadi hospes definitive dari T. gondii, penyakit ini dapat menginfeksi manusia ketika mengkonsumsi daging mentah, mengkonsumsi makanan dan minuman ang terkontaminasi dan dapat ditularkan dari ibu ke janin atau ke bayi yang disusuinya. Kondisi ini umumnya dialami oleh kucing liar atau kucing peliharaan yang sering diberikan daging mentah. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang bahaya toksoplasmosis, sehingga dapat melakukan cara pencegahan dan antisipasi penyebaran toksoplasmosis. Metode yang digunakan pada kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah presentasi dan diskusi tentang bahaya toksoplasmosis. Untuk mengukur tingkat pemahaman peserta terkait bahaya toksoplasma, dilakuakn pretest di awal dan dilakukan postest diakhir kegiatan. Kegiatan ini diikuti sebanyak 38 peserta, yaitu ibu-ibu rumah tangga di balong panggang Gresik. Adapun rat-rata nilai pretest adalah sebesar 51,43 poin, sedangkan rata-rata nilai postest sebesar 72,29 poin. Hasil ini menunjukkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyebab, bahaya, cara penularan dan cara pencegahan penyakit toksoplasmosis. Kegiatan edukasi diharapkan dapat berkelanjutan sehingga masyarakat tersebut dapat menerapkan langkah-langkah pencegahan infeksi penyakit toksoplasmosis
Edukasi Dan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik Cair Berbahan Cangkang Rajungan Di Desa Paciran Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan Rohmayani, Vella; Artanti, Dita; Sa'diyah, Halimatus; Romadhon, Nurhidayatullah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2024): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Paciran merupakan desa yang terletak di pesisir pantai lamongan, notabene masyarakat disana bekerja sebagai nelayan. Kebanyakan jenis hewan laut yang ditangkap adalah Portunus pelagicus (rajungan). Namun selama ini limbah cangkang rajungan belum dimanfaatkan dan dibuang begitu saja. Sehingga mengakibatkan pencemaran lingkungan. Kegiatan ini bertujuan untuk memanfaatan limbah cangkang rajungan menjadi pupuk cair organik. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dengan memberikan materi edukasi tentang potensi dan kandungan cangkang rajungan, serta praktek pembuatan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan. Pembuatan pupuk dilakukan dengan metode fermentasi yaitu penambahan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan pengabdian ini terjadi peningkatan pengetahuan peserta terhadap potensi cangkang rajungan, serta peningkatan keterampilan masyarakat dalam membuat pupuk cair berbahan dasar cangkang rajungan. Selain itu pemanfataan pupuk cair organik berbahan dasar limbah cangkang rajungan juga dapat meningkatkan branding kampung nelayan Paciran sebagai kampung yang ramah lingkungan.
Kesadaran Edukasi Sejak Dini dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Di SD Luqman Al-Hakim Kejawan Putih Levani, Yelvi; Romadhon, Nurhidayatullah; Faidah, Salsabila
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 2 (2025): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak  Sistem penerapan hidup bersih dan sehat merupakan bentuk dari perilaku kesadaran sebagai wujud dari pembelajaran agar individu bisa menolong diri sendiri baik pada masalah kesehatan maupun ikut serta dalam mewujudkan masyarakat yang sehat di lingkungannya. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan sebagai ukuran pada penilaian PHBS, yaitu dengan cara membuang sampah pada tempatnya, mencuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun, mengkonsumsi makanan sehat di kantin sekolah dan lain-lain. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mendukung upaya pemerintah dalam program Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Metode pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan meliputi tiga kegiatan, yaitu penyuluhan, diskusi dan evaluasi. Pengabdian masyarakat ini dilakukan di SD Luqman Al-Hakim pada 25 November 2022. Topik penyuluhan dan diskusi antara lain tentang pengertian PHBS, indikator PHBS pada sekolah dan memperagakan cuci tangan dengan benar. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa adanya peningkatan pemahaman dan pengetahuan responden setelah diberikan penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Dengan demikian diharapkan dapat menularkan pengetahuannya pada teman dan keluarga sehingga penerapan PHBS di sekolah bisa meningkat. Kata Kunci: PHBS, Sekolah, Peserta didik
Pendidikan Kesehatan Untuk ketahanan keluarga dengan Hipertensi di Masa Pandemi Covid-19 di Kelurahan Kalijudan Kota Surabaya Firman, Firman; Choliq, Idham; Rahman, Islam Syarifur; romadhon, Nurhidayatullah
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8067

Abstract

AbstrakResiliensi keluarga merupakan kemampuan keluarga dan proses dalam kehidupan keluarga untukbertahan atau bangkit, dari hal yang membuat terpuruk atau situasi sulit. Resiliensi keluarga dipandangsebagai sebuah proses yang dijalani di sepanjang kehidupan keluarga dimana kemapuan ini perlu dimilikioleh setiap keluarga terutama dengan penyakit hipertensi, agar mampu menghadapi situasi Covid-19 sepertisekarang ini. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah menggunakan metode pendidikan tentangmembangun ketahanan keluarga dengan hipertensi di masa pandemic covid-19. Kegiatan ini dilaksanakanpada masyarakat di kelurahan Kalijudan Kota Surabaya. Upaya yang bisa dilakukan untuk membangunketahanan keluarga sekaligus mencegah terjadinya hipertesnis yaitu: berfikir positif, rajin beribadah atauaktivitas spiritual lainnya, kemudian olahraga secara teratur dan menghindari makanan yang banyakmengandung garam dan kolestrol. Luaran yang diharapkan melalui program ini adalah modul tntangstrategi membangun ketahanan keluarga (family reciliency) pada warga kelurahan Kalijudan denganhipertensi di Kota Surabaya.Kata Kunci: Covid-19, Ketahanan Keluarga, Resiliensi