Claim Missing Document
Check
Articles

Strategic-Operational Synergy: A Systematic Review of POAC–PDCA Integration for Enhancing Organizational Agility Selvi, Evi; Supriyadi, Didit; Fadili, Dadan Ahmad; Rahma, Madjidainun; Chaerudin, Chaerudin
The Es Economics and Entrepreneurship Vol. 4 No. 02 (2025): The Es Economics And Entrepreneurship (ESEE)
Publisher : Eastasouth Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/esee.v4i02.752

Abstract

In an era of business transformation marked by extreme volatility and the uncertainty of the strategic environment, modern organizations face ongoing pressure to achieve operational excellence while maintaining adaptive flexibility. The complexity of contemporary challenges demands the integration of managerial approaches that emphasize procedural efficiency and strategic responsiveness through the synergy of Planning, Organizing, Actuating, Controlling (POAC) and Plan-Do-Check-Act (PDCA). This study aims to systematically analyze POAC-PDCA integration to improve organizational agility, strategic effectiveness, and sustainable adaptability in a dynamic business environment. The research method used Systematic Literature Review (SLR) with the PRISMA protocol, analyzing 12 high-quality Scopus journals for the period 2019-2024 from five main academic databases. The results showed that the POAC-PDCA integration was able to increase time responsiveness by up to 70%, operational flexibility through a 53% reduction in setup time, and measurable strategic adaptability across the health, manufacturing, port, and waste management sectors. The conceptual model developed positions POAC as the structural foundation that strengthens the PDCA cycle as a sustainable diagnostic-corrective mechanism. The study's conclusions affirm that successful integration is achieved through vertical alignment, horizontal integration, systematic feedback loops, and a culture of continuous improvement, requiring technological support and organizational mindset transformation to achieve the optimal balance between operational stability and strategic flexibility.
Evaluation of The Financial Performance of The People's Credit Bank Owned By The West Java Provincial Government In 2020-2022 Didit Supriyadi; Muhammad Irfan Dipradja; Evi Selvi
Dinasti International Journal of Education Management And Social Science Vol. 6 No. 5 (2025): Dinasti International Journal of Education Management and Social Science (June
Publisher : Dinasti Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/dijemss.v6i5.4565

Abstract

The West Java Provincial Government in improving the regional economy has formed Regionally Owned Enterprises (BUMD). One of them is the People's Credit Bank (BPR). As civil servants who have the task and function to foster BUMD, it is supposed to evaluate BPR owned by the Regional Government of West Java Province to measure the performance of BPR and whether BPR contributes to regional revenue. The purpose of writing this paper is to analyze BPR's financial statements over the past three years and see the development of the company's performance and its benefits to shareholders, in this case the West Java Provincial Government in the form of dividends. In conducting evaluation, horizontal analysis is used to describe trends or movements of important posts in the financial statements and uses vertical analysis to see the proportion of the headings of the financial statements.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Motivasi Mahasiswa untuk Mengikuti Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka Veroni Palkar; Evi Selvi
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 3 No. 6: Oktober 2024
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v3i6.5691

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi mahasiswa dalam mengikuti Program Magang Bersertifikat Kampus Merdeka (MBKM). Studi ini melibatkan 338 responden dengan menggunakan metode analisis deskriptif dan analisis faktor. Berdasarkan hasil analisis deskriptif rentang skala, seluruh instrumen yang terdiri dari 45 indikator menunjukkan skor rata-rata pada kategori "sangat setuju." Faktor yang memiliki nilai tertinggi adalah jaringan sosial, sedangkan nilai terendah adalah motivasi. Melalui analisis faktor, ditemukan bahwa berbagai faktor seperti keterampilan kerja, kompetensi diri, tantangan pekerjaan, pengalaman kerja, kinerja, jaringan sosial, dan penghasilan tambahan berpengaruh terhadap motivasi mahasiswa. Analisis lebih lanjut menghasilkan 15 faktor utama yang terbentuk, yaitu upah sesuai dengan kemampuan, pengalaman praktis, ketelitian dalam menyelesaikan pekerjaan, pemanfaatan waktu kerja, pertemanan dengan rekan kerja, perhatian dari pemimpin, keterlibatan dalam aktivitas sosial, peningkatan hasil kerja, perasaan menyenangkan terhadap rekan kerja, kemampuan menggunakan sarana pendukung, kemampuan menyelesaikan tugas, kemampuan melakukan pekerjaan, interaksi dengan rekan kerja, kerja sama, dan usaha mencapai target pekerjaan. Faktor yang paling dominan adalah upah sesuai dengan kemampuan, dengan nilai total variance explained sebesar 13,851%, menunjukkan kontribusi yang paling signifikan dalam mempengaruhi motivasi mahasiswa untuk mengikuti program MBKM.
PEMBINAAN USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DINAS KOPERASI DAN USAHA KECIL MENEGAH (UKM) KOTA TERNATE Dewi Untari; Evi Selvi; Nusdi Buamona; Muhammad Irsad Raspati; Febi Kurniawan
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 No. 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v6i1.41928

Abstract

Usaha Kecil Menengah (UKM) memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian Kota Ternate, baik dalam menciptakan lapangan pekerjaan maupun mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, banyak pelaku UKM di Kota Ternate menghadapi berbagai tantangan, seperti keterbatasan modal, kurangnya keterampilan manajerial, dan kesulitan dalam pemasaran produk. Dalam menghadapi masalah ini, Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate telah mengembangkan strategi pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan daya saing dan keberlanjutan UKM di daerah tersebut. Strategi ini mencakup program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan wirausaha, akses pembiayaan yang lebih mudah, penguatan jaringan pemasaran, serta pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan jangkauan pasar. Selain itu, pendekatan berbasis klaster dan pendampingan berkelanjutan juga diterapkan untuk memperkuat kolaborasi antar pelaku UKM. Melalui implementasi strategi pembinaan yang efektif, diharapkan pelaku UKM di Kota Ternate dapat mengatasi hambatan yang ada, meningkatkan kapasitas usaha, dan berperan lebih besar dalam perekonomian lokal. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas strategi pembinaan yang diterapkan oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Ternate dalam mendukung perkembangan UKM dan memberikan rekomendasi untuk perbaikan lebih lanjut.
Pengaruh Literasi Digital terhadap Perilaku Kerja Inovatif Perangkat Desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi Ipan Ipan; Evi Selvi
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i2.12025

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengaruh literasi digital terhadap perilaku kerja inovatif perangkat desa di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan verifikatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dengan jumlah responden sebanyak 104 perangkat desa yang terdiri dari sekretaris desa, kepala urusan, kepala seksi, dan kepala dusun pada 12 desa di Kecamatan Pebayuran. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, analisis regresi linear sederhana, uji t, dan koefisien determinasi dengan bantuan aplikasi SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku kerja inovatif perangkat desa di Kecamatan Pebayuran. Hal tersebut olxtogel dibuktikan oleh nilai koefisien regresi sebesar 0,415 dengan nilai signifikansi < 0,001. Selain itu, hasil koefisien determinasi menunjukkan bahwa literasi digital memberikan kontribusi sebesar 19,4% terhadap perilaku kerja inovatif, sedangkan sisanya sebesar 80,6% dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, semakin tinggi tingkat literasi digital perangkat desa, maka semakin tinggi pula perilaku kerja inovatif yang ditunjukkan dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Kata Kunci: Literasi Digital, Perilaku Kerja Inovatif, Perangkat Desa..
Pengaruh Stres Kerja Terhadap Kinerja Karyawan pada Generasi Z di Kabupaten Wonogiri Joko Purnomo; Evi Selvi; Endang Taufiqurahman
SEIKO : Journal of Management & Business Vol 9, No 2 (2026)
Publisher : Program Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/sejaman.v9i2.11725

Abstract

Penelitian ini bertujuan wede168 untuk menganalisis pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan pada Generasi Z di Kabupaten Wonogiri. Penelitian ini didasarkan pada meningkatnya dominasi Generasi Z dalam dunia kerja serta tingginya potensi stres kerja yang dialami akibat tekanan pekerjaan dan kondisi sosial ekonomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian sebanyak 400 responden yang merupakan karyawan Generasi Z di Kabupaten Wonogiri, yang diperoleh melalui teknik probability sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dengan nilai koefisien jalur sebesar 0,274, nilai T-statistic sebesar 2,272, dan P-values sebesar 0,023. Temuan ini mengindikasikan bahwa stres kerja pada tingkat tertentu dapat memberikan dampak positif terhadap kinerja karyawan, meskipun pengaruhnya relatif lemah hingga sedang. Hal ini menunjukkan bahwa stres kerja dapat berperan sebagai motivator apabila dikelola dengan baik. Namun demikian, stres kerja bukan merupakan faktor utama yang memengaruhi kinerja karyawan. Kata Kunci: Stres Kerja, Kinerja Karyawan, Generasi Z
The Influence of Motivation, Training, and Self-Efficacy on Employee Performance through Employee Engagement: Library Research Dewi Untari; Dewi Endah Fajariana; Evi Selvi; Agnia Nurul Huda; Supardi Supardi
Annals of Human Resource Management Research Vol. 6 No. 1 (2026): March
Publisher : Goodwood Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/ahrmr.v6i1.3626

Abstract

Purpose: This study aims to analyze the influence of Motivation, Training, and Self-Efficacy on Employee Performance through Employee Engagement in the entrepreneurial sector in Indonesia. Using a literature review approach, this study synthesizes the findings from various relevant, internationally indexed academic articles. Research Methodology: This study used a descriptive qualitative research method with a literature review approach. Data were collected from reputable, internationally indexed articles obtained from Scopus, Web of Science, Emerald, Springer, and Google Scholar databases. The selected literature was analyzed using reduction techniques, data presentation in matrix form, and comparative synthesis to identify patterns, similarities, and differences between studies. Results: The results of the study indicate that motivation, training, and self-efficacy have a positive and significant effect on employee performance, both directly and indirectly through employee engagement. Limitations: The limitations of this study lie in its literature review-based nature; therefore, generalization of the results still requires support from empirical research with primary data. Conclusions: This study synthesizes existing scholarly evidence on the relationships among motivation, training, self-efficacy, employee engagement, and employee performance within Indonesia’s entrepreneurial sector. Several theoretically and practically significant conclusions can be drawn from a systematic literature review of internationally indexed academic sources. Contributions: This study contributes by providing an integrative conceptual framework regarding the role of motivation, training, and self-efficacy on employee performance with employee commitment as a mediator.
Kesiapan Aparat Desa dalam Implementasi Aplikasi Desa Digital (e-Desa) di Desa Bolang, Tirtajaya, Kabupaten Karawang Neneng Sofiyanti; Evi Selvi
Jurnal Pengabdian West Science Vol 5 No 06 (2026): Jurnal Pengabdian West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jpws.v5i06.3576

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan aparatur desa dalam mengimplementasikan aplikasi Digital Village (e-Desa) di Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, Kabupaten Karawang, dengan pendekatan community-based research. Metode yang digunakan adalah kualitatif melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan aparatur desa dan masyarakat, dengan fokus pada kesiapan sumber daya manusia, infrastruktur, kelembagaan, serta partisipasi masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aparatur desa memiliki sikap positif terhadap penerapan e-Desa, namun tingkat kesiapan masih berada pada tahap awal, dengan kendala utama berupa keterbatasan literasi digital, pelatihan yang belum optimal, serta infrastruktur yang belum stabil. Selain itu, dukungan kelembagaan dan partisipasi masyarakat juga belum merata. Penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi e-Desa masih berada pada tahap transisi, sehingga diperlukan peningkatan kapasitas aparatur, penguatan infrastruktur, serta edukasi masyarakat untuk mendukung digitalisasi desa yang lebih efektif dan berkelanjutan.
Pengaruh Self Efficacy, Lingkungan Kerja, dan Motivasi Terhadap Kinerja Karyawan (Studi Kasus JNE Karang Satria Station) Michael Eden Pohan; Evi Selvi
Bisnis-Net Vol 9, No 1: MEI 2026
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/bn.v9i1.7340

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh efikasi diri, lingkungan kerja, dan motivasi terhadap kinerja karyawan di JNE Karang Satria Station. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan teknik simple random sampling untuk memilih 75 responden. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, variabel motivasi tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Sebaliknya, lingkungan kerja berpengaruh positif sebesar 61%, dan self efficacy memberikan pengaruh positif sebesar 47,9% terhadap kinerja. Secara simultan, ketiga variabel tersebut berkontribusi sebesar 57,3% terhadap kinerja karyawan, sedangkan sisanya 42,7% dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak dijelaskan dalam penelitian ini. Penelitian ini menyarankan agar perusahaan lebih memperhatikan cara karyawan menjalankan pekerjaannya, baik melalui pendekatan langsung maupun tidak langsung. Selain itu, perusahaan harus memperbarui peralatan dan ruang kerja yang sudah kurang optimal untuk meningkatkan produktivitas pekerja. Terakhir, pemberian apresiasi atau penghargaan kepada karyawan yang berprestasi juga penting dilakukan sebagai bentuk motivasi dan pengakuan atas kontribusi mereka.