Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Buku Teks Pembelajaran Biologi SMA Kelas XI Kurikulum 2013 Berdasarkan Literasi Ilmiah Di Kecamatan Barumun Kabupaten Padang Lawas Erlinda Marito Pulungan; Kartika Manalu; Ummi Nur Afinni Dwi Jayanti
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 4 No 1 (2023): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v4i1.118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat literasi ilmiah buku teks pelajaran Biologi SMA kelas XI berdasarkan tema literasi ilmiah dan secara khusus penelitian ini tekanan pada dimensi literasi ilmiah.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode (content analysis). setiap bab pada buku teks biologi. Analisis data dilakukan dengan metode dokumentasi Hasil penelitian pada kedua buku menunjukkan bahwa literasi sains sebagai jalan investigasi menjadi dimensi yang paling dominan muncul pada buku I sebesar 62,5% sedangkan pada buku II sebesar 60%. Dimensi sains sebagai batang tubuh proporsinya lebih banyak pada buku I yaitu sebesar 60%. Sedangkan pada buku II 50%.Sedikit sekali bagian yang menekan dimensi sains sebagai jalan berpikir dengan proporsi rata-rata pada buku I sebesar 40%, sedangkan pada buku II sebesar 32.5% . Dimensi sains dan interaksinya dengan teknologi dan masyarakat muncul paling sedikit dan kurang ditekankan pada kedua buku dengan jumlah rata-rata sebesar 25%. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingakat literasi ilmiah buku teks pelajaran biologi SMA kelas XI yang digunakan di Kecamatan Barumun cukup baik sesuai dengan penilaian penilaian
Isolasi dan Identifikasi Bakteri Brucella sp. pada Darah Kambing di Desa Air Joman Kecamatan Air Joman Kabupaten Asahan Sabariah Sinaga; Kartika Manalu; Rizki Amelia Nasution
Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi Vol 5 No 3 (2024): Spizaetus: Jurnal Biologi dan Pendidikan Biologi
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Nusa Nipa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55241/spibio.v5i3.464

Abstract

Brucellosis adalah penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Brucella sp., yang dapat menginfeksi berbagai jenis hewan ternak dan manusia. Penyakit ini sering kali menimbulkan masalah serius dalam peternakan dan kesehatan masyarakat karena kemampuannya untuk menyebar melalui kontak dengan hewan yang terinfeksi atau produk-produk hewani yang terkontaminasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengisolasi dan mengidentifikasi bakteri Brucella sp. yang menjadi penyebab Brucellosis pada kambing. Metode yang digunakan mencakup isolasi bakteri menggunakan media TSA (Tryptic Soy Agar) dan uji RBT (Rose Bengal Test), serta analisis data penelitian dilakukan secara kualitatif. Hasil dari isolasi bakteri menunjukkan bahwa dua sampel dari jumlah total sampel darah kambing yang diperiksa menunjukkan hasil positif terhadap bakteri Brucella sp. dengan kode isolat KB1 dan SdJ2 dengan media TSA. Identifikasi dilakukan berdasarkan pertumbuhan koloni yang khas pada media kultur, serta analisis pewarnaan gram yang mengungkapkan karakteristik mikroorganisme di bawah mikroskop. Namun, hasil uji RBT menunjukkan hasil yang kurang memuaskan dalam mendeteksi Brucella sp., dengan tidak adanya penggumpalan dan ketidakkonsistenan warna ungu kemerahan pada serum. Perbedaan ini menyoroti tantangan dalam menggunakan metode tes tunggal untuk diagnosis yang akurat, karena adanya kemungkinan hasil negatif palsu atau rendahnya sensitivitas tes. Oleh karena itu, untuk memastikan diagnosis yang lebih akurat dan dapat diandalkan, disarankan untuk menggunakan lebih dari satu prosedur tes lanjutan, seperti ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay) dan PCR (Polymerase Chain Reaction). Kombinasi metode ini dapat meningkatkan kepekaan dan spesifisitas diagnosa Brucellosis pada hewan ternak.
Pengaruh Model Project Based Learning (PjBL) Bermuatan SDGs Terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Siswa Pada Materi Perubahan Iklim Dicky Armanda; Kartika Manalu
Cetta: Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 9 No 4 (2026): Article in Press
Publisher : Jayapangus Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37329/cetta.v9i4.5578

Abstract

This study aims to determine the effect of the Project Based Learning (PjBL) model containing Sustainable Development Goals (SDGs) on students' problem-solving abilities in climate change material. The main problem of this study is the low ability of students to plan and evaluate solutions to environmental problems, due to the dominance of conventional approaches in the classroom. The method used is a quasi-experimental with Pretest-Postest Control Group Design for class X students of MAN 2 Deli Serdang. Data on problem-solving abilities were collected through essay tests based on Polya indicators and analyzed using the One-Way Anova test. The results showed that there was a significant difference between the experimental class and the control class (F count 108.280; Sig. <0.001). Students in the experimental class who implemented PjBL containing SDGs achieved significantly higher achievements in all problem-solving indicators than the control class, especially in the stages of planning solutions, implementing plans, and reviewing results. This proves that the SDGs-based PjBL model does not only function as a method variation, but is a transformative pedagogical intervention that effectively bridges the gap between academic theory and students' practical skills in synthesizing climate change mitigation solutions in a concrete and logical manner.