Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Journal of Innovative and Creativity

Representasi Kekerasan Dalam Film Rumah Untuk Alie: Analisis Semiotika Barthes Julian Mega Berliana; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4101

Abstract

This research aims to analyze the representation of violence in the film Home for Alie using Roland Barthes' semiotic theory. The method used is a qualitative approach with semiotic analysis which focuses on three levels of meaning, namely denotation, connotation and myth. The research results show that the film represents various forms of violence, both physical, verbal and psychological, through visual and verbal signs. Violence is not only presented as a visible event, but also contains ideological meaning that reflects power relations, patriarchal structures and social construction within the family. These findings confirm that film as mass media has an important role in shaping public perceptions, reproducing cultural values, and increasing critical awareness of the issue of domestic violence. Thus, Rumah untuk Alie not only functions as entertainment, but also as a reflective and educational medium in voicing social issues
Representasi Pesan Moral dalam Film Bila Esok Ibu Tiada Iva Nurtiana Rahayu; Intan Leliana; Laurensia Retno Hariatiningsih
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4736

Abstract

Film merupakan media komunikasi massa yang kuat dan mampu merepresentasikan nilai serta pesan moral kepada masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana representasi pesan moral seorang ibu ditampilkan dalam film drama keluarga "Bila Esok Ibu Tiada" (2024). Studi ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan metode analisis semiotika Roland Barthes melalui pendekatan penelitian kualitatif. Data-data penelitian ini bersumber dari data primer berupa observasi dan data sekunder berupa dokumentasi, Analisis difokuskan pada tiga tingkatan makna—denotasi, konotasi, dan mitos—yang diterapkan pada adegan-adegan yang menampilkan tokoh utama, Rahmi, untuk membedah tanda-tanda visual dan dialog yang ada.Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat denotasi, film secara harfiah menggambarkan potret seorang ibu bernama Rahmi yang menghadapi kesepian dan kondisi kesehatan yang menurun di tengah kesibukan anak-anaknya. Pada tingkat konotasi, adegan-adegan tersebut menyiratkan makna yang lebih dalam tentang kasih sayang ibu yang tulus tanpa batas, ketegaran, keikhlasan dalam menghadapi takdir, serta penyesalan anak-anak yang menyadari nilai kehadiran seorang ibu setelah kehilangannya. Pada tingkat mitos, film ini memperkuat dan melanggengkan gagasan budaya dominan mengenai sosok ibu, terutama mitos "Ibu sebagai sosok yang rela berkorban tanpa pamrih dan menyembunyikan penderitaannya demi kebahagiaan anak-anaknya.