Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EVALUASI PROGRAM ELIMINASI KUSTA PADA PENDERITA KUSTA DI PESISIR WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAMILOUW KABUPATEN MALUKU TENGAH Soulissa, Fathmy Fitriany; Sinay, Herlien; Dolang, Mariene Wiwin
Molucca Medica Vol 17 No 2 (2024): VOLUME 17, NOMOR 2, OKTOBER 2024
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2024.v17.i2.131

Abstract

Leprosy is an infectious disease caused by Mycobacterium leprae, this disease can cause complex problems, not only in terms of medical such as physical disabilities but also to social, economic, cultural, security and national resilience problems. The development of negative stigma among the community about Leprosy Disease results in Leprosy Sufferers having to be able to face various complex problems to survive even though it has an impact on decreasing the quality of life and self-knowledge. Issues related to leprosy cases and the negative stigma received by leprosy sufferers, increasing and self-knowledge about leprosy are the keys that play an important role in the leprosy elimination program in sufferers so that an evaluation of the implementation of the leprosy elimination program is needed on the coast of Tamilouw village. This study is an observational qualitative study with a descriptive approach. The population in this study were all leprosy sufferers who lived in the work area of ​​the Tamilouw Health Center. The study was conducted in the work area of ​​the Tamilouw Health Center which organized the Elimination Program to reduce the number of leprosy sufferers. The informants in this study were 6 people. The results of the study showed that from the input aspect, namely the program can run well despite the limitations of human resources, funds and facilities, the process in implementing the program is in accordance with the SOP that has been determined by the Health Office, the output of monitoring and evaluation of program implementation has run well with reporting carried out once every three months. It is expected that the relevant Health Office will maximize funds for the implementation of the leprosy program so that input and processes that are not yet optimal can be overcome effectively and efficiently.
HUBUNGAN PERILAKU DENGAN PENERAPAN PERSONAL HYGIENE PENJAMAH MAKANAN PADA KEDAI DI NEGERI RUMAH TIGA DUSUN WAILELA PANTAI Wally, Kumala; Dolang, Mariene Wiwin; Sely, Moh. Dahlan; Ibrahim, Ilyas; Sinay, Herlien
Molucca Medica Vol 18 No 1 (2025): VOLUME 18, NOMOR 1, APRIL 2025
Publisher : Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/molmed.2025.v18.i1.47

Abstract

Latar belakang : Penjamah makanan atau (Food handler) adalah seseorang yang melakukan kontak secara langsung terhadap makanan dan juga peralatan yang digunakan utuk mengolah dan menyajikannya. Menurut WHO makanan merupakan merupakan kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh manusia setiap saat dan di manapun serta memerlukan pengelolaan yang baik dan benar agar makanan yang dikonsumsi dapat bermanfaat bagi tubuh. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan perilaku dengan penerapan personal hygiene penjamah makanan pada Kedai di Negeri Dusun Wailela Pantai 2024. Metode Jenis penelitian ini menggunakan rancangan observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional desain. Teknik pengambilan sampel dengan cara simple random sampling. Analisa data dengan menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian berdasarkan uji statistic chi-square didapatkan nilai signifikan p value = 0,000, berarti ada hubungan yang signifikan pengetahuan, sikap dan tindakan dengan perilaku penerapan personal hygiene penjamah makanan pada kedai di Negeri Rumah Tiga Dusun Wailela Pantai Tahun2024. Kesimpulan Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan perilaku penerapan personal hygiene penjamah makanan pada kedai di Negeri Rumah Tiga Dusun Wailela Pantai Tahun 2024 dengan nilai p value = 0,000. Diharapkan kepada penyedia dan penanggung jawab agar dapat lebih meningkatkan personal hygiene pada penjamah makan pada Kedai di Negeri Rumah Tiga.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Tentang Higiene Menstruasi Terhadap Pengetahuan Remaja Putri Dolang, Mariene Wiwin; Kiriwenno, Erlin
Biosel Biology Science and Education Vol. 9 No. 1 (2020): BIOSEL (Biology Science and Education: Jurnal Penelitian Sains dan Pendidikan)
Publisher : INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI AMBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.092 KB) | DOI: 10.33477/bs.v9i1.1327

Abstract

This study discusses the importance of health education about menstrual hygiene to the knowledge of young women. This research is a Pre Experiment research by designing One Group Pratt Posttest. The sample in this study were 35 male students of SMP Negeri 1 masohi who had menstruated. Data processing and analysis is done by computerization and presented in the form of frequency distribution and cross tabulation by using the Indepentent T Test if the data is normally distributed and if the data is not normally distributed the Wilcoxon test is used with a significance level of p
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Tukiman, Suryanti; Ely, Dani; Sinay, Herlien; Dolang, Mariene Wiwin; Tunny, Rahma; Lihi, Maryam
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 10 (2025): Volume 7 Nomor 10 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i10.20324

Abstract

ABSTRACT Hypertension is a public health problem with a prevalence that has remained high in the last 20 years. Hypertension is one of the factors causing non-communicable diseases that can have negative impacts on the social, economic and psychological aspects of individuals. Various efforts have been made to reduce the prevalence of hypertension, both as world targets and targets in Indonesia. The purpose of this study was to determine the Factors Related to the Incidence of Hypertension in the Luhu Village Community, Huamual District. The research method used in this study is descriptive analysis with a Cross Sectional approach. Conducted on June 24 - July 24, 2024 in RW 008 Papora, Luhu Village, Huamual District. Sampling using a simple random sampling technique with 175 respondents. The data obtained were analyzed univariately and bivariately using the chi square test. The results of this study are that there is a significant relationship between gender and the incidence of hypertension (p-value 0.040), there is a significant relationship between family history and the incidence of hypertension (p-value 0.000), and there is a significant relationship between the level of knowledge and the incidence of hypertension (p-value 0.000). Based on the results of the study, it shows that there is a relationship between gender, family history, level of knowledge and the incidence of hypertension in the community of Luhu Village, Huamual District Keywords: Hypertension, Gender, Family History, Level of Knowledge  ABSTRAK Hipertensi merupakan masalah kesehatan masyarakat dengan prevalensi yang tetap tinggi dalam 20 tahun terakhir. Hipertensi merupakan salah satu faktor terjadinya penyakit tidak menular yang dapat berdampak negatif dari aspek sosial, ekonomi serta psikologis individu. Berbagai upaya telah dilakukan untuk menurunkan prevalensi hipertensi baik yang merupakan target dunia maupun target di Indonesia. Tujuan penelitian untuk mengetahui Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Hipertensi Pada Masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual. Metode penelitian yang di gunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dengan pendekatan Cross Sectional.Dilakukan pada tanggal 24 Juni – 24 Juli 2024 di Rw 008 Papora Desa Luhu Kecamatan Huamual.pengambilan sampel menggunakan teknik simple random sampling dengan responden sebanyak 175 responden. Data yang diperoleh dianalisis secar univariat dan bivariat menggunakan uji chi square. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang signifikan antara jenis kelamin dengan kejadian hipertensi (p-value 0,040), terdapat hubungan yang signifikan antara riwayat keluarga dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000), dan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan dengan kejadan hipertensi (p-value 0,000). Bedasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa ada hubungan jenis kelamin, riwayat keluarga, tingkat pengetahuan dengan kejadian hipertensi pada masyarakat Desa Luhu Kecamatan Huamual Kata Kunci: Hipertensi, Jenis Kelamin, Riwayat Keluarga, Tingkat Pengetahuan
Hubungan Konsumsi Ikan dengan Kejadian Stunting: The Relationship between Fish Consumption and Stunting Andi Yaumil Bay R Thaifur; Zhanaz Tasya; Mariene W Dolang
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 6 No. 12: DESEMBER 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (131.412 KB) | DOI: 10.56338/jks.v2i1.985

Abstract

Stunting merupakan salah satu permasalahan gizi di dunia, khususnya pada anak balita stunting menjadi salah satu faktor yang dapat menghambat pertumbuhan. Penelitian ini termasuk dalam ruang lingkup ilmu kesehatan anak dengan desain analitik observasional cross sectional study yang dilakukan di Desa Bangun, Kecamatan Sampolawa, Kabupaten Buton Selatan. Penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan bermakna antara stunting dan frekuensi konsumsi ikan dengan nilai (p=0,015). Dan tidak ada hubungan yang bermakna antara stunting dan jenis ikan dengan nilai (p=0,302)
STRATEGI PENURUNAN ANGKA STUNTING: EDUKASI DAN PENGOLAHAN PANGAN LOKAL UBI UNGU SEBAGAI MENU CEMILAN GIZI SEIMBANG MENCEGAH ANEMIA Thaifur, Andi Yaumil Bay R; Jumadi, Jumadi; Azis, Waode Azfari; Fitriani, Fitriani; Subhan, Muh; Amiruddin , Eky Endriana; Urufia, Wa Ode Nadziyran; Dolang, Mariene Wiwin
Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Kepulauan Lahan Kering Vol. 6 No. 1 (2025): Volume 6 Nomor 1 Edisi April 2025
Publisher : Pergizi Pangan DPD NTT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51556/jpkmkelaker.v6i1.398

Abstract

Anemia merupakan gangguan gizi disebabkan oleh kekurangan zat besi terutama pada remaja putri yang kurang beruntung. Berdasarkan pedoman World Health Organization (WHO), remaja dikatakan mengalami anemia bila kadar hemoglobinnya kurang dari 12 mg/dl. Prevalensi anemia di Indonesia pada remaja putri usia 18-24 tahun berkisar 27.2%. Hal ini dapat disebabkan adanya peningkatan kebutuhan zat besi, penurunan asupan zat besi, pertumbuhan fisik yang cepat, kehilangan menstruasi, dan permintaan zat besi yang tinggi untuk pembentukan hemoglobin (Hb). pemenuhan zat besi dapat diperoleh dari konsumsi pangan lokal Indonesia salah satunya adalah ubi jalar ungu (Ipomoea batatas L. Poir). Tujuan pengabdian ini adalah memperkenalkan ubi ungu sebagai bahan pangan kaya nutrisi yang dapat diolah menjadi produk inovatif, seperti bolu, untuk meningkatkan asupan gizi dan meningkatkan kesadaran masyarakat serta memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya asupan gizi, khususnya zat besi, dalam pencegahan anemia. Metode pengabdian ini dilakukan dengan memberikan pre-test dan post-test, melakukan penyuluhan dan pelatihan pembuatan bolu ubi ungu, membagikan leaflet serta memberikan  bolu ubi  ungu sebagai intervensi  fisiknya. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank yang menunjukkan nilai Prob > |z| = 0,0000 < 0,05 sehingga terdapat pengaruh penyuluhan dan demo masak terhadap pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Hal ini menunjukkan pula terdapat peningkatan pengetahuan responden sebelum dan sesudah penyuluhan dan demo masak. Bolu ubi ungu berbahan dasar ubi ungu merupakan salah satu inovasi makanan yang dapat menurunkan angka prevalensi anemia.
PENCEGAHAN STUNTING PADA ANAK USIA 6-23 BULAN MELALUI PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI BERBASIS INOVASI PANGAN LOKAL Mariene Wiwin Dolang; Rahma Tunny; Stenly J. Ferdinandus; Herlien Sinay
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 6 (2025): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i6.35469

Abstract

Abstrak: Stunting merupakan suatu kondisi dimana anak mengalami gangguan pertumbuhan. Stunting memerlukan perhatian yang lebih besar, dikarenakan dapat menghambat pertumbuhan fisik dan kognitif mereka jika tidak ditangani dengan hati-hati. Salah satu cara untuk mengatasi masalah stunting adalah dengan mengonsumsi hotong. Tanaman hotong atau yang dikenal dengan Hotong Buru (Setaria italica (L)) merupakan tanaman jenis alang-alang yang tumbuh subur di Pulau Buru, Provinsi Maluku. Tujuan dilaksanakannya Pengabdian Kepada Masyarakat adalah untuk meningkatkan pemahaman kader terkait stunting dan memberikan pelatihan pembuatan biskuit berbahan dasar hotong untuk mencegah stunting. Mitra dalam kegiatan ini adalah kader posyandu negeri lima sebanyak 26 peserta. Pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan memberikan sosialisasi dalam bentuk penyuluhan dan memberikan pelatihan secara langsung terkait cara membuat biskuit berbahan dasar hotong. Hasil pengabdian diketahui metode edukasi yang diberikan berhasil meningkatkan pemahaman responden dari rata-rata skor pengetahuan 49 menjadi 84 berdasarkan hasil kuesioner pre-test dan post-test. Evalusi dilakukan dengan melihat produk biskuit berbahan dasar hotong dan iklan online yang telah dibuat.Abstract: Stunting is a condition in which children experience growth disorders. Stunting requires greater attention because it can hinder their physical and cognitive growth if not handled carefully. One way to address stunting is by consuming hotong. The hotong plant, also known as Hotong Buru (Setaria italica (L)), is a type of reed that grows abundantly on Buru Island, Maluku Province. The purpose of this Community Service Program is to increase cadres' understanding of stunting and provide training in making hotong-based biscuits to prevent stunting. The partners in this activity were 26 Posyandu Negeri Lima cadres. The activity was carried out by providing outreach in the form of counseling and providing direct training on how to make hotong-based biscuits. The results of the community service program showed that the educational method successfully increased respondents' understanding from an average knowledge score of 49 to 84 based on the results of the pre-test and post-test questionnaires. Evaluation was conducted by examining hotong-based biscuit products and online advertisements that had been created.
Perception Of Pregnant Mothers And Willingness To Vaccinate Against Covid-19 Mariene Wiwin Dolang
International Journal Of Health Science Vol. 2 No. 3 (2022): November: International Journal of Health
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/ijhs.v2i3.416

Abstract

Pregnant women are a group that is vulnerable to Covid-19 due to physiological changes that result in changes in response to Covid-19 infection. Pregnant women with Covid-19 are at risk for preeclampsia, stillbirth, premature birth, and maternal death. The magnitude of the impact, it is necessary to have a Covid-19 vaccine to reduce the incidence and reduce the severity caused by Covid-19, especially in pregnant women. This study aims to determine the relationship between knowledge, perception, and disease history with the willingness of pregnant women to take the Covid-19 vaccine. This research is a descriptive analytic with a cross sectional study design. The population is all pregnant women in the second and third trimesters who are in the Work Area of ​​the Tomalehu Health Center, West Seram Regency, as many as 41 respondents. The sample is pregnant women in the second and third trimesters who are in the Working Area of ​​the Tomalehu Health Center as many as 37 respondents with purposive sampling. Processing and analysis using Chi Square test. The results showed that there was a relationship between perception (p = 0.000) and the willingness of pregnant women to vaccinate against Covid-19. Researchers suggest that health workers and the government should increase the socialization of giving vaccinations to pregnant women. vaccination coverage can be increased
Pemberian Makanan Tambahan Berbahan Dasar Pangan Lokal Sebagai Inovasi Untuk Meningkatkan Tumbuh Kembang Balita Stunting di Desa Kairatu Kabupaten Seram Bagian Barat Rahma Tunny; Ernawati Hatuwe; Fitria Umagapi; Mariene Wiwin Dolang; Suryanti Tukiman
Jurnal Ners Vol. 9 No. 4 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i4.50685

Abstract

Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis. Stunting yang terjadi pada balita perlu mendapat perhatian khusus karena dapat menghambat perkembangan fisik dan mental anak, seperti meningkatnya angka kesakitan dan kematian, tumbuh kembang anak yang buruk, meningkatnya risiko penyakit infeksi dan penyakit tidak menular di masa dewasa, serta menurunnya produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk melihat pertumbuhan dan perkembangan anak stunting setelah diberikan nugget ikan tahu kelor, dimana makanan yang diberikan merupakan makanan yang sudah mengandung protein, vitamin, dan mineral yang tinggi. Jenis penelitian yang digunakan adalah Pra Eksperimen dengan rancangan One Group Pratest Posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah balita stunting usia 24-59 bulan yang berada di Desa Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat, Provinsi Maluku sebanyak 30 balita. Analisa data menggunakan aplikasi SPSS versi 23 menggunakan uji paired sampel T test. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa adanya perbedaan rat-rata berat badan balita sebesar 1,22 kg dan tinggi badan sebesar 0,95 cm setelah diberikan PMT, dimana terjadi perubahan berat badan dan tinggi badan antara sebelum dan sesudah pemberian PMT dengan p-value 0,000 yang artinya ada perubahan berat badan dan tinggi badan balita setalah mendapatkan PMT. Pemberian PMT Modifikasi berbasis kearifan lokal dalam hal ini nuget ikan tahu kelor dapat menjadi alternatif program penanggulangan stunting
Faktor Kesediaan Melakukan Vaksinasi Covid-19 Pada Anak di SD Slamet, Utari; Dolang, Mariene Wiwin; Lating, Zulfikar; Tunny, Rahma; Ibrahim, Ilyas
JURNAL KESEHATAN MALUKU HUSADA Vol 1, No 1 (2023): Januari-Juni 2023
Publisher : STIKes Maluku Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33846/jkmh1104

Abstract

Latar Belakang: COVID-19 merupakan penyakit menular yang berkembang secara global sejak akhir tahun 2019 dan pertama kali dilaporkan di Kota Wuhan, Tiongkok. Penyebaran virus ini menimbulkan berbagai permasalahan di hampir seluruh aspek kehidupan manusia, termasuk bidang kesehatan, pendidikan, dan sosial. Salah satu upaya pencegahan yang dilakukan pemerintah adalah pelaksanaan vaksinasi COVID-19 pada anak usia sekolah. Namun, kesediaan orang tua dalam memberikan izin vaksinasi masih dipengaruhi oleh berbagai faktor, terutama persepsi terhadap vaksin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan kesediaan orang tua dalam melakukan vaksinasi COVID-19 pada anak di SD Negeri 2 Kairatu, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat. Metode: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional study dengan jumlah sampel sebanyak 136 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan instrumen berupa kuesioner dan lembar observasi. Analisis data dilakukan secara statistik menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden berusia <35 tahun sebanyak 107 orang (78,9%) dan >35 tahun sebanyak 39 orang (21,3%). Berdasarkan pekerjaan, mayoritas responden adalah ibu rumah tangga sebanyak 108 orang (79,4%), wiraswasta 18 orang (13,2%), dan pegawai negeri sipil 10 orang (7,4%). Karakteristik anak menunjukkan usia >12 tahun sebanyak 113 anak (83,1%) dan <12 tahun sebanyak 23 anak (16,9%). Hasil analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua dengan kesediaan melakukan vaksinasi COVID-19 pada anak dengan nilai p-value = 0,000. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara persepsi orang tua dengan kesediaan melakukan vaksinasi COVID-19 pada anak di SD Negeri 2 Kairatu.