Claim Missing Document
Check
Articles

STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN PEMERINTAH KABUPATEN BATUBARA DALAM MENGEMBANGKAN POTENSI WISATA PULAU PANDANG DAN PULAU SALAH NAMO DI KABUPATEN BATUBARA Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA 2016: Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahun 2016
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1322.95 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini membahas strategi komunikasi pemasaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batubara dalam mengembangkan potensi wisata Pulau Pandang dan Pulau Salah Namo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan studi deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dilakukan dengan wawancara dan metode dokumentasi. Menurut Shimp komunikasi pemasaran adalah salah satu aspek penting dalam keseluruhan misi pemasaran serta penentu suksesnya pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi pemasaran pemerintahan Kabupaten Batubara dengan menggunakan beberapa media komunikasi seperti: brosur, pamplet, pameran dan lain-lain dalam mengembangkan potensi wisata Pulau Pandang dan Pulau Salah Namo di Kabupaten Batubara.Kata kunci: strategi komunikasi pemasaran, pariwisata, kabupaten batubara
ANALISIS ETNOGRAFI KOMUNIKASI DALAM TRADISI MAKKOBAR PADA UPACARA PERKAWINAN ADAT PADANGLAWAS UTARA Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA PROCEEDING PENELITIAN KUALITATIF SEMINAR NASIONAL
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2350.17 KB)

Abstract

AbstrakTujuan penelitian ini menganalisis Situasi Komunikatif, Peristiwa Komunikatif, Tindak Komunikatif pada tradisi makkobar dalam Upacara Perkawinan Adat Padanglawas Utara. Makkobar merupakan proses komunikasi yang mengawali kegiatan adat (horja) subetnis Batak Angkola di Padanglawas Utara. Pada makkobar (sidang adat) melibatkan unsur kekerabatan Dalihan na tolu (Suhut dan Kahanggi, Anak boru, Mora), Raja-raja, Natobang–Natoras, hatobangon, dan Orang Kaya. Metode yang digunakan adalah Etnografi Komunikasi dengan Teori Interaksi Simbolik. Hasil Penelitian Aktivitas komunikasi yang berlangsung pada makkobar meliputi dua situasi komunikatif, yaitu makkobar indahan tukkus panuturi yang berlangsung di dalam ruangan rumah, dan makkobar maralok-alok yang diselenggarakan di luar ruangan Galanggang siriaon (gelanggang sukacita). Peristiwa komunikatif yang terjadi sesuai dengan perbedaan settingnya. Makkobar indahan tukkus panuturi adalah percakapan bersifat tertutup. Makkobar maralok-alok merupakan percakapan bersifat terbuka. Tindak komunikatif umumnya berupa pernyataan, pujian, permohonan, nasehat, perintah, dan doa. Nilai kearifan lokal komunikasi seperti komunikasi efektif, dan membentuk keluarga Sakinah, Mawaddah, Warahmah terkandung dalam makkobar.Kata kunci: makkobar, interaksi, kearifan lokal, etnografi komunikasi
PERAN LITERASI DALAM ERA KOMUNITAS ASEAN Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA No 1 (2015): Dinamika Media Pada Masyarakat Kontemporer Indonesia
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1592.785 KB)

Abstract

Abstrak Indonesia akun menyongsong era baru konteks regional yaitu Komunitas ASEAN (ASEAN Community) pada 2015.
MEDIA ONLINE BAGI PENGEMBANGAN INDUSTRI KREATIF BIDANG KERAJINAN DI KABUPATEN DELI SERDANG SUMATERA UTARA Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA 2016: Prosiding Konferensi Nasional Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Tahun 2016
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1497.322 KB)

Abstract

ABSTRAKDi dalam Rencana Pengembangan Ekonomi Kreatif Indonesia tahun 2025 yang dirumuskan oleh Departemen Perdagangan RI menyebutkan adanya pergeseran perekonomian berbasis sumber daya alam (pertanian) ke perekonomian berbasis sumber daya manusia (industri dan teknologi informasi). Perkembangan industrialisasi menciptakan pola kerja, pola produksi dan pola distribusi yang lebih murah dan efisien. Target tersebut menyebabkan terjadinya pergeseran konsentrasi industri dengan mengoptimalkan sumber daya manusia dan kreativitas. Untuk itu sejak tahun 2011 Pemerintah Indonesia dengan jajaran pemerintahannya di Kabupaten/ Kota menggalakkan perekonomian daerah yang didukung oleh kreativitas melalui industri kreatif. Definisi industri kreatif adalah industri yang berasal dari pemanfaatan kreativitas, ketrampilan serta bakat individu untuk menciptakan kesejahteraan, serta lapangan pekerjaan melalui penciptaan dan pemanfaatan daya kreasi dan daya cipta individu.Adapun permasalahan yang diangkat adalah mempertanyakan tentang; Bagaimana media online menjadi media dalam pengembangan industri kreatif di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara? Apakah media online dimanfaatkan oleh pelaku industri kerajinan dalam memenangkan persaingan pasar industri kreatif yang sejenis di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara? Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasilnya adalah umumnya pelaku industri maupun pembina industri kreatif di Deli Serdang memanfaatkan dengan baik teknologi informasi & komunikasi melalui media online. Media sosial digunakan dalam memajukan industri kreatif di Kabupaten Deli Serdang. Masyarakat menyerap informasi tentang inovasi-inovasi baru dari media sosial kemudian diaplikasikan ke dalam produk yang telah dirintisnya, atau digunakan sebagai media pemasaran.Kata kunci: komunikasi, media online, industri kreatif
POLA KOMUNIKAS KELUARGA DALAM MENYELESAIKAN KASUS CABUL TEHHADAP _ANAK DI BAWAH UMUR Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA 2015: Konsep, Kerangka Kerja, Kreativitas Karya Kaya Kultur
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1350.856 KB)

Abstract

Anak adalah masa depan bukan hanya untuk dirinya sendiri dan keluarga, tetapi juga untuk komunitas, bangsa dan Negaranya
Media Literacy of Communication Students in Using Facebook Fadhil Pahlevi Hidayat; Rahmanita Ginting
ETTISAL : Journal of Communication Vol 5, No 1 (2020): ETTISAL: Journal of Communication
Publisher : Universitas Darussalam Gontor collaboration with ISKI (Ikatan Sarjana Ilmu Komunikasi Indo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21111/ejoc.v5i1.3947

Abstract

Media baru merupakan media berbasis internet, dengan menggunakan teknologi. Salah satu yang menjadi perkembangan dari internet adalah media sosial. Saat ini, kita berada di era saturasi media yakni era dimana keberadaan informasi sangat banyak atau kita tengah mengalami kebanjiran informasi karena kehadiran media sosial. Literasi media sebagai suatu kemampuan yang penting agar kesadaran tentang konten dan dampak media serta individu memiliki kontrol dalam menggunakan media sehingga pemilihan konten media dapat sesuai kepentingan. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan kemampuan Literasi media pada mahasiswa Ilmu Komunikasi dalam menggunakan media sosial facebook. Keberadaan literasi media sangat dibutuhkan untuk membuat mahasiswa menjadi lebih cerdas lagi di dalam menerima dan membuat informasi di  tengah era saturasi media ini. Teori yang digunakan literasi media, framework new media literacy, dan media baru. Metode penelitian ini deskriptif kuantitatif dengan jumlah populasi 1887 dan sampel 95 mahasiswa serta menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa indikator functional consuming facebook dikategorikan sangat mampu, critical consuming facebook dikategorikan mampu, functional prosuming facebook dikategorikan mampu, dan kategori critical prosuming facebook dikategorikan mampu.Abstract  New media is internet-based media, using technology. One of the developments of the internet is social media. At present, we are in the era of media saturation, which is an era where there is so much information or we are experiencing a flood of information due to the presence of social media. Media literacy as an important ability so that awareness about the content and impact of the media and individuals have control in using the media so that the selection of media content can be of interest. The purpose of this study is to describe the ability of media literacy in Communication Science students in using social media Facebook. The existence of media literacy is needed to make students smarter in receiving and making information in this media saturation eraThe theory used media literacy, framework new media literacy, and new media. This research method is descriptive quantitative with total population 1887 and sample 95 students by using purposive sampling technique. The existence of media literacy is needed to make students to  any smarter in accept and make the information in the middle of the saturation media era. The results of research indicate that the functional consuming indicator of facebook is categorized very capable, Critical consuming of facebook is categorized capable, functional prosuming of facebook is categorized capable, critical prosuming of facebook is categorized capable.
MEDIA LITERACY AND SOCIETY EMPOWERMENT Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA PROCEEDING OF ICCIC : COMMUNICATION INDUSTRY AND COMMUNITY
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1270.603 KB)

Abstract

AbstractThe aim of this paper is to analyze the media literacy and society empowerment. Media literacy includes the ability to develop and use critical thinking skills (such as sorting through, analyzing, and assessing information) to interpret media messages and to create meanings out of those messages in the new communicative environment - digital, global and multimedia – of the information society. Media literacy is considered the result of the process of media education. Media literacy highlights the idea of empowerment— by becoming media literate, people learn to use critical lenses both as consumers of media messages and as producers of their own messages. Media literacy here focuses on children and young people because they are deemed as the most vulnerable elements of society constantly bombarded with media. It is increasingly important that we as a society are able not only to identify but also to facilitate the acquisition of those skills and abilities required by the population at large to use today’s information and communication technologies effectively and safely. The empowerment model, in contrast, sees citizens as continuously negotiating meaning as they watch, listen or read. This view sees citizens with media sharing the power to determine the influence of media. Without a democratic and critical approach to media literacy, the public will be positioned merely as selective receivers, consumers of online information and communication. The promise of media literacy is that it can form part of a strategy to reposition the media user - from passive to active, from recipient to participant, from consumer to citizen.Keywords: Media Literacy, Information Communication Technology, Society Empowerment
PROGRAM TELEVISI SEHAT DAN ISLAMI (RISET KONTEN TELEVISI DALAM LIPAYA PEMBANGLINAN MASVAIRAKAT INDONESIA) Rahmanita Ginting
KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA 2015: Workshop Antarbangsa Pembangunan Berteraskan Islam (WAPI)
Publisher : KUMPULAN JURNAL DOSEN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1047.491 KB)

Abstract

AbstrakPernbangunan masvarakat suatu negara Melibatkan banyak aspek, berhasi dan membawa perubahan ke arah yang lebih baik. Pembangunan tersebut meliputi pembangunan fisik dan pembangunan non fisik.. Pemerintah harus menyusun strategi komunikasi yang efektif.. 
Persuasive Communication of Tax Officials and Tax Sanctions on Taxpayer Compliance at the Pratama Tax Service Office of Medan Timur Christian Vinti Parulian Panjaitan; Iskandar Zulkarnain; Rahmanita Ginting
Budapest International Research and Critics Institute-Journal (BIRCI-Journal) Vol 5, No 2 (2022): Budapest International Research and Critics Institute May
Publisher : Budapest International Research and Critics University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33258/birci.v5i2.4609

Abstract

The purpose of this study was to analyze the influence and the magnitude of the correlation of the persuasive communication of tax employees and the imposition of tax sanctions on taxpayer compliance at KPP Pratama Medan Timur. The research method used in this research is quantitative method with correlational research type. The study population was all active non-treasurer taxpayers with a total of 75,129 taxpayers. The sampling technique used purposive sampling, calculated using the Taro Yamane formula in order to obtain a sample size of 100 respondents. The results showed that partially persuasive communication of tax employees has an influence on taxpayer obedience at KPP Pratama Medan Timur, this is indicated by Tcount> Ttable (3,299> 1,985). These results also show that partially tax sanctions have no effect on taxpayer obedience at KPP Pratama Medan Timur, this is indicated by Tcount < Ttable (0.424 < 1.985). However, when tested simultaneously, persuasive communication and tax sanctions together have an influence on taxpayer obedience at KPP Pratama Medan Timur, this is indicated by Fcount > Ftable (8.813 > 2.70). These results indicate that the theory used is accepted because the persuasive communication of tax employees combined with the provision of tax sanctions can increase taxpayer compliance at KPP Pratama Medan Timur.
Pengaruh Tayangan Beauty Vlogger dan Perubahan Gaya Hidup Mahasiswi Ilmu Komunikasi FISIP USU dan FIS UIN SU Rizky Amanda Putri; Rudianto .; Rahmanita Ginting
Persepsi: Communication Journal Vol 3, No 2 (2020): NOVEMBER 2020
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/persepsi.v3i2.4448

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pertumbuhan media online yang sangat pesat, salah satunya terhadap perkembangan tren fashion khususnya di bidang makeup di zaman milenial saat ini. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode penelitian korelasional dengan menggunakan purposive sampling sebagai teknik pengambilan sampel. Berdasarkan hasil penelitian, uji hipotesis korelasi sebesar 0,405 yang artinya  di tolak dan diterima yaitu terdapat pengaruh tayangan beauty vlogger dan perubahan gaya hidup konsumtif mahasiswi ilmu komunikasi USU dan UIN SU. Dari hasil uji yang dilakukan peneliti, maka ditarik kesimpulan bahwa terdapat pengaruh tayangan beauty vlogger dan perubahan gaya hidup konsumtif mahasiswa ilmu komunikasi FISIP USU dan mahasiswi FIS UIN SU.   
Co-Authors Adawiyah, Sa'diyah El Ade Harahap Agus Hermanto Agustina, Armelia Aini Zahra Aisyah Putri, Aisyah Al Azmi, Hana Alan Bangun Siregar Aldifa, Fatwa Azan Anak Agung Gede Sugianthara Andini, Andi Tri Annisa Nur Rahmah Arifin Saleh Arwansyah, OK Dedy Asih Astuti Asriati, Mona Audina, Rafika Christian Vinti Parulian Panjaitan Dewi Kurniawati Dian Pina Angraini Edy Suranta Edy Suranta Fadhil Pahlevi Hidayat Fandhy, Arya Faustyna Faustyna Fauzi Akbar Ginting, Annisa Nabilah Br Gustan, Gustan Hanafiah, Raissa Adhwa Harahap, Ade Harahap, Jam’ah Hasibuan, Hendry Syahputra Hendra, Yan Hendry Syahputra Hasibuan Herawati, Ivo Humaizi Ihsan, M. Fikri Intan Permata Sari Irpan Nusir Iskandar Zulkarnain Ismail, Fauzan Jamilah, Jasmine Jonnedi Jonnedi Jonnedi, Jonnedi Khairani, Leylia Khairani, Mutiara Malshara Laila, Annisa Fitra Lusiana Andriani Lubis Lusiana Andriani Lubis Lutfi Basit Mauliza, Vivi Muhammad Fadli Muhammad Isya Nasution, Putri Adelina Nofri Affandi Novrizal, Baihaqi Septiansyah Nurhasanah Nasution, Nurhasanah Nurkhairani, Ade Pohan, Syafruddin Prabhaswara, Muhammad Prakoso Pranata, Deddy Prasyawan, Erick Pratiwi, Sri Priadi, Ribut Priadi, Ribut Purba, Ikhwan Azizi Rafika Audina Rahmat Utomo Ramadhan, Habibullah Ya Ramadhani, Fitra Ratih Dwi Indah R Rezki Aulia Riris Kusmiyati Rizky Amanda Putri Rudianto Rudianto Rudianto Rudianto Saleh, Arifin Sari, Futri Indah Simamora, Monojaya Simatupang, Widy Warni Sinaga, Roynanda Siregar, Alan Bangun Sri Pratiwi Sri Widari Sugiarno Sugiarno Sutryani, Dika Syafitri, Dhea Teria Sefty Ginting Thariq, Muhammad Thariq, Muhammad Torong, Achmad Ofanny S Tria Patrianti Utomo, Rahmat Wahyuningsih, Try Yan Hendra Yolanda Harahap Yuda Prasetia Darma Yudha, Prawira Zahratu Shafa Pulungan