Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN MPASI DAN SELF EFFICACY DENGAN STUNTING PADA BALITA DI PUSKESMAS KELURAHAN PAMULANG Subiyatin, Aning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 8 No 3 (2024): Desember 2024
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v8i3.506

Abstract

Pendahuluan: Stunting atau perawakan pendek pada balita adalah masalah kesehatan serius yang disebabkan oleh malnutrisi kronis dan penyakit berulang. Stunting berdampak negatif jangka panjang pada perkembangan fisik, kognitif, dan sosial anak, serta menurunkan produktivitas dan daya saing di masa dewasa. Prevalensi stunting di dunia mencapai 22,3% pada tahun 2022, dan di Indonesia, angka ini sebesar 21,6% menurut Studi Status Gizi Indonesia tahun 2022. Tujuan: Penelitian ini bertuuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan MPASI dan self efficacy dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang. Metode: Deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel yaitu ibu dan balita usia 0-59 bulan yang datang ke Puskesmas Kelurahan Pamulang sebanyak 82 responden dengan teknik purposive sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil analisis diketahui ada hubungan pengetahuan MPASI dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang diperoleh nilai p=value 0,001 dan OR (95% CI) =6.632, dan self efficacy dengan stunting pada balita di Puskesmas Kelurahan Pamulang diperoleh nilai p=value 0,000 dan OR (95% CI) = 8,337. Kesimpulan: Diketahui masih terdapat balita stunting, ibu dengan pengetahuan MPASI kurang dan self efficacy rendah serta terdapat hubungan antara pengetahuan tentang makanan pendamping ASI dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Desa Pamulang dan terdapat hubungan antara efikasi diri dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Pamulang. Rekomendasi: Pemberian edukasi berkelanjutan dan dukungan kepada orang tua serta kebijakan yang mendukung akses terhadap makanan bergizi yang diperlukan untuk upaya penurunan prevalensi kejadian stunting
Kehamilan Tidak Diinginkan di Usia Remaja Fauziah, Putri Salmah; Hamidah, Hamidah; Subiyatin, Aning
Muhammadiyah Journal of Midwifery Vol 3, No 2 (2022): Muhammadiyah Journal of Midwifery (MYJM)
Publisher : Faculty of Medicine and Health Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/myjm.3.2.53-62

Abstract

Latar belakang: Kehamilan tidak diinginkan sudah banyak dialami oleh remaja perempuan akibat aktivitas seksual pranikah. Kehamilan tidak diinginkan pada remaja dapat menimbulkan tingginya aborsi yang dapat memicu pada peningkatan angka kematian ibu di Indonesia. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi secara mendalam tentang kehamilan tidak diinginkan pada remaja di Yayasan Rumah Tumbuh Harapan Kota Bandung. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Pengambilan sampel dengan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD) dengan lima remaja, kemudian dilakukan wawancara mendalam dengan salah satu pengurus Yayasan Rumah Tumbuh Harapan dan studi dokumentasi sebagai bentuk triangulasi. Hasil FGD dan wawancara dituliskan dalam bentuk transkrip verbatim lalu dilakukan analisis tematik dan koding, lalu hasil studi dokumentasi dalam bentuk data demografi dari masing-masing remaja, profil Yayasan dan foto kegiatan. Selanjutnya dilakukan reduksi dan penyajian data. Hasil: Didapatkan empat tema yang mempengaruhi terjadinya kehamilan tidak diinginkan pada remaja yaitu pengetahuan, kekerasan dalam pacaran, pergaulan bebas dan peran keluarga, dimana kurangnya pengetahuan, kurangnya peran keluarga serta pergaulan yang bebas membuat remaja berperilaku diluar batas yang mengakibatkan kehamilan tidak diinginkan. Simpulan: Kehamilan tidak diinginkan pada remaja disebabkan kurangnya peran orang tua dalam pola asuh untuk memberikan pendidikan, perhatian dan pengawasan yang baik pada anaknya agar tidak berperilaku diluar kendali orang tuanya.
PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI BOGOR, JAWA BARAT Subiyatin, Aning
Jurnal Ilmiah Bidan (JIB) Vol 9 No 1 (2025): April 2025
Publisher : Ikatan Bidan Indonesia (IBI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61720/jib.v9i1.535

Abstract

Latar Belakang: Masa remaja (10-24 tahun) adalah periode kritis transisi dari kanak-kanak ke dewasa. Berdasarkan data dari WHO bahwa lebih dari 500 juta remaja usia 10-14 tahun di seluruh dunia salah satu negara berkembang.di Indonesia persentase remaja berusia 15-24 tahun yang belum menikah dan pernah melakukan hubungan seksual pranikah menunjukkan bahwa 0,9%. pada tahun 2021 perilaku seksual remaja di Jawa Barat menunjukkan bahwa sebagian besar remaja pernah melakukan ciuman bibir (10,53%) remaja pernah melakukan hubungan seksual(3,09%). Tujuan: Untuk mengetahui hubungan penggunaan media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor. Metode: Metode penelitian kuantitatif yang menggunakan desain cross sectional. Data penelitian di ambil menggunakan kuesioner. Sampel penelitian sebanyak 178 responden dengan menggunakan teknik random sampling acak sederhana. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji chi square. Hasil: Penelitian ini melaporkan bahwa ada hubungan antara media sosial dengan perilaku seksual p value = 0,000, peran orang tua dengan perilaku seksual berisiko p value 0,025, dan peran teman sebaya dengan perilaku seksual berisiko p value 0,010. Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antaara media sosial, peran orang tua, pengaruh teman sebaya dengan perilaku seksual pada remaja di SMP “X” Bogor Jawa Barat.
Profil Pengetahuan HIV.AIDS Pada Remaja Subiyatin, Aning; Bunga, Hasna; Amalia Putri, Ribhki; Novianty, Asry
JIDAN: Jurnal Ilmiah Kebidanan Vol. 4 No. 2 (2024): Edisi Juli 2024
Publisher : UNIVERSITAS HAJI SUMATERA UTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51771/jidan.v4i2.900

Abstract

Remaja merupakan kelompok rentan terhadap berbagai kesehatan akibat dari kenakalan remaja, penyalahgunaan obat-obatan terlarang, seks pra nikah, kehamilan tidak diinginnkan, infeksi menular seksual dan uga HIV-AIDS. Kejadian remaja yang mengalami HIV-AIDS menunjukkan tren peningkatan akibat kurangnya pengetahuan mereka. Tujuannya untuk mengetahui gambaran pengetahuan HIV/AIDS pada remaja. Metode Penelitian ini merupakan penelitian deskripif kuantitatif dengan desain cross sectional, Populasi dalam penelitian 750 siswa sedangkan sampel berjumlah 100 siswa. Pengambilan data menggunakan kuesioner yang diadopsi dari kuisoner SDKI dan Riskesdas. Hasil pengetahuan mengenai HIV/AIDS dalam kategori baik yaitu (58%), umur terbanyak > 17 tahun 54%, sumber informasi terbanyak didapat dari internet 85% dan pengahasilan orang tua < UMR sebanyak 91 %. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data dapat disimpulkan bahwa remaja di SMA Negeri 1 Kutowinangun memiliki pengetahuan yang baik tentang HIV/AIDS
Literature Review : Survei Karakteristik Kejadian HIV/AIDS Nefonavratilova Ritonga; Indar; Aning Subiyatin; Masluroh; Ahmad Safii Hasibuan; Yuli Arisyah Siregar; Delfi Ramadhini; Liana Tarigan
Jurnal Kesehatan Ilmiah Aufa Royhan Vol 9 No 2 (2024): Vol. 9 No. 2 Desember 2024
Publisher : Universitas Aufa Royhan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51933/health.v9i2.1750

Abstract

Epidemi iHIV/AIDS imerupakan ikrisis iglobal idan itantangan iyang iberat ibagi ipembangunan idan ikemajuan isosial. iBanyak inegara-negara imiskin iyang isangat idipengaruhi iepidemi iini iditinjau idari ijumlah iinfeksi idan idampak iyang iditimbulkannya. Di iIndonesia iprevalensi ikasus iAIDS imeningkat idari itahun ike itahun. iPada itahun i2013 isebesar i22.03 iper i100.000 ipenduduk imeningkat imenjadi i23.48 iper i100.000 ipenduduk ipada itahun i2014. iPenelitian iini imenggunakan imetode ikajian iliterature ireview iuntuk imengumpulkan, imengetahui, idan imenganalisis ikarakteristik ipenderita iHIV/AIDS. iDalam imencari ijurnal iuntuk idi ireview, ipencarian iliteratur itersebut imenggunakan idatabase igoogle ischolar. iKeyword iyang idigunakan idalam ipenelitian iini iyaitu” iGambaran iKarakteristik iAND iPasien iHIV/AIDS iOR iPenderita iHIV/AIDS iAND iRumah iSakit iOR iPuskesmas” ilalu imenggunakan ikriteria iinklusi idan ieksklusi iuntuk imenyeleksi ijurnal iyang iakan idi ireview. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat 10 jurnal yang membahas distribusi pasien HIV/AIDS berdasarkan pekerjaan. Dari 10 jurnal diperoleh 6 jurnal menunjukan bahwa pekerjaan penderita HIV/AIDS terbanyak adalah karyawan swasta / pegawai swasta. Hal ini sejalan dengan laporan perkembangan HIV/AIDS dan penyakit infeksi menular seksual triwulan II tahun 2019 menyatakan bahwa pada tahun 2019 infeksi HIV/AIDS terbanyak, terjadi pada karyawan swasta, lalu ibu rumah tangga dan wiraswasta (Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 2019).
EDUKASI PENGGUNAAN FORM TABLET TAMBAH DARAH PADA BUKU KIA DI PUSKESMAS TANAH ABANG: Bahasa Indonesia Subiyatin, Aning; Revinel; Nur Nadhila Khoiriyah; Salma Dhiya Mustafa
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bumi Rafflesia Vol. 6 No. 1 (2023): April : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bumi Raflesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Anemia kehamilan merupakan masalah yang banyak ditemukan di semua negara berkembang. Tren prevalensi kejadiannya selalu meningkat. Hal ini diperparah dengan adanya Pandemi COVID-19 sehingga membuat ibu kurang terpapar dengan informasi tentang cara mencegah anemia dalam kehamilan. Setiap ibu hamil wajib mempunyai buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), namun banyak ibu yang tidak mengetahui isi dan kegunaan buku tersebut, sehingga informasi-informasi penting tentang kehamilan tidak dipahami. Tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan ibu tentang pemanfaatan buku KIA, khususnya bagaimana penggunaan form Tablet Tambah Darah (TTD) pada buku tersebut. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah dengan cara memberikan pendidikan kesehatan melalui penyuluhan menggunakan media buku KIA langsung. Kegiatan dilakukan di puskesmas kecamatan Tanah Abang pada ruang tunggu poli KIA dengan tetap menjaga protokol kesehatan pada bulan Maret 2022. Sebelum dilakukan penyuluhan ibu diberikan pre test kuisoner untuk mengukur pemahaman pengetahuan, dilanjutkan dengan intervensi dan diberikan post test untuk mengukur kembali. Hasil yang didapatkan semua ibu sudah mempunyai buku KIA, tetapi pada form TTD semua belum diisi dan ada 1 ibu yang belum mempunyai buku KIA karena baru pertama kali antenatal care. Pengetahuan ibu sebelum dan sesudah intervensi tidak ada perbedaan yang signifikan antara nilai pre test dan post test.Kegiatan ini bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan ibu dan kedisplinan ibu untuk meminum TTD untuk mencegah  anemia pada kehamilan.  Kata Kunci: Anemia, Tablet Tambah Darah, Buku KIA
Peningkatan Pengetahuan Ibu dalam Pemanfaatan Buku KIA terhadap Deteksi Dini Tumbuh Kembang Anak Usia Dini Revinel, Revinel; Damayanti, Dina Sulviana; Subiyatin, Aning
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 2 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i2.1700

Abstract

A very important period to attention for a child's growth and development so that any abnormalities in their growth and development can be detected as early as possible is the age of 0 to 5 years, this period is often also called the "Golden Age" phase.. The aim of this community service is to increase mothers' knowledge, understanding and skills in utilizing the KIA book for early detection of early childhood growth and development so as to reduce the incidence of stunting. The event featured a question-and-answer session attended by 18 mothers with toddlers living at the Kemayoran District Community Health Center. The media used are KIA guidebook s and banners, success indicators are seen from the results of the pretest and posttest conducted before and after providing the material. The results of this activity showed an increase in mothers' knowledge and abilities before and after being given education on the use of KIA guidebook in early detection of early childhood growth and development.