Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengetahuan Perineal Massage sebagai Prediktor Sikap Pencegahan Trauma Perineum: Implikasi Praktik Kebidanan Berbasis Bukti Darmayanti, Putu Ayu Ratna; Ariani, Ni Komang Sri; Darmawati, I Dewa Ayu Agra
Bali Medika Jurnal Vol 11 No 1 (2024): Bali Medika Jurnal Vol 11 No 1 Juli 2024
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v11i1.346

Abstract

Saat melahirkan, wanita sering mengalami trauma perineum, terutama persalinan pertama. Salah satu yang banyak ditakuti saat melahirkan adalah episiotomi dan robekan jalan lahir. Oleh karena itu, berbagai intervensi telah dievaluasi untuk mengurangi trauma perineum. Salah satunya dengan perineal massage. Perineal massage merupakan teknik pemijatan area perineum dengan penekanan yang lembut untuk meningkatkan aliran darah perineum dan meningkatkan elastisitas otot perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu bersalin tentang perineal massage dengan sikap pencegahan robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana Denpasar. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2022. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang, di analisis menggunakan uji Spearman rho. Penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu bersalin sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 39 orang (47,6%). Sikap pencegahan robekan jalan lahir sebagian besar responden memiliki sikap buruk sebanyak 43 orang (52,4%). Ada hubungan signifikan antara pengetahuan ibu bersalin tentang perineal massage dengan sikap pencegahan robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana dengan nilai p value 0.000. Pelayanan kesehatan diharapkan menggalakkan kelas ibu hamil secara teratur sehingga bidan dapat menginformasikan mengenai perineal massage.   During childbirth, women often experience perineal trauma, especially the first childbirth. One that is much feared during childbirth is an episiotomy and a tear of the birth canal. Therefore, various interventions have been evaluated to reduce perineal trauma. One of them is with perineal massage. Perineal massage is a massage technique of the perineal area with gentle emphasis to increase perineal blood flow and increase the elasticity of the perineal muscles. This study aims to determine the relationship between maternity knowledge about perineal massage with attitudes to prevent birth canal tears at Tk. II Udayana Hospital Denpasar. This study is an analytical observational with a Cross Sectional approach conducted in June-August 2022. The sampling technique uses accidental sampling with a total sample of 82 people, analyzed using the Spearman rho test. This study shows that the knowledge of maternity mothers most respondents have less knowledge as many as 47.6%. Birth canal tear prevention attitude, most respondents have a bad attitude as many as 52.4%. There is a significant relationship between maternity mothers' knowledge of perineal massage with the attitude of preventing birth canal tears (p value 0.000). Health services are expected to promote classes for pregnant women regularly so that midwives can inform about perineal massage.
Efektifitas Edukasi Kesehatan Secara Daring Terhadap Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pelajar SMK Isalena , Ni Komang; Dewi , Komang Ayu Purnama; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Bali Medika Jurnal Vol 10 No 2 (2023): Bali Medika Jurnal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36376/bmj.v10i2.347

Abstract

Masalah kesehatan reproduksi pada remaja seperti kehamilan diluar nikah dan kehamilan dengan usia terlalu dini dapat muncul karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kehamilan remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi kesehatan secara daring terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pelajar SMK PGRI Blahbatuh. Penelitian Pre Experimental Design ini menggunakan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Sampel sebesar 118 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dengan teknik sampling Proportionate Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi yang telah dilakukan uji face validity. Data dianalisis menggunakan uji willcoxon. Berdasarkan uji willcoxon menunjukkan hasil yaitu pemberian edukasi secara daring terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa SMK PGRI Blahbatuh (p-value 0,000). Tenaga kesehatan diharapkan secara konsisten menerapkan metode daring dalam memberikan edukasi kesehatan karena tetap dapat melakukan peran nyata tanpa harus meninggalkan tempat kerja bahkan dapat dilakukan saat dirumah sambal memberikan dampak positif pada remaja.   Reproductive health problems in adolescents such as out-of-wedlock pregnancies and pregnancies at too early an age can arise due to a lack of knowledge about reproductive health and prevention of teenage pregnancy. This research aims to determine the effectiveness of online health education on knowledge about adolescent reproductive health among PGRI Blahbatuh Vocational School students. This Pre Experimental Design research uses a One Group Pretest Posttest Design approach. The sample was 118 respondents who met the inclusion criteria using the Proportionate Simple Random Sampling sampling technique. Data were collected using a reproductive health knowledge questionnaire that had been tested for face validity. Data were analyzed using the Willcoxon test. Based on the Willcoxon test, the results show that providing online education has been proven to be effective in increasing the knowledge of PGRI Blahbatuh Vocational School students (p-value 0.000). Health workers are expected to consistently apply online methods in providing health education because they can still play a real role without having to leave the workplace and can even do it at home while having a positive impact on teenagers.
Perbedaan Tumbuh Kembang pada Balita Usia 2-5 Tahun dengan Stunting dan Non-Stunting Armayanti, Luh Yenny; Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA Vol 12 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan MAKIA
Publisher : LPPM ISTeK ICsada Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37413/jmakia.v12i1.184

Abstract

Indonesia termasuk dalam salah satu negara dengan angka prevalensi stunting tertinggi di ASIA. Stunting akan sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita dan mempengaruhi masa depannya kelak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan perkembangan tumbuh kembang pada balita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif observasional dengan desain cross sectional. Sebanyak 49 balita usia 2-5 tahun menjadi responden dalam penelitian ini stunting yang berasal di daerah Blahbatuh Gianyar, yang ditentukan dengan menggunakan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan berupa KPSP, timbangan berat badan, Mikrotoa. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif, dan komparatif dengan tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan hasil analisis data, didapatkan bahwa pada balita yang mengalami stunting, sebanyak 10 orang menunjukkan penyimpangan perkembangan dan 2 orang meragukan, sedangkan pada balita non stunting sebanyak 6 orang perkembangannya meragukan dan 31 orang perkembangannya sesuai usia. Pada balita nonstunting rerata berat badan dan tinggi badan 15,72±2,3 kg dan 99,29±7,6 cm. Sedangkan pada balita stunting rerata berat badan dan tinggi badan 9,25±1,19 kg dan 86,91±5,0 cm. Berdasarkan hasil uji komparasi ditemukan terdapat perbedaan signifikan perkembangan dan pertumbuhanbalita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting dengan nilai p-0,001 (<0,05). Terdapat perbedaan signifikan perkembangan balita usia 2-5 tahun dengan stunting dan non stunting. Diharapkan para orang tua untuk menjaga kebutuhan balita khususnya pemenuhan nutrisi sehingga kondisi stunting dapat dihindari dan balita dapat bertumbuh dan berkembang dengan optimal Kata Kunci : Tumbuh Kembang, Balita, Stunting
Gambaran Tindakan Pencegahan Kejadian Anemia Pada Ibu Hamil Di Puskesmas Sukajadi Yuanti, Anika; Wulandari, Idah Ayu; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JURNAL ILKES : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Ilkes (Jurnal Ilmu Kesehatan)
Publisher : STIKES Karya Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35966/ilkes.v16i1.396

Abstract

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan global. Kejadian kematian ibu yang berkaitan dengan anemia sebesar 40%. Prevalensi ibu hamil yang mengalami anemia di Provinsi Sumatra Selatan pada tahun 2024 yaitu sebanyak 5305 kasus (7,4%). Pengetahuan ibu hamil tentang anemia merupakan salah satu hal yang sangat penting untuk membantu mencegah terjadinya kematian ibu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tindakan pencegahan kejadian anemia pada ibu hamil di Puskesmas Sukajadi tahun 2024. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional yang dilakukan pada bulan Oktober sampai November 2024 dimana populasinya adalah seluruh ibu hamil di wilayah kerja puskesmas Sukajadi dengan jumlah sampel sebanyak 81 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Teknik analisa data yang digunakan adalah dengan menampilkan hasil frekuensi dan presentase. Dari 81 ibu hamil, sebagian besar ibu berusia 20-35 tahun (82,7%), tingkat pendidikan SMA (38,3%), ibu rumah tangga (84%), multigravida (66,7%) dan usia kehamilan saat ini trimester 2 (46,9%). dan mempunyai tingkat pengetahuan cukup (87,7%). Diharapkan ibu hamil terus meningkatkan pengetahuannya khususnya tentang anemia ibu hamil dan tenaga kesehatan secara berkelanjutan memberikan informasi kepada ibu hamil melalui kegiatan posyandu dan saat ibu hamil melakukan pemeriksaan kehamilan.
Pengaruh Prenatal Yoga terhadap Regulasi Emosi Pada Ibu Hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan Parwati, Ni Wayan Rika; Raswati Teja, Ni Made Ayu Yulia; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 9 (2025): Volume 7 Nomor 9 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i9.20702

Abstract

ABSTRACT Pregnant women who experience hormonal changes cause them to have negative emotions, including jealousy and feeling more sensitive so that they need more support or attention. Psychological stress in pregnant mother is a serious health problem, however, it can be overcome with the right intervention. Prenatal yoga is a non-pharmacological intervention in overcoming psychological stress in pregnant women. To determine the effect of prenatal yoga toward emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV South Denpasar. This study employed pre-experimental design with one group pre-test and post-test design. There were 37 respondents recruited as the sample using non-probability sampling with purposive sampling technique. The data were collected using self-completed questionnaire. Furthermore, the data normality test was analysed by using Shapiro Wilk test with the Paired T-Test analysis test. The finding showed that there was an increase in the average value of emotional regulation in pregnant mother before and after being given prenatal yoga with mean value before intervention was 42.03 and after intervention was 43.70. Thus, it could be stated that here was a significant effect of prenatal yoga on emotional regulation in pregnant mother with p-value of 0.001 (<0.05). Prenatal yoga has been proven to have an effect on emotional regulation in pregnant mother in the working area of Public Health Center IV, South Denpasar.  Keywords: Prenatal Yoga, Emotional Regulation, Pregnant Mother  ABSTRAK Ibu hamil yang mengalami perubahan hormonal mengakibatkan mereka memiliki emosi negatif, diantaranya mudah cemburu dan merasa lebih sensitif sehingga memerlukan dukungan atau perhatian yang lebih. Tekanan psikologis pada ibu hamil merupakan masalah kesehatan yang serius, namun hal tersebut bisa diatasi dengan intervensi yang tepat. Prenatal yoga merupakan intervensi non farmakologis dalam mengatasi tekanan psikologis ibu hamil. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Penelitian ini menggunakan desain pre eksperiment, jenis penelitian one group pre post test design. Sampel sebanyak 37 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Non-Probability Sampling dengan teknik purposive sampling. Metode pengumpulan data self-completed questionnaire. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Uji normalitas data yaitu uji Shapiro Wilk dengan uji analisa Paired T-Test. Terjadi peningkatan nilai rata-rata regulasi emosi pada ibu hamil sebelum dan setelah diberikan prenatal yoga dengan nilai mean sebelum intervensi (42,03) dan setelah intervensi (43,70). Ada pengaruh signifikan dari prenatal yoga terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan, dengan nilai p-value 0,001 (<0,05). Prenatal yoga terbukti berpengaruh terhadap regulasi emosi pada ibu hamil di UPTD Puskesmas IV Dinas Kesehatan Kecamatan Denpasar Selatan. Kata Kunci: Prenatal Yoga, Regulasi Emosi, Ibu Hamil
Dukungan Suami Dengan Proses Adaptasi Psikologi Pada Ibu Nifas RSAD Denpasar Bali Ariani, Ni Komang Sri; Darmayanti, Putu Ayu Ratna; Santhi, Wulan Tertiana
Care : Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol 10, No 3 (2022): EDITION NOVEMBER 2022
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jc.v10i3.3050

Abstract

The postpartum period is the period after giving birth which is prone to postpartum depression. Psychologically, a woman who has just given birth often experiences mental distress, because the mother's emotions become unstable, sad, and easily offended. The husband's support is the most influential factor in adjusting the mother's emotional state. The study was to determine the relationship between the husband's support and the psychological adaptation process of postpartum mothers at the Denpasar Hospital in Bali. This research is an analytic observational study with a cross-sectional approach, a sampling method with total sampling within the number of samples is 50 people. The results showed that most of the postpartum mothers who receive good husband support (N=22; 38.8%) experienced a safe and smooth taking-in phase (N=14; 13.6%). Postpartum mothers who received less husband support (N=9; 20%) experienced a phase of taking in postpartum blues in as many as 3 people. There was a significant relationship between the husband's support and the psychological adaptation process of postpartum mothers at RSAD Denpasar (p0.001). Husband's support is very influential in maintaining the psychological stability of postpartum mothers and good husband's support can prevent postpartum blues.
KEPESERTAAN PROGRAM KB PADA MASA PANDEMI COVID-19 S, Wulan Tertiana; Sri Ariani, Ni Komang; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Voice of Midwifery Vol 12 No 2 (2022): Voice of Midwifery
Publisher : Lembaga Penerbit dan Publikasi Ilmiah (LPPI) Universitas Muhammadiyah Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35906/vom.v12i2.180

Abstract

Pandemi Covid-19 mempengaruhi seluruh aspek kehidupan manusia. Salah satu aspek yang terpengaruh adalah dinamika kepesertaan program KB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perkembangan kepesertaan program KB di Provinsi Bali. Penelitian kepesertaan program KB yang dilakukan khususnya tentang dinamika pemakaian metode kontrasepsi pada masa awal Pandemi Covid-19 di Provinsi Bali dari Bulan Januari sampai dengan April 2020. Jenis penelitian yang dilakukan adalah deskriptif. Data yang digunakan pada penelitian ini adalah data hasil Laporan Pengendalian Lapangan Bulanan Kepesertaan KB (DALAP) dan data hasil Laporan Pelayanan Kontrasepsi (PELKON) oleh BKKBN Provinsi Bali. Hasil penelitian menemukan bahwa jumlah kepesertaan KB aktif pada masa awal Pandemi COVID-19 mengalami peningkatan kepesertaan, sedangkan kepesertaan KB baru mengalami penurunan kepesertaan. Sementara jumlah unmet need KB pada awal masa Pandemi COVID-19 menunjukkan data yang stabil. Hal ini disebabkan oleh peningkatan intensitas dalam penyuluhan dan operasional pelayanan KB yang dilakukan selama pandemi Covid-19. Kata Kunci : Covid-19, KB Aktif, KB Baru, Unmet Need
Hubungan Pengetahuan dengan Motivasi Ibu Hamil Melaksanakan Triple Eliminasi untuk Menurunkan Penularan Penyakit Dari Ibu Ke Anak Sutarini, Dewa Ayu; Parwati, Ni Wayan Manik; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Malahayati Nursing Journal Vol 7, No 7 (2025): Volume 7 Nomor 7 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v7i7.19054

Abstract

ABSTRACT The prevalence of HIV cases among pregnant women in Indonesia in 2021 showed 0.18% of pregnant women had HIV positive, the percentage of pregnant women being tested for HIV was 82.0%, and the results of the Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) examination in 2021 was 1.6% of pregnant women are reactive with the percentage of Hepatitis B tests in pregnant women being 60.3% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2022). Bali Province places the seventh position with the highest number of HIV cases in pregnant women at 0.31% with a screening percentage of 82.0%, and reactive Hepatitis B cases at 1.2% (Ministry of Health of the Republic of Indonesia, 2022). So, it is necessary to stop the transmission of infectious diseases HIV, Syphilis and Hepatitis B from mother to child through Triple Elimination examination. To determine the correlation between knowledge and pregnant mother’s motivation to do triple elimination to decrease infectious disease from mother to child in public Health Center Mengwi II. This study employed quantitative research. It was analytical correlational design with cross sectional study. The population was 313 pregnant women who checked up her pregnancy. There were 76 respondents recruited as the samples which were chosen by using non-probability sampling such as purposive sampling. The data were collected by using questionnaire. The validity test used was face validity. The data were analyzed by using bivariate and Rank Spearman test. The result showed that 58 respondents had good knowledge, 11 respondents had sufficient knowledge, and 7 respondents had poor knowledge. There were 56 respondents had good motivation, 19 respondents had moderate motivation, and 1 respondent had less motivation. The result of p-value was 0,078 > 0,05 and coefficient correlation (r = 0,204). There was not correlation between motivation of pregnant women doing triple elimination to decrease infectious disease from mother to child in Public Health Center Mengwi II. It is expected the health workers to inform pregnant women related to triple elimination.  Keywords: Triple Elimination, Pregnancy, Syphilis, HIV ABSTRAK Prevalensi kasus HIV pada ibu hamil di Indonesia pada tahun 2021, terdapat 0,18%  ibu hamil yang positif HIV, dengan persentase ibu hamil yang diperiksa HIV sebesar 82,0%, dan hasil pemeriksaan Hepatitis B surface Antigen (HBsAg) tahun 2021 sebanyak 1,6% ibu hamil reaktif dengan persentaase pemeriksaan Hepatitis B pada ibu hamil sebesar 60,3% (Kemenkes RI, 2022). Provinsi Bali menduduki posisi ke tujuh kasus HIV terbanyak pada ibu hamil dengan jumlah 0,31 % dengan persentase pemeriksan 82,0%, dan kasus Hepatitis B reaktif sebanyak 1,2 % (Kemenkes RI, 2022) sehingga perlu untuk memutus rantai penularan penyakit infeksi HIV, Sifilis dan Hepatitis B dari ibu ke anak melalui pemeriksaan Triple Eliminasi. Mengetahui hubungan pengetahuan dengan motivasi ibu hamil melaksanakan triple eliminasi untuk menurunkan kejadian penularan penyakit dari ibu ke anak di UPTD Puskesmas Mengwi II. Penelitian adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan analitik korelatif. Rancangan penelitian yaitu potong lintang, Populasi penelitian keseluruhan ibu hamil yang memeriksakan kehamilan sejumlah 313 orang. Sampel sebanyak 76 responden. Metode sampling yang digunakan yakni non-probability sampling yaitu purposive sampling. Alat pengumpulan data dengan kuesioner. Uji validitas dengan menggunakan face validity. Analisis bivariat dengan uji Rank Spearman sebab data tidak berdistribusi normal. Pengetahuan terbanyak adalah kategori baik yaitu 58 orang (76,3%), kategori cukup 11 orang (14,5%), kategori kurang 7 orang (9,2%). Motivasi terbanyak yaitu motivasi baik sebanyak 56 orang (73,7%), motivasi cukup 19 orang (25%) motivasi kurang 1 orang (1,3%). Hasil p-value = 0,078 > 0,05 dan nilai koefisien korelasi (r = 0,204). Tidak ada hubungan antara pengetahuan dengan motivasi ibu hamil melaksanakan triple eliminasi untuk menurunkan kejadian penularan penyakit dari ibu ke anak di UPTD Puskesmas Mengwi II. Diharapkan tenaga kesehatan selalu menginformasikan kepada ibu hamil terkait pemeriksaan triple eliminasi. Kata Kunci: Triple Eliminasi, Kehamilan, Sifilis, HIV
EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MAGIC SPINNING WHELL TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI SMPN 1 SERIRIT: EFEKTIVITAS PENDIDIKAN KESEHATAN MAGIC SPINNING WHELL TERHADAP PENGETAHUAN PERSONAL HYGIENE REMAJA PUTRI SMPN 1 SERIRIT Asmari, Putu Juli; Dewi, Komang Ayu Purnama; Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JURNAL MEDIKA USADA Vol. 7 No. 1 (2024): Jurnal Medika Usada
Publisher : STIKES ADVAITA MEDIKA TABANAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54107/medikausada.v7i1.221

Abstract

Maintaining the correct and adequate application of personal hygiene by teenagers can prevent infections and co-morbidities. The provision of health knowledge needs to be given through a media that is easy to understand and interesting, hence that teenagers are motivated to know, understand and accept the information given. One example is by using a colorful game media namely the magic spinning wheel. The purpose of this study was to identify the effectiveness of health education through the media of a magic spinning wheel on the personal hygiene knowledge of teenage girls at Junior High School 1 Seririt. This study employed a quantitative research design with the Pre-Experimental method through the One Group Pre-Test and Post-Test design. The sample recruited in this study was 89 teenage girls through probability sampling and simple random sampling. The data were analyzed through the Non-Parametric Wilcoxon Signed Rank Test. Results of the Wilcoxon Signed Rank Test had a p-value of 0.000. The treatment in the form of health education through the media of a magic spinning wheel was proven to be effective on the personal hygiene knowledge of teenage girls at Junior High School 1 Seririt. Conclusion it is suggested that health workers and teachers could use the magic spinning wheel media as one of the health education methods for teenage girls at school, hence it would be more interesting and could foster curiosity among teenage girls about health information.