Articles
Analisis Fasilitas Cuci Tangan Pasar Tradisional di Kecamatan Klungkung pada Masa Pandemi COVID-19
A.A Gde Wahyu Sparsayoga;
Made Rismawan;
Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Kesehatan Medika Udayana Vol. 9 No. 01 (2023): April: Jurnal Kesehatan Medika Udayana
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kesdam IX/Udayana
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.47859/jmu.v9i01.288
Background: Hand washing facilities are one of the facilities that must be provided in public facilities such as markets to prevent the spread of the COVID-19 virus. The use of public hand hygiene facilities is required before passing through entrances and locations that are easily accessible in crowded areas so that people and traders can easily wash their hands during the COVID-19 pandemic. Purpose:To find out the description of traditional market hand washing facilities in Klungkung District during the COVID-19 pandemic. Method: The research design used in this study is a descriptive study with a cross-sectional approach which was carried out on April 30 - May 1, 2021. The population in this study were all hand washing facilities at traditional markets in Klungkung District. The sampling technique used is non-probability sampling. Data collection tools used in the form of observation sheets. Data analysis using univariate analysis. Results:The results showed that most of the traditional market hand washing facilities were in sufficient condition as many as 4 markets (57.1%) and were in good condition as many as 3 schools (42.9%). Conclusion: It is recommended to all market managers to continue to pay attention to the availability of components of hand washing facilities complete with clean conditions to prevent the chain of disease transmission during the COVID-19 pandemic.
Pencegahan Pengendalian Infeksi Covid-19 dengan Menjadi Vaksinator Covid-19 Pada Masyarakat di Wilayah Kerja Puskesmas II Denpasar Selatan
Putu Ayu Ratna Darmayanti;
Ni Komang Sri Ariani;
Wulan Tertiana Santhi
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52643/pamas.v7i3.2316
The government has targeted for the entire community to get vaccination to lower the COVID-19 pain and death figures. Indonesia's COVID-19 vaccination for the general public is given as much as 2 times with a diverse vaccine type with a 0.5 ml dose of administration. However, the reality of the vaccinator power field is experiencing fatigue from the lack of HR. The aim of this activity was to assist vaccinator power, increase vaccination coverage and succeed government programs to suppress the death rate due to COVID-19. Devotion to the community with COVID-19 vaccinator activities in the working area of Puskesmas II Denpasar Selatan was conducted for 1 week on September 13–17, 2021. The initial stage was made an approach on the head of Puskesmas II Denpasar Selatan and the chairman of the COVID-19 vaccinator team and conducted the briefing before starting vaccination. Then, continued with vaccination activities on table 1 and 2, providing satisfaction level questionnaires on the community who had been obtaining vaccination in the observation room for 30 minutes. The servicer activity was conducted on 750 people of the community in the South Denpasar II Puskesmas working area for 1 week. The result earned was that of most of the communities that followed the activities of the 31-59-year-old COVID-19 vaccination of 46.4%. Most are female-sex 51.9% and most are high school-educated at 42.3%. The level of community satisfaction at the service of the COVID-19 vaccinator in the South Denpasar II Public Health Center that is almost the entire community is satisfied by 78.51%. COVID-19 Vaccinator activity was significantly influential to the increased scope of vaccination participants daily targets. It is expected that the COVID-19 vaccinator officer can continue to cooperate with the health college in the hosting of vaccination by keeping compliance with health protocols. Keyword: COVID-19 Vaccination, Vaccinator, Prevention, Control
Pelayanan Informasi, Pemeriksaan dan Pengobatan Anemia Pada Remaja di SMK Negeri 4 Denpasar
Ni Komang Sri Ariani;
Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (Pamas) Vol 7, No 3 (2023): Jurnal Pelayanan dan Pengabdian Masyarakat (PAMAS)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM Universitas Respati Indonesia)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.52643/pamas.v7i3.2125
Remaja rentan mengalami masalah gizi. Salah satunya adalah anemia. Anemia merupakan suatu keadaan ketika jumlah sel darah merah atau konsentrasi pengangkut oksigen dalam darah (Hb) tidak mencukupi untuk kebutuhan fisiologis tubuh. Pada umumnya siswa-siswi sekolah menengah atas masih memiliki pengetahuan yang kurang tentang hal-hal yang berkaitan dengan anemia dan deteksi dini anemia serta cara mencegah anemia. Padahal mereka adalah salah satu kelompok yang paling rentan terkena anemia karena kegiatan remaja yang padat. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan, pemahaman, serta motivasi siswa-siswi untu melakuakan deteksi dini anemia dengan melakukan pemeriksaan HB menggunakan alat HB digital SMK Negeri 4 Denpasar. Kegiatan tahap I dilakukan pendekatan pada siswa-siswi dengan memberikan edukasi pencegahan penyuluhan tentang anemia pada siswa-siswi. Pada tahap kedua dilakukan pendistribusian tablet penambah darah secara gratis pada siswa-siswi di SMK Negeri 4 Denpasar. Kegiatan pengabmas dilakukan pada 100 siswa-siswi di SMK Negeri 4 Denpasar. Pada Tahap I PKM, hasil pretest sebagian besar memiliki pengetahuan kurang tentang pencegahan anemia didapatkan sebesar 61%. Sedangkan hasil postest sebagian besar memiliki pengetahuan baik tentang pencegahan dan pengendalian infeksi COVID-19 didapatkan sebesar 74%. Pada tahap II, seluruh siswa-siswi di SMK Negeri 4 Denpasar telah mendapatkan tablet penambah darah secara gratis dan telah mengetahui cara mencegah terjadinya anemia (100%). Pemberian edukasi pencegahan anemia secara signifikan berpengaruh terhadap tingkat pengetahuan siswa-siswi terhadap pencegahan anemia sehingga mengurangi angka kejadian anemia pada remaja. Diharapkan pihak petugas kesehatan dapat terus memberikan penyuluhan kepada para remaja agar selalu menjaga kesehatan guna mencegah anemia di SMK Negeri 4 Denpasar
Hubungan Pengetahuan Ibu Hamil Terhadap Perilaku Pencegahan Sibling Rivalry di Puskesmas Abiansemal I
Ni Putu Citra Desyana Putri;
Komang Ayu Purnama Dewi;
Putu Ayu Ratna Darmayanti
Jurnal Formil (Forum Ilmiah) Kesmas Respati Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Respati Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.35842/formil.v8i2.492
Sibling rivalry adalah persaingan yang terjadi antara saudara dimana anak memiliki perasaan cemburu dan iri karena kehadiran saudara kandung yang baru lahir. Adanya perilaku sibling rivalry harus dicegah dari awal oleh ibu diawal kehamilan agar sibling rivalry tidak terjadi dalam keluarga. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I. Desain penelitian ini adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh ibu hamil yang sudah memiliki anak terakhir dengan umur kurang dari 2,5 tahun. Pemilihan sampel dalam penelitian ini menggunakan proportional stratified random sampling dan pengambilan sampel setiap desa menggunakan simple random sampling dengan sampel sebanyak 106 orang. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji pearson product moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hampir setengahnya responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 41 responden (38.7%), dan hampir setengahnya responden memiliki perilaku pencegahan terhadap sibling rivalry dengan kategori baik sebanyak 41 responden (38.7%). Hasil uji analisis menunjukkan ada hubungan pengetahuan ibu hamil terhadap perilaku pencegahan sibling rivalry di Puskesmas Abiansemal I dengan nilai p-value 0,000 (r=0,929). Kesimpulan pada penelitian ini Semakin baik pengetahuan yang ibu hamil miliki mengenai sibling rivalry maka semakin baik perilaku ibu hamil mencegah terjadi sibling rivalry pada anak. Disarankan tenaga kesehatan secara berkala memberikan penyuluhan mengenai sibling rivalry pada awal kehamilan sehingga dapat dicegah atau bahkan tidak terjadi sibling rivalry.
PENGARUH EKSTRAK DAUN KELOR TERHADAP STATUS GIZI BALITA DI DESA TEJAKULA
Nugraha, Iwan Saka;
Dewi, Ni Wayan Rika Kumara;
Darmayanti, Putu Ayu Ratna
JFM (Jurnal Farmasi Malahayati) Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Jurnal Farmasi Malahayati (JFM)
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/jfm.v7i2.15735
Latar Belakang: Stunting (tinggi/panjang berdasarkan usia dengan z-score kurang dari -2 SD) dan defisiensi mikronutrien adalah dua contoh masalah gizi. Hal tersebut menjadikan status gizi balita sebagai indikator kesehatan yang penting karena balita merupakan kelompok yang rentan terhadap masalah gizi. Daun kelor mengandung arginin dan histidin, yang sangat penting bagi anak-anak yang tidak dapat menghasilkan cukup protein untuk pertumbuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian ekstrak daun kelor terhadap peningkatan status gizi balita. Metode: Jenis desain penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimental, analitis dengan desain kuasi-eksperimental. Desain yang digunakan adalah desain one-group pre-test dan post-test. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak usia 1 sampai 5 tahun yang mengalami kekurangan gizi berjumlah sepuluh anak dengan total sampling. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa semua balita mengalami peningkatan berat dan tinggi badan setelah diberi 10 gram ekstrak daun kelor selama 14 hari. Hasil uji statistik Wilcoxon Signed Ranks Test, diperoleh nilai sig. = 0,002, yang berarti lebih kecil dari α 0,005, yang berarti pemberian ekstrak daun kelor berpengaruh signifikan terhadap status gizi balita.
Edukasi Kesehatan Dan Pelatihan Perineal Massage Pada Ibu Bersalin Dan Tenaga Kesehatan Di Uptd Puskesmas Sukawati I Gianyar
Darmayanti, Putu Ayu Ratna;
Ariani, Ni Komang Sri;
Darmawati, I Dewa Ayu Agra;
Wiarsini, Ketut Ayu;
Nugraha, Iwan Saka
Jurnal Abdimas ITEKES Vol 3 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37294/jai.v3i2.580
Robekan jalan lahir dapat terjadi pada semua persalinan, pada dasarnya tidak berbahaya jika mendapat penanganan yang baik. Salah satu cara untuk mencegah terjadinya robekan jalan lahir yaitu dengan melakukan perineal massage untuk meningkatkan elastitisitas perineum. Tujuan kegiatan ini adalah untuk membantu ibu bersalin dan tenaga kesehatan dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan melakukan perineal massage. Kegiatan ini dilakukan dalam 2 tahap selama 2 hari pada Oktober-November 2022. Tahap awal kegiatan ini dilakukan dengan memberikan edukasi kesehatan tentang perineal massage pada ibu bersalin dan tenaga kesehatan serta menyebarkan kusioner pretest dan posttest tentang perineal massage. Kemudian, dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan perinal massage selama 45 menit. Kegiatan ini dilakukan pada 68 orang ibu bersalin dan tenaga kesehatan yang ada di UPTD Puskesmas Sukawati I Gianyar. Hasil didapatkan yaitu ada perbedaan tingkat pengetahuan ibu bersalin dan tenaga kesehatan sebelum dan sesudah diberikan edukasi kesehatan. Semua ibu bersalin dan tenaga kesehatan di Puskesmas Sukawati I Gianyar telah mampu melakukan perineal massage. Diharapkan tenaga kesehatan di UPTD Puskesmas Sukawati I Gianyar dapat mengimplementasikan perineal massage dalam pelayanan kebidanan khususnya selama memberikan asuhan kebidanan pada ibu bersalin sehingga mutu dan kualitas layanan kebidanan semakin baik dan minim trauma. Kata kunci : Perineal Massage, Ibu Bersalin, Edukasi Kesehatan, Pelatihan
Kelas Antenatal: Persepsi Dan Dukungan Suami Terhadap Keikutsertaan Ibu Hamil
Heryani, Putu Trisna;
Parwati, Ni Wayan Manik;
Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Jurnal Riset Kesehatan Nasional Vol. 8 No. 1 (2024)
Publisher : Institute Teknologi dan Kesehatan (ITEKES) Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37294/jrkn.v8i1.544
Latar belakang: Di Indonesia, penyebab tidak langsung kematian ibu salah satunya adalah ketidaksiapan ibu untuk menjalani persalinan. Program kelas antenatal merupakan upaya untuk membantu ibu dalam untuk mempersiapkan persalinan. Persepsi dan dukungan suami menjadi faktor penting dalam keikutsertaan ibu hamil dalam kelas antenatal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara persepsi dan dukungan suami dengan keikutsertaan ibu hamil dalam kelas antenatal di Puskesmas Tembuku II. Metode: Desain cross-sectional digunakan dalam penelitian ini dengan melibatkan 113 ibu hamil trimester III yang dipilih secara total sampling. Data di kumpulkan menggunakan kuesioner lalu dianalisis dengan uji Spearman Rank. Hasil: Persepsi ibu hamil sebagian besar kurang yaitu 48 orang (42,5%), dukungan suami sebagian besar rendah 51 orang (45,1%), dan keikutsertaan ibu hamil sebagian besar kurang aktif yaitu 58 orang (51,3%). Ada hubungan positif kuat yang signifikan antara persepsi dengan keikutsertaan dan hubungan dukungan suami dengan keikutsertaan (p=0,001, r persepsi ibu hamil= 0,53, dan r dukungan suami= 0,74). Kesimpulan: Persepsi dan dukungan suami berperan penting dalam keikutsertaan ibu hamil mengikuti kelas antenatal. Peningkatan pendidikan dan dukungan bagi ibu hamil serta peran aktif suami dalam memberikan dukungan emosional dan praktis selama kehamilan diperlukan. Program pendidikan seperti kampanye penyuluhan kesehatan, dan penyediaan layanan yang memadai untuk mendukung peran aktif pasangan dalam perawatan prenatal. Kata Kunci : Dukungan Suami, Keikutsertaan Kelas Antenatal, Persepsi
Pengaruh Perineal Massage pada Ibu Bersalin Terhadap Robekan Jalan Lahir di RS TK. II Udayana
Darmayanti, Putu Ayu Ratna;
Ariani, Ni Komang Sri;
Dira, Made Asmarani
MAHESA : Malahayati Health Student Journal Vol 4, No 7 (2024): Volume 4 Nomor 7 (2024)
Publisher : Universitas Malahayati
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33024/mahesa.v4i7.15000
ABSTRACT During childbirth, women often experience perineal trauma, especially during the first delivery. One of the most feared things in mothers during childbirth is an episiotomy and a tear of the birth canal. This is most likely to occur in women who have never given birth vaginally before. Therefore, various interventions have been evaluated to reduce perineal trauma. One of them is by doing Perineal massage on pregnant women in the third trimester and maternity women in the first period. Perineal massage is a massage technique in the perineal area with gentle emphasis to increase blood flow around the perineum and increase the elasticity of the perineal muscles. This study aims to determine the effect of perineal massage on maternity mothers on birth canal tears at Tk. II Udayana Hospital Denpasar. This study is a Quasy experiment research with a Nonequivalent control group design approach. The study subjects were normal maternity mothers who came and gave birth normally at Tk. II Udayana Hospital Denpasar in July-September 2023. The sampling technique used was accidental sampling with a total sample of 60 maternity mothers, then divided into two groups, namely the intervention group (30 subjects) and the control group (30 subjects) which were analyzed using the Mann-Whitney test. This study showed that the intervention group mostly experienced a grade 1 birth canal tear rate (60%). Meanwhile, the control group mostly experienced a grade 2 birth canal tear rate (63.3%) with a value of p = 0.001. Perineal massage in maternity mothers has been proven effective against reducing the degree of birth canal tearing at Tk. II Udayana Hospital with a p value of 0.000. Health services are expected to make efforts by encouraging classes for pregnant women and recruiting pregnant women to continue to do ANC regularly so that midwives can inform about attitudes to prevent birth canal tears by applying perineal massage. Keywords: Perineal Massage, Birth Canal, Maternity ABSTRAK Saat melahirkan, wanita sering mengalami trauma perineum, terutama selama persalinan pertama. Salah satu hal yang paling banyak ditakuti pada ibu saat proses melahirkan adalah episiotomi dan robekan jalan lahir. Hal ini kemungkinan besar terjadi pada wanita yang belum pernah melahirkan pervaginam sebelumnya. Oleh karena itu, berbagai intervensi telah dievaluasi untuk mengurangi trauma perineum. Salah satunya adalah dengan melakukan Perineal massage pada ibu hamil. Perineal massage merupakan teknik pemijatan pada area perineum dengan penekanan yang lembut untuk meningkatkan aliran darah di sekitar perineum dan meningkatkan elastisitas otot perineum. Tujuan penelitianini untuk mengetahui pengaruh perineal massage pada ibu bersalin terhadap robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana Denpasar. Penelitian ini merupakan penelitian Quasy experiment dengan pendekatan Nonequivalent control group design. Subjek penelitian yaitu ibu bersalin normal yang datang dan melahirkan normal di Rumah Sakit Tk. II Udayana Denpasar pada bulan Juli-September 2023. Teknik sampling yang digunakan adalah accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 60 ibu bersalin, kemudian dibagi dalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi (30 subjek) dan kelompok kontrol (30 subjek) yang di analisis menggunakan uji Mann-Whitney. Penelitian ini menunjukkan bahwa kelompok intervensi sebagian besar mengalami tingkat robekan jalan lahir grade 1 (60%). Sedangkan, pada kelompok kontrol sebagaian besar mengalami tingkat robekan jalan lahir grade 2 (63,3%) dengan nilai p=0.001. Perineal massage pada ibu bersalin terbukti efektif terhadap penurunan derajat robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana dengan nilai p-value 0.000. Pelayanan kesehatan diharapkan melakukan upaya dengan menggalakkan kelas ibu hamil serta menjaring ibu hamil agar tetap melakukan ANC secara teratur sehingga bidan dapat menginformasikan mengenai sikap pencegahan robekan jalan lahir dengan menerapkan perineal massage. Kata Kunci: Perineal Massage, Robekan Jalan Lahir, Ibu Bersalin
Pengetahuan Perineal Massage sebagai Prediktor Sikap Pencegahan Trauma Perineum: Implikasi Praktik Kebidanan Berbasis Bukti
Darmayanti, Putu Ayu Ratna;
Ariani, Ni Komang Sri;
Darmawati, I Dewa Ayu Agra
Bali Medika Jurnal Vol 11 No 1 (2024): Bali Medika Jurnal Vol 11 No 1 Juli 2024
Publisher : Stikes Wira Medika Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36376/bmj.v11i1.346
Saat melahirkan, wanita sering mengalami trauma perineum, terutama persalinan pertama. Salah satu yang banyak ditakuti saat melahirkan adalah episiotomi dan robekan jalan lahir. Oleh karena itu, berbagai intervensi telah dievaluasi untuk mengurangi trauma perineum. Salah satunya dengan perineal massage. Perineal massage merupakan teknik pemijatan area perineum dengan penekanan yang lembut untuk meningkatkan aliran darah perineum dan meningkatkan elastisitas otot perineum. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu bersalin tentang perineal massage dengan sikap pencegahan robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana Denpasar. Penelitian ini merupakan observasional analitik dengan pendekatan Cross Sectional yang dilakukan pada bulan Juni-Agustus 2022. Teknik sampling menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 82 orang, di analisis menggunakan uji Spearman rho. Penelitian ini menunjukkan pengetahuan ibu bersalin sebagian besar responden memiliki pengetahuan kurang sebanyak 39 orang (47,6%). Sikap pencegahan robekan jalan lahir sebagian besar responden memiliki sikap buruk sebanyak 43 orang (52,4%). Ada hubungan signifikan antara pengetahuan ibu bersalin tentang perineal massage dengan sikap pencegahan robekan jalan lahir di Rumah Sakit Tk. II Udayana dengan nilai p value 0.000. Pelayanan kesehatan diharapkan menggalakkan kelas ibu hamil secara teratur sehingga bidan dapat menginformasikan mengenai perineal massage. During childbirth, women often experience perineal trauma, especially the first childbirth. One that is much feared during childbirth is an episiotomy and a tear of the birth canal. Therefore, various interventions have been evaluated to reduce perineal trauma. One of them is with perineal massage. Perineal massage is a massage technique of the perineal area with gentle emphasis to increase perineal blood flow and increase the elasticity of the perineal muscles. This study aims to determine the relationship between maternity knowledge about perineal massage with attitudes to prevent birth canal tears at Tk. II Udayana Hospital Denpasar. This study is an analytical observational with a Cross Sectional approach conducted in June-August 2022. The sampling technique uses accidental sampling with a total sample of 82 people, analyzed using the Spearman rho test. This study shows that the knowledge of maternity mothers most respondents have less knowledge as many as 47.6%. Birth canal tear prevention attitude, most respondents have a bad attitude as many as 52.4%. There is a significant relationship between maternity mothers' knowledge of perineal massage with the attitude of preventing birth canal tears (p value 0.000). Health services are expected to promote classes for pregnant women regularly so that midwives can inform about perineal massage.
Efektifitas Edukasi Kesehatan Secara Daring Terhadap Pengetahuan Tentang Kesehatan Reproduksi Pelajar SMK
Isalena , Ni Komang;
Dewi , Komang Ayu Purnama;
Darmayanti, Putu Ayu Ratna
Bali Medika Jurnal Vol 10 No 2 (2023): Bali Medika Jurnal
Publisher : Stikes Wira Medika Bali
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36376/bmj.v10i2.347
Masalah kesehatan reproduksi pada remaja seperti kehamilan diluar nikah dan kehamilan dengan usia terlalu dini dapat muncul karena kurangnya pengetahuan tentang kesehatan reproduksi dan pencegahan kehamilan remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui efektifitas edukasi kesehatan secara daring terhadap pengetahuan tentang kesehatan reproduksi pelajar SMK PGRI Blahbatuh. Penelitian Pre Experimental Design ini menggunakan pendekatan One Group Pretest Posttest Design. Sampel sebesar 118 responden yang telah memenuhi kriteria inklusi dengan teknik sampling Proportionate Simple Random Sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan kesehatan reproduksi yang telah dilakukan uji face validity. Data dianalisis menggunakan uji willcoxon. Berdasarkan uji willcoxon menunjukkan hasil yaitu pemberian edukasi secara daring terbukti efektif meningkatkan pengetahuan siswa SMK PGRI Blahbatuh (p-value 0,000). Tenaga kesehatan diharapkan secara konsisten menerapkan metode daring dalam memberikan edukasi kesehatan karena tetap dapat melakukan peran nyata tanpa harus meninggalkan tempat kerja bahkan dapat dilakukan saat dirumah sambal memberikan dampak positif pada remaja. Reproductive health problems in adolescents such as out-of-wedlock pregnancies and pregnancies at too early an age can arise due to a lack of knowledge about reproductive health and prevention of teenage pregnancy. This research aims to determine the effectiveness of online health education on knowledge about adolescent reproductive health among PGRI Blahbatuh Vocational School students. This Pre Experimental Design research uses a One Group Pretest Posttest Design approach. The sample was 118 respondents who met the inclusion criteria using the Proportionate Simple Random Sampling sampling technique. Data were collected using a reproductive health knowledge questionnaire that had been tested for face validity. Data were analyzed using the Willcoxon test. Based on the Willcoxon test, the results show that providing online education has been proven to be effective in increasing the knowledge of PGRI Blahbatuh Vocational School students (p-value 0.000). Health workers are expected to consistently apply online methods in providing health education because they can still play a real role without having to leave the workplace and can even do it at home while having a positive impact on teenagers.