p-Index From 2021 - 2026
7.385
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Sosiohumaniora KOM & REALITAS SOSIAL Professional : Jurnal Komunikasi dan Administrasi Publik Jurnal Kebijakan dan Pelayanan Publik Visionist J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan At-Tadbir : jurnal ilmiah manajemen JURNAL CEMERLANG: Pengabdian pada Masyarakat JIKE : Jurnal Ilmu Komunikasi Efek JURNAL PERSPEKTIF PENDIDIKAN PERSPEKTIF BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INCARE Jurnal Komunikasi dan Media Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri Aurelia: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Dharmawangsa: International Journal of the Social Sciences, Education and Humanitis Jurnal Cyber PR Jurnal Ilmiah Teknik Informatika dan Komunikasi MABUSS: Journal of Management, Business and Social Sciences Journal of Communication and Social Sciences Journal of Innovative and Creativity Jurnal Pengabdian UMKM Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat INTERACTION Communication Studies Journal Kontekstual: Jurnal Ilmu Komunikasi CONVERSE Journal Communication Science International Journal of Education, Vocational and Social Science Momentum Matrix: International Journal of Communication, Tourism, and Social Economic Trends Jurnal Ragam Pengabdian Dynamics Social : International Journal of Social Sciences and Communication Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi International Journal of Multidisciplinary Reseach J-IKA : Jurnal Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas BSI Bandung Cangkal : Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Jurnal ISO: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Claim Missing Document
Check
Articles

Komunikasi Penanggulangan Bencana Banjir dan Pengaruhnya Terhadap Perilaku Tanggap Bencana Masyarakat Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Pringsewu Naswa Rahmadita; Budhi Waskito; Hanindyalaila Pienrasmi
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.430

Abstract

ABSTRAK Bencana banjir yang sering terjadi di Kabupaten Pringsewu menuntut tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang tinggi, di mana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berperan aktif melalui Program Desa Tangguh Bencana (Destana). Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh komunikasi penanggulangan bencana, yang mencakup komunikator (X1), isi pesan (X2), media (X3), dan karakteristik masyarakat (X4), terhadap perilaku tanggap bencana masyarakat (Y) yang dikaji melalui aspek kognitif, afektif, konatif, dan psikomotorik. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan penyebaran kuesioner berskala Likert kepada 63 responden yang dipilih melalui simple random sampling dari populasi anggota Destana di tiga desa (Kresnomulyo, Kresnomulyo Barat, dan Yogyakarta Selatan). Analisis data menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial hanya isi pesan (X2) dan karakteristik masyarakat (X4) yang berpengaruh signifikan terhadap perilaku tanggap bencana, sedangkan komunikator (X1) dan media (X3) tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Secara simultan, keempat variabel memberikan kontribusi sebesar 65,1% terhadap variasi perilaku tanggap bencana (R²=0,651). Temuan ini menunjukkan bahwa keberhasilan komunikasi kebencanaan lebih ditentukan oleh kejelasan, relevansi, dan daya persuasif isi pesan serta karakteristik internal masyarakat. Implikasi praktis penelitian ini memberikan rekomendasi strategi komunikasi berbasis lokalitas dan kebutuhan masyarakat bagi BPBD Kabupaten Pringsewu. ABSTRACT Flood disasters that frequently occur in Pringsewu Regency demand a high level of community preparedness, with the Regional Disaster Management Agency (BPBD) playing an active role through the Disaster-Resilient Village Program (Destana). This study analyzes the influence of disaster communication, comprising communicator credibility (X1), message content (X2), media (X3), and community characteristics (X4), on community disaster response behavior (Y), assessed through cognitive, affective, conative, and psychomotor aspects. A quantitative approach was employed using Likert-scale questionnaires distributed to 63 respondents selected via simple random sampling from Destana members in three villages (Kresnomulyo, Kresnomulyo Barat, and Yogyakarta Selatan). Data were analyzed using multiple linear regression with SPSS 25. Results indicate that only message content (X2) and community characteristics (X4) have a significant partial influence on disaster response behavior, while communicator (X1) and media (X3) show no significant effect. Simultaneously, all four variables account for 65.1% of the variance in disaster response behavior (R²=0.651). These findings suggest that the effectiveness of disaster communication is primarily determined by the clarity, relevance, and persuasiveness of message content and the internal characteristics of the community. Practical implications include recommendations for locality-based and community-needs-oriented communication strategies for BPBD Pringsewu Regency.
Perilaku Komunikasi Siswa dalam Peristiwa Perundungan (Studi Kasus di Sekolah Dasar Negeri 2 Jati Mulyo, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan) Alya Ulfa Dwi Asri; Wawan Hernawan; Budhi Waskito
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.449

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui secara mendalam perilaku komunikasi siswa dalam peristiwa perundungan yang terjadi di lingkungan Sekolah Dasar Negeri 2 Jati Mulyo. Perundungan pada jenjang sekolah dasar muncul dalam bentuk verbal, fisik, maupun sosial dan berkaitan erat dengan interaksi siswa yang berlangsung secara berulang serta ketidakseimbangan kekuasaan antara pelaku dan korban. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan metode studi kasus dan menggunakan teori komunikasi interpersonal yang menekankan lima indikator utama: keterbukaan, empati, dukungan, sikap positif, dan kesetaraan. Informan penelitian terdiri dari guru kelas sebagai pengamat langsung, siswa pelaku, siswa korban, dan siswa saksi yang mengetahui peristiwa perundungan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku komunikasi pelaku perundungan ditandai dengan penggunaan bahasa kasar, ejekan, intimidasi nonverbal, dan kecenderungan mendominasi teman sebaya. Perilaku tersebut diketahui karena lingkungan pertemanan, kurangnya pengawasan guru, dan minimnya pemahaman siswa mengenai batasan komunikasi. Sementara itu, korban menunjukkan perilaku komunikasi yang tertutup, pasif, dan menghindar akibat tekanan psikologis seperti rasa takut, cemas, dan rendah diri. Faktor lingkungan sekolah terutama karena belum adanya program pencegahan yang terstruktur serta ketiadaan guru bimbingan dan konseling. Oleh karena itu, peran guru sebagai komunikator interpersonal sangat penting untuk memberikan dukungan, membangun komunikasi positif, serta menanamkan nilai empati dan keterbukaan. ABSTRACT This research aims to gain in-depth understanding of student communication behavior during bullying incidents at Jati Mulyo 2 Public Elementary School. Bullying at the elementary school level occurs in verbal, physical, and social forms and is closely related to repeated student interactions and an imbalance of power between the perpetrator and the victim. The research approach uses a qualitative method with a case study method and utilizes interpersonal communication theory that emphasizes five main indicators: openness, empathy, support, positive attitudes, and equality. Research informants consisted of classroom teachers as direct observers, student perpetrators, student victims, and student witnesses who witnessed the bullying incidents. Data were collected through in-depth interviews, participant observation, and documentation. The results showed that the communication behavior of bullies was characterized by the use of harsh language, teasing, nonverbal intimidation, and a tendency to dominate peers. This behavior was known to be due to the environment of friends, lack of teacher supervision, and students' minimal understanding of communication boundaries. Meanwhile, victims exhibited closed, passive, and avoidant communication behavior due to psychological pressures such as fear, anxiety, and low self-esteem. School environmental factors were primarily due to the lack of a structured prevention program and the absence of guidance and counseling teachers. Therefore, the role of teachers as interpersonal communicators is very important to provide support, build positive communication, and instill the values ​​of empathy and openness.
Strategi Komunikasi dalam Pembentukan Perilaku Disiplin Siswa (Studi Kasus pada Sekolah Menengah Atas Fransiskus Bandar Lampung) Dhollinca Cornikova SA; Wawan Hernawan; Budhi Waskito
Edutik : Jurnal Pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 6 No. 3 (2026): EduTIK : Juni 2026
Publisher : Jurusan PTIK Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67142/edutik.v6i3.450

Abstract

ABSTRAK  Penelitian ini membahas strategi komunikasi yang diterapkan oleh pihak sekolah dalam pembentukan perilaku disiplin siswa di SMA Fransiskus Bandar Lampung. Pembentukan disiplin siswa merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karena berkaitan dengan pembentukan karakter, tanggung jawab, dan kepatuhan terhadap tata tertib sekolah. Strategi komunikasi yang diterapkan sekolah berperan dalam menyampaikan nilai, norma, serta aturan yang berlaku agar dapat dipahami dan diinternalisasi oleh siswa secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi komunikasi yang digunakan dalam pembinaan disiplin siswa, mengidentifikasi bentuk-bentuk komunikasi yang diterapkan, serta mengetahui faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan strategi tersebut. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru, wali kelas, serta siswa. Hasil kajian menunjukkan bahwa strategi komunikasi yang diterapkan mencakup komunikasi verbal, tertulis, dan nonverbal yang dilaksanakan secara terencana dan berkelanjutan. Komunikasi tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penyampaian aturan, tetapi juga sebagai proses pembinaan dan internalisasi nilai disiplin. Efektivitas strategi komunikasi dipengaruhi oleh konsistensi pendidik, keteladanan, kerja sama antar warga sekolah, serta lingkungan sekolah yang kondusif. Namun demikian, masih terdapat hambatan berupa perbedaan karakter siswa, pengaruh lingkungan luar, serta tingkat kesadaran disiplin yang belum merata.   ABSTRACT  This study discusses the communication strategies implemented by the school in fostering student discipline at Fransiskus High School in Bandar Lampung. Fostering student discipline is an important part of the educational process because it is related to character building, responsibility, and compliance with school regulations. The communication strategies implemented by the school play a role in conveying values, norms, and applicable rules so that they can be effectively understood and internalized by students. This study aims to analyze the communication strategies used in fostering student discipline, identify the forms of communication implemented, and identify supporting and inhibiting factors in the implementation of these strategies. The approach used in this study is a qualitative approach with a case study method. Data were obtained through in-depth interviews, observation, and documentation involving the principal, teachers, homeroom teachers, and students. The results of the study indicate that the communication strategies implemented include verbal, written, and nonverbal communication that is implemented in a planned and continuous manner. This communication not only functions as a means of conveying rules but also as a process of fostering and internalizing disciplinary values. The effectiveness of communication strategies is influenced by the consistency of educators, role models, cooperation among school members, and a conducive school environment. However, there are still obstacles in the form of differences in student character, external environmental influences, and uneven levels of disciplinary awareness.
Model Manajemen Strategi Uji Kompetensi Guru di Kabupaten Tulang Bawang Selviani Saputri; Budhi Waskito
Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Teknologi dan Manajemen Industri Terapan
Publisher : Yayasan Inovasi Kemajuan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55826/jtmit.v5i1.1627

Abstract

Pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) di Kabupaten Tulang Bawang menunjukkan hasil yang fluktuatif dan belum mencapai target nasional, dengan tingkat kelulusan menurun dari 89,6% pada 2023 menjadi 35% pada 2024. Kondisi ini mengindikasikan adanya permasalahan sistemik dalam fungsi manajemen dan kesiapan teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis proses manajemen pelaksanaan UKG serta merumuskan model manajemen strategis yang efektif. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif terapan dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 20 informan kunci, observasi, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi manajemen belum berjalan optimal akibat lemahnya koordinasi lintas unit, keterbatasan infrastruktur TIK, serta rendahnya literasi digital guru. Integrasi hasil UKG dengan program Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) diperlukan secara sistematis. Penelitian ini menawarkan model manajemen strategis kontekstual yang mengintegrasikan fungsi manajemen dengan Human Capital Theory guna meningkatkan kompetensi guru dan mutu pendidikan daerah secara berkelanjutan.
Co-Authors Ade Irma Pertiwi Afrizal Nilwan Agastia Pramesti Regita Cahyani P Agus Wahyudi Agustina Zawitri Agustuti Handayani Akasah Kurniawan Alya Ulfa Dwi Asri Aminah Aminah Anastasia Luliani Frelisia Andala Rama Putra Barusman Andoni Fornio Barusman Anggalana Anggewa, Dava Anggraini Saputri Appin Purisky Redaputri Ardianto, Hendri Ayu Wulandari Azura, Tabitha Rahma Cika Adil Tavia Desma Silvira Dewa Putu Wipayana Kusuma Dhollinca Cornikova SA Dora Rinova Fanesa Melifika Farhansyah, Taufik Ferina Aisah Fikri Alkatiri Fitriandini, Ragil Gede Ari Pratama Putra Gesta Rallimo Pratiasa Hanindyalaila Pienrasmi Haninun Hartabela, Dadang Hendri Dunan Ida Farida J T Yuhono Joko Setiadi Kamila Yuniarti Khujaji, Afie Khotimil Kurniawan, Dea Lestari S, Meidianty M Amsyar Riendika M Denu Poyo M. Denu Poyo M. Denu Proyo M. Yusuf S. Barusman Maulia, Mita Nainggolan, Asnirut Naomika Naswa Rahmadita Nika Mareta Ramadani Niki Agus Santoso Noning Verawati Nurhidayah, Indah Obed Ebenezer Oktaviani, Anisa Putri Poyo, M. Probo Raharjo Putri Sugiati RISWAN, Riswan ROYNALDO SIMANULANG Sahri, Dilla Revira Sapto Yowono Saputra, M.Hafiz Salas Satria Astana Selviani Saputri Setiawan, Adrian Pujangga Sigit Riyadi Soewito Soewito Soewito Sri Mina Ginting Sugito - Susilowati Susilowati Tesalonica, Veren Tina Miniawati Barusman Trenggono Pujo Sakti Tri Hardiansyah Valloma, Fernando Viata, Sony Vinolia Agustin Vonny Tiara Narundana Wawan Hernawan Wawan Hernawan Wayan Landre Weni Safitri William Djunizar Wisnu, Laras Yanuarius Yanu Dharmawan Yasmine Nabila Putri Zawitri, Agustina