Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

Validitas dan Reliabilitas Kuesioner Kepatuhan Pengobatan Pasien Lansia dengan Hipertensi berdasarkan Teori Health Belief Model Rusmadi, Nurhidayati; Pristianty, Liza; Zairina, Elida
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 1 (2021): J Sains Farm Klin 8(1), April 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.1.60-68.2021

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengukur validitas dan reliabilitas kuesioner kepatuhan penggunaan obat pada lansia dengan hipertensi berdasarkan teori Health Belief Model (HBM). Kuesioner dibuat berdasarkan studi literatur dan diskusi dengan para ahli. Dikarenakan pandemi COVID-19, penyebaran kuesioner dilakukan secara daring di media sosial dan secara luring pada pasien hipertensi yang berkunjung di Puskesmas Pekauman, Kota Banjarmasin. Kuesioner terdiri dari enam dimensi untuk mengukur HBM, yaitu kerentanan, keparahan, manfaat, hambatan, dan kepercayaan diri yang dirasakan, serta isyarat untuk bertindak. Sejumlah 30 peserta berumur 60–79 tahun & sedang mengonsumsi obat kaptopril dan/atau amlodipin minimal dalam 3 bulan terakhir terlibat dalam penelitian ini. Pada uji validitas, hasilnya menunjukkan bahwa dari 45 item pertanyaan dalam kuesioner, terdapat 8 item yang tidak valid sedangkan 37 item lainnya dinyatakan valid berdasarkan nilai Pearson Correlation (> r tabel 0,361; p <0,05). Selanjutnya, 37 item yang valid, setiap dimensi diuji reliabilitasnya pada tingkat signifikansi 0,05 dan hasilnya masing-masing dimensi memiliki nilai Cronbach's Alpha >0,7, dengan skor keseluruhan 0,927 yang menunjukkan bahwa semua dimensi dalam kuesioner reliabel. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa kuesioner berdasarkan teori Health Belief Model merupakan instrumen yang valid dan reliabel untuk mengukur kepatuhan penggunaan obat pada lansia dengan hipertensi.
Korelasi Iklan Obat Demam di Televisi Terhadap Pemilihan Obat pada Swamedikasi Pristianty, Liza; Mufarrihah, Mufarrihah
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 3 (2021): J Sains Farm Klin 8(3), Desember 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.3.271-278.2021

Abstract

Swamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemilihan obat dalam swamedikasi pada ibu rumah tangga di wilayah Surabaya Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitis, berdasarkan waktu pengambilan data adalah crosssectional. Subyek penelitian ibu rumah tangga yang biasa menonton televisi di wilayah Surabaya Utara. Penentuan area penelitian menggunakan metode cluster random sampling dengan teknik sampling accidental sampling. Variabel yang diteliti adalah iklan obat demam di televisi dan pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga di Surabaya Utara, data yang terkumpul dianalisis menggunakan Spearman correlation untuk mengetahui adanya korelasi antar variabel. Hasil penelitian diperoleh sampel ibu rumah tangga sebanyak 118 orang, terbanyak berusia 41-50 tahun 42 (35,6%). Pendidikan terbanyak SMA/sederajat sebesar 67 (56,7%), dan kebanyakan ibu rumah tangga tidak bekerja 38 (32,2%). Obat demam yang terbanyak dipilih adalah parasetamol baik dalam bentuk tablet atau sirup. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk mengetahui korelasi antara iklan obat di televisi dengan pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi korelasi p = 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi antara iklan obat di televisi terhadap pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga. Besarnya nilai korelasi adalah 0,333 artinya korelasi iklan obat di televisi dan pilihan obat demam oleh ibu rumah tangga sebesar 33,3% sedangkan 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar iklan obat di televisi seperti pendidikan, pendapatan, pengalaman, bertambahnya usia, informasi dan kepercayaan terhadap obat tertentu yang belum ditelitiSwamedikasi dilakukan masyarakat untuk mengobati penyakit yang dapat dikenali sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh iklan obat demam di televisi terhadap pemilihan obat dalam swamedikasi pada ibu rumah tangga di wilayah Surabaya Utara. Penelitian ini merupakan penelitian analitis, berdasarkan waktu pengambilan data adalah crosssectional. Subyek penelitian ibu rumah tangga yang biasa menonton televisi di wilayah Surabaya Utara. Penentuan area penelitian menggunakan metode cluster random sampling dengan teknik sampling accidental sampling. Variabel yang diteliti adalah iklan obat demam di televisi dan pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga di Surabaya Utara, data yang terkumpul dianalisis menggunakan Spearman correlation untuk mengetahui adanya korelasi antar variabel. [A1] [A2] Hasil penelitian diperoleh sampel ibu rumah tangga sebanyak 118 orang, terbanyak berusia 41-50 tahun 42 (35,6%). Pendidikan terbanyak SMA/sederajat sebesar 67 (56,7%), dan kebanyakan ibu rumah tangga tidak bekerja 38 (32,2%). Obat demam yang terbanyak dipilih adalah parasetamol baik dalam bentuk tablet atau sirup. Uji korelasi Spearman dilakukan untuk mengetahui korelasi antara iklan obat di televisi dengan pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi korelasi p= 0,000 < 0,05. Hal ini menunjukkan terdapat korelasi antara iklan obat di televisi terhadap pemilihan obat demam oleh ibu rumah tangga. Besarnya nilai korelasi adalah 0,333artinya korelasi iklan obat di televisi dan pilihan obat demam oleh ibu rumah tangga sebesar 33,3%sedangkan 66,7% dipengaruhi oleh faktor lain di luar iklan obat di televisi seperti pendidikan, pendapatan, pengalaman, bertambahnya usia, informasi dan kepercayaan terhadap obat tertentu yang belum diteliti [A1]Bagaimana menjelaskan hasil analisis dari korelasi spearman [A2]Sudah direvisi
PENGARUH PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PEMAHAMAN PENGELOLA TUBERKULOSIS DI KABUPATEN PAMEKASAN Rahem, Abdul; Utami, Wahyu; Yuda, Ana; Athiyah, Umi; Priyandani, Yuni; Sulistyarini, Arie; Wijaya, I Nyoman; Hermansyah, Andi; Pristianty, Liza; Sukorini, Anila Impian
Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi dan Kesehatan Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Ibnu Sina
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ISFI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36387/jiis.v10i1.2419

Abstract

Tuberculosis (TB) is an infectious disease that ranks second as the cause of death in the infectious disease group after HIV (Human Immunodeficiency Virus) infectious disease. Pamekasan Regency is ranked fifth in East Java in terms of TB cases, after Sumenep, Lumajang, Malang City, and Jember Regencies. The Head of the Pamekasan Regency Health Office is committed to increasing the understanding of TB Cadres to help patients carry out long-term treatment. The activity method was in the form of training on TB Treatment for TB Cadres of Health Centers and TB Managers of the Health Office in Pamekasan Regency. The implementation was held on October 17, 2020 in Pamekasan. There were 58 participants consisting of 35 TB Cadres and 23 TB Managers. The results of the training showed that there was an increase in understanding, with an average score of 8.4828 after the training and 6.6379 before the training with a p pired t test = 0.000. Conclusion The training has an effect on increasing the understanding of TB Cadres and Managers of the Health Office in Pamekasan Regency regarding the treatment and prevention of TB transmission. This activity targets four categories of Sustainable Development Goals (SDGs), namely SDG 3 (Good health and well-being), SDG 4 (Quality education), SDG 16 (Peace, justice and strong institutions) and SDG 17 (Partnership for the goals).
Analysis of Obedience Factors of Distribution Facilities in Distributing Cosmetics in East Java Agustina, Pipin Eri; Pristianty, Liza; Rochmah, Thinni Nurul
Jurnal Aisyah : Jurnal Ilmu Kesehatan Vol 7, No 1: March, 2022
Publisher : Universitas Aisyah Pringsewu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (728.52 KB) | DOI: 10.30604/jika.v7i1.784

Abstract

Cosmetics that have no Marketing Authorization Number (MAN) can harm people's health. This study aimed to analyze the factors that affect the obedience of cosmetics distribution facilities in distributing cosmetics that have MAN in East Java-based on Niven's theory (understanding the instructions, quality of interaction, beliefs, attitudes, personality, social isolation) and Milgram's theory (the status of the facilities, personal responsibility, the legitimacy of authority figures, the status of authority figures, peer support, the proximity of authority figures). This study was a cross-sectional study, using a validated questionnaire. 179 participants were chosen using simple random sampling. The data were analyzed using Partial Least Square (PLS) (p= 0.05). The factor based on Niven's theory that has a significant relationship with obedience is personality (p=0.001). The factors based on Milgram's theory that have a significant relationship with obedience are the legitimacy of authority figures (p=0.025) and peer support (p=0.000). Whereas, understanding the instructions, quality of interaction, beliefs, attitudes, social isolation, the status of facilities, personal responsibility, the status of authority figures, and the proximity of authority figures have no correlation. Milgram’s theory more affects obedience than Niven’s theory. Various kinds of education and monitoring evaluation of distribution facilities were implemented to improve obedience.  Abstrak: Kosmetik merupakan salah satu kebutuhan penting tetapi juga dapat membahayakan kesehatan apabila kosmetik tersebut tidak memiliki nomor izin edar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor kepatuhan sarana distribusi dalam mengedarkan kosmetika yang memiliki nomor izin edar di Jawa Timur berdasarkan Teori Niven (pemahaman tentang instruksi, kualitas interaksi, keyakinan, sikap, kepribadian, isolasi sosial) dan Teori Milgram (status sarana, tanggungjawab pribadi, legitimasi figur otoritas, status figur otoritas, kedekatan figur otoritas). Jenis penelitian observasional dengan desain studi cross sectional. Jumlah sampel sebanyak 179 responden dipilih secara simple random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner yang sudah divalidasi. Analisis data statistik menggunakan Partial Least Square (PLS) (p= 0.05). Faktor berdasarkan Teori Niven yang mempengaruhi kepatuhan adalah kepribadian (p=0,001). Faktor berdasarkan Teori Milgram yang mempengaruhi kepatuhan adalah legitimasi figur otoritas (p=0,025) dan dukungan rekan (p= 0,000). Sedangkan pemahaman tentang instruksi (p=0,513), kualitas interaksi (p=0,860), keyakinan (p=0,064), sikap (p=0,597), isolasi sosial (p= 0,333), status sarana (p=0,504), tanggungjawab pribadi (p=0,707), status figur otoritas (p=0,060), dan kedekatan figur otoritas (p=0,072) tidak memiliki hubungan  signifikan terhadap kepatuhan. Teori Milgram lebih mempengaruhi kepatuhan daripada Teori Niven. Upaya untuk meningkatkan kepatuhan dilakukan melalui berbagai macam edukasi dan evaluasi monitoring sarana distribusi kosmetika.
Analisis Rencana Kebutuhan Obat Menggunakan Metode Konsumsi dan Ketersediaan Obat Antibiotik di Rumah Sakit Umum Daerah Sumbawa Prasaja, Bayu; Pristianty, Liza; Rahem, Abdul
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 1 (2024): Volume 6 Nomor 1 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i1.10368

Abstract

ABSTRACT Antibiotics are still a global concern due to the increasing cases of resistance worldwide. An important influencing factor is the irrational use of drugs, which can be sourced from the unmet need for antibiotic drugs in health care facilities. Effective drug planning can ensure the availability of antibiotic drugs. This study was conducted to determine the effectiveness of drug requirements planning using the consumption method on the availability of antibiotic drugs at the Sumbawa Regional Hospital. study is an observational approach with a cross sectional research design. The instrument used in this study was a Data Collection Sheet with secondary data sources from the Hospital Management Information System. Data analysis was carried out descriptively and to determine effective planning methods using drug availability indicators. The results showed that planning drug needs using the consumption method can better ensure the availability of antibiotic drugs and can minimize excessive drug stocks to empty compared to the method that has been done at the Sumbawa Regional Hospital. Planning for antibiotic drug requirements using the consumption method is effective in meeting antibiotic drug requirements at the Sumbawa Regional Hospital. Keywords: Consumption Method, Drugs Planning, Antibiotics, Drugs Availability  ABSTRAK Antibiotik hingga saat ini masih menjadi perhatian dunia karena semakin meningkatnya kasus resistensi di seluruh dunia. Faktor penting yang mempengaruhi adalah penggunaan obat yang tidak rasional, yang dapat bersumber dari tidak terpenuhinya kebutuhan obat-obat antibiotik di fasilitas pelayanan kesehatan. Dengan dilakukan perencanaan kebutuhan obat yang efektif, dapat menjamin ketersediaan obat antibiotik. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui efektivitas perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi terhadap ketersediaan obat antibiotik di RSUD Sumbawa. Penelitian ini merupakan penelitian dengan pendekatan observasional dengan desain penelitian cross sectional. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Lembar Pengumpul Data dengan sumber data sekunder dari Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit. Analisis data secara deskriptif dan untuk menentukan metode perencanaan yang efektif menggunakan indikator ketersediaan obat. Hasil penelitian menunjukkan perencanaan kebutuhan obat dengan metode konsumsi dapat lebih menjamin ketersediaan obat antibiotik dan dapat meminimalisir stok obat yang berlebih hingga kosong dibandingkan dengan metode yang selama ini sudah dilakukan di RSUD Sumbawa. Perencanaan kebutuhan obat antibiotik dengan menggunakan metode konsumsi efektif dalam memenuhi kebutuhan obat antibiotik di RSUD Sumbawa. Kata Kunci: Metode Konsumsi, Rencana Kebutuhan Obat, Antibiotik, Ketersediaan Obat
Co-Authors Abdul Rahem Abdul Rahem Abdul Rahem, Abdul Ade Dwiki Lusiana Afifatuzzahroh Agustina, Pipin Eri Aisyah Imran Alvira Titis Sari Amanda Fikriyatul Fadhilah Ana Yuda Anak Agung Freda Suksma Carira Anak Agung Istri Yuliandani Andi Hermansyah Angkasa Megistra Ulvan Ani Zukhruf Amalia Anissah Insyirah Idris Aniza Oktaviana Annisa Mutiara Nandasari Hartono Apriliana, Nur Ghina Arie Sulistyarini Artian Putra Pratama Ramadhan Azzalia Firdanthi Badrunada, Muhamad Bayu Prasaja, Bayu Briline Steffy Laurent Bunga Izzatul Lutfiyah Carolyn Wijaya Salim Chaerini Rizkyah Cinta Muna Budiman Clarisa Dian Cahyani Davin Mahendra Duwiri Devy Andarini Dhea Anansya Siammita Dhela Martina Salsabila Didy Pratama Maylana Susanto Dwi Abirlina Fitri Aldina Dwi Ajeng Eli Ananda Dwi Ajeng Eli Ananda, Dwi Ajeng Eli Elda Yuliana Dwi Lestari Elida Zairina Ellen Jelita Dewantari Elys Oktaviana Emirsyalnuary Emirsyalnuary Emy Siauwono Ermawati Dwi Agustin Ersalia Susetyo Ester Adelia Mianing Eunike Christiane Hartanto Faridatus Sholikah Felicia Alice Putri Ferri Febriansyah Firdha Julianty Sukma Fransisca Gloria Fransisca Gloria Galina Meldaviati Gede Aditya Dananjaya Suparta Gerry Yahya Suryanto Gesnita Nugraheni Ghina Rosyida Gladyza Nanda Mega Silvana Grishelda Putri Fitria Arifin Gusti Noorrizka V Gusti Noorrizka Veronika Ahmad Hefti Ari Fransiska Hermansyah, Andi Hidajah Rachmawati Hikma Urwatil Wusqo Hurindina Hanuni Husniar, Witri Rochaeni I NYOMAN WIJAYA I Nyoman Wijaya Ida Wayan Gede Bima Astawa Ika Ratna Hidayati Irma Nurtiana Syafitri Izzatul Afifah Jamilatul Fardha Julian Dwi Susanto Khairunnisa Andini Laras Hadyaning Tias Lina Fitrianidiah Linda Wiwid Kurniasari Maharani Dwi Pratiwi Martadina Dwi Cahyani Maulidia Inayah Meiza Orchid Dewani Suhanto Mia Etika Rahayu Mufarrihah, Mufarrihah Mufarrihah, Mufarrihah Muhammad Pramudya Pangestu Mutiara Titani Nadia Dewi Febiana Naila Azka Fikriyah Nina Puspitawati Nurhidayati Rusmadi Oudrey Addriana Pipin Eri Agustina Priyandani, Yuni Putri Artika Sari Rafiqa Amalia Chasanah Rahayu, Titik Puji Rana Rana Retno Iradian Rischi Nur Meilia Rizka Aulia Rahma Rusmadi, Nurhidayati Salsabila Aprilia Rizqi Salsabila Salsabila Sausan Syahira Arsyie Sukorini, Anila Impian Taufik Haldi Thinni Nurul Rochmah Trisiyana Sholika Sari Umi Athiyah Umi Athiyah, Umi Wahyu Utami Wahyu Utami, Wahyu Widawaty Hartono Wikal Rizky Yudheansyah Yehezkiel Alfa Ludji Leo Yuni Priyandani Yunti Fitriani Zulfia Almas Rizqulloh