Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengembangan Video Tutorial Penataan Modifikasi Hijab Pengantin Akad Nikah Fatimah Nabila; Jenny Sista Siregar; Aniesa Puspa Arum
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7551

Abstract

Limited time and learning media in bridal hijab styling material in the Cosmetology Education Study Program creates difficulties in the learning process. From the results of the needs analysis, 100% of respondents agreed that a video tutorial on how to modify the bridal hijab for their wedding ceremony was carried out. This research focuses on developing learning media, namely by producing video tutorials which makes this research included in the Research and Development (R&D) type of research using the ADDIE development model, but is limited to the development stage. The aim of this research is to develop video tutorials so that they can serve as information and references for students and the general public to improve their skills in arranging bridal hijab modifications. The data analysis technique uses a mix method, namely data collection and analysis is carried out using quantitative and qualitative research. This development research was carried out through a validation test process by material experts and media experts, as well as student practicality tests. In the material expert assessment I at stage I it was 67.69% and at stage II it was 86.15%. Then, the results of the material expert validation test II were 96.92% so it was included in the "Very Eligible" category. Meanwhile, the score obtained from the media expert validation test in stage I was 92% and in stage II it was 97.33%, so it was included in the "Very Eligible" category. At the practicality test stage carried out on 2020 and 2021 UNJ Cosmetology Education students, there were One to One trial results of 97.43% and Small Group trials of 91.07% which fell into the "Very Practical" category. Thus, video tutorials for arranging modifications to the bridal hijab at the wedding ceremony can be used as a learning medium.
Pengembangan E-Modul Pembelajaran Luka Memar Pada Mata Pelajaran Rias Wajah Khusus Oryza Sativa Hidayat; Nurnina Ayuningtyas; Aniesa Puspa Arum
Didaktika: Jurnal Kependidikan Vol. 13 No. 001 Desemb (2024): Didaktika: Jurnal Kependidikan (Special Issue 2024)
Publisher : South Sulawesi Education Development (SSED)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58230/27454312.1364

Abstract

Penelitian ini berangkat dari rendahnya pemahaman dan penguasaan materi tentang luka memar dalam mata pelajaran Rias Wajah Khusus, yang disebabkan oleh terbatasnya sumber belajar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan media pembelajaran yang praktis dan dapat diakses kapan saja dan di mana saja tanpa batasan, dalam bentuk Modul Elektronik (E-Modul). E-Modul ini dikembangkan menggunakan ReactJs, yang memungkinkan pembuatan Antarmuka Pengguna (UI) yang interaktif, mandiri, dan kompleks. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah Research & Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Pada tahap pengembangan, dilakukan validasi terhadap produk penelitian menggunakan instrumen kuesioner yang disebarkan kepada ahli materi dan ahli media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian tahap pertama oleh ahli materi mendapatkan persentase 76%, dan meningkat menjadi 91% pada tahap kedua setelah perbaikan dilakukan pada E-Modul Luka Memar. Sementara itu, penilaian oleh ahli media menunjukkan hasil sebesar 85,5%. Penelitian ini juga melibatkan uji praktikalitas pada siswa kelas XII program keahlian Tata Kecantikan Kulit dan Rambut di SMK Negeri 7 Tangerang Selatan. Pada tahap awal, dilakukan uji coba individu (one-to-one) yang memperoleh hasil 90%, kemudian dilanjutkan dengan uji coba terbatas (small group) yang menghasilkan 97,1%. Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan bahwa E-Modul Luka Memar sangat layak dan praktis digunakan sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Rias Wajah Khusus.
Pengembangan Modul Tata Rias Wajah pada Program Beauty Class Reporter Narasi TV Alifia Sani Husen; Nurul Hidayah; Aniesa Puspa Arum
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8148

Abstract

This research was developed through the lack of learning media used in the beauty class program specifically for reporters held on a television station, especially Narasi TV. This study aims to develop a make-up module in a beauty class aimed at TV station reporters. Television reporters need appropriate make-up skills to support a professional appearance through outdoor broadcasts and in the studio. This module is designed to meet these needs by providing systematic, easy-to-understand guidance that is in accordance with professional beauty standards. The research method used is Research and Development (R&D) with a 4D development model (define, design, develop, disseminate). The data collection technique uses a questionnaire distribution in the form of a questionnaire with qualitative and quantitative data analysis techniques. The results of the study showed that the feasibility value obtained by media experts was 100% and the results of the material expert validity test were carried out in 2 stages with a final value of 87%. Meanwhile, in the trial, students received a one-to-one assessment of 88.6% and in small groups of 88.4%. Based on the data obtained, it can be concluded that the Makeup module in the Narasi TV Beauty Class Reporter is said to be "very Appropriate" and "Very Practical" to be used as a guidebook for running a beauty class.
Pengembangan Video Tutorial Korean Make Up Look Teknik Ombre Lips pada Mata Kuliah Tata Rias Pengantin Internasional Aurellia Yogi Ainanda Sekar; Sitti Nursetiawati; Aniesa Puspa Arum
Journal on Education Vol. 7 No. 2 (2025): Journal on Education: Volume 7 Nomor 2 Tahun 2025 In Progress (Januari-Februari
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i2.8330

Abstract

This research was compiled from the increasing interest of Indonesian people, especially students of the Cosmetology Education Study Program, towards Korean Beauty which focuses on Korean Make Up Look where students find some difficulties in applying Korean Make Up Look, especially in the ombre lips technique. This research uses a Research and Development model with a 4-D development model (define, design, develop, disseminate). This research developed a video tutorial on the Korean Make Up Look Ombre Lips Technique which aims to be a learning medium for the International Bridal Makeup course. The data collection technique used a questionnaire distribution with qualitative and quantitative data analysis techniques. The results of the research showed that the results of the material experts at one stage reached 94%. Furthermore, the validation test carried out by the media expert went through one stage and obtained a score of 86.6%. A one-to-one practicality test was also carried out with a score of 94% then continued with a small group test with a score of 97.9%. Based on this assessment, the video tutorial of Korean Make Up Look Ombre Lips Technique used as a learning medium in the International Bridal Make Up course was declared “Very Feasible” and “Very Practical”.
Pengaruh Augmented Reality (AR) Makeup Filter Terhadap Keputusan Pembelian Foundation Makeup pada Mahasiswa Tata RiasUniversitas Negeri Jakarta Gealicha Adinda Febiola; Aniesa Puspa Arum; Dwi Atmanto
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 6 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i6.11361

Abstract

Penelitian kuantitatif ini bertujuan menganalisis pengaruh Augmented Reality (AR) Makeup Filter terhadap keputusan pembelian foundation makeup pada mahasiswa Tata Rias Universitas Negeri Jakarta (UNJ). Penelitian ini dilatar belakangi oleh tingginya risiko salah memilih warna (shade) dan tekstur produk complexion saat belanja daring, sehingga menuntut adanya fitur virtual try-on sebagai alat evaluasi digital. Melalui teknik purposive sampling, dipilih 76 responden mahasiswa Tata Rias UNJ yang pernah menggunakan filter AR kosmetik. Data primer dihimpun menggunakan kuesioner Google Form berskala Likert, lalu diolah dengan IBM SPSS 27 melalui uji instrumen, uji asumsi klasik, dan pengujian hipotesis. Hasil analisis regresi linear sederhana menghasilkan persamaan Y = 36,592 + 0,694X. Berdasarkan uji t parsial, variabel AR Makeup Filter terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian (  6,857; sig. < 0,001). Hubungan kedua variabel tergolong kuat dengan nilai koefisien korelasi ( )sebesar 0,623. Sementara itu, nilai koefisien determinasi  sebesar 0,388 menunjukkan bahwa fitur AR kontributif sebesar 38,8% dalam menjelaskan keputusan pembelian, sedangkan 61,2% sisanya dipengaruhi faktor eksternal. Kesimpulannya, visualisasi interaktif teknologi AR ini efektif meminimalisir keraguan psikologis belanja daring sekaligus memperkuat keyakinan visual konsumen dalam memilih kosmetik yang tepat.
Pengembangan Media Poster Disertai QR Code Untuk Materi Senam Yoga Pada Mata Kuliah Senam Kecantikan Sherlyka Kurniastiputri; Eti Herawati; Aniesa Puspa Arum
Community Engagement and Emergence Journal (CEEJ) Vol. 7 No. 2 (2026): Community Engagement & Emergence Journal (CEEJ)
Publisher : Yayasan Riset dan Pengembangan Intelektual

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37385/ceej.v7i2.11736

Abstract

Pada poses pembelajaran, pemilihan media pembelajaran merupakan salah satu yang memiliki peran penting. Berdasarkan analisis kebutuhan kepada mahasiswa, terdapat sebanyak 73,3% mahasiswa merasa bahwa media pembelajaran yang digunakan sebelumnya masih kurang efektif dan bervariatif. Tujuan diadakannya penelitian ini adalah untuk mengembangkan media pembelajaran poster pada praktik senam yoga yang layak sebagai alternatif sumber belajar pada Mata Kuliah Senam Kencantikan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah Research and Development (RnD) dengan model pengembangan yang digunakan adalah ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Namun peneliti membatasi hanya sampai pada tahap Implementation. Instrumen yang digunakan untuk pengumpulan data pada penelitian ini adalah dengan kuisioner untuk penilaian ahli validasi materi dan media, serta uji praktikalitas mahasiswa. Hasil validasi ahli materi mendapat persentase sebesar 80% dengan kategori “layak”. Hasil validasi ahli media mendapatkan persentase sebesar 96% dengan kategori “sangat layak”. Dan hasil validasi praktikalitas one to one mendapat 96,4% dengan kategori “sangat layak”, serta validasi praktikalitas  small group sebesar 93,07% dengan kategori “sangat layak”. Dari hasil yang telah diperoleh, maka poster pembelajaran mendapatkan hasil layak dan sangat layak untuk digunakan sebagai bahan pembelajaran. Poster pembelajaran ini tidak hanya mempermudah mahasiswa untuk mengakses dimana saja dan kapan saja, tetapi juga dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk belajar secara mandiri.
The Effectiveness of Using Instructional Videos on Learning Outcomes in Creative Evening Hairstyling Practice Among Grade XI Beauty Cosmetology Students at SMK Negeri 3 Tangerang Salsabila Ramadhanti; Aniesa Puspa Arum; Neneng Siti Silfi
Vifada Journal of Education Vol. 4 No. 1 (2026): January - June
Publisher : Yayasan Vifada Cendikia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70184/2vf5mq60

Abstract

This study aims to examine the effectiveness of instructional video usage on learning outcomes in creative evening-style bun hairstyling practice among Grade XI Beauty Cosmetology students at SMK Negeri 3 Tangerang. Instructional videos are implemented as a learning medium to support students’ understanding of procedural steps in practical competencies that require high psychomotor skills. The research employed a quantitative approach using a pre-experimental design with a one-group pretest-posttest model. The sample consisted of 29 valid students selected through purposive sampling from a population of 31 students. Data were collected using cognitive tests (pretest and posttest) and psychomotor performance assessments based on structured rubrics covering preparation, technique, cleanliness, time accuracy, and final result. The cognitive data were analyzed using descriptive statistics, normality tests, and Wilcoxon Signed-Rank Test, followed by effect size analysis. The results showed that there was no statistically significant difference between pretest and posttest scores (p = 0.315), with a small effect size (r = 0.186), indicating that the video functioned mainly as a reinforcing medium for theoretical understanding. However, psychomotor assessment results demonstrated a high level of student achievement, with a mean score of 89.14 and 100% of students achieving competency above the minimum mastery criteria (KKM ≥ 80). The findings indicate that instructional video usage is highly effective in improving students’ practical skills in hairstyling practice, although its impact on cognitive improvement is limited due to already high baseline knowledge levels. This study highlights the importance of integrating video-based learning to enhance vocational skill mastery in Beauty Cosmetology education.  
PEMBERDAYAAN IBU RUMAH TANGGA DESA SINGASARI MELALUI PELATIHAN DAUR ULANG LIMBAH KERTAS Eti Herawati; Aniesa Puspa Arum; Titin Supiani; Raida Almaira; Amadea Ghassani Gunarto
COMVICE: Journal Of Community Service Vol. 10 No. 1 (2026): April (2026)
Publisher : ITEBIS PGRI Dewantara Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26533/comvice.v10i1.1631

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi kewirausahaan ibu rumah tangga di Desa Singasari melalui pelatihan pemanfaatan limbah kertas menjadi produk kerajinan bernilai ekonomi. Mitra kegiatan terdiri atas 15 ibu rumah tangga yang belum memiliki pekerjaan tetap dan berminat mengembangkan usaha rumahan. Permasalahan utama mitra mencakup rendahnya pengetahuan tentang teknik daur ulang kertas, minimnya pelatihan keterampilan, serta kurangnya dorongan untuk berwirausaha. Sebagai solusi, tim menerapkan metode participatory training menggunakan modul pembelajaran berbasis panduan praktis. Pelaksanaan kegiatan diawali dengan survei dan koordinasi, kemudian dilanjutkan dengan sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan rata-rata nilai dari 58,67 menjadi 71,87 atau sebesar 22,56%. Selain peningkatan pengetahuan, peserta juga memperlihatkan perubahan sikap berupa tumbuhnya motivasi dan kepercayaan diri dalam berwirausaha. Meski masih terdapat empat peserta (26,7%) yang belum menunjukkan peningkatan optimal, kegiatan ini terbukti efektif dalam memperkuat keterampilan teknis dan menumbuhkan semangat kewirausahaan, sehingga berpotensi mendukung kemandirian ekonomi keluarga.
EDUKASI KESEHATAN KULIT MELALUI BUKU PEMBELAJARAN SANITASI DAN HYGIENE KECANTIKAN PADA MASYARAKAT Eti Herawati; Aniesa Puspa Arum; Dwi Atmanto; Tri Handayani; Savira Nur Irfany; Siti Nur Aisyah; Alamanda Sekar Pradita
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.14002

Abstract

Skin health and beauty are important aspects of daily life that are significantly influenced by the proper application of sanitation and hygiene, both in personal care and in beauty practices within the community. The community of Kelurahan, Sukmajaya District, Depok City, West Java, generally still has limited understanding of the importance of sanitation and hygiene in skin beauty care, making them susceptible to various skin problems such as irritation, acne, and infection caused by poor sanitation habits, the use of unsterilized beauty tools, and the use of contaminated or expired cosmetic products. This community service activity focuses on improving public knowledge regarding the definitions, types, functions, purposes, and practical steps of applying sanitation and hygiene in skin beauty care. The method used includes stages of community needs analysis, the development of a learning book as an educational medium, and socialization and mentoring on the use of the book for the target community. The learning book was systematically compiled, covering basic concepts of skin health and beauty, definitions and indicators of sanitation and hygiene, up to practical steps for daily implementation. The results show that the use of this learning book was effective in increasing the knowledge and awareness of the target community regarding the importance of skin beauty sanitation and hygiene, as demonstrated by an improvement in understanding before and after the educational activity was conducted. Thus, this activity is expected to encourage behavioral change toward a clean and healthy lifestyle in order to prevent future skin health problems. ABSTRAK Kesehatan dan kecantikan kulit merupakan aspek penting dalam kehidupan sehari-hari yang sangat dipengaruhi oleh penerapan sanitasi dan hygiene yang tepat, baik dalam perawatan pribadi maupun dalam praktik kecantikan di lingkungan masyarakat. Masyarakat Kelurahan Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok, Jawa Barat, umumnya masih memiliki pemahaman yang terbatas mengenai pentingnya sanitasi dan hygiene dalam perawatan kecantikan kulit, sehingga rentan mengalami berbagai gangguan kulit seperti iritasi, jerawat, dan infeksi akibat kebiasaan sanitasi yang kurang baik, penggunaan alat kecantikan yang tidak steril, serta pemakaian produk kosmetik yang telah terkontaminasi atau kedaluwarsa. Kegiatan pengabdian ini berfokus pada peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai definisi, macam, fungsi, tujuan, serta langkah-langkah penerapan sanitasi dan hygiene dalam kecantikan kulit. Metode yang digunakan meliputi tahapan analisis kebutuhan masyarakat, penyusunan buku pembelajaran sebagai media edukasi, serta sosialisasi dan pendampingan penggunaan buku kepada masyarakat sasaran. Buku pembelajaran disusun secara sistematis mulai dari konsep dasar kesehatan dan kecantikan kulit, definisi dan indikator sanitasi-hygiene, hingga langkah praktis penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penggunaan buku pembelajaran ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat sasaran terhadap pentingnya sanitasi dan hygiene kecantikan kulit, hal ini sesuai dengan hasil penelitian pelaksanaan hasil pre-test dan post-test meningkat dengan skor pada waktu pre-test 69,8 dengan peningkatannya adalah 20% yang ditunjukkan melalui peningkatan pemahaman sebelum dan sesudah kegiatan edukasi dilaksanakan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendorong perubahan perilaku masyarakat ke arah pola hidup bersih dan sehat guna mencegah timbulnya gangguan kesehatan kulit di masa mendatang.