Articles
KEPUASAN MAHASISWA PENDIDIKAN TEKNIK MESIN PADA PEMBELAJARAN DARING MATA KULIAH FISIKA TEKNIK DI JURUSAN TEKNIK MESIN FT-UNP
Vani Permata Sari;
Ambiyar Ambiyar;
Waskito Waskito;
Hendri Nurdin
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 3 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (517.638 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i3.205
Masalah dalam penelitian ini adalah tidak efektifnya perkuliahan online dan koneksi internet yang tidak menyeluruh dikarenakan oleh aspek geografis mata kuliah Fisika Teknik pada jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Penelitian ini bertujuan untuk mendefinisikan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap pelaksanaan kuliah online disaat pandemi pada mata kuliah Fisika Teknik di jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif kuantitatif. Data yang dibutuhkan pada penelitian ini adalah data primer berbentuk hasil angket. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini berupa angket yang disusun dengan model skala likert. Pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dokumentasi foto berupa screenshot dan angket. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang pada angkatan 2020, yang terdiri dari 6 kelas yang berjumlah 87 mahasiswa. Sedangkan sampel dalam penelitian ini adalah dua kelas Fisika Teknik yang berjumlah 71 mahasiswa, pemungutan sampel ini dilaksanakan dengan teknik pemungutan sampel jenuh. Berdasarkan pengolahan data didapati bahwa tingkat kepuasan mahasiswa yang rendah diperoleh dari 45 narasumber (63,4%) dan tingkat kepuasan mahasiswa yang tinggi diperoleh dari 26 narasumber (36,6%). Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa perkuliahan Fisika Teknik jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang yang dilaksanakan secara online ini tidak efektif untuk dilakukan.
STUDI TERHADAP PEMBELAJARAN PRAKTIK TEKNIK PENGELASAN LAS BUSUR MANUAL (SMAW) DI SMK NEGERI 10 PADANG
Panca Eka Paksi;
Waskito Waskito;
Purwantono Purwantono;
Jasman Jasman
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 3 No 4 (2021): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (917.781 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v3i4.209
Lulusan SMK dibekali dengan beberapa kompetensi yang harus dikuasi, salah satu kompetensi yang harus dimiliki adalah kemampuan dalam bidang pengelasan. Kemampuan pengelasan diharapkan agar siswa mampu bekerja di dunia industry yang ada. Keahlihan dalam bidang pengelasan merupakan bagian dari mata pelajaran pengelasan yang harus dikuasi oleh siswa. Namun, fenomena yang ditemui dilapangan yaitu siswa kurang berminat dalam mengikuti pelajaran teori pengelasan karena guru menggunakan strategi pembelajaran model ceramah sehingga siswa menjadi menjenuh, tetapi siswa berminat mengikuti kegiatan praktek. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) proses pembelajaran pengelasan di SMK Negeri 10 Padang, (2) persepsi siswa terhadap guru mata pelajaran pengelasan di SMK Negeri 10 Padang. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif dengan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMK Negeri 10 Padang jurusan Teknik Kapal Niaga. Penelitian ini menggukan teknik total sampling dimana sampel diambil dari keseluruhan populasi yang ada yaitu sebanyak 30 orang. Penelitian dilaksanakan dengan mengumpulkan data menggunakan angket model sakala likert. Data dianalisis dengan teknik statistic deskriptif. Hasil penelitian menunjukan bahwa : (1) pembelajaran praktek pengelasan di SMK Negeri 10 Padang ditinjua dari kompetensi guru berada pada kategori tinggi dengan persentase 41%, (2) pembelajaran prktik pengelasan di SMK Negeri 10 Padang ditinjau dari proses pembelajaran berada kategori tinggi dengan persentase 41%.
HUBUNGAN PENERAPAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) TERHADAP HASIL BELAJAR PRAKTIK PENGELASAN DI WORKSHOP LAS SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT
Rizki Trio Kurnia Putra;
Jasman Jasman;
Waskito Waskito;
Sri Rizki Putri Primandari
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (156.959 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.301
Keselamatan dan kesehatan kerja ialah hal yang harus diawasi sewaktu berada di industry dan di bengkel. Sehingga pekerjaan yang dilakukan pada workshop harus mematuhi aturan Keselamatan dan kesehatan kerja. Dimana masih banyaknya murid kurang memperhatikan aturan Keselamatan dan kesehatan kerja saat praktek di workshop, yang bisa mempengaruhi hasil belajar praktik. Tujuan pada penelitian ini ialah untuk melihat pengetahuan, sikap dan penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja siswa saat melakukan praktek di workshop. Penelitian ini memakai metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Dimana pendekatan deskriptif bermaksud untuk mendeskripsikan atau menggambarkan obyek yang diteliti melalui data sampel atau populasi tanpa membuat analisis dan mengambil kesimpulan yang berlaku untuk umum. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas XI dan XII las sebanyak 51 siswa, dengan sampel kelas XI las sebanyak 26 siswa. Hasil yang didapat dengan menggunakan uji korelasi menunjukkan bahwa, terdapat korelasi Hubungan Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja atas Hasil Belajar Praktek Pengelasan dengan nilai koefesien korelasi sebesar 0,762 dan taraf signifikan 0,005. Koefesien korelasi yang diperoleh menandakan bahwa, variabel Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja berpengaruh terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan sebesar 58,06%. Maka dengan ini bisa disimpulkan, terdapat hubungan yang positive dan signifikansi antara Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja Terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan murid kelas 11 SMK Negeri 1 Sumatera Barat, hal ini berarti Hubungan Penerapan Keselamatan dan kesehatan kerja Terhadap Hasil Belajar Praktek Pengelasan memiliki kategori yang kuat.
PERANCANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF VIRTUAL REALITY PADA MATA KULIAH TEKNOLOGI PEMESINAN DI JURUSAN TEKNIK MESIN FT - UNP
Muhammad Al Fath Yosfiah;
Primawati Primawati;
Waskito Waskito;
Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (307.637 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.303
Media menjadi salah satu fasilitas pendukung pada jalannya proses pembelajaran pada bidang Kuliah Teknologi Pemesinan sulit dimengerti karena mahasiswa belum mengetahui cara menggunakan mesin bubut selama masa pandemi Covid-19 Kerena di situasi ini semua pembelajaran di tingkat perguruan tinggi dan sekolah melalui proses daring. Pada observasi ini memiliki tujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang dapat dipakai untuk mahasiswa angkatan 2020 Jurusan Teknik Mesin FT-UNP pada bidang studi Teknologi Pemesinan dengan memakai media interaktif Virtual Reality. Metoda yang dipakai ialah Research and Development serta memakai jenis eskalasi Plomp. Penelitian ini dilaksanakan di Jurusan Teknik Mesin FT-UNP Pada Semester Juli–Desember 2021. Subjek penelitian ini adalah 60 orang Mahasiswa Angkatan Masuk 2020 Jurusan Teknik Mesin FT-UNP. Observasi yang dilakukan validasi ahli media tentang pelaksanaan aplikasi Virtual Reality untuk Bidang studi Teknologi Pemesinan menyatakan nilai perolehan yang diperoleh yaitu 95,29% yang menyatakan sangat valid. Observasi dilakukan validasi ahli materi tentang pelaksanan aplikasi Virtual Reality menyatakan nilai perolehan yang diperoleh yaitu 83,5% yang menyatakan telah valid. Obeservasi praktikalitas yang dilakukan salah satu dosen tentang pelaksanaan aplikasi Virtual Reality pada bidang kuliah yang diriset ialah 80% yang menyatakan bahwa aplikasi Virtual Reality telah praktis. Observasi Penataan applikasi Virtual Reallity pada Bidang Studi yang sedang diriset tersebut di Jurusan Teknik Mesin FT-UNP dari 60 responden, menyatakan jumlah perolehan yaitu 84,93% yang dapat dinyatakan bahwa anggapan siswa tentaang penerapan Virtual Reallity dalam proses studi khususnya yaitu mata kuliah Teknologi Pemesinan yang menyaatakkan telah Efektif untuk dipakai.
KORELASI ANTARA NILAI UJIAN TENGAH SEMESTER (UTS) DENGAN KEPUASAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK NEGERI 1 TANJUNG RAYA
Erwin Candra;
Waskito Waskito;
Rifelino Rifelino;
Febri Prasetya
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 1 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (255.789 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.320
Pembelajaran yang dilaksanakan di SMK N 1 Tanjung Raya memiliki permasalahan karena banyaknya kepuasan belajar yang tidak didapat oleh siswa dari nilai UTS. Tujuan penelitian ini yaitu melihat korelasi antara nilai UTS dengan kepuasan belajar pada mata pelajaran produktif. Pada penelittian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif yang bersifat korelasional dengan populasi sebanyak 49 orang. Sampel diambil dengan teknik total sampling dengan sampel berjumlah sama dari populasi.Uji hipotesis, didapat bahwa nilai sig (2-tailed) lebih < 0,05 artinya antara variable x dan variable y berkorelasi positif. Dimana nilai interpretasi koefisien korelasi pada mata pelajaran dengan tingkat korelasi sedang dan rendah. Berdasarkan hipotesis tersebut, maka hipotesis Ha yang berbunyi “Terdapat Korelasi Positif dan Signifikansi Antara Nilai UTS dengan Kepuasan Belajar pada Mata Pelajaran Produktif di SMKN 1 Tanjung Raya” diterima. Data yang didapatkan setelah dilakukan analisis korelasi antara nilai UTS dengan kepuasan belajar pada mata pelajaran produktif rata-rata/mean kepuasan belajar siswa kelas XI SMK Negeri 1 Tanjung Raya adalah 112,76.Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, maka dapat ditarik beberapa kesimpulan sebagai berikut, terdapat hubungan positif dan Signifikansi yang bisa dilihat pada hasil out pout SPSS pada baris Sig (2-tailed). korelasi dua variabel signifikan baik dengan taraf 0,05, dari angka koefisien korelasi didapatkan hasil data > 0,05. Sehingga dapat dinyatakan memiliki korelasi yang signitifikan atau meyakinkan.
IMPLEMENTASI AUGMENTED REALITY DALAM MATA PELAJARAN TEKNIK BUBUT DI JURUSAN TEKNIK MESIN SMK MUHAMMADIYAH 1 PADANG
Muhammad Abdi Nugraha;
Budi Syahri;
Waskito Waskito;
Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 4 No 2 (2022): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (176.056 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v4i1.327
Mata Pelajaran Teknik Bubut SMK Muhammadiyah 1 Padang memiliki permasalahan dalam proses belajar – mengajar, yaitu pada era Pandemi COVID – 19 semua proses pembelajaran dilaksanakan melalui daring, maka dari itu disini Penulis mengenalkan aplikasi Augmanted Reality dan ingin mengetahui tanggapan dari siswa SMK Muhammadiyah 1 Padang. Keterbatasan penguasaan ilmu pengetahuan oleh siswa dikarenakan metode belajar yang diggunakan guru cenderung kepada ceramah sehingga menyebabkan siswa menjadi jenuh dan bosan, karena tidak adanya fasilitas pendukung yang baik. Metoda ini mengakibatkan siswa kurang tertarik mengikuti proses pembelajaran. Observasi ini dimaksudkkan untuk mengetahui anggapan siswa kelas XI dan XII tentang pemakaian Augmented Reallity (AR) untuk Bidang Studi Teknik Bubut di Jurusan Teknik Mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang. Observasi ini ditujukaan metoda deskriptif yang ditujukkan mendeskriptifkan secara sistematis, fakta dan akurat memakai fakta-fakta. Observasi ini dilaksanakan di bulan Agustus 2021 untuk siswa Jurusan Teknik Mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang menggunakkan informan 30 siswa. Teknik sampel yang diggunakkan ialah total sampel yaitu seluruh siswa kelas XI dan XII jurusan teknik mesin SMK Muhammadiyah 1 Padang sejumlah 30 siswa. Kesimpulan penelitian yang dilakukan pada 30 siswa diperoleh nilai pencapaian sebesar 92.5%. kesimpulan data tersebut dapat dirangkum bahwa anggapan siswa mengenai pemakaian Augmented Reallity untuk proses pembelajaran pada mata pelajaran teknik bubut termasuk dalam kategori sangat baik.
STUDI IMPLEMENTASI PENILAIAN AUTENTIK PADA MATA PELAJARAN PRODUKTIF DI SMK NEGERI 10 PADANG
Fachry Novrianda;
Waskito Waskito;
Arwizet K;
Nelvi Erizon
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (641.399 KB)
|
DOI: 10.24036/vomek.v2i1.90
Besarnya pengaruh penilaian autentik dalam proses pembelajaran, baik dalam proses penilaian maupun peningkatan kualitas pembelajaran, maka metode penilaian seperti ini perlu diterapkan sebagai sarana untuk memperbaiki proses pembelajaran sekaligus untuk meningkatkan mutu pendidikan. Guru mata pelajaran produktif SMK Negeri 10 Padang masih merasakan banyak kendala dalam penilaian autentik sehingga pelaksanaan penilaian autentik belum terjalan baik dalam mata pelajaran produktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses implementasi penilaian autentik pada mata pelajaran produktif dan faktor yang mempengaruhi terlaksananya implementasi penilaian autentik pada mata pelajaran produktif di SMK Negeri 10 Padang. Jenis penelitian kualitatif deskriptif yang mengambil lokasi di SMK Negeri 10 Padang. Subyek penelitian adalah guru-guru mata pelajaran produktif SMK Negeri 10 Padang. Teknik Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk mendapatkan keabsahan data penelitan ini peneliti menggunakan triangulasi sumber dan triangulasi metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa implementasi penilaian autentik pada mata pelajaran produktif sudah dilaksanakan berdasarkan kurikulum 2013, dengan menggunakan penialain autentik sebagai penilaian pada mata pelajaran produktif, penilaian autentik dapat memudahkan guru dalam menilai kempuan siswa, Berdasarkan temuan ini Guru mata Pelajaran Produktif di SMK Negeri 10 Padang, menggunakan sistem penilaian autentik sebagai penilaian yang dilaksanakan dalam proses belajar mengajar. Penilaian autentik dijadikan penilaian terbaik untuk digunakan karena peniliaian ini menilai peseta didik secara nyata dengan format penilaian dalam tiga kompetensi (sikap, pengetahuan, keterampilan) dan diharapkan kepada semua guru mata pelajaran produktif SMK Negeri 10 Padang dapat mengevaluasi kembali implementasi penilaian autentik.
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN DALAM PEMILIHAN PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN DENGAN METODE AHP
Zulfi Azhar;
Wakhinuddin Wakhinuddin;
Waskito Waskito
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 7, No 3 (2021): Agustus 2021
Publisher : STMIK Royal
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33330/jurteksi.v7i3.1155
Abstract: Education as an important aspect, in improving the quality of education needs to be done innovatively. Learning Models are examples of student learning patterns or structures that are designed, implemented, and systematically evaluated by teachers in order to achieve learning objectives. The Industrial Revolution 4.0 currently has an influence in various fields, one of which is the world of education, with IoT presenting an industrial revolution in the world of education in finding ways to implement learning systems so that they are not outdated. STMIK Royal is one of the computer high schools in Kisaran that wants to develop a better learning model for its students. In choosing the development of learning models requires a decision support system method in choosing the best using the AHP method. This method can analyze a number of criteria and alternatives in choosing the best learning model development which is determined through the calculation process. This model is easier and more effective to produce the best. The AHP method is able to produce the selection of learning model development with several selection criteria and influential alternative choices. The result of the highest ranking is a priority on criteria and alternatives in achieving the goal of choosing a learning model at STMIK Royal Kisaran. Keywords: alternative; analytical hierarchy process; criteria, development; learning models Abstrak: Pendidikan sebagai aspek penting, dalam peningkatan mutu pendidikan perlu dilakukan secara inovatif. Model Pembelajaran adalah contoh pola atau struktur belajar siswa yang dirancang, dilaksanakan, dan dievaluasi secara sistematis oleh guru dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran. Revolusi Industri 4.0 saat ini telah memberikan pengaruh di berbagai bidang salah satunya dunia pendidikan, dengan IoT menghadirkan revolusi industri di dunia pendidikan dalam mencari jalan mengimplementasikan sistem pembelajaran agar tidak ketinggalan zaman. STMIK Royal merupakan salah satu sekolah tinggi komputer di Kisaran yang ingin mengembangkan model pembelajaran yang lebih baik bagi mahasiswanya. Dalam memilih pengembangan model pembelajaran memerlukan metode sistem pendukung keputusan dalam memilih yang terbaik menggunakan metode AHP. Metode ini dapat menganalisis sejumlah kriteria dan alternatif dalam memilih pengembangan model pembelajaran terbaik yang ditentukan melalui proses perhitungan. Model ini lebih mudah dan efektif untuk menghasilkan yang terbaik. Metode AHP mampu menghasilkan pemilihan pengembangan model pembelajaran dengan beberapa kriteria seleksi dan alternatif pilihan yang berpengaruh. Hasil perangkingan tertinggi merupakan prioritas pada kriteria dan alternatif dalam pencapaian tujuan memilih model pembelajaran di STMIK Royal Kisaran. Kata kunci: alternatif; analytical hierarchy process; kriteria; pengembangan; model pembelajaran
KONTRIBUSI MOTIVASI DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN PRODUK KREATIF DAN KEWIRAUSAHAAN SISWA KELAS XI JURUSAN TEKNIK MESIN SMK NEGERI 1 SUMATERA BARAT
Ade Foury Putra;
Yufrizal A;
Waskito Waskito;
Primawati Primawati
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 1 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i1.483
Pendidikan memiliki peranan penting untuk memotivasi dan memfasilitasi siswa dengan baik dengan tujuan memperoleh hasil belajar yang maksimal. Dalam mewujudkan hasil belajar yang maksimal perlu adanya motivasi yang tepat dan fasilitas yang memadai. Penelitian ini diterapkan karena hasil belajar siswa Jurusan Teknik Mesin SMK Negeri 1 Sumatera Barat masih rendah. Tujuan dilakukan penelitian adalah untuk membuktikan kontribusi antara motivasi dan fasilitas belajar pada hasil belajar pembelajaran Kewirausahaan dan Produk Kreatif siswa kelas XI Teknik Mesin SMK Negeri 1 Sumatera Barat. Jenis penelitian ialah quantitative research. Penelitian korelasional dipakai pada metode penelitian ini untuk menemukan dan mengungkapkan hubungan yang tidak dikendalikan atau di beri perlakuan pada peneliti dalam menemukan kontribusi antar variabel independent dan dependent yaitu motivasi dan fasilitas belajar dengan hasil belajar secara simultan dan parsial. Populasi penelitian ialah peserta didik kelas XI Teknik Mesin total keseluruhan 74 orang. Teknik pengumpulan memakai dokumentasi dan kuesioner sebagai data penelitian. Analisis regresi dan analisis deskriptif linear ganda di pakai menjadi teknik analisis data pada research. Hasil penelitian yang dilakukan adalah: (1) Adanya kontribusi yang positif antar motivasi belajar dengan hasil belajar, nilai r bertotal 0,637 dan koefesien determinasi (R2) persentasi 41%. (2) Adanya kontribusi yang positif antar fasilitas belajar dan hasil belajar, nilai r bertotal 0,589 dan koefesien determinasi (R2) persentasi 35%. (3) Adanya kontribusi baik antar fasilitas dan motivasi belajar bersamaan pada hasil belajar, nilai r bertotal 0,892 dan koefesien determinasi (R2) bertotal 80%. Kesimpulan penelitian yaitu terdapat kontribusi antara variabel independent terhadap variabel dependent baik secara parsial maupun simultan.
KORELASI KOMPETENSI BIDANG KEAHLIAN TEKNIK PEMESINAN SISWA SMK NEGERI 1 PADANG DENGAN KOMPETENSI STANDAR DUNIA USAHA DAN INDSUTRI
Wahyu Ivan Pramana;
Waskito Waskito;
Yufrizal A;
Zainal Abadi
Jurnal Vokasi Edukasi (VomEk) Vol 5 No 4 (2023): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Departemen Teknik Mesin Fakultas Teknik Unversitas Negeri Padang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.24036/vomek.v5i4.580
Perkembangan dunia usaha dan industri dalam era globalisasi telah menimbulkan permintaan yang semakin tinggi akan sumber daya yang kompeten dengan persyaratan pasar kerja yang dinamis. SMK memiliki peran sentral dalam mempersiapkan lulusan yang mampu memenuhi tuntutan ini. Penelitian ini secara khusus memfokuskan pada siswa kelas XI yang telah mengikuti Prakerin pada semester genap pada Jurusan Teknik Pemesinan, dengan sampel sejumlah 52 siswa. Tujuannnya adalah untuk mengkaji sejauh mana kompetensi yang dimiliki oleh siswa dalam bidang teknik mesin di SMKN 1 Padang sesuai dengan kemampuan yang diperlukan oleh dunia usaha dan industri. Metode penelitian yang digunakan adalah analisis korelasi, yang memungkinkan identifikasi hubungan antara kompetensi siswa dan kebutuhan industri. Instrumen penelitian memakai angket yang tervalidasi dari pihak industri, dan hasilnya menunjukkan bahwa kompetensi umum memiliki rata-rata 72%, sementara kompetensi fungsional memiliki rata-rata 83%. Selanjutnya, hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan yang diperlukan oleh dunia usaha industri memiliki tingkat korelasi dengan persentase skor 100%. Hasil korelasi antara kedua variabel menunjukkan nilai signifikan bernilai 0,001 sehingga mempunyai hubungan positif dan signifikansi dengan nilai pearson correlation coefficient bernilai 0,434. Sehingga disimpulkan penelitian ini mengungkap ada korelasi positif dan signifikansi antar kompetensi siswa SMK Negeri 1 Padang dengan keterampilan yang diperlukan dunia usaha dan industri di masa mendatang.