Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI SPRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA Sri Rejeki; Yuni Retno Santi; Eni Hidayati; Rozikhan Rozikhan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1515

Abstract

Sectio Caesaria (SC) merupakan pembedahan laparotomi dan histerektomi untuk mengeluarkan bayi dari dalam rahim. Persalinan dengan metode di Indonesai sebesar 17,6 %, sedangkan di Jawa Tengah Persalinan SC sebesar 17,10%. Persalinan dengan SC sering menimbulkan kecemasan yang dapat mempengaruhi proses persalinan. Oleh karena itu harus di terapi. Terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) salah satu Terapi yang mengabungkan sistem energi tubuh dan terapi spiritual dengan metode ketukan (Tapping) pada 18 titik disepanjang 12 jalur energi tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh terapi SEFT terhadap kecemasan ibu pre section caesarea.Disain penelitianini menggunakan one group pre-test-post-test without control group design dengan jumlah sampel 28 responden dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuisioner VAS-A. Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea.Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi.Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan pasien sebelum operasi Sectio Caesarea.Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan pasien sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi.
Pengaruh Pengetahuan terhadap Kepatuhan Konsumsi Iron Folic Acid Pada Ibu Hamil dengan Anemia: A Systematic Review Maryati Mardjuky; Sri Rejeki; Rahayu Astuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42824

Abstract

Anemia pada ibu hamil dapat mempengaruhi angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa program edukasi intensif, berbasis pendekatan yang komprehensif, untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepatuhan ibu hamil dalam mencegah anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap kepatuhan konsumsi iron folic acid pada ibu hamil dengan anemia. Studi ini merupakan systematic review yang disusun berdasarkan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes. Database yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Scholar, ProQuest, PubMed, Science Direct, Springer Link dari 2019 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan adalah “knowledge” AND “Compliance supplementation Iron and folic acid” AND “Anemia in pregnancy”. Systematic review ini menggunakan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Systematic review ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil berhubungan erat dengan kepatuhan konsumsi Iron Folic Acid (IFA). Ibu hamil yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang anemia dan manfaat suplemen zat besi dan asam folat cenderung lebih patuh dalam mengonsumsinya. Selanjutnya disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan konsumsi IFA.
Pengaruh Edukasi (e-Edu_Asiek) Terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2025 Nur Kalsum Mulsin; Sri Rejeki; Rahayu Astuti; Machmudah Machmudah; Tri Hartati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48107

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan faktor kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi dan menurunkan angka kematian neonatal. Meskipun telah direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF, cakupan ASI Eksklusif di Indonesia masih berada di bawah target nasional. Salah satu pendekatan inovatif yang dapat digunakan dalam promosi ASI adalah melalui edukasi digital. Penelitian ini mengembangkan e-EDU_ASIEK, sebuah modul edukasi berbasis e-book yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp, sebagai upaya untuk meningkatkan praktik pemberian ASI Eksklusif. Metode: Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain post-test with control group. Sebanyak 40 ibu menyusui bayi usia 4,0–4,5 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi digital melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol mendapat edukasi standar. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 85% ibu pada kelompok intervensi memberikan ASI Eksklusif, lebih tinggi dibanding kelompok kontrol yang hanya 55%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,038). Diskusi: Edukasi digital berbasis WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Inovasi ini dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efisien, murah, dan mudah diakses di era digital.