Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

EFEKTIVITAS TERAPI SPRITUAL EMOTIONAL FREEDOM TECHNIQUE (SEFT) TERHADAP TINGKAT KECEMASAN PADA PASIEN PRE OPERASI SECTIO CAESAREA Sri Rejeki; Yuni Retno Santi; Eni Hidayati; Rozikhan Rozikhan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan Vol 13, No 2 (2022): JURNAL ILMU KEPERAWATAN DAN KEBIDANAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jikk.v13i2.1515

Abstract

Sectio Caesaria (SC) merupakan pembedahan laparotomi dan histerektomi untuk mengeluarkan bayi dari dalam rahim. Persalinan dengan metode di Indonesai sebesar 17,6 %, sedangkan di Jawa Tengah Persalinan SC sebesar 17,10%. Persalinan dengan SC sering menimbulkan kecemasan yang dapat mempengaruhi proses persalinan. Oleh karena itu harus di terapi. Terapi Spiritual Emosional Freedom Technique (SEFT) salah satu Terapi yang mengabungkan sistem energi tubuh dan terapi spiritual dengan metode ketukan (Tapping) pada 18 titik disepanjang 12 jalur energi tubuh. Penelitian ini untuk mengetahui adanya pengaruh terapi SEFT terhadap kecemasan ibu pre section caesarea.Disain penelitianini menggunakan one group pre-test-post-test without control group design dengan jumlah sampel 28 responden dengan metode purposive sampling. Penelitian ini menggunakan kuisioner VAS-A. Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea.Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi.Dari penelitian ini setelah dilakukkan uji normalitas Shapiro wilk dan analisis data uji Wilcoxon diperoleh hasil bahwa sebelum dilakukkannya terapi SEFT memiliki mean 4,86 dengan kecemasan sedang 92,9% dan kecemasan ringan 7,1% sedangkan setelah dilakukkan SEFT mendapatkan hasil mean 3,96 dengan cemas sedang 67,9% dan cemas ringan 32,1%. Hasil analisis (nilai p = 0,000 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan pasien sebelum operasi Sectio Caesarea.Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi. 0,05) artinya ada pengaruh terhadap pemberian terapi SEFT pada tingkat kecemasan pasien sebelum operasi Sectio Caesarea. Dari hasil penelitian ini pasien Sectio Caesarea dapat dilakukkan terapi SEFT untuk mengurangi kecemasan sebelum dilakukkan operasi.
Pengaruh Pengetahuan terhadap Kepatuhan Konsumsi Iron Folic Acid Pada Ibu Hamil dengan Anemia: A Systematic Review Maryati Mardjuky; Sri Rejeki; Rahayu Astuti
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42824

Abstract

Anemia pada ibu hamil dapat mempengaruhi angka morbiditas dan mortalitas ibu serta bayi. Oleh karena itu, diperlukan intervensi berupa program edukasi intensif, berbasis pendekatan yang komprehensif, untuk meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kepatuhan ibu hamil dalam mencegah anemia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pengetahuan terhadap kepatuhan konsumsi iron folic acid pada ibu hamil dengan anemia. Studi ini merupakan systematic review yang disusun berdasarkan Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyzes. Database yang digunakan dalam penelitian ini adalah Google Scholar, ProQuest, PubMed, Science Direct, Springer Link dari 2019 hingga 2024. Kata kunci yang digunakan adalah “knowledge” AND “Compliance supplementation Iron and folic acid” AND “Anemia in pregnancy”. Systematic review ini menggunakan 10 artikel yang sesuai dengan kriteria inklusi. Systematic review ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan ibu hamil berhubungan erat dengan kepatuhan konsumsi Iron Folic Acid (IFA). Ibu hamil yang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang anemia dan manfaat suplemen zat besi dan asam folat cenderung lebih patuh dalam mengonsumsinya. Selanjutnya disimpulkan bahwa pengetahuan ibu hamil memiliki pengaruh signifikan terhadap kepatuhan konsumsi IFA.
Pengaruh Edukasi (e-Edu_Asiek) Terhadap Pemberian Asi Eksklusif di Wilayah Kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar Tahun 2025 Nur Kalsum Mulsin; Sri Rejeki; Rahayu Astuti; Machmudah Machmudah; Tri Hartati
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48107

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) Eksklusif merupakan faktor kunci dalam meningkatkan derajat kesehatan bayi dan menurunkan angka kematian neonatal. Meskipun telah direkomendasikan oleh WHO dan UNICEF, cakupan ASI Eksklusif di Indonesia masih berada di bawah target nasional. Salah satu pendekatan inovatif yang dapat digunakan dalam promosi ASI adalah melalui edukasi digital. Penelitian ini mengembangkan e-EDU_ASIEK, sebuah modul edukasi berbasis e-book yang disampaikan melalui aplikasi WhatsApp, sebagai upaya untuk meningkatkan praktik pemberian ASI Eksklusif. Metode: Penelitian ini merupakan kuasi eksperimen dengan desain post-test with control group. Sebanyak 40 ibu menyusui bayi usia 4,0–4,5 bulan di wilayah kerja Puskesmas Tamamaung Kota Makassar dibagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Kelompok intervensi diberikan edukasi digital melalui WhatsApp, sedangkan kelompok kontrol mendapat edukasi standar. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square. Hasil: Sebanyak 85% ibu pada kelompok intervensi memberikan ASI Eksklusif, lebih tinggi dibanding kelompok kontrol yang hanya 55%. Uji statistik menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,038). Diskusi: Edukasi digital berbasis WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan dan perilaku ibu dalam pemberian ASI Eksklusif. Inovasi ini dapat menjadi strategi promosi kesehatan yang efisien, murah, dan mudah diakses di era digital.
Aplikasi rolling massage punggung terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas Anis Nur Fatimah; Sri Rejeki; Nikmatul Khayati
Holistic Nursing Care Approach Vol 5, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/hnca.v5i1.13155

Abstract

Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi alami terbaik untuk bayi karena memiliki kandungan zat dan energi yang dibutuhkan oleh bayi selama 6 bulan pertama kehidupan bayi. ASI yang tidak lancar diakibatkan karena terhambatnya hormon prolaktin membuat ASI terhambat karena tingginya kadar estrogen saat melahirkan. Terapi non farmakologi yang dapat mempercepat produksi ASI Rolling Massage punggung. Studi kasus ini bertujuan untuk mengidentifikasikan pijat Rolling Massage punggung untuk meningkatkan suplai ASI. Metode yang diterapkan dalam  studi kasus ini adalah penelitian deskriptif studi dengan pendekatan proses asuhan keperawatan. Subyek studi adalah 3 orang ibu nifas yang  memenuhi kriteria inklusi antara lain ibu nifas yang dengan ASI tidak lancar, ibu nifas dengan usia 20-35 tahun, ibu nifas hari ke 2-4 hari. Pemberian Rolling Massage dilakukan 2 kali sehari pada pagi dan sore selama 3 hari berturut-turut selama dengan gerakan empat gerakan secara berulang selama 10-15 menit,menggunakan alat ukur lembar obervasi BAB dan BAK selama 24 jam. Hasil dari pemijatan Rolling Massage punggung selama 3 hari pada pagi dan sore hari selama 10-15 menit adalah  peningkatan produksi ASI disertai dengan BAB dan BAK bayi yang lebih banyak selama tiga hari dengan rata-rata peningkatan BAK 7 kali dalam 24 jam pada hari ke 3 setelah dilakukan intervensi. Pemijatan Rolling Massage punggung dapat melancarkan dan meningkatkan suplai ASI pada ibu nifas dengan cara memberikan rangsangan pemijatan pada tulang belakang dengan meletakan costae 5-6  tulang rusuk pada scapula dengan gerakan pemijatan memutar. Rangsangan pada Rolling Massage dapat membantu ibu merasa lebih nyaman dan membantu meningkatkan kelancaran suplai ASI. Hasil yang diperoleh dari ketiga respoden setelah dilakukan intervensi berupa terapi Rolling Massage punggung selama 3 hari adalah produksi ASI yang meningkat dapat dilihat dari lembar observasi peningkatan produksi ASI.
Efektivitas Aplikasi Mobile Berbasis Android Terhadap Keberhasilan Pemberian ASI Pada Ibu Menyusui : Systematic Review Asmi Asmi; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki; Yunie Armiyati4 Armiyati; Aric Vranada
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55140

Abstract

Keberhasilan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif masih menjadi tantangan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Rendahnya pengetahuan ibu, kurangnya dukungan laktasi, serta keterbatasan akses edukasi menjadi faktor utama kegagalan menyusui. Perkembangan teknologi kesehatan digital, khususnya aplikasi berbasis Android ASIApp, menawarkan solusi inovatif dalam meningkatkan edukasi dan pendampingan ibu menyusui. Tujuan dari studi ini adalah untuk menganalisis pengaruh pengembangan aplikasi berbasis Android, khususnya ASIApp, terhadap keberhasilan pemberian ASI pada ibu menyusui. Metode penelitian menggunakan systematic review dengan pedoman Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses (PRISMA). Pencarian artikel dilakukan melalui database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, dan ProQuest dengan rentang publikasi lima tahun terakhir (2020–2025). Kata kunci yang digunakan adalah “Breastfeeding Application ”AND“Mobile Health”AND“Android-Based Application” ,AND “Exclusive Breastfeeding”AND“Lactation Education”. Sebanyak 13 artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis dalam tinjauan ini. Hasil sintesis menunjukkan bahwa aplikasi berbasis Android memberikan pengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan ibu, sikap menyusui, keterampilan teknik menyusui, serta keberhasilan pemberian ASI eksklusif. Aplikasi yang dilengkapi fitur edukasi, pengingat, monitoring menyusui, dan konsultasi terbukti lebih efektif dibandingkan edukasi konvensional. Disimpulkan bahwa pengembangan aplikasi ASIApp berpotensi meningkatkan keberhasilan pemberian ASI dan layak dikembangkan sebagai intervensi promosi kesehatan ibu dan anak berbasis digital.
Praktik Budaya Dalam Menyusui: Tinjauan Literatur Naratif Berbasis Prisma Sri Adriani; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki; Vivi Yosafianti Pohan; Rahayu Astuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55451

Abstract

Praktik menyusui dipengaruhi oleh berbagai faktor budaya, sosial, dan keluarga, yang dapat memengaruhi keberlanjutan pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif. Pemahaman terhadap praktik budaya menyusui penting untuk mendukung intervensi yang efektif dalam promosi ASI. Tujuan untuk menyajikan gambaran komprehensif dan sintesis konseptual terkait praktik budaya dalam menyusui berdasarkan literatur ilmiah terkini periode 2021–2025. Metode desain Literature Review naratif dengan pendekatan PRISMA. Pencarian literatur dilakukan pada basis data PubMed, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan strategi kombinasi kata kunci yang mencakup “breastfeeding” OR “exclusive breastfeeding” AND “cultural practices” OR “sociocultural factors”. Proses seleksi studi mengikuti pendekatan PRISMA versi naratif. Kriteria inklusi meliputi artikel peer-reviewed, tahun publikasi 2021–2025, teks lengkap, bahasa Inggris atau Indonesia, serta fokus pada praktik menyusui dan pengaruh budaya. Dari 1.410 artikel awal, 9 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Mayoritas studi menggunakan pendekatan kualitatif dan mixed-method, dengan konteks penelitian di Indonesia (Sumba, Sumatera, Riau, Jawa, NTT, Nias) dan negara lain seperti Ghana. Kualitas metodologi dan risiko bias dinilai menggunakan Critical Appraisal Skills Programme (CASP), sedangkan data dianalisis secara deskriptif dan tematik. Hasil sintesis tematik mengidentifikasi tiga kelompok tema utama: (1) praktik perawatan payudara dan penggunaan herbal tradisional, termasuk pijat payudara, konsumsi jamu, serta pantangan makanan; (2) norma dan kepercayaan sosial-budaya, seperti pemberian makanan prelakteal, persepsi tentang kolostrum, dan konstruksi sosial mengenai kesehatan bayi; serta (3) peran keluarga dan komunitas, khususnya pengaruh nenek, ibu mertua, tokoh agama, serta tenaga kesehatan dalam pengambilan keputusan menyusui. Faktor norma dan nilai budaya terbukti menjadi determinan penting praktik ASI eksklusif, baik sebagai pendukung maupun penghambat. Kesimpulan praktik budaya memainkan peran penting dalam keberlanjutan ASI eksklusif. Promosi ASI yang efektif perlu mempertimbangkan nilai-nilai budaya, keyakinan, dan dukungan sosial di komunitas.
Efektivitas Early Warning System dan Aplikasi Mobile Dalam Deteksi Dini Masalah Menyusui Pada Ibu Postpartum: Systematic Literature Review Dengan Pendekatan Prisma Ermayati Ermayati; Machmudah Machmudah; Sri Rejeki
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.57541

Abstract

Latar Belakang: Masalah menyusui pada ibu postpartum seperti puting lecet, bendungan ASI, mastitis, dan produksi ASI yang tidak adekuat masih menjadi faktor utama kegagalan pemberian ASI eksklusif. Banyak kasus tidak terdeteksi sejak dini karena pemantauan yang masih bersifat pasif dan bergantung pada kunjungan tenaga kesehatan. Pendekatan Early Warning System (EWS) dan teknologi mobile health (mHealth) berpotensi membantu deteksi dini masalah laktasi secara lebih cepat dan sistematis. Tujuan: Menelaah secara sistematis bukti ilmiah mengenai efektivitas penggunaan Early Warning System dan aplikasi digital dalam mendeteksi masalah kesehatan ibu serta mendukung keberhasilan menyusui. Metode: Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA (Preferred Reporting Items for Systematic Reviews and Meta-Analyses). Pencarian artikel dilakukan pada database PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Google Scholar dengan rentang tahun 2020–2025. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi hingga diperoleh artikel yang relevan untuk dianalisis. Hasil: Sintesis menunjukkan bahwa penggunaan Early Warning System mampu meningkatkan deteksi dini kondisi klinis pasien dan mempercepat respons tenaga kesehatan. Selain itu, implementasi aplikasi mobile health terbukti meningkatkan pengetahuan ibu, pemantauan kesehatan, serta keberhasilan program kesehatan maternal termasuk menyusui. Kesimpulan: Early Warning System dengan teknologi mobile health berpotensi menjadi strategi inovatif dalam deteksi dini masalah laktasi pada ibu postpartum.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester Iii : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58557

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan gangguan, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi saraf yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibandingkan intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Kata kunci: prana-beats, prenatal gentle yoga, binaural beats, nyeri punggung, kualitas tidur, trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.58941

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.
Pengaruh Prana-Beats (Kombinasi Prenatal Gentle Yoga dan Binaural Beats) Terhadap Intensitas Nyeri Punggung dan Kualitas Tidur Pada Ibu Hamil Trimester III : Sistematik Literature Review Dwi Tristiningdyah; Sri Rejeki; Machmudah Machmudah; Edy Soesanto; Yunie Armiyati
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59059

Abstract

Latar Belakang: Nyeri punggung dan gangguan kualitas tidur sering dialami ibu hamil trimester III akibat perubahan fisiologis, hormonal, dan postur tubuh selama kehamilan. Kondisi ini dapat menurunkan kualitas hidup, meningkatkan stres, kelelahan, serta risiko komplikasi kehamilan. Intervensi non-farmakologis seperti prenatal gentle yoga dan binaural beats dinilai aman dan efektif untuk mengatasi masalah tersebut. Kombinasi keduanya dikenal sebagai prana-beats, yaitu pendekatan komplementer yang menggabungkan relaksasi fisik dan mental. Tujuan: Menganalisis pengaruh prana-beats terhadap intensitas nyeri punggung dan kualitas tidur pada ibu hamil trimester III. Metode: Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) berdasarkan pedoman PRISMA 2020 melalui database PubMed, Scopus, ScienceDirect, CINAHL, Cochrane Library, dan Google Scholar tahun 2022–2026. Sebanyak 14 artikel memenuhi kriteria inklusi. Hasil: Prenatal gentle yoga terbukti menurunkan nyeri punggung, memperbaiki postur tubuh, meningkatkan fleksibilitas, serta meningkatkan kualitas tidur melalui penurunan stres dan kecemasan. Binaural beats memberikan efek relaksasi neurologis yang membantu meningkatkan kualitas tidur dan menurunkan persepsi nyeri. Kombinasi keduanya memberikan efek sinergis yang lebih optimal dibanding intervensi tunggal. Kesimpulan: Prana-beats efektif sebagai terapi komplementer untuk menurunkan nyeri punggung dan meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III.