Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pendistribusian Dana Zakat, Infaq, Shadaqah, Dan Wakaf (Ziswaf) Dalam Pemulihan Daerah Pasca Bencana Erupsi Gunung Semeru Suprayitno, Eko; khusnudin, Khusnudin; Priyono, Edi
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 2 (2024): JIEI : Vol.10, No.2, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i2.12640

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pola dan implementasi pendistribusian dana ZISWAF dalam rangka pemulihan daerah pasca bencana erupsi gunung semeru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi serta melakukan uji validitas melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisa datanya melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pelaksanaan program yang berjalan dengan baik di BAZNAS Lumajang. Hal ini dapat dilihat dari hasil yang telah dapat dirasakan oleh masyarakat setelah pelaksanaan program, mulai dari tahap awal penanggulangan sampai dengan pemulihan. Disamping itu, terjalinnya kerjasama dan sinergi antara pemerintah daerah, DPRD dan Baznas dalam upaya pemulihan pasca bencana tersebut. Sehingga Program-program yang dilaksanakan bisa saling mengisi, terintegrasi dan berdampak luas kepada masyarakat
Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Keagamaan Untuk Membentuk Kemandirian Siswa (Studi Multi Situs Di Smk Nu Sunan Ampel Poncokusumo Malang Dan Smk Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang) Zaironi, Muhammad; Wahidmurni, Wahidmurni; Suprayitno, Eko
Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 12 No. 001 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam (Special Issue 2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i001.5995

Abstract

Pendidikan kewirausahaan berbasis keagamaan dilakukan sebagai upaya menanamkan kompetensi kewirausahaan dengan berbasiskan nilai-nilai keagamaan untuk membentuk kemandirian siswa, yaitu dengan melakukan integrasi antara pendidikan kewirausahaan dengan pendidikan agama islam mencakup nilai-nilai kewirausahaan yang terkandung dalam al-Qur’an, menjadikan Nabi Muhammad Saw dalam berwirausaha sebagai tauladan dan berwirausaha dengan mengikuti prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana konsep, implementasi dan dampak pendidikan kewirausahaan berbasis keagamaan untuk membentuk kemandirian siswa di SMK NU Sunan Ampel Poncokusumo Malang dan SMK Muhammadiyah 7 Gondanglegi Malang. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini antara lain: Konsep pendidikan kewirausahaan berbasis keagamaan untuk membentuk kemandirian siswa dilakukan melalui intrakurikuler, kokurikuler dan ekstrakurikuler, sedangkan implementasi dilakukan melalui pembelajaran di kelas dan praktik langsung untuk berwirausaha. Adapun dampak dari implementasi di atas adalah membentuk siswa yang mandiri dengan berwirausaha sejak di bangku sekolah.Kata kunci: Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Keagamaan, Kemandirian Siswa.
Konsep Manajemen Amanah: Kajian Teoritik terbadap Sistem Finansial Perbankan Islam Suprayitno, Eko
el Harakah: Jurnal Budaya Islam Vol 2, No 1 (2000): EL HARAKAH
Publisher : UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/el.v2i1.4738

Abstract

The Islamic economic system is a promising alternative system and therefore worthy of careful consideration. However, not a few also question whether it is true Islamic economic system is a promising alternative, especially efforts to solve the economic problems of this very crowded nation, although at this time have started many who apply this sharia economic system in the banking world. The application of sharia ethics as a consequence of the company's goal of maximizing the grace of giving birth to what is called amanah management. The whole process in this management is always imbued by, and practiced with, sharia ethics to maximize grace. Therefore, emphasized by the trustful management is how to maximize the rahmat can be done. Therefore, the strategy to apply the trust management needs to be done so that the management trust becomes the corporate culture of the company. Sistem ekonomi Islam merupakan sebuah sistem alternatif yang menjanjikan dan oleh karenanya layak dipertimbangkan secara seksama. Namun demikian, tidak sedikit pula yang mempertanyakan, apakah benar sistem ekonomi Islam merupakan sebuah alternatif yang menjanjikan, khususnya upaya menyelesaikan masalah ekonomi bangsa yang sangat menyesakan ini, walaupun pada saaat ini sudah mulai banyak yang menerapkan sistem ekonomi syariah ini dalan dunia perbankan. Aplikasi etika syariah sebagai konsekuensi dari tujuan perusahaan yang memaksimalkan rahmat melahirkan apa yang disebut dengan manajemen amanah. Seluruh proses dalam manajemen ini selalu dijiwai oleh, dan dipraktikan dengan, etika syariah untuk memaksimalkan rahmat. Oleh karena itu, ditekankan oleh manajemen amanah adalah bagaimana memaksimalkan rahrnat dapat dilakukan. Untuk itu strategi untuk mengaplikasikan manajemen amanah perlu dilakukan agar manajemen amanah menjadi corporate culture dari perusahaan.
ZAKAT AS TAX REDUCTION: STUDY OF MUSLIM COMMUNITY PERCEPTION IN INDONESIA AND MALAYSIA Ahmad Hafidh, Aula; Johari, Fuadah; Sholeh, Maimun; Suprayitno, Eko; Ngadiyono, Ngadiyono
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam (Journal of Islamic Economics and Business) Vol. 7 No. 2 (2021): JULY-DECEMBER 2021
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jebis.v7i2.29016

Abstract

This study aims to examine the model adopted based on Muslim consumer perceptions of taxes through the zakat system. This research uses three stages of comprehensive technical analysis through demographic depiction of respondents based on distribution frequently, then tests the adopted factors using Exploratory Factor Analysis (EFA) to select and determine the number of factors and related items. In the final stage, data analysis is carried out in the form of the modeling technique using Structure Equations Model (SEM) to test the quality of the models and hypotheses produced. 152 respondents were collected who were sampled in this study, the majority of respondents are 77 Malaysian citizens  and 75  Indonesian residents. At the testing stage of the model through the Structural Equation Model (SEM), based on the results of the formation factors in the test, it can be said that only the knowledge about tax, religious, and service variables have an impact on perception toward through zakat system positively and significantly, but through testing the serviceability of a model results in a determinant coefficient of 0.668, which it was relatively strong to explaining independent variable.
Model Transformasi Kelembagaan Zakat Berbasis Block Ice dan Maqasid Syariah: indonesia Idhom, Sulthonul; Ilfi Nur Diana; Eko Suprayitno
OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi Vol 10 No 1 (2025): OIKOS: Jurnal Kajian Pendidikan Ekonomi dan Ilmu Ekonomi
Publisher : Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi kelembagaan zakat dari Unit Pengumpul Zakat (UPZ) ke Lembaga Amil Zakat (LAZ) merupakan respons terhadap tuntutan profesionalisme, akuntabilitas, dan efektivitas pengelolaan zakat di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menyusun model transformasi kelembagaan zakat berbasis teori Block Ice dan prinsip maqasid syariah, dengan studi kasus pada LAZIS Sabilillah Malang. Pendekatan kualitatif digunakan melalui teknik wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, serta analisis tematik manual. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses transformasi berlangsung melalui tiga tahap: unfreezing (kesadaran dan dorongan perubahan), changing (restrukturisasi dan implementasi), dan refreezing (konsolidasi dan stabilisasi kelembagaan). Integrasi maqasid syariah tercermin dalam desain program pemberdayaan mustahik yang mencakup pemenuhan kebutuhan dasar (dharuriyyat), penguatan ekonomi dan sosial (hajiyyat), serta pembinaan spiritual dan moral (tahsiniyyat). Transformasi ini berdampak signifikan terhadap peningkatan penghimpunan dana ZIS dan kesejahteraan umat, dengan indikator keberhasilan yang terukur secara ekonomi, pendidikan, dan spiritual. Penelitian ini menghasilkan model konseptual transformasi kelembagaan zakat yang dapat direplikasi oleh UPZ lain, serta memberikan rekomendasi strategis bagi regulator dan praktisi zakat dalam memperkuat sistem kelembagaan zakat nasional.
Pengaruh Kepercayaan dan Pengetahuan Zakat Terhadap Minat Membayar Zakat, infaq Sedekah melalui Lazisnu Kota Kraksaan (studi pada masyarakat Kabupaten Probolinggo) Sari, Lutfiah Novita; suprayitno, eko; ekowati, vivin maharani; AR, Sri Wahyuni Safitri
Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam Vol. 10 No. 3 (2024): JIEI : Vol.10, No.3, 2024
Publisher : ITB AAS INDONESIA Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/jiei.v10i3.15080

Abstract

ZIS is a financial instrument that is quite potential in Indonesia and Probolinggo Regency in particular, but the collection of ZIS at Lazisnu Kota Kraksaan from year to year has not reached the target. Therefore, it is important to know the factors that influence people's interest in paying ZIS. This study aims to determine whether there is an influence between trust on the interest in paying ZIS through Lazisnu Kota Kraksaan, knowledge of zakat on the interest in paying ZIS through Lazisnu Kota Kraksaan, and whether trust and knowledge of zakat together influence the interest in paying ZIS through Lazisnu Kota Kraksaan. This study uses a quantitative method with secondary data and primary data. Secondary data in this study were obtained from books, journals and other related scientific studies. While the primary data in this study were obtained from questionnaires distributed online via WhatsApp social media, in addition, researchers also distributed questionnaires directly to people who were less active in social media. This study obtained the results of a) trust has a significant effect on the interest in paying ZIS through Lazisnu Kota Kraksaan, as seen from the calculated t value X1> T table or 4.882> 1.894 and the Sig. value 0.001 T table or 4.096> 1.894 and the Sig. value 0.001 F table or 32.413> 3.090 with a Sig. value 0.001
Women, Tourism, and Sharia Finance: A Synergy Model for Sustainable Development in Tourist Destinations Rosyidi, Laily; Ahmad Djalaluddin; Eko Suprayitno; azy athoillah yazid
Lan Tabur: JURNAL EKONOMI SYARIAH Vol. 7 No. 2 (2026): (March)
Publisher : LAN TABUR: Jurnal Ekonomi Syariah The Islamic University of KH. Achmad Muzakki Syah Jember, East Java. Jember Jln. Manggar Gebang Poreng 139A Patrang Jember Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53515/lt.v7i2.183

Abstract

Introduction: The synergy between women's empowerment, tourism development, and sharia finance is still rarely explored in the context of specific tourist destinations in Indonesia. This research aims to fill this gap by examining beach and nature tourism destinations in Banyuwangi Regency. Methods: This study used a descriptive qualitative approach with a dual case study design. Data were collected through participatory observation, semi-structured in-depth interviews with 15 key informants (selected through snowball sampling), and documentation studies at two locations: Pulau Merah Beach (community-based tourism) and Djawatan Tourism Forest (corporate-managed tourism). Data analysis followed the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana using Atlas.ti 9. Results: Women play a vital role in the tourism ecosystem, with a 75% participation rate in micro and small enterprises in community-based destinations. However, their representation in leadership and decision-making positions is still minimal (<5%). Bank Syariah Indonesia (BSI) has undertaken various initiatives in sharia financing and fintech services, but adoption among women entrepreneurs is very low (<10%) due to literacy barriers, perception of procedural complexity, and incompatibility of product design with tourism business characteristics. Conclusions and suggestions: The synergy of the three axes (women, tourism, Islamic finance) is still weak and hampered by non-inclusive destination governance models, patriarchal cultural norms, and a lack of supporting policies. This study proposes a revised Three Axis model by adding contextual mediator factors. Recommendations include the redesign of gender-responsive products by Islamic financial institutions and the implementation of a minimum quota of 30% women in the tourism governance structure.