Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JOURNAL OF SPORT EDUCATION (JOPE)

Penerapan model pembelajaran Jigsaw untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa penjas pada mata kuliah filsafat penjas dan olahraga Yahya Eko Nopiyanto; Septian Raibowo
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 2, No 2 (2020)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.639 KB) | DOI: 10.31258/jope.2.2.61-69

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan model pembelajaran Jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar mahasiswa penjas pada mata kuliah filsafat penjas dan olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah tindakan kelas, yang terdiri dari empat tahapan yaitu, perencanaa, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa penjas yang mengikuti perkuliahan filsafat penjas dan olahraga, dengan jumlah 45 mahasiswa. Teknik dan instrumen pengempulan data menggunakan observasi, kuesioner, dan tes tertulis. Analisis data yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil tindakan pada siklus 1 dapat diketahui bahwa 55% mahasiswa memiliki motivasi belajar sangat tinggi, nilai rata-rata kelas sebesar 68, ketuntasan belajar 68%. Pada siklus 2 diketahui bahwa 80% mahasiswa memiliki motivasi belajar sangat tinggi, nilai rata-rata kelas sebesar 78, ketuntasan belajar 85%. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Jigsaw dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar mahasiswa penjas pada mata kuliah filsafat penjas dan olahraga.
Pemahaman Guru PJOK Tentang Standar Kompetensi Profesional Septian Raibowo; Yahya Eko Nopiyanto; Muhammad Khairul Muna
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 2, No 1 (2019)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.784 KB) | DOI: 10.31258/jope.2.1.10-15

Abstract

Proses belajar terjadi karena adanya interaksi antara seseorang dengan lingkungannya Proses tersebut Disekolah tidak hanya belajar tapi yang paling terpenting adalah pendidikan. Karna pendidikan yang akan membentuk watak seseorang pengetahuan akan memperlancar prosesnya Salah satu pembelajaran dan pendidikan karakter di Sekolah adalah pendidikan jasmani. Pendidikan Jasmani adalah aktivitas psikomotorik yang dilaksanakan atas dasar pengetahuan (kognitif), dan pada saat melaksanakannya akan terjadi perilaku pribadi yang baik (afektif). Untuk mencapai semua itu dibutuhkan guru yang berkompetensi. Salah satu kompetensinya adalah kompetensi profesional. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif. Sumber data utama dalam penelitian kualitatif ialah kata-kata, dan tindakan, selebihnya adalah data tambahan seperti dokumen dan lain-lain. Teknik pengumpulan data terdiri atas (1) Observasi, (2) wawancara/Interview, (3) Dokumentasi. Teknik analisis data kualitatif dalam penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yaitu dengan kegiatan data reduction, data display, dan conclusion drawing/ verification. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemahaman guru PJOK tentang kompetensi profesional sangat beragam, diantaranya (1) Guru harus menguasai materi, membuat inovasi dalam pembelajaran dan memaksimalkan sarana dan prasarana untuk menunjang pembelajaran, (2) Guru harus menghindari prilaku tindakan indisipliner, seperti datang tepat waktu, mengutamakan kepentingan tugas yang sudah dibebankan diatas kepentingan pribadi, (3) Guru harus “melek” teknologi dan memanfaatkannya sebagai media pembelajaran. PJOK Teachers' Understanding of Professional Competency Standards AbstractThe learning process occurs because of the interaction between a person and his environment. The process is not only learning but also the most important thing is education. Education will shape a person's character. One of the character education in schools is physical education. Physical Education is a psychomotor activity that is carried out on the basis of knowledge (cognitive), and at the time of implementing it will occur good personal behavior (affective). To achieve all of that, competent teachers are needed. One of the competencies is professional competence. This research uses a qualitative research approach. The main data sources in qualitative research are words, and actions, the rest are additional data such as documents and others. Data were collected using (1) observation, (2) interview (3) documentation. Qualitative data analyzed using the Miles and Huberman model, namely data reduction, data display, and conclusion/ verification activities. The results showed that PJOK teachers' understanding of professional competence was very diverse, including (1) Teachers must take control the material, make innovations in learning and maximize facilities and infrastructure to support learning, (2) Teachers must avoid disciplinary action behaviors, such as arriving on time, give priority to the interests of tasks that have been charged above personal interests, (3) Teachers must "literate" technology and use it as a learning media. 
Responses of physical education students to teaching assistance program Bayu Insanistyo; Yahya Eko Nopiyanto; Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim
Journal Of Sport Education (JOPE) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jope.5.2.137-144

Abstract

(English)Teaching assistance provides opportunities for students to develop their potential and interest in teaching in educational units in Indonesia. However, the implementation in the field of the teaching assistance program cannot be separated from various obstacles and various responses from students. This research aims to reveal the response of physical education students to the teaching assistance program in 2023. This research uses quantitative descriptive methods. The population in this study was 69 physical education students. The number of samples in the research was 38 students taken by random sampling. Data collection uses an instrument in the form of a questionnaire which has a validity of 0.511 – 0.877 and a reliability value of 0.969. Data analysis uses quantitative description with percentages classified into five categories. The research results showed that 17 students gave very good responses, 13 students gave good responses, 7 students gave responses in the sufficient category, and 1 student gave responses in the poor category. It can be concluded that physical education students responded positively to the implementation of the teaching assistance program in 2023.(Indonesian)Asistensi mengajar memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengembangkan potensi maupun minat untuk mengajar di satuan pendidikan di Indonesia. Namun, dalam pelaksanaan di lapangan program asistensi mengajar tidak terlepas dari berbagai hambatan dan berbagai respons dari mahasiswa. Tujuan penelitian ini adalah mengungkapkan respons mahasiswa penjas terhadap program asistensi mengajar pada tahun 2023. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 69 mahasiswa penjas. Jumlah sampel dalam penelitian adalah berjumlah 38 mahasiswa yang diambil secara random sampling. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa angket yang memiliki validitas sebesar 0,511 – 0, 877 dan nilai reliabilitas sebesar 0,969. Analisis data menggunakan deskriptif kuantitatif dengan persentase yang diklasifikasikan menjadi lima kategori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 17 mahasiswa memberikan respons yang sangat baik, 13 mahasiswa memberikan respons yang baik, 7 mahasiswa memberikan repons dengan kategori cukup, 1 mahasiswa memberikan repons dengan kategori kurang. Dapat disimpulkan bahwa mahasiswa pendidikan jasmani memberikan respons yang positif terhadap pelaksanaan program asistensi mengajar pada tahun 2023. Copyright © The Author (s) 2023Journal of Sport Education (JOPE) is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.