Claim Missing Document
Check
Articles

Perbedaan respons antara aktivitas aerobik dan aktivitas anaerobik ditinjau dari suhu tubuh, denyut nadi, dan frekuensi nafas Ipa Sari Kardi; Ibrahim Ibrahim; Ansar CS; Yahya Eko Nopiyanto; Rasyidah Jalil
Journal Power Of Sports Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jpos.v6i2.18113

Abstract

Jenis aktivitas fisik memengaruhi perubahan-perubahan anatomis dan fisiologis tubuh. Saat beraktivitas fisik baik aerobik maupun anaerobik terjadi peningkatan kebutuhan oksigen yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan energi otot yang bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk melihat perbedaan antara respons aktivitas aerobik dan aktivitas anaerobik pada mahasiswa FIK Universitas Cenderawasih. Jenis penelitian kuantitatif dengan metode komparatif. Populasi penelitian ini berjumlah 588 mahasiswa FIK Universitas Cenderawasih. Teknik penentuan sampel menggunakan purposive sampling yaitu mahasiswa Ilmu Keolahragaan Konsentrasi Kebugaran dengan jumlah 26 mahasiswa (laki-laki: 20 dan perempuan: 6). Sampel dibagi dua kelompok yaitu kelompok aktivitas aerobik 13 mahasiswa dan kelompok aktivitas anaerobik 13 mahasiswa. Aktivitas aerobik yang digunakan yaitu jogging 30 menit dan aktivitas anaerobik yang digunakan yaitu lari sprint. Teknik pengumpulan data meliputi respons denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh. Perhitungan denyut nadi, frekuensi napas, dan suhu tubuh dilakukan pretest dan posttest aktivitas aerobik dan anaerobik. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh nilai yang ditinjau dari suhu tubuh nilai sig (2-tailed) 0.015 < 0.05, ditinjau dari denyut nadi nilai sig (2-tailed) 0.001 < 0.05, dan ditinjau dari frekuensi napas nilai sig (2-tailed) 0.015 < 0.05. Berdasarkan hasil yang ditemukan disimpulkan bahwa terdapat perbedaan respons yang signifikan antara aktivitas aerobik dan anaerobik.
Analisis Tingkat Kondisi Fisik Pada Atlet Atletik Putri di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Bengkulu: Analysis of the Level of Physical Conditions in Female Athletic Athletes at the Bengkulu Province Student Training Education Center (PPLP) Tria Indriani; Syafrial; Yahya Eko Nopiyanto
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v4i2.29171

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji tingkat kebugaran jasmani atlet putri di Pusat Pendidikan Latihan Pelajar (PPLP) Provinsi Bengkulu. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif. Enam atlet putri PPLP Provinsi Bengkulu menjadi subjek penelitian. Prosedur untuk mengumpulkan data yang mencakup tes, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data digunakan yaitu analisis deskriptif dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini berdasarkan dari 7 komponen tes yang dilakukan yaitu, daya tahan atlet putri kategori sangat baik, kekuatan otot perut atlet putri kategori sangat baik, power otot tungkai atlet  putri pada kategori sangat baik, kecepatan atlet putri berada pada kategori  sangat baik, kelentukan atlet putri kategori sangat baik,  kekuatan otot lengan atlet putri berada pada kategori sangat baik, dan  keseimbangan atlet putri berada pada kategori sangat baik. Kondisi fisik  yang dimiliki atlet atletik putri di pusat pendidikan latihan pelajar (PPLP) Provinsi Bengkulu dapat disimpulkan bahwa kondis fisik atlet atletik putri berada pada kategori sangat baik sangat baik.  
Self Efficacy Siswa Yang Mengikuti Ekstrakurikuler Bola Voli Di Smk Negeri 1 Kota Bengkulu: Self Efficacy of Students Participating in Extracurricular Activities volley ball at SMK Negeri 1 Bengkulu City Vantoria; Yahya Eko Nopiyanto; Bogy Restu Ilahi; Dian Pujianto
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v4i2.29402

Abstract

 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui self efficacy siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitatif. Metode penelitiannya yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitiannya adalah siswa ekstrakurikuler basket SMK Negeri 1 Kota Bengkulu yang berjumlah 20 orang siswa dengan mengunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan teknik persentase. Hasil dari penelitian ini didapat bahwa self efficacy siswa ekstrakurikuler basket berada pada kategori “sangat tinggi” dengan persentase 40%. Sedangkan padahasil angket self efficacy siswa ekstrakurikuler basket berada pada kategori “tinggi” dengan persentase 60%. Dari penelitian ini di dapatkan bahwa siswa ekstrakurikuler bola voli di SMK Negeri 1 Kota Bengkulu dalam kateori sangat tinggi. Kata Kunci: Ekstrakurikuler, Self Efficacy, Siswa
Tingkat Kecemasan Atlet Karate saat Bertanding Di Perguruan Lemkari Kota Bengkulu: Karate Athletes Strategy in Overcoming Anxiety in Competing at LEMKARI College Bengkulu City Huzaimah; Yahya Eko Nopiyanto; Oddie Barnanda Rizky
SPORT GYMNASTICS : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol. 4 No. 2 (2023): Oktober
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/gymnastics.v4i2.29403

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kecemasan atlet karate di perguruan LEMKARI Kota Bengkulu. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kualitataif. Metode penelitiannya yaitu menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitiannya adalah atlet karate LEMKARI Kota Bengkulu yang berjumlah 21 atlet dengan menggunakan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, angket dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dengan teknik persentase. Sedangkan pada hasil kuesioner tingkat kecemasan atlet karate di perguruan LEMKARI berada pada kategori “sedang” yaitu dengan persentase 66.67%. dari penelitian ini didapat bahwa hasil penelitian tingkat kecemasan atlet banyak terletak pada indikator kognitif dengan persentase 62% dengan jumlah 13 atlet. Kata kunci: Atlet, Karate, Kecemasan, Strategi
VO2Max Level of Convicted Students at Special Prisons for Child Development Institution (LPKA) Class II Bengkulu Yahya Eko Nopiyanto; Diah Ayu Aguspa Dita; Dian Pujianto; Mas’ullah Andriyani; Fiona Sarah Musfita; Zahra Putri Amelia
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 7 No 4 (2023): DECEMBER (ACCREDITED SINTA 3)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v7i4.29781

Abstract

The level of VO2 max has significance in relation to both physical activity and health. Nevertheless, it should be noted that there has been a lack of VO2Max tests conducted on convicted children at LPKA Class II Bengkulu. Therefore, this study aims to determine the VO2 max level among convicted children at LPKA Class II Bengkulu. This study used a quantitative descriptive approach to examine a sample of 91 children between the aged of 14 and 19 years. The VO2 max level test uses a multi-stage fitness test. The analysis of the research data involved the utilization of descriptive quantitative percentages, which were employed to compare the category tables. The study's findings indicated that a proportion of 1.1% exhibited VO2 max levels falling within the lower group, while a substantial majority of 98.90% showed VO2 max levels falling within the significantly lower category. Based on the study results, it was concluded that convicted children at LPKA Class II Bengkulu exhibited VO2Max levels that fell within the extremely bad range. Based on the findings of this study, LPKA supervisors should devise and execute a physical coaching regimen to enhance the VO2 max levels among convicted children.
Analisis Keterampilan Mengajar Calon Guru Pendidikan Jasmani pada Perkuliahan Microteaching Bayu Insanistyo; Yahya Eko Nopiyanto; Ibrahim Ibrahim; Ipa Sari Kardi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 5, No 5 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v5i5.5243

Abstract

Meningkatknya persaingan di dunia kerja harus dibarengi dengan keterampilan yang dimiliki oleh calon pekerja tanpa terkecuali calon guru pendidikan jasmani. Oleh sebab itu, melalui penelitian ini berupaya untuk menganalisis keterampilan dasar mengajar calon guru pendidikan jasmani yang sedang mengikuti perkuliahan microteaching. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Data dari penelitian ini dikumpulkan dari 9 calon guru pendidikan jasmani yang dipilih secara purposive. Adapun data penelitian dikumpulkan menggunakan teknik observasi, dokumentasi, dan wawancara semi terstruktur. Data yang terkumpul dianalisis melalui triangulasi data. Hasil penelitian menggambarkan bahwa calon guru telah mampu menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran, calon guru telah mampu menggunakan media pembelajaran sesuai dengan materi yang disajikan, namun calon guru mengalami hambatan untuk menyampaikan materi pembelajaran secara variatif. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa calon guru telah memiliki keterampilan dasar mengajar dengan kategori sedang. 
THE TRAINING ON THE APPLICATION OF KINESIOTAPING COMBINED WITH CONTRACT RELAX AS A PREVENTIVE AND REHABILITATIVE MEASURE FOR SPORTS INJURIES ipa sari kardi; I Putu Eka Wijaya; Saharuddin Ita; Ari Sapti Mei Leni; Ibrahim; Baharuddin Hasan; Dewi Nurhidayah; Ansar CS; Yahya Eko Nopiyanto
GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2023): NOPEMBER
Publisher : P3M Universitas Aisyiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30787/gemassika.v2i2.1136

Abstract

The problems experienced by PPLP/D Papua athletes is sports injuries which limit athletes in running an optimal training program. The dense and heavy training program causes a tendency for sports injuries to occur. The purpose of this community service is to upgrade knowledge and skills on how to install kinesiotaping and contract relax as an effort to preventive and rehabilitative sports injuries. The method used is training with the flow of delivering material and demonstration. Population in this community service are PPLP/D Papua athletes with a total of 98 athletes. The sample used was 60 athletes from 12 sports. The results obtained are an increase in PPLP/D athletes' knowledge about kinesiotaping and contract relax, the dominant pretest results of the very low category 53 athletes (88.3%) become the dominant category of very high 19 athletes (31.7%), high category 18 athletes (30%), and medium category 18 athletes (30%). The results of the t test analysis (paired sample test) found the sig value (2-tailed) = 0.001 <0.05. Based on the results obtained, it can be concluded that the training provided has a positive impact on PPLP/D Papua athletes in terms of increasing knowledge about the application of kinesiotaping and contract relax as preventive and rehabilitative sports injuries.
MENINGKATKAN MINAT BEROLAHRAGA MELALUI SOSIALISASI PERMAINAN SEPAK TAKRAW DI SD NEGERI 106 KOTA BENGKULU Yahya Eko Nopiyanto; Dian Pujianto; Khaton Bagus Phambudi; Septian Raibowo; Rasyono; Ipa Sari Kardi; Ibrahim; Ansar CS; Cahyo Wibowo
Panrita Abdi - Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 8 No. 1 (2024): Jurnal Panrita Abdi - Januari 2024
Publisher : LP2M Universitas Hasanuddin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/pa.v8i1.24858

Abstract

The goal to be achieved in this community service activity is to introduce the sport of takraw and increase student interest in playing takraw. The method used to achieve the objectives of community service activities consists of various stages including investigation, preparation and planning, action, and reflection. The location where the community service activities were carried out was SD Negeri 106 Bengkulu City. Partners or activity participants consisted of 36 students, with male students and female students. A questionnaire is an instrument used to determine the level of student interest in playing takraw. Data analysis used percentage techniques and categorization based on the average value of the participants. The indicator of achievement in this activity is that at least 80% of partners have an interest level in the good category. The results of the data analysis showed that after the community service activities were carried out, 80% of the participants were able to recognize the sport of takraw, and as many as 83% of partners had an interest in playing takrwa in the good category. So it can be concluded that this service activity meets the predetermined success indicators.  ---  Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan pengabdian ini adalah mengenalkan olahraga permainan sepak takraw dan meningkatkan minat siswa untuk bermain sepak takraw. Metode yang digunakann untuk mencapai tujuan kegiatan pengabdian terdiri dari berbagai tahapan diantaranya adalah investigasi, persiapan dan perencanaa, aksi, dan refleksi. Lokasi yang menjadi temoat pelaksanaan kegiatan pengabdian adalah SD Negeri 106 Kota Bengkulu. Mitra atau peserta kegiatan terdiri dari 36 siswa, dengan siswa putra dan siswa putri. Angket sebagai instrumen yang digunakan untuk mengetahui tingkat minat siswa dalam bermain olahraga sepak takraw. Analisis data menggunakan teknik persentase dan pengkategorian berdasarkan nilai rerata peserta. Indikator ketercapain dalam kegiatan ini adalah terdapat minimal 80% mitra memiliki tingkat minat berada pada kategori baik. Hasil analisis data menunjukkan bahwa setelah dilaksanakan kegiatan pengabdian terdapat 80% peserta mampu mengenal olahraga olahraga sepak takraw, dan sebanyak 83% mitra memiliki minat berolahraga sepak takrwa dalam kategori baik. Dari hasil kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pengabdian ini memenuhi indikator keberhasilan yang telah ditetapkan.      
Development of Sepak Takraw Model Through TGFU to Improve Basic Athlete Junior in Playing Sepak Takraw Arizky Ramadhan; Iyakrus Iyakrus; Yahya Eko Nopiyanto
Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani Vol 8 No 1 (2024): MARCH
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/jk.v8i1.33366

Abstract

The objective of this study is to provide an overview and assess the viability of developing the Sepak takraw model. The research employs the ADDIE R&D research method. The design for developing the Sepak takraw model through TGfU comprises several activity components, namely game, net, wall, and target invasion. The sample for this study consisted of 34 university students, who were subjected to an effectiveness test. The pre-test average score was 22.06 and the post-test average score after being given Sepak takraw model through TGfU was  34.24,  which  means  that  there  was  an increase in the results from the pretest to the post-test. The results of the correlation test show a p-value of  0.000 (< 0.005), which means there is a correlation between the increase in technical skills in the given model. So it can be concluded that the development of the sepak takraw model through tgfu is effective for use in sepak takraw learning to improve basic skills.
Pelatihan Renang dan Keselamatan Saat Berenang Anak Berkebutuhan Khusus di SLB Negeri Pembina Provinsi Papua Kurdi; Ibrahim Ibrahim; Saharuddin Ita; Ipa Sari Kardi; Yahya Eko Nopiyanto
Jurnal Dharma Pendidikan dan Keolahragaan Vol. 3 No. 2 (2023)
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dharmapendidikan.v3i2.28866

Abstract

Kegiatan pelatihan renang dan keselamatan renang sangat bermanfaat untuk anak berkebutuhan khusus dengan tujuan untuk mengedukasi dalam meningkatkan kompetensi dan pengetahuan terhadap keterampilan berenang dan keselamatan saat berenang, selain itu, dapat menjaga kesehatan tubuh, meningkatkan kebugaran, meningkatkan kemampuan fisik anak, menjaga keselamatan dan menunjang kesehatan mental anak. Mitra dalam kegiatan ini ialah SLB Negeri Pembina Provinsi Papua yang bersedia bekerja sama dalam menyelenggarakan pelatihan ini. Metode dalam pelatihan ini berupa ceramah atau pemaparan materi dan praktek melalui tiga tahap: 1) tahap persiapan, tim menyipkan kebutuhan pelatihan, 2) tahap pelaksanaan yaitu penyajian materi keterampilan renang (gaya bebas, gaya punggung, gaya dada dan gaya kupu-kupu)., pemaparan materi keselamatan saat berenng, dan pelaksanaan praktek, dan 3) tahap report dan present yaitu penyajian hasil pelatihan ini digunakan teknik pengumpulan data berupa angket untuk mengetahuipemahaman peserta terhadap pelatihan ini dan menyampaikan hasil pelatihan dalam bentuk laporan kepada pihak sekolah. Hasil dalam pelatihan ini, memberikan pemahaman mendalam terkait teori dan implementasi secara praktek keterampilan renang dan keselamatan saat berenang berdasarkan analisis jawaban peserta, keseluruhan peserta dapat memahami dengan baik materi pelatihan dan sebagian besar peserta dapat melakukan praktek keterampilan renang dan keselamatan saat berenang.