Claim Missing Document
Check
Articles

PENERAPAN MEDIA KONKRIT UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR PADA PEMBELAJARAN MATEMATIKA KELAS 4 SD MATERI LUAS BANGUN DATAR Sabila Noer Aziza; Yuni Gayatri; Supardji Edi Santoso
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28070

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil dan motivasi belajar peserta didik pada mata pelajaran matematika kelas 4 SD dengan materi luas bangun datar. Peneliti melibatkan 28 peserta didik kelas 4 SDN Kedung Cowek 1/253, Surabaya sebagai subjek penelitian. Penelitian tindakan kelas atau PTK merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini. Penelitian tindakan kelas dilakukan sesuai dengan model Kemmis dan Mc Taggart yang terdiri dari 2 siklus, yang melalui proses rencana (planning), tindakan (action), pengamatan (observation), refleksi (reflection) pada setiap siklusnya. Tes tulis, observasi, dan angket menjadi teknik pengumpulan data pada penelitian tindakan kelas. Tes tulis dan angket sebagai alat untuk memperoleh data hasil dan motivasi belajar pada setiap siklus. Berdasarkan hasil data yang telah dianalisis, menunjukkan adanya peningkatan hasil dan motivasi belajar pada siklus 2. Semula pada siklus 1 persentase ketuntasan klasikal hasil dan motivasi belajar hanya 64,28% dan 42,85%, setelah diterapkan media konkrit dn kuis pemahaman melalui game pada siklus 2 hasil dan motivasi belajar peserta didik meningkat dengan persentase ketuntasan sebanyak 89,28% dan 85,71%. Hal ini membuktikan bahwa penerapan media konkrit dengan kuis game efektif dan berhasil membuat persentase hasil dan motivasi belajar mengalami peningkatan.
PENERAPAN MODEL PROJECT BASED LEARNING MELALUI PENDEKATAN CULTURALLY RESPONSIVE TEACHING UNTUK MENINGKATKAN KOLABORASI DAN KREATIVITAS SISWA PADA MATA PELAJARAN ILMU PENGETAHUAN ALAM DAN SOSIAL DI KELAS III C SDN KEDUNG COWEK 1/253 SURABAYA Qurrotul A’yuni; Yuni Gayatri; Supardji Edi Santoso
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28074

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan kreativitas siswa melalui penerapan model Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran IPAS di kelas III SDN Kedung Cowek 1/253 Surabaya. Latar belakang penelitian ini adalah rendahnya kemampuan siswa dalam bekerja sama dan berpikir kreatif berdasarkan hasil observasi awal. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan penilaian keterampilan kolaborasi dan kreativitas menggunakan instrumen lembar pengamatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dari pra-siklus ke siklus II. Rata-rata keterampilan kolaborasi meningkat dari 50% menjadi 86%, sedangkan kreativitas meningkat dari 45% menjadi 83,6%. Peningkatan ini dicapai melalui proyek pembuatan diorama yang berbasis pada pengalaman langsung dan budaya lokal siswa, yang mendorong kepemimpinan, refleksi, komunikasi, dan pengembangan ide. Dengan demikian, penerapan PjBL yang terintegrasi dengan pendekatan CRT terbukti efektif dalam meningkatkan kolaborasi dan kreativitas siswa sekolah dasar secara menyeluruh dan kontekstual.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROJECT BASED LEARNING (PJBL) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF IPAS KELAS V SDN KEDUNG COWEK 1/253 SURABAYA Listiorini; Yuni Gayatri; Supardji Edi Santoso
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28102

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan hasil belajar kognitif siswa melalui penerapan model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) di kelas V SDN Kedung Cowek 1/253 Surabaya. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model spiral Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Setiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas V. Instrumen pengumpulan data menggunakan observasi, angket, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar siswa meningkat dari 68% (Siklus I) menjadi 86% (Siklus II), sedangkan hasil belajar kognitif meningkat dari 64% menjadi 82%. Peningkatan ini menunjukkan bahwa penerapan PjBL secara sistematis dapat mendorong siswa untuk aktif, kolaboratif, dan lebih memahami materi secara mendalam. Model ini juga terbukti mampu menciptakan suasana pembelajaran yang lebih bermakna dan menyenangkan.
MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DENGAN PENDEKATAN TARL UNTUK MENINGKATKAN HASIL DAN MOTIVASI BELAJAR PADA MATERI PECAHAN SENILAI Alfiatun Hasanah; Yuni Gayatri; Supardji Edi Santoso
PROCEEDING UMSURABAYA Poceding Fakultas Keguruan dan ilmu Pendidikan 2026 " Intregrasi Deep Learning dan Tekbnologi AI dal
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/pc.v1i1.28106

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar dan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah yang dipadukan dengan pendekatan Teaching at the Right Level (TaRL) pada materi Pecahan Senilai di kelas IV A SDN Kedung Cowek 1/253. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan subjek 25 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi observasi, angket motivasi belajar, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kedua aspek tersebut. Ketuntasan hasil belajar peserta didik meningkat dari 40% pada pra-siklus menjadi 68% pada siklus I dan mencapai 88% pada siklus II. Motivasi belajar peserta didik juga mengalami peningkatan, yaitu dari 36% pada pra-siklus menjadi 44% pada siklus I, dan kemudian mencapai 92% pada siklus II. Peningkatan ini didukung oleh penggunaan media pembelajaran yang disesuaikan dengan tingkat kemampuan peserta didik, yaitu simulasi digital untuk kelompok mahir, papan tarik pecahan untuk kelompok cukup, dan media kontekstual berupa potongan roti untuk kelompok perlu bimbingan. Temuan ini membuktikan bahwa model pembelajaran berbasis masalah dengan pendekatan TaRL efektif dalam meningkatkan hasil dan motivasi belajar peserta didik pada materi Pecahan Senilai.
Empowering Students’ Scientific Literacy Using Local Wisdom- Based Ethnobotany Atlas Media Yuni Gayatri; Sela Rizqiyah; Peni Suharti
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 9 No SpecialIssue (2023): UNRAM journals and research based on science education, science applic
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v9iSpecialIssue.5899

Abstract

Students' scientific literacy is influenced by various factors, including the choice of teaching materials used at school. An ethnobotanical atlas based on local wisdom is a collection of information or images that identify and document plants that exist around a particular community's residence or area, which can also be used by humans as food, medicine and so on. This research aims to determine the influence of ethnobotanical atlas media based on local wisdom on students' scientific literacy. This research is a pre-experimental research with a one group pretest-posttest design. The research sample was students of class X MIA 1 SMA Muhammadiyah 1 Surabaya. The data collection technique uses a written test. Data analysis was carried out statistically using normality tests, homogeneity tests, T and N gain tests. The results of the analysis showed that the data was normally distributed. The results of the T test show a significant effect of using ethnobotanical atlas media based on local wisdom on students' scientific literacy with a significance level of 0.000<0.05. Meanwhile, the results of the N-Gain test show that the use of ethnobotanical atlas media based on local wisdom is quite effective in increasing scientific literacy and can be alternative learning resource
Guided Inquiry Assisted by Scaffolding in Biology Learning: A Solution to Improve Students Critical Thinking and Metacognitive Supporting SDG 4 (Quality Education) Alfito Deanoval; Yuni Gayatri; Lina Listiana
Jurnal Penelitian Pendidikan IPA Vol 12 No 5 (2026)
Publisher : Postgraduate, University of Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppipa.v12i5.14200

Abstract

This study purposed to determine the effect of guided inquiry learning assisted with scaffolding on students’ critical thinking and metacognitive skills. This quasi-experimental study employed a pretest-posttest control group design. The study was conducted at SMA Negeri 1 Gondang Mojokerto with the research subject being 11th-grade science students, involving a control group using conventional instruction and an experimental group using guided inquiry learning supported by scaffolding. Data were collected through tests, using research instruments in the form of critical thinking and metacognitive essay test. Data were analayzed using the Mann-Whitney test and the N-Gain test. After being implemented with the guided inquiry learning model supported with scaffolding, critical thinking skills increased to 67.45 in the medium category. The results of the Mann-Whitney test showed a significant difference (p = 0.05). furthermore, in the N-Gain test analysis, the experimental group scored 57.59 in the moderately effective category, while the control group scored 7.39 in the ineffective category. The analysis of metacognitive skills revealed that the experimental group’s metacognitive skills were at 56.30 in the moderately effective category. It means that guided inquiry supported with scaffolding is affective in improving critical thinking and metacognitive skills.
Identification of Aquatic Biota Using the Biotilik Method to Assess Water Quality of the Genteng River as Biology Learning Material at Muhammadiyah 10 Senior High School Surabaya Salim Bahrisy; Yuni Gayatri; Laga Yudhistira
Florea : Jurnal Biologi dan Pembelajarannya Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/florea.v12i2.23038

Abstract

The increasing pollution of rivers due to domestic activities and urbanization highlights the importance of biology-based water quality monitoring. This study aims to assess the water quality of the Genteng River (Kalimas) in Surabaya using the biotilik method with macroinvertebrates as bioindicators. The research was conducted descriptively with a mixed quantitative and qualitative approach. Data were collected through observation, sampling, and identification of macroinvertebrates based on the Biotilik guidelines. The identification results showed that the species composition was dominated by organisms tolerant to pollution. The average biotilik score of 1.5 classified the water quality in the Heavily Polluted category. These findings reflect a severely degraded river ecosystem. This study holds great potential to be utilized as contextual learning material in project-based Biology education, aiming to enhance students’ environmental awareness and critical thinking skills.
Penguatan Edukasi Kesehatan Mental dan Pencegahan Kekerasan Seksual pada Siswa Sekolah Dasar melalui Media Animasi dan Virtual Reality Badruli Martati; Yuni Gayatri; Ajeng Retno Kustianingrum; Ardiyani Sekarningrum
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 9, No 10 (2026): Volume 9 Nomor 10 (2026)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v9i10.27447

Abstract

ABSTRAK Kesehatan mental anak dan pencegahan kekerasan seksual merupakan dua aspek penting yang saling berkaitan dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Rendahnya literasi kesehatan mental serta kurangnya pemahaman mengenai pencegahan kekerasan seksual dapat meningkatkan risiko gangguan psikologis, menurunkan rasa percaya diri, dan menghambat perkembangan sosial maupun akademik siswa. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi preventif yang inovatif sejak usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi kesehatan mental serta memperkuat pemahaman dan kesadaran pencegahan kekerasan seksual pada siswa SD Muhammadiyah 9 Surabaya melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis video animasi Virtual dan Reality (VR), yang didukung oleh penguatan kapasitas guru dan peran orang tua. Metode pelaksanaan terdiri atas lima tahapan, yaitu persiapan, implementasi, monitoring dan evaluasi, penyusunan laporan, serta keberlanjutan program. Implementasi program meliputi edukasi kesehatan mental mengenai pengenalan emosi, pengelolaan stres sederhana, kemampuan mencari pertolongan, pembelajaran interaktif tentang pencegahan kekerasan seksual menggunakan media VR dan video animasi, pelatihan bagi guru, serta edukasi parenting bagi orang tua. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam mengenali emosi, membangun kesehatan mental yang positif, memahami batasan tubuh pribadi, membedakan sentuhan aman dan tidak aman, serta mengambil tindakan perlindungan diri ketika menghadapi situasi berisiko. Selain itu, kompetensi guru dan kesadaran orang tua dalam menciptakan lingkungan yang mendukung kesehatan mental dan perlindungan anak juga mengalami peningkatan. Dengan demikian, pemanfaatan media animasi dan Virtual Reality terbukti efektif sebagai media edukasi dalam memperkuat kesehatan mental dan pencegahan kekerasan seksual pada siswa sekolah dasar guna mewujudkan lingkungan sekolah yang aman, sehat, dan ramah anak. Kata Kunci: Kesehatan Mental, Pencegahan Kekerasan Seksual, Video Animasi, Virtual Reality, Sekolah Dasar.  ABSTRACT Children's mental health and the prevention of sexual violence are two interrelated aspects that play a crucial role in supporting children's optimal growth and development. Limited mental health literacy and inadequate understanding of sexual violence prevention may increase the risk of psychological problems, reduce self-confidence, and hinder students' social and academic development. Therefore, innovative preventive education should be introduced from the elementary school level. This community service program aimed to enhance mental health literacy and strengthen students' understanding and awareness of sexual violence prevention among students at SD Muhammadiyah 9 Surabaya through the use of innovative learning media based on animated videos and Virtual Reality, supported by capacity building for teachers and active parental involvement. The program was implemented in five stages: preparation, implementation, monitoring and evaluation, report preparation, and program sustainability. The implementation included mental health education covering emotional recognition, basic stress management, and help-seeking skills, as well as interactive learning on sexual violence prevention using VR and animated videos, teacher training, and parenting education for parents. The results demonstrated significant improvements in students' knowledge and skills in recognizing emotions, developing positive mental health, understanding personal body boundaries, distinguishing between safe and unsafe touch, and taking appropriate self-protection measures in risky situations. In addition, teachers' competencies and parents' awareness in creating a supportive environment for children's mental health and protection also improved. In conclusion, animated videos and Virtual Reality proved to be effective educational media for strengthening mental health literacy and preventing sexual violence among elementary school students, thereby contributing to the creation of a safe, healthy, and child-friendly school environment. Keywords: Mental Health, Sexual Violence Prevention, Animated Videos, Virtual Reality, Elementary School.