Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

PENGARUH PENGGUNAAN MODUL PEMBELAJARAN TERHADAP HASIL BELAJAR MATA PELAJARAN GAMBAR TEKNIK KELAS X JURUSAN TEKNIK PEMESINAN DI SMK NEGERI 1 PADANG Alvien Khardin; Suparno Suparno; Primawati Primawati; Arwizet K; Refdinal Refdinal; Yufrizal Yufrizal
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 2 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1274.723 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i2.76

Abstract

Tujuan dilaksanakan penelitian ini adalah untuk: (1) mengetahui tahapan pembuatan dan pengembangan modul pembelajaran yang tepat pada mata pelajaran gambar teknik kelas X jurusan teknik mesin SMK/MAK; (2) mengetahaui kelayakan modul melalui uji validitas; (3) mengetahui kepraktisan modul melalui uji praktikalitas; (4) mengetahui efektivitas modul melalui uji efektivitas. Penelitian ini merupakan penelitian Research and Development (R & D) yang menggunakan model pengembangan dari Plomp (2013). Penelitian ini dilaksanakan di SMK Negeri 1 padang. Subjek penelitian adalah siswa kelas X jurusan teknik pemesinan SMK Negeri 1 Padang. Pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Tes menggunakan pre test dan post test untuk memperoleh data efektivitas. Analisis menggunakan pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan produk berupa modul gambar teknik untuk siswa kelas X jurusan teknik mesin SMK/MAK. Penilaian modul pembelajaran meliputi validitas ahli materi, validitas ahli media, uji one to one, uji kelompok kecil (small group), uji praktikalitas oleh guru, uji praktikalitas oleh 32 siswa, uji pemakaian oleh 32 siswa. Validasi ahli materi mendapatkan pesentase 80,71% dengan kategori sangat layak, validasi ahli media mendapatkan persentase 84,38% dengan kategori sangat layak, uji one to one mendapatkan persentase 100 % dengan kategori sangat praktis. Uji small group mendapatkan persentase 100% dengan kategori sangat praktis, uji praktikalitas oleh guru mendapatkan persentase 95 % dengan kategori sangat praktis, uji praktikalitas oleh 32 siswa mendapatkan persentase 90,63 % dengan kategori sangat layak, dan uji pemakaian oleh 32 siswa menunjukkan ada peningkatan hasil belajar setelah menggunakan modul gambar teknik. Kata Kunci : Modul Pembelajaran, Hasil Belajar, Gambar Teknik
Development of Android-Based Learning Media First-Aid Learning in Accidents for SMP Extracurriculars Arif Al Anshari; Suparno Suparno
International Journal of Educational Dynamics Vol 3 No 1 (2020): International Journal of Educational Dynamics (IJEDs)
Publisher : Postgraduate School, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/ijeds.v3i1.273

Abstract

The purpose of this research is to produce learning media based on android that is valid, practical, and effective. This type of research is development. The development model used is the 4-D model, consisting of four stages, namely define, design, develop, and disseminate. The research data were obtained from validity, practicality, and effectiveness tests. From the results of the media validity test, it shows that the category is very valid from 3 aspects, namely the material aspect of 97.89%, the media aspect of 81.82%, and the language aspect of 82.86%. Practicality data were obtained from the results of the questionnaire analysis of the responses of educators and students, while the practicality test results of Android-based learning media for first aid learning obtained an assessment of 93.40 for practicality assessment by students and 96.67 for practical assessment by educators with a very valid category. The results of the effectiveness test of student learning outcomes pretest results obtained an average of 62.25 and at the time of the posttest increased to 83.25 after using android-based learning media in the learning process of first aid in accidents, this shows that there is an increase in student learning outcomes after using based learning media. android learning first aid for junior high school extracurricular accidents.
PENGARUH MEDIA PEMBELAJARAN VIDEO TUTORIALTERHADAP HASIL BELAJAR TEKNIK PEMESINAN BUBUT KELAS XI DI SMK NEGERI 1 BUKITTINGGI Mella Rizka Ananda; Suparno Suparno
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 1 No. 4 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (August
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.064 KB)

Abstract

Pengaruh media video tutorial dilakukan untuk memecahkan masalah keterbatasan media yang dapa menyampaikan materi bersifat abstrak dan procedural guna membantu siswa dalam belajar mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan media video tutorial yang berkualitas dan sesuai dengan standarisasi kelayakan media pembelajaran (2) mengetahui kelayakan media video tutorial bagian-bagian utama mesin bubut berdasarkan jenis dan fungsinya untuk mata pelajaran teknik pemesinan bubut melalui uji coba beberapa pakar (3) menguji efektifitas dari produk media video tutorial.
Pengaruh Variasi Side Clearance Angle Pahat HSS dan Variasi Jumlah Putaran Mesin Bubut Terhadap Kekasaran Permukaan Benda Kerja Hasil Pembubutan Rata Pada Bahan St-60 Ade Habibbullah; Arwizet K; Suparno; Yufrizal A
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (815.587 KB)

Abstract

Persaingan dunia industri dalam bidang permesinan khususnya pada mesin bubut yang menghasilkan produk berbentuk poros, seperti penampang roda gigi yang biasanya terbuat dari baja karbon sedang. Baja karbon sedang dikenal dengan unsur kandungan kimia yang memiliki kekuatan bahan yang bagus, dimana proses pembuatannya menggunakan mesin bubut. Tingkat kekasaran permukaan pada proses pembubutan poros dipengarahui oleh beberapa faktor, diantaranya side clearance angle dan jumlah putaran mesin bubut.Penelitian ini menggunakan metode eksperimental yaitu dengan memvariasikan side clearance angle pahat HSS dan variasi jumlah putaran untuk mendapatkan tingkat kekasaran permukaan yang baik pada bahan baja karbon sedang St-60. Pada pengujian ini, proses pengukuran kekasaran permukaan menggunakan alat surface roughness testers. Hasil dari penelitian ini menunjukan, variasi side clearance angle 8⁰ dan jumlah putaran 600rpm mendapatkan tingkat kekasaran paling kecil dengan total nilai Ra 3,97 µm, dapat disimpulkan semakin kecil side clearance angle pahat HSS maka semakin kecil pula Tingkat kekasaran permukaan yang dihasilkan
PERBANDINGAN HASIL BELAJAR MAHASISWA YANG BERASAL DARI SMK DENGAN YANG BERASAL DARI SMA PADA MATA KULIAH PEMROGRAMAN CNC DI JURUSAN TEKNIK MESIN FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS NEGERI PADANG Radhia; Suparno; Ambiyar; Primawati
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 2 No. 1 (2019): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development (Novembe
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.531 KB)

Abstract

Pendidikan berperan sangat penting dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dari segala aspek kehidupan, Untuk mencapai SDM yang berkualitas pemerintah menyediakan sekolah tingkat menengah atas yang terdiri dari 2 kelompok yaitu SMA dan SMK , SMA bertujuan melanjutkan Pendidikan ke tingkat universitas , sedangkan SMK di persiapkan untuk langsung terjun ke dunia perkerjaan dan juga bisa melanjutkan ke tingkat universitas. Jenis penelitian ini causal comparatif yang bertujuan untuk menyelidiki perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang berasal dari SMK dengan yang berasal dari SMA pada Mata Kuliah Pemrograman CNC di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang Penelitian ini terbatas pada mahasiswa Teknik Mesin UNP tahun masuk 2015, 2016, dan 2017. Membuktikan bahwa tidak terdapat perbedaan hasil belajar antara mahasiswa yang berasal dari SMK dengan yang berasal dari SMA pada Mata Kuliah Pemrograman CNC di Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Padang.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN JIGSAW TERHADAP HASIL BELAJAR GAMBAR TEKNIK DI KELAS X SMK NEGERI 2 PAINAN M. Alizar; Suparno Suparno; Nofri Helmi; Refdinal Refdinal
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (125.58 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i1.79

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbedaan aktivitas dan hasil belajar siswa antara model pembelajaran Jigsaw dengan metode pembelajaran konvensional. Berdasarkan Pengalaman Lapangan Kependidikan (PLK) yang dilakukan di SMK Negeri 2 Painan, guru mata pelajaran masih menggunakan metode pembelajaran konvensional. Hal ini mengakibatkan banyak siswa yang dalam proses pembelajarannya kurang aktif dan kurang memperhatikan serta merasa bosan pada saat proses pembelajaran berlangsung. Hal ini dapat dilihat dari rendahnya hasil belajar siswa kelas X TKR pada mata diklat Gambar Teknik. Jenis penelitian ini adalah studi kooperatif dengan menggunakan dua kelompok. Subjek pada penelitian ini yaitu siswa kelas X jurusan Otomotif SMK Negeri 2 Painan yang berjumlah 52 orang, 25 orang pada kelas ujicoba dan 27 orang pada kelas eksperimen. Hal ini terlihat dari hasil uji hipotesis yang telah dilakukan menggunakan rumus uji t, diperoleh nilai thitung>ttabel (6,332>2,006). Sehingga dapat dikatakan hipotesis yang diajukan telah diterima. Keberhasilan penggunaan model pembelajaran jigsaw juga dapat dilihat dari rata-rata posttest yaitu 87,111 sedangkan rata-rata pretest adalah 73,185. Maka dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran jigsaw berhasil meningkatkan hasil belajar Gambar Teknik siswa kelas X TKR di SMK Negeri 2 Painan.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TEAMS GAMES TOURNAMENT (TGT) TERHADAP HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN DASAR PERANCANGAN TEKNIK MESIN DI SMK NEGERI 5 PADANG Saski Mulyani; Budi Syahri; Suparno Suparno; Purwantono Purwantono
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (666.828 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.127

Abstract

Hasil belajar siswa pada mata pelajaran dasar perancangan teknik mesin yang mendapat nilai dibawah kriteria ketuntasan minimal (KKM). Model pembelajaran yang diterapkan dalam proses belajar mengajar, belum dapat mengoptimalkan hasil belajar siswa, sehingga hasil belajar siswa rendah dan tidak mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas eksperimen pelajaran dasar perancangan teknik mesin di SMK Negeri 5 Padang, mendeskripsikan hasil belajar siswa kelas kontrol pelajaran dasar perancangan teknik mesin di s SMK Negeri 5 Padang, apakah ada perbedaan hasil belajar siswa kelas eksperimen dengan kelas kontrol pelajaran dasar perancangan teknik mesin di SMK Negeri 5 Padang. Penelitian ini menggunakan metode adalah quasy eksperiment (eksperimen semu) dengan jumlah populasi sebanyak 64 siswa. Penelitian ini menggunakan dua kelompok sampel, yakni satu kelompok sebagai kelompok Eksperimen dan satu kelompok lagi sebagai kelompok Kontrol. Pemilihan sampel dilakukan dengan teknik nonprobability sampling dengan porposivesampling. Hasil penelitian yangdilakukan pada kelompok Eksperimen yang menggunakan model pembelajaran Teams Games Tournament (TGT)mendapat rata-rata 81,12 dan kelompok kontrol yang menggunakan model pembelajaran Konvesional mendapat rata-rata 77,51 Terdapat peningkatan hasil belajar siswa terhadap mata pelajaran dikelas dasar perancangan teknik mesin setelah diterapkan model pembelajaran Kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT). Hal ini dapat dilihat dari perbedaan hasil belajar setelah diberikan post-test antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol yang berpengaruh sebesar 8 % sehingga dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) berpengaruh terhadap hasil belajar siswa jika di terapkan dalam jangka waktu panjang dan lebih efektif lagi.
MENINGKATKAN EFISIENSI KINERJA PETANI MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA ALAT MULTIFUNGSI PENGUPAS KULIT JAGUNG, PEMIPIL BIJI JAGUNG DAN PENCACAH TONGKOL JAGUNG Suparno Suparno; Arwizet K
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.376 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.150

Abstract

Sebagian warga masyarakat Kanagarian Padang Belimbing Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat berada di lereng bukit barisan merupakan petani jagung. Banyak permasalahan menyangkut dengan pengolahan jagung. Petani kesulitan ketika memanen hasil pertanian. Proses petani sebelum dijual adalah pengambilan buah jagung, pengupasan kulit jagung, pemipilan biji jagung dan pencacaham tongkol jagung untuk makanan ternak.Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyediakan mesin kupas kulit jagung dan pemipil biji jagung serta pencacah tongkol jagung untuk meringankan pekerjaan petani jagung dan untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat petani jagung. Metode yang digunakan adalah pengembangan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu: tahap pertama, observasi dengan melakukan metode pengumpulan data dokumentasi dan diskusi dengan tokoh masyarakat sebagai stakeholder. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi real masyarakat petani jagung. Tahap kedua adalah tahap pengembangan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami petani padi melalui perancangan dan pembuatan mesin kupas kulit jagung dan pemipil biji jagung serta pencacah tongkol jagung serta mengadakan pelatihan pengoperasian mesin kupas kulit jagung dan pemipil biji jagung serta pencacah tongkol jagung. Hasil luaran utama yang dicapai dalam program ini adalah tersedianya mesin kupas kulit jagung dan pemipil biji jagung serta pencacah tongkol jagung. Hasil lain dari program ini adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang teknologi mesin kupas kulit jagung dan pemipil biji jagung serta pencacah tongkol jagung serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Kanagarian Padang Belimbing Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat.
MENINGKATKAN EFISIENSI KINERJA PETANI MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA PADA MESIN STRAW CUTTER Bulkia Rahim; Suparno Suparno
Jurnal Vokasi Mekanika (VoMek) Vol 2 No 4 (2020): Jurnal Vokasi Mekanika
Publisher : Unversitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (431.324 KB) | DOI: 10.24036/vomek.v2i4.151

Abstract

Sebagian warga masyarakat Kanagarian Padang Belimbing Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat merupakan petani. Pembakaran jerami pasca panen padi, akan berdampak kepada tingkat kesuburan tanah yang akan semakin berkurang. Apabila jerami yang menumpak di sawah, maka ada bagian sawah yang tidak bisa ditanami padi hal ini merupakan kerugian para petani padi. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk menyediakan mesin Straw Cutter untuk pencacahan jerami pasca panen padi kepada masyarakat petani padi. Dengan adanya mesin Straw Cutter maka akan dapat mengurangi permasalahan petani padi pada kesuburan tanah dan lahan pertanian. Metode yang digunakan adalah pengembangan teknologi tepat guna. Kegiatan ini dilaksanakan melalui dua tahap, yaitu: tahap pertama, observasi dengan melakukan metode pengumpulan data dokumentasi dan diskusi dengan tokoh masyarakat sebagai stakeholder. Hal ini bertujuan untuk memperoleh informasi kondisi real masyarakat petani padi. Tahap kedua adalah tahap pengembangan solusi untuk menyelesaikan permasalahan yang dialami petani padi melalui perancangan dan pembuatan mesin Straw Cutter serta mengadakan pelatihan pengoperasian mesin Straw Cutter. Hasil luaran utama yang dicapai dalam program ini adalah tersedianya mesin Straw Cutter. Hasil lain dari program ini adalah peningkatan wawasan dan pengetahuan tentang teknologi mesin Straw Cutter serta meningkatkan taraf hidup masyarakat Kanagarian Padang Belimbing Kecamatan X Koto Singkarak Kabupaten Solok Sumatera Barat.
Pengembangan Desa Adat "Bumi Sikerei" Matotonan: Mewujudkan Desa Wisata Kelas Dunia Anton Komaini; Retnaningtyas Susanti Susanti; Samuel Martin Pradana; Nora Fudhla; Suparno Suparno; Yovhandra Ockta; Heru Andika; Firunika Intan Cahyani; Andri Gemaini
JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT OLAHRAGA DAN KESEHATAN (JASO) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Olahraga dan Kesehatan
Publisher : DEPARTEMEN KESEHATAN DAN REKREASI UNIVERSITAS NEGERI PADANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jaso.v5i1.75

Abstract

Desa Adat "Bumi Sikerei" Matotonan, terletak di pendalaman Mentawai, memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata kelas dunia. Dalam upaya ini, serangkaian pelatihan yang melibatkan masyarakat lokal dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan mereka dalam mengelola pariwisata yang berkelanjutan, memadukan sport tourism dan wisata budaya. Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan meliputi pelatihan tentang paket wisata, pemanduan alam, pertolongan pertama di air, dan pengembangan souvenir khas Mentawai. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman masyarakat mengenai potensi wisata desa, kemampuan merancang paket wisata, serta keterampilan pemanduan yang aman. Selain itu, pelatihan tentang keselamatan air menjadi sangat krusial, mengingat banyak aktivitas wisata yang melibatkan elemen tersebut. Pengembangan produk wisata lokal, melalui kerajinan tangan dan kuliner khas, diharapkan mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Untuk memastikan keberlanjutan pengembangan desa wisata, program pelatihan lanjutan dalam pemasaran digital, pengelolaan keuangan, dan teknologi informasi perlu diperkuat. Dengan kolaborasi antara masyarakat, akademisi, dan sektor swasta, "Bumi Sikerei" berpotensi menjadi contoh keberhasilan integrasi pariwisata dan pelestarian budaya, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat lokal dan meningkatkan daya tarik wisata.