Claim Missing Document
Check
Articles

Pkm Bagi Kelompok Pembudidaya Ikan Air Tawar Di Kecamatan Suwawa Kabupaten Bone Bolango Propinsi Gorontalo Juliana, Juliana; Koniyo, Yuniarti
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 2 No 1 (2018): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2018
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.482 KB) | DOI: 10.29407/ja.v2i1.12140

Abstract

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi pembudidaya di Kabupaten Bone Bolango dengan cara mentransfer teknologi pembuatan pakan yang berbahan dasar limbah pangan berupa ampas tahu dan kepala udang yang dapat diperoleh dengan harga yang relatif lebih murah. Sehingga hasil PKM ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat dan menghasilkan produk pakan dengan harga yang lebih murah. Transfer pengetahuan dan teknologi pembuatan pakan berbahan dasar limbah ampas tahu dan kepala udang merupakan hasil penelitian dengan hibah PT yang telah dilaksanakan oleh tim PKM sehingga telah diuji kandungan nutrisi yang sesuai dengan kebutuhan ikan dan telah dianalisis biaya produksinya. Pakan yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan budidaya ikan untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup serta secara ekonomi lebih murah dibandingkan dengan pakan komersil yang selama ini digunakan. Metode yang digunakan pada Program Kemitraan Masyarakat yaitu penyuluhan dan pelatihan. Metode penyuluhan dilakukan dengan cara memberikan materi dalam bentuk ceramah dan Tanya jawab untuk mentranfer pengetahuan mengenai bahan-bahan yang berasal dari limbah pangan yang dapat dijadikan bahan dasar pembuatan pakan dan jenis serta jumlah zat gizi yang terdapat pada bahan-bahan tersebut. Metode pelatihan dilakukan dengan cara melatih seluruh peserta PKM melalui transfer teknologi pembuatan pakan secara langsung ke pembudidaya baik secara kelompok maupun mandiri. Hasil kegiatan program PKM terjadi peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam teknologi pembuatan pakan ikan. Masyarakat dapat membuat sendiri pakan menggunakan bahan baku limbah industri sehingga dapat memberikan kontribusi dalam peningkatan ekonomi masyarakat melalui peningkatan kualitas produk pakan.
Analysis of the suitability of floating net cage cultivation land based on environmental carrying capacity in Apal Village, Banggai Islands Regency Prayitno Kumeria, Toto; Koniyo, Yuniarti; Juliana
Acta Aquatica: Aquatic Sciences Journal Acta Aquatica, Vol. 12: No. 3 (December, 2025)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/aa.v12i3.25254

Abstract

This study aims to analyze the carrying capacity of the aquatic environment and the factors that affect the development of Floating Net Cage (KJA) cultivation in Apal Village, Liang District, Banggai Islands Regency. The approach used is quantitative with a field survey method, including the measurement of physical, chemical, and biological parameters of the waters as well as social, economic, legal, and institutional analysis of coastal communities. Physico-chemical data were analyzed descriptive-comparatively based on the Decree of the Director General of PRL No. 55 of 2023, while socio-economic factors were analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS 26 software. The results of the study show that the condition of land suitability varies between stations; temperature and general current are still appropriate, but salinity and nitrates exceed thresholds; Ammonia is in the highly appropriate category (S1), while phosphate is high at some points (N). Plankton diversity is moderate (H' 2,232–2,980), indicating fairly good ecosystem stability. Socially, economically, and institutionally, social and economic factors have a positive effect on the carrying capacity of the environment although it is not significant, while institutions have a negative effect due to weak coordination and supervision. In conclusion, the waters of Apal Village still have the potential for sustainable KJA development, but mitigation of high salinity, nutrient load control, and institutional strengthening are needed so that the carrying capacity of the environment is maintained. Keywords: Economic; Environmental Carrying Capacity; Floating Net Cages; Social; Water Quality
Analisis Kualitas Perairan untuk Pengembangan Budidaya Ikan Manggabai (Glossogobius giuris) di Danau Limboto Toolingo, Fikran; Koniyo, Yuniarti; Juliana, Juliana
The NIKe Journal VOLUME 13 ISSUE 4 | DESEMBER 2025
Publisher : Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan - Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/nj.v13i4.36339

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi mendasar mengenai beberapa aspek kualitas air dan dasar dalam upaya pengelolaan serta dalam upaya pelestarian dan pengembangannya dari Ikan Manggabai (Glossogobius Giuris). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Data yang diperoleh melalui pengambilan sampel kualitas air yang berada pada 10 titik stasiun di Danau Limboto dengan parameter Suhu, Kedalaman, Substrat, pH air, DO, Nitrat, Amonia, dan Plankton. Hasil yang diperoleh menunjukan nilai beragam pada parameter Fisik dan Kimia yang disebabkan oleh lingkungan sekitar disetiap stasiun lokasi pengamatan yang berbeda. Dan untuk Plankton yang ditemukan pada setiap lokasi penelitian sebanyak 15 Genus dari 7 Class Phytoplankton dengan jumlah tertinggi yaitu dari genus Chlorella sebesar 34 Ind dan dapat ditemukan pada stasiun 2 sampai stasiun 9, dan jumlah terendah adalah dari genus Asterionella dan Gonatozygon sebesar 1 Ind yang hanya ditemukan pada stasiun 1. Pengembangan budidaya ikan manggabai dapat dilakukan dengan dukungan kualitas perairan di danau limboto.