Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Enhancing the Capacity of CLC Teachers in Tawau, Sabah, Malaysia to Innovate Game-Based Digital Assessment Nisa Arafiyah Tri Wulandari; Monika Handayani; Maya Puspitasari; Rika Aprianti; Nova Tri Prasetyo; Aiza Sunarto; Mad Noor Madjapuni
SPEKTA (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat : Teknologi dan Aplikasi) Vol. 7 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12928/spekta.v7i1.15725

Abstract

Background: This community service program aimed to address gaps in digital assessment literacy among Community Learning Center (CLC) teachers in Tawau, Sabah, Malaysia, and to support more engaging assessment practices in low-resource educational settings. Contribution: The program enhanced teachers’ practical capacity to design and implement game-based digital assessments and provided limited infrastructure support to improve the feasibility of sustained use in CLC classrooms. Method: The program was designed using the Community Tool Box framework, emphasizing community needs assessment and an evaluation plan. It was delivered through two modes: an online training session and an in-person workshop. Results: The online training involved 117 educators from multiple CLCs across Sabah, followed by an in-person workshop with approximately 100 teachers in Tawau. Participants produced or designed game-based digital assessment activities using Blooket as a hands-on output, and post-program support included educational grants (projectors, laptops, and a Blooket Plus account) to strengthen implementation sustainability. Conclusion: The two-mode training model produced concrete assessment outputs and strengthened readiness to integrate game-based digital assessment in CLC contexts. Future work should extend evaluation toward classroom-level impact and test replication across CLC districts with varying resource constraints.
Analisis Isi Modul Pembelajaran Tematik Integratif Berbasis Problem Based Learning Monika Handayani
Jurnal Pena Karakter : Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter Vol. 1 No. 1 (2018): Jurnal Pena Karakter (Jurnal Pendidikan Anak dan Karakter)
Publisher : STKIP AL HIKMAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62426/jpk301

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis: 1) kelayakan pada modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning; 2) penyajian pada modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning; 3) kegrafikan pada modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning dan 4) kebahasaan pada modul pembelajaran tematik integratif berbasis Problem Based Learning. Jenis penelitian adalah analisis konten dengan pendekatan kualitatif melalui enam tahap, yaitu: 1) pengumpulan data, 2) penentuan sampel, 3) pencatatan data, 4) reduksi, 5) penarikan kesimpulan, dan 6) mendeskripsikan. Hasil penelitian yaitu: (1) modul pembelajaran menunjukkan analisis kelayakan isi yang baik; (2) modul pembelajaran menunjukkan analisis kegrafikan yang baik; (3) analisis penyajian modul pembelajaran menunjukkan hasil yang cukup baik dengan dua indikator yang telah sesuai dan dua indikator belum sesuai; (4) hasil analisis kebahasaan pada modul pembelajaran masih kurang karena terdapat kesalahan penulisan dalam setiap pembelajaran modul.
Upaya Meningkatkan Keterampilan Siswa Dalam Membaca Unsur Instrinsik Karya Sastra Melalui  Penerapan Model Mind Mapping SD Muhammadiyah Bangsri Muhammad Abdul Rosyidi; Ahmad Muzanni; Monika Handayani; Baiq Sarlita Kartiani
PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD Vol 4 No 2 (2025): PeDaPAUD: Jurnal Pendidikan Dasar dan PAUD
Publisher : Yayasan Pendidikan Intan Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sebagian besar siswa kelas II SD Muhammadiyah Bangsri masih menghadapi tantangan dalam memahami dan menuliskan unsur intrinsik karya sastra secara akurat. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mereka dalam mengenali dan mengungkapkan unsur-unsur seperti tokoh, latar, alur, tema, dan amanat melalui penerapan model pembelajaran Mind Mapping. Hambatan utama yang dialami siswa berkaitan dengan kesulitan dalam memahami isi cerita serta mengidentifikasi komponen intrinsiknya. Penelitian ini melibatkan guru serta 25 siswa kelas II sebagai peserta, “menggunakan pendekatan penelitian tindakan kelas yang terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui metode tes dan nontes dalam dua siklus. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam keterampilan membaca dan menulis unsur intrinsik karya sastra, dengan rata-rata nilai kelas meningkat sebesar 8,56—dari 78,28 persen pada siklus I menjadi 86,84 persen pada siklus II.”
Penerapan Pendekatan Berdiferensiasi dalam Mengkonstruksi Pembelajaran Bermakna Kontekstual di Sekolah Dasar Ni Wayan Puspita Ningsih; Dina Elsa; Monika Handayani; Norhayati; Lisnawati; Huldia
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1171

Abstract

Penerapan Kurikulum Merdeka menuntut transformasi paradigma pembelajaran agar lebih berpusat pada peserta didik dengan mengakomodasi keberagaman karakteristik, minat, serta gaya belajar mereka. Kendati demikian, praktik pembelajaran konvensional yang berpusat pada guru (teacher-centered) masih sering dijumpai di tingkat sekolah dasar, sehingga berdampak pada rendahnya pencapaian hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam efektivitas penerapan pembelajaran berdiferensiasi dalam mengoptimalkan keaktifan dan hasil belajar siswa. Dengan menerapkan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) deskriptif berdesain kualitatif-kuantitatif, penelitian ini melibatkan 28 siswa Kelas V SD Negeri 6 Pujungan sebagai subjek penelitian. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terstruktur, tes hasil belajar, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis secara reflektif dan komparatif antarsiklus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran berdiferensiasi secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif siswa dalam proses pembelajaran. Dampak positif tersebut tercermin dari peningkatan rerata nilai hasil belajar secara bertahap, yakni dari 68,4 pada tahap pratindakan, meningkat menjadi 76,8 pada Siklus I, dan mencapai 85,7 pada Siklus II. Temuan ini mengkonfirmasi bahwa pembelajaran berdiferensiasi efektif menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna (pembelajaran bermakna) sekaligus mampu menjawab kebutuhan individu siswa secara inklusif di sekolah dasar.