Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

DESCRIPTION OF TOTAL PLATE COUNT OF BINGKA CAKE SOLD IN SAMARINDA CITY Andira, Ayu; Harlita, Tiara Dini; Anggrieni, Nurul
Journal of Medical Laboratory and Science Vol 3 No 2 (2023): JMLS: Journal of Medical Laboratory and Science
Publisher : Jurusan Teknologi Laboratorium Medis, Poltekkes Kemenkes Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36086/medlabscience.v3i2.1574

Abstract

Background: Bingka cake is a type of wet cake made from a mixture of flour, eggs, brown sugar and coconut milk. Wet cakes are generally prone to health risks because sometimes the handling is not hygienic and can cause the possibility of this cake being contaminated with bacteria. Bacterial contamination in food can be a medium for a disease, this disease is commonly called foodborne disease. The purpose of this study was to determine the Total Plate Number (ALT) of Bingka cakes sold in Samarinda City. Methods: The type of research used in this research is descriptive. The examination carried out was the total plate number using the pour plate method on 15 samples of brown sugar cakes sold in Samarinda City. 10 grams of brown sugar cake sample was taken, then dilution was carried out with 3 levels and a total of 45 treatments. Then the sample that has been diluted is poured into a petri dish as much as 1 ml. After that, pour 15-20 ml of PCA media into the petri dish containing the diluted sample. Then incubated in the incubator for 48 hours and then counted the colonies using a colony counter. After the calculations were carried out, it was continued with univariate data analysis. Results: The results showed that of the 15 samples examined, the results met the quality standard requirements of SNI 01-4309-1996, namely (1 × 106) CFU/g with a percentage of 100% Fulfillment. The highest germ count was found in samples with code N, namely (5.3×104 CFU/g) and the lowest germ numbers in samples with codes F and L, namely (8×101 CFU/g). Conclusion: In this study it can be concluded that Bingka cake sellers use good quality raw materials. The presence of bacterial colony growth that occurs in these samples can be contaminated during post-processing. In addition, the environment around when selling is too close to exposure to dust, roads where vehicles pass and trash cans.
Gambaran Angka Kuman Total pada Handle Pintu Gedung Kampus A Poltekkes Kemenkes Kaltim Fitri, Nur Eka; Azhari, Azhari; Anggrieni, Nurul
Borneo Journal of Science and Mathematics Education Vol 3 No 3 (2023): Borneo Journal of Science and Mathematics Education, October 2023
Publisher : Faculty of Education and Teacher Training of UINSI Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21093/bjsme.v3i3.6596

Abstract

Handle pintu menjadi salah satu media yang sering digunakan sehingga menjadi tempat terjadinya transmisi kuman yang dapat menyebabkan penularan berbagai macam penyakit seperti infeksi nosokomial. Hal ini bisa menjadi mediapenularan bakteri yang serius karena media tersebut disentuh oleh orang yang berbeda-beda, yang dimana ternyata handle pintu yang disentuh terdapat kuman.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui angka kuman pada handle pintu gedung Direktorat dan mengetahui angka kuman pada handle pintu gedung prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis kampus A Poltekkes Kemenkes Kaltim. Jenis penelitian ini adalah bersifat penelitian deskriptif. Jumlah handle dalam penelitian ini sebanyak 46 usap handle pintu, yaitu 23 handle pintu pada gedung Direktorat dan 23 handle pintu gedung prodi D-III Teknologi Laboratorium Medis kampus A Poltekkes Kemenkes Kaltim cara pengujiannya menggunakan metode Angka Lempeng Total (ALT) dengan pengenceran mulai dari (10-1 – 10-4 ) menggunakan media Plate Count Agar (PCA). Hasil dari penelitian ini yaitu Angka Lempeng Total dari gedung Direktorat sebanyak 23 usap handle pintu 100% positif dengan nilai (5,0 × 10-1 CFU/gr) dan ALT dari gedung D-III TLM sebanyak 22 handle pintu 96% positif dengan nilai (1,0 × 10-1 CFU/gr). Dari hasil penelitian ini dapat di simpulkan bahwa handle pintu pada gedung Direktorat 100% positif kuman dan handle pintu pada gedung D-III TLM 96% positif kuman.
Differences of Urine Glucose in Diabetic Mellitus with and without Toluene Preservative based on Temperature Variations and Storage Time Afshari, Kety Fiqih; Mustaming, Mustaming; Anggrieni, Nurul
Formosa Journal of Science and Technology Vol. 3 No. 3 (2024): March 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/fjst.v3i3.8325

Abstract

The purpose of this study was to determine the difference in urine glucose of Diabetes Mellitus patients with and without toluene preservative based on variations in temperature and storage time. Methods This research is descriptive comparative with the purposive sampling technique which was carried out on 34 urine samples of outpatient Diabetes Mellitus patients at the Inche Abdoel Moeis Samarinda Hospital which were analyzed at the Clinical Chemistry Laboratory of the Poltekkes Kaltim using the strip method on a urine analyzer with the Mann Whitney statistical test. Univariately, urine glucose levels 2+ were immediately found in 13 (38%) and 3+ in 21 (62%) samples, urine glucose levels 2+ delayed with toluene preservative stored at room temperature for 4 hours and 8 hours, respectively, obtained 15 (44%) and 18(53%) samples, as well 19(56%) and 16(47%) samples with a grade of 3+. Toluene stored at room temperature (25°C) and refrigeration in the refrigerator (4°C) without preservatives can be an alternative as a preservative for urine glucose testing if the examination cannot be done immediately.
Edukasi Dan Skrining Anemia Pada Siswa-Siswa Sekolah Dasar Kota Samarinda Azahra, Sresta; Dini Harlita, Tiara; Nur Rica, Fitri; Anggrieni, Nurul; Nur Azizah, Niswatun; Evendi, Agus; Setiyo Prihandono, Dwi
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 3 No 4 (2025): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v3i4.835

Abstract

Pendahuluan: Anemia merupakan kondisi tubuh yang mengalami penurunan kadar hemoglobin, ditandai dengan penurunan jumlah eritrosit. Anemia dapat menginfeksi pada anak-anak sekolah dasar karena faktor masalah gizi (defisiensi zat besi) dan non gizi (infeksi kecacingan) sehingga menyebabkan stunting. Pemberian susu kedelai kurma dapat menjadi alternatif minuman tambahan yang bernilai gizi tinggi, mengandung zat besi sehingga kadar hemoglobin dapat meningkat. Tujuan: Memberikan edukasi tentang anemia dan deteksi dini anemia pada siswa sekolah dasar. Metode: Metode yang digunakan adalah metode ceramah dan diskusi. Jumlah peserta sebanyak 52 siswa sekolah dasar Kota Samarinda. Evaluasi menggunakan penilaian hasil pre-test dan post-test. Hasil:  Hasil kegiatan ini didapatkan 75% siswa memahami pengetahuan tentang anemia dan 100% peserta memiliki perilaku baik dengan menjaga perilaku sehat sebagai pencegahan anemia. Hasil kadar hemoglobin normal ≥12 gr/dl sebanyak 45 siswa (86,5%) dan kadar hemoglobin anemia < 12 gr/dl sebanyak 7 siswa (13,5%) dari 52 siswa. Simpulan: Siswa sekolah dasar dapat memahami pengetahuan tentang anemia,  memiliki perilaku sehat, dan lebih dari 85 % siswa memiliki kadar hemoglobin normal.
Analisis Darah Rutin Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Wilayah Kota Samarinda : Routine Blood Analysis in Tuberculosis Patients at the Samarinda City Health Center Sari, Nur Permata; Kusumawati, Nursalinda; Anggrieni, Nurul
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 7 No. 1 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v7i1.7937

Abstract

Tuberkulosis merupakan penyakit Infeksi menular yang disebabkan bakteri Basil Tahan Asam yaitu Mycobacterium tuberculosis, yang dapat menyerang berbagai organ. Pengobatan tuberkulosis terbagi menjadi 2 tahap, tahap intensif dan tahap lanjutan dengan pengobatan berlangsung selama 6 bulan. Obat Anti Tuberkulosis merupakan komponen penting dalam pengobatan tuberkulosis, namun penggunaan Obat Anti Tuberkulosis dapat menimbulkan beberapa efek samping pada berbagai organ, terutama sistem darah. Penelitian ini bertujuan untuk memantau keberhasilan dalam pengobatan dan adanya kelainan pada sistem darah lainnya yang disebabkan oleh efek samping dari penggunaan Obat Anti Tuberkulosis. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif yaitu peneliti menggambarkan hasil pemeriksaan darah rutin pada pasien tuberkulosis yang masih menjalani pengobatan di Puskesmas Wilayah Kota Samarinda. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 25 responden terdapat 80% responden dengan jumlah leukosit normal. Jumlah eritrosit kategori normal terdapat 84% responden. Kadar hemoglobin kategori normal terdapat 68% responden. Kadar hematokrit kategori normal terdapat 92% responden. Jumlah trombosit kategori normal terdapat 64% responden. Pada penelitian ini penderita TB yang masih menjalani terapi Obat Anti Tuberkulosis menunjukkan sebagian besar hasil pemeriksaan darah rutin metode Hematology analyzer adalah normal.
Aktivitas Antibakteri Ekstrak Metanol Daun Salam Tua (Syzygium polyanthum) terhadap Escherichia coli secara In Vitro Evendi, Agus; Suryani, Maria Eka; Anggrieni, Nurul
Sains Medisina Vol 4 No 2 (2025): Sains Medisina
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/snsmed.v4i2.849

Abstract

ABSTRAK. Infeksi yang disebabkan oleh Escherichia coli masih menjadi salah satu penyebab utama diare di Indonesia. Penggunaan antibiotik sintetis secara berlebihan dapat memicu resistensi, sehingga diperlukan alternatif antibakteri alami. Daun salam (Syzygium polyanthum) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri ekstrak metanol daun salam tua terhadap E. coli secara in vitro. Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut metanol. Uji fitokimia dilakukan untuk identifikasi senyawa aktif, uji antioksidan menggunakan metode DPPH, dan uji antibakteri dilakukan dengan metode difusi sumuran pada media Mueller Hinton Agar dengan variasi konsentrasi ekstrak 25, 50, 100, 200, dan 400 µg/well. Hasil uji fitokimia menunjukkan adanya alkaloid, flavonoid, saponin, tanin, steroid, dan karbohidrat. Aktivitas antioksidan tertinggi diperoleh pada konsentrasi 50 ppm dengan penghambatan 73,48%. Uji antibakteri menunjukkan zona hambat terbesar pada konsentrasi 100 µg/well sebesar 12,78 mm yang termasuk kategori sedang–kuat. Mekanisme penghambatan diduga melalui kerusakan membran sel oleh flavonoid dan tanin. Simpulan penelitian ini adalah ekstrak metanol daun salam tua memiliki aktivitas antibakteri sedang terhadap E. coli dan berpotensi dikembangkan sebagai bahan antibakteri alami untuk mencegah infeksi akibat bakteri Gram-negat