Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Cover, Content, and Editorial Note from Borneo J Med Lab Tech Vol. 6 No. 2 April 2024 Sartika, Fera
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.7095

Abstract

Assalamu’alaikum Wr. Wb. Alhamdulillahirabbil ‘alamin. After a long wait of almost 12 years from the first stand, the scientific journal of the Department of Analyst Health (Medical Laboratory Technology) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya can be published. BJMLT is published every 6 months (2 issues/year) every October and April. This journal aims to publish high-quality articles dedicated to all aspects of the latest outstanding developments in the field but not limited to Blood transfusion, Clinical Chemistry, Hematology, Histopathology, Immunology, Microbiology, Parasitology, Toxicology, Food and Beverage Analysis, Molecular Biology, Medical Biology, and related fields that are of interest to medical laboratory technologies, such as epidemiology, health promotion, professional ethics, and laboratory management, It was first published online in October 2018 using Open Journal System (OJS) 3.1 platform with e-ISSN 2622-6111 by URL http://journal.umpr.ac.id/index.php/bjmlt. This edition contains 14 articles on Hematology, Microbiology, Clinical Chemistry, and Epidemiology. Editorial boards are fully aware that there is still room for improvement in this edition; hence with all humility, they are willing to accept constructive suggestions and feedback for improvements to the publication for the next editions. The publication of BJMLT certainly participates in disseminating the results of research and review of science and technology development conducted by lecturers and researchers from UM Palangkaraya and other universities. The editorial board would like to thank the University, all editors and reviewers, and contributors of the scientific articles who have provided the repertoire in this issue. We hope that all parties, especially the contributors of the articles, could re-participate the publication's success in the next edition in October 2024.
Lama Pemanasan Carbol Fuchsin Pada Pewarnaan Preparat BTA: Heating Time Carbol Fucshin In BTA Staining Preparations Maulida, Riska; Sartika, Fera; Hidayani, Al
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 6 No. 2 (2024): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v6i2.7099

Abstract

Tuberkulosis (TB paru) adalah penyakit infeksi menular yang menyerang paru-paru di sebabkan oleh bakteri Mycrobacterium tubercolusis. Salah satu pemeriksaan laboratorium yang digunakan untuk diagnosa Tubercolusis yaitu metode mikroskopis dengan pewarwaan Ziehl neelsen komponen dalam pewarnaan ini seperti Carbol Fuchsin membutuhkan adanya proses pemanasan dimana pemanasan itu akan menyerap zat warna dan akan tahan diikat tanpa mampu dilunturkan oleh peluntur yang kuat sekalipun seperti asam alkohol, tujuan penelitian ini untuk mengetahui lama pemanasan Carbol Fuchsin pada pewarnaan preparat dengan variasi waktu lama pemanasan yaitu 0 detik, 10 detik, 45 detik dan 120 detik. Sampel yang digunakan adalah sputum BTA positif yang berjumlah 6 sampel. Hasil penelitian menunjukan waktu pemanasan larutan Carbol fuchsin yang baik adalah direntang waktu 10-45 detik dimana hasil yang didapatkan warna BTA terlihat jelas, leukosit dan BTTA terlihat jelas dibandingkan dengan waktu 0 detik dan 120 detik terlihat jelas dan ada bercak merah dapat menggangu pemeriksaan.
Pemeriksaan Mikroskopis Pediculus Humanus Capitis Pada Santri di Pesantren Raudhatul Jannah Palangka Raya Tahun 2025 Wahfiudin, M. Noval; Ramdhani, Fitria Hariati; Rahmah, Windya Nazmatur; Sartika, Fera
Borneo Journal of Medical Laboratory Technology Vol. 8 No. 1 (2025): Borneo Journal of Medical Laboratory Technology
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjmlt.v8i1.10972

Abstract

Pediculus humanus capitis atau kutu kepala merupakan ektoparasit obligat pada manusia yang menetap dan bereproduksi di kulit kepala serta batang rambut. Penularan utamanya terjadi melalui kontak langsung antar kepala atau melalui pemakaian bersama benda pribadi seperti sisir, jilbab, sarung bantal, dan penutup kepala. Lingkungan pesantren memiliki kondisi yang mendukung mekanisme penularan tersebut karena para santri tinggal secara Bersama-sama di asrama, beraktivitas dalam kelompok, dan sering berbagi perlengkapan pribadi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gambaran mikroskopis Pediculus humanus capitis pada santri di Pesantren Raudhatul Jannah, Kota Palangka Raya tahun 2025. Desain penelitian menggunakan metode deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 19 santri yang dipilih melalui teknik total sampling. Hasil dari penelitian ini didapatkan satu telur yang sudah menetas dan tidak didapatkan nimfa maupun kutu dewasa. Kesimpulan dari penelitian ini adalah 94,7% (18) santri di pesantren Raudhatul Jannah kota Palangka Raya tidak terinfeksi pedikulosis kapitis, sementara 5,3%. (1) santri terinfeksi pedikulosis kapitis.
Edukasi Penyakit Tuberculosis (TBC) Pada Santri Di Pesantren Hidayatullah Kota Palangka Raya Sartika, Fera; Handayani, Rezqi; Hariati Ramdhani, Fitria; Purbayanti, Dwi; Ardina, Rinny; Rahmah, Windya Nazmatur; Hidayani, Al; Fadillah, Noor; Suhartati, Sri; Wijayanti, Nira Meirita
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.985

Abstract

Tuberkulosis (TBC) merupakan penyakit infeksi menular yang masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia, termasuk di Kalimantan Tengah. Peningkatan kasus TBC menunjukkan pentingnya upaya edukasi sejak usia sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan santri Pesantren Hidayatullah Kota Palangka Raya tentang penyakit TBC. Metode yang digunakan adalah penyuluhan secara luring melalui ceramah, tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Kegiatan diawali dengan pembagian pre-test, dilanjutkan penyampaian materi dan sesi diskusi, kemudian diakhiri dengan post-test untuk mengukur perubahan tingkat pengetahuan. Jumlah peserta sebanyak 39 santri. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pre-test sebesar 73,8 dan meningkat menjadi 85,1 pada post-test, dengan selisih peningkatan sebesar 11,3 poin. Temuan ini menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah diberikan edukasi. Dengan demikian, kegiatan penyuluhan terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman santri mengenai TBC, sehingga diharapkan dapat mendukung upaya pencegahan dan pengendalian TBC di lingkungan pesantren.