Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

PERAN PSYCHOLOGICAL CAPITAL DALAM MEMBANGUN MENTAL ENTREPRENEUR DI MASA PANDEMI COVID-19 Diana Harding; Anissa Lestari Kadiyono; Kartika Nuradina
Dharmakarya Vol 10, No 4 (2021): Desember, 2021
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v10i4.32510

Abstract

Situasi pandemi COVID-19 yang mulai menyebar sejak awal tahun 2020 di Indonesia menimbulkan berbagai dampak yang berpengaruh kepada perekonomian masyarakat yang ditandai dengan meningkatnya jumlah pengangguran dan kasus PHK. Di sisi lain, masyarakat dituntut untuk mencari mata pencaharian baru agar mampu memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi. Melalui latar belakang ini, penulis menginisiatif kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata Program Pengabdian Mahasiswa (KKN-PPM) yang melibatkan mahasiswa untuk berbagi ilmu dengan masyarakat dalam tema kewirausahaan (entrepreneurship). Tujuan dari artikel penelitian ini adalah memberikan berbagai inisiatif yang dapat dilakukan masyarakat dalam menghadapi tantangan di masa pandemi, terutama dari perspektif kewirausahaan. Di sisi lain, dalam artikel ini dibahas pula berbagai intervensi yang dapat dilakukan dari akademisi, pemerintah, dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) terkait peningkatan kesadaran mengenai jiwa kewirausahaan masyarakat dengan meninjau aspek-aspek psychological capital untuk menggambarkan kesiapan masyarakat sebagai individu dalam menguasai kompetensi sebagai wirausaha. Penelitian dilakukan pada 216 orang dan terdapat hasil bahwa optimism perlu ditingkatkan pada mahasiswa dalam membangun mental entrepreneur di masa yang akan datang.
PENINGKATAN PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) BERWAWASAN LINGKUNGAN PADA SISWA SD DESA CIPACING DAN CILAYUNG - JATINANGOR Anissa Lestari Kadiyono; Diana Harding
Dharmakarya Vol 8, No 4 (2019): Desember 2019
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/dharmakarya.v8i4.20909

Abstract

Peningkatan sikap dan perilaku hidup bersih dan sehat berwawasan lingkungan pada siswa sekolah dasar perlu dilakukan sebagai wujud tanggung jawab masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dan kesehatan generasi penerus bangsa. Salah satu kegiatan yang dilakukan sebagai wujud nyata bentuk pengabdian pada masyarakat dalam upaya kepedulian terhadap generasi penerus bangsa ini adalah melakukan kegiatan workshop berisi pengenalan hidup sehat selaras dengan alam dan jajanan sehat serta teknik memelihara kesehatan gigi dan mulut dengan menggosok gigi dengan baik dan benar. Kegiatan dilakukan di dua desa, pada dua sekolah di desa Cipacing dan Cilayung – Jatinangor Sumedang Jawa Barat. Kegiatan diikuti oleh 67 orang siswa SD kelas 4 SD Negeri Cipacing 1 dan 12 orang guru, serta 73 orang siswa SD Karang Mulya Cilayung kelas 4 dan 5 dengan jumlah guru sebanyak 16 orang. Kegiatan dilakukan selama 2 hari dengan tingkat peningkatan pemahaman bertambah sebanyak 46%. Kegiatan ini dapat dilakukan secara berkala untuk menanamkan karakter cinta lingkungan, yang dalam hal ini dilakukan dengan menggunakan tokoh kartun untuk menanamkan karakter cinta lingkungan dan peduli kesehatan anak. 
Measuring Customer-Oriented Organizational Citizenship Behavior on the Employees of Railway Transportation Service Provider Dhevy Puswiartika; Zahrotur Rusyda Hinduan; Marina Sulastiana; Diana Harding
Binus Business Review Vol. 10 No. 2 (2019): Binus Business Review
Publisher : Bina Nusantara University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21512/bbr.v10i2.5277

Abstract

This research aimed to describe Customer-Oriented Organizational Citizenship Behavior (CO-OCB) on the employees of the railway transportation service provider in Jakarta, Indonesia. A survey research was conducted by distributing the questionnaires to the employees and conducting a Focus Group Discussion (FGD). The sampling was taken by using a convenience sampling technique. The participants were 161 employees from different job levels. Consisting of managers, supervisors, and staff. Data analysis, the researchers used descriptive statistics analysis and inferential analysis with the Kruskal Wallis test by using Statistical Package for the Social Sciences software for Windows 21.0 and theme analysis. The results show that generally, the respondents have high COOCB. Then, the result of the inferential analysis shows that there are significant differences among CO-OCB. The dominant dimension shown by the employees is organizational compliance, followed by other dimensions such as sportsmanship, helping behavior, self-development, civic virtue, individual initiative, and organizational loyalty. The results also suggest that CO-OCB on the employees is influenced by individual characteristic factors like working attitude, and contextual factors.
Penilaian Kinerja Usaha Mikro dan Kecil, Perlukah? Winbaktianur Winbaktianur; Diana Harding; Zahrotur Rusyda Hinduan; Anissa Lestari Kadiyono
Biopsikososial: Jurnal Ilmiah Psikologi Fakultas Psikologi Universitas Mercubuana Jakarta Vol 4, No 1 (2020): Vol. 4 No. 1 April 2020
Publisher : Universitas Mercu Buana Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22441/biopsikososial.v4i1.10302

Abstract

UMK merupakan salah satu bentuk usaha yang dasar pendiriannya berasal dari individu atau sekelompok orang. Dalam prakteknya sudah banyak dukungan yang diberikan bagi unit usaha skala ini walaupun hasil produksi atau jasanya masih berskala kecil dan dalam bersaing dengan usaha menengah dan besar belum mampu bersaing. Perencanaan dan pengendalian perlu dilakukan yang mana tujuan utamanya adalah untuk mencapai tujuan. Perencanaan dibuat untuk mempermudah dilakukannya penilaian atau evaluasi terhadap aktivitas usaha. Penilaian kinerja penting dilakukan untuk melihat sejauh mana usaha yang dijalankan telah mencapai tujuan, secara finansial mengukur seberapa besar profit yang diperoleh dalam suatu periode. Tujuan tulisan ini adalah membahas mengenai pentingnya dilakukan penilaian kinerja wirausaha skala usaha mikro dan kecil. Metode dalam tulisan adalah riset pustaka. Dalam pembahasannya akan diuraikan mengenai apa itu penilaian kinerja, faktor-faktor penilaian kinerja dan indikatornya serta diakhiri dengan manfaat dilakukannya penilaian kinerja.
ADAPTASI ALAT UKUR QUALITY OF WORK LIFE VERSI BAHASA INDONESIA Nisa Indah Pertiwi; Diana Harding
PSIKOLOGI KONSELING Vol 12, No 1 (2021): Jurnal Psikologi Konseling
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/konseling.v18i1.27834

Abstract

Quality of work life merupakan persepsi pekerja terhadap kualitas hidup di tempat kerja, yang dapat berdampak positif pada pekerja serta organisasi tempat kerja. Quality of work life telah banyak diteliti di Indonesia, namun alat ukur quality of work life dalam bahasa Indonesia masih sangat terbatas khususnya untuk subjek Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan belum menikah. Oleh karena itu, dipandang perlu untuk melakukan adaptasi alat ukur quality of work life sebagai research tool dalam bahasa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan adaptasi alat ukur quality of work life versi bahasa Indonesia dengan memastikan bahwa instrumen alat ukur memiliki karakteristik good measurement yaitu validitas dan reliabilitas. Penelitian ini menggunakan metode non-experimental quantitative. Penelitian dilakukan kepada 63 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang belum menikah, menggunakan kuesioner yang berisi 27 item. Bukti validitas didapatkan melalui expert judgement pada saat perancangan alat ukur dan validitas item melalui nilai Corrected item-total correlation. Reliabilitas diuji menggunakan koefisien Cronbsch’s alpha (α). Analisis item menemukan bahwa nilai Corrected item-total correlation berkisar antara 0,48 sampai 0,86. Pengujian reliabilitas memperoleh nilai α = 0,96. Dapat disimpulkan bahwa instrumen alat ukur quality of work life versi bahasa Indonesia ini valid dan reliabel.
Investigation of the Supply Chain Strategy Impact on the Customer Services and Supervisors Dhevy Puswiartika; Zahrotur Rusyda Hinduan; Marina Sulastiana; Diana Harding
International Journal of Supply Chain Management Vol 9, No 4 (2020): International Journal of Supply Chain Management (IJSCM)
Publisher : International Journal of Supply Chain Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract— The study aims to identify the supply chain management and its impact on customer service, as well as indicating the role of supply chain management in improving sales and identifying the views of managers working in the corporate about supply chain management. Relying on the mindfulness framework, we argue that dispositional mindfulness has an impact on workplace outcomes, include service climate. Supply chain strategy tested as mediators of this relationship. This study was an explanatory survey among supervisors of the railway transportation service provider in Jakarta, Indonesia. The quota sampling technique was performed. The participants in this study were 357 supervisors. They filled the self-report questionnaires. The data analyzed by using Structural Equation Modelling with Lisrel 8.7 software. Results indicated that those with greater mindfulness report more positive service climate’ perception, and greater supply chain strategy. As expected, the relationship between mindfulness and service climate was mediated by supply chain strategy. The theoretical implication of this study was the empirical evidence regarding the mechanism that mediates the impact of mindfulness on workplace outcomes, with supply chain strategy as a potential mediating role. Results support the usefulness of further examination of the benefits of mindfulness in the workplace context.
ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOUR UNTUK MEWUJUDKAN PENDIDIKAN BERKUALITAS DI SEKOLAH Diana Harding; Anissa Lestari Kadiyono; Rahma Talitha
Journal of Psychological Science and Profession Vol 4, No 1 (2020): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.996 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v4i1.26467

Abstract

Pendidikan merupakan pilar utama dalam pembangunan dan kemajuan bangsa. Pendidikan yang berkualitas dapat terwujud dengan usaha dan upaya dari seluruh pihak/stakeholders, salah satunya adalah pada lembaga pendidikan itu sendiri yaitu sekolah. Pendidikan berkualitas penting untuk menciptakan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, produktif, dan dapat bersaing. Sekolah memiliki tuntutan untuk menciptakan generasi bermutu, berkualitas, dan berkarakter yang mampu bersaing, juga dapat mencetak siswa-siswinya memiliki potensi yang besar, dan juga harapan untuk dapat menjadi kebanggaan sekolah. Organizational Citizenship Behavior yang ditampilkan oleh guru adalah sebagai perilaku individual yang tidak secara langsung berhubungan dengan deskripsi pekerjaan dan tidak secara eksplisit mendapat penghargaan dari sistem imbalan formal dan secara keseluruhan mendorong keefektifan fungsi- fungsi organisasi. Dalam konteks sekolah, Organizational Citizenship Behavior ditemukan berperan terhadap prestasi siswa dan meningkatkan keefektifan sekolah, karena mereka membebaskan sumber daya untuk tujuan yang lebih produktif, membantu mengkoordinasikan kegiatan di dalam organisasi, dan lebih efektif terhadap perubahan lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah memperoleh gambaran mengenai Organizational Citizenship Behavior yang terdiri dari lima dimensi yaitu altruism, courtesy, conscientiousness, civic virtue, dan sportsmanship pada guru. Metode penelitian ini dilakukan dengan penelitian deskriptif. Jumlah dari sampel penelitian ini adalah 62 orang guru. Berdasarkan pengukuran OCB kepada guru, dapat disimpulkan bahwa OCB pada guru berada dalam kategori cukup tinggi. Hal itu mengartikan bahwa guru memiliki kecenderungan yang tinggi untuk menampilkan perilaku diluar deskripsi pekerjaan yang mampu membuat sekolah menjadi lebih efektif dalam mewujudkan visi, misi, dan mencapai tujuannya
PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN SDM SEBAGAI SALAH SATU UPAYA MENJAWAB TANTANGAN MEA Diana Harding; Anissa Lestari Kadiyono; Yuyun Hidayat; Nurul Yanuarti
Journal of Psychological Science and Profession Vol 2, No 2 (2018): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.526 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v2i2.21196

Abstract

MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN) menjadi sangat dibutuhkan untuk memperkecil kesenjangan antara negara-negara ASEAN dalam hal pertumbuhan perekonomian dengan meningkatkan ketergantungan anggota-anggota didalamnya. MEA dapat mengembangkan konsep meta-nasional dalam rantai suplai makanan, dan menghasilkan blok perdagangan tunggal yang dapat menangani dan bernegosiasi dengan eksportir dan importir non-ASEAN. MEA juga akan mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan pengembangan budaya. Dalam rangka menjawab tantangan MEA tersebut, tentu saja hal ini tidak terlepas dari keterlibatan berbagai pihak dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Perlu adanya suatu perencanaan, konsep yang tertata, serta partisipasi antara pihak pemerintah, swasta dan akademisi. Salah satu upaya pihak akademisi dalam menghadapi tantangan MEA adalah menyiapkan suatu konsep yang tertata dalam hal pelatihan & pengembangan SDM, sehingga konsep tersebut bisa dilaksanakan oleh pihak-pihak yang terkait. Pelatihan & Pengembangan SDM merupakan hal yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas SDM, karena pada dasarnya setiap manusia dapat “diasah”, dilatih dan dikembangkan. 
PENGARUH NILAI BUDAYA SUNDA DALAM UPAYA PENINGKATAN KESEJAHTERAAN PSIKOLOGIS KORBAN BENCANA TANAH LONGSOR Anissa Lestari Kadiyono; Diana Harding
Journal of Psychological Science and Profession Vol 1, No 3 (2017): Jurnal Psikologi Sains dan Profesi (Journal of Psychological Science and Profess
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (569.896 KB) | DOI: 10.24198/jpsp.v1i3.15232

Abstract

Permasalahan psikososial adalah hal yang akan menyertai ketika bencana alam terjadi, termasuk diantaranya adalah bencana tanah longsor yang terjadi di daerah Ciloto Cipanas, Cianjur, Jawa Barat. Daerah ini seringkali mengalami bencana alam, khususnya tanah longsor dikarenakan posisi tanah yang labil dan curah hujan yang tinggi. Pada saat bencana longsor terjadi, maka terdapat korban yang mengakibatkan permasalahan tersendiri bagi pembangunan daerah dan masyarakat dalam melanjutkan hidup mereka. Penelitian ini dilakukan pada korban bencana tanah longsor di Ciloto-Cipanas pada tanggal 21 Januari 2014. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisa nilai apakah dalam diri korban tanah longsor yang dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis mereka. Data dikumpulkan melalui interviu mendalam, observasi, diskusi kelompok, dan penyebaran kuesioner. Bagi masyarakat Cianjur, terdapat nilai-nilai dasar yang secara turun-menurun menjadi dasar hidup mereka, yaitu Ngaos, Mamaos, dan Maenpo. Berdasarkan hasil penelitian, nilai Sunda yang penduduk Cianjur anut ini dapat meningkatkan kesejahteraan psikologis, sehingga para korban tanah longsor memiliki semangat untuk melanjutkan hidup dan mewujudkan rencana mereka ke depan. Hal ini dapat dimanfaatkan dalam membuat program intervensi penanganan bencana alam melalui nilai budaya. Kata Kunci : Nilai Religiusitas, Intervensi Psikososial, Kesejahteraan Psikologis, BencanaTanah Longsor
ORGANIZATIONAL CLIMATE TERHADAP JOB SATISFACTION PEGAWAI KANTOR CABANG PT X (BUMN) Martadiredja, Hendrik Gumilang; Harding, Diana; Yanuarti, Nurul
Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi Vol 19, No 01 (2021): Jurnal Psikologi : Media Ilmiah Psikologi
Publisher : Esa Unggul University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/jpsi.v19i01.111

Abstract

AbstractThis study aims to see the effect of organizational climate on job satisfaction on employees of the PT X Office, Bandung. This research is a non-experimental quantitative research using the ex post facto method. This research was using 63 samples respondent  who are permanent employees at the PT X Office, Bandung. The measuring instruments used are Job Satisfaction and Organizational Climate Questionnaire.The results showed that the organizational climate at the PT X Office, Bandung had a significant effect on job satisfaction. The influence that occurs between the independent variable and the dependent variable has a positive influence (96.8%). The positive effect can be interpretred that the higher favorable of organizational climate, the higher the job satisfaction that employees have. From 6 dimensions of organizational climate, the dimension that shows the lowest favorite value is the recognition dimension (71%) and the structure dimension (86.7%), the dimensions of responsibility and support are at the highest favorable level. Employees still have some dissatisfaction tendencies, namely in the dimensions of pay, promotion and opportunity. the highest satisfaction is the work its self and coworker dimensions.Keyword : Organizational climate, Job Satisfaction, employees Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh organizational climate terhadap job satisfaction pada pegawai Kantor PT. X Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif non-eksperimental dengan menggunakan  metode ex post facto. Penelitian ini dilakukan kepada 63 responden yang merupakan pegawai tetap di Kantor PT. X Bandung yang berstatus pegawai tetap. Alat ukur yang digunakan adalah Job Satisfaction Questionnaire.dan Organizational Climate Questionnaire.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa organizational climate di Kantor PT. X Bandung memiliki pengaruh yang signifikan terhadap job satisfaction. Pengaruh yang terjadi  antara variabel independent dan variabel dependent tersebut memiliki pengaruh yang positif (96,8%) Pengaruh yang positif dapat diartikan bahwa semakin favourabel tingkat organizational climate maka semakin tinggi pula job satisfaction.  Dari 6 dimensi organizational climate, dimensi yang menunjukkan nilai favorabel paling rendah yaitu pada dimensi recognition sebesar 71% dan dimensi structure sebesar  86,7%, sedangkan dimensi  responsibility dan support berada pada tingkat favorable paling tinggi.  Para pegawai masih memiliki beberapa kecenderungan ketidakpuasan yaitu pada dimensi pay, promotion dan opportunites. Dari dimensi-dimensi tersebut didapatkan kepuasannya paling tinggi adalah dimensi work its self dan coworker. Kata kunci : Organizational climate, Job Satisfaction, pegawai