Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PROGRAM PELATIHAN PELAYANAN PRIMA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI APLIKASI RUMAH BELAJAR DI SDN 87 DAN SDN 22 KOTA JAMBI Failasofah Failasofah; Mayasari Mayasari; Nunung Fajaryani; Masbirorotni Masbirorotni; Reny Heryanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.990

Abstract

Sepanjang pengamatan dilakukan di SDN 87 dan 22 Kota Jambi Kecamatan Danau Telauk Kota Jambi, ditemukan permasalahan klasik yakni proses pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi pelajaran dan tidak memperhatikan substansi, makna atau nilai yang terkandung dari materi pelajaran. Permasalahan lainnya ditemukan perbedaan-perbedaan gaya belajar peserta didik yang menjadi ciri khas dalam membentuk struktur pengetahuannya, berkurangnya jumlah permintaan atau jumlah peserta didik yang masuk di sekolah tersebut karena masyarakat sekitar beranggapan bahwa kurangnya pelayanan dan kualitas pembelajaran yang diterima di sekolah tersebut mengingat jumlah yang masuk ke sekolah tersebut semakin berkurang. Sehingga seharusnya guru memberikan pelayanan yang prima bagi peserta didik yang memiliki karakteristik belajar yang berbeda tersebut. Metode analisis dilakukan secara analisis SWOT, survey pelaksanaan pelayanan prima. Perancangan yang dilakukan: 1). Frame work penerapan pelayanan prima berbasis digital melalui aplikasi “rumah Belajar”; 2). Model pelayanan prima yang diterapkan; 3). Intervensi peserta didik dengan mendesain tampilan kebutuhan peserta didik 4) Komunikasi guru dan peserta didik; 5) Implementasi; dan 6) Pengukuran. Adapun hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa 1) pelayanan prima pembelajaran berbasis digital melalui aplikasi “rumah belajar” bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang ada di sekolah SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat terkait kurang maksimalnya para guru dalam memberikan pembelajaran karena terhambat teknologi. Untuk itu, pengabdian ini membina dan melatih guru-guru agar dapat mengoperasikan media digital melalui aplikasi “rumah belajar” dalam proses pembelajaran sebagai wujud dari bentuk pelayanan prima yang diberikan sekolah tersebut kepada masyarakat, dan 2) Dari hasil evaluasi dan monitoring diketahui bahwa diterapkannya pelayanan prima melalui media digital aplikasi “rumah belajar” yang dilakukan penyelenggara pendidikan dalam hal ini SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar, kegundahan orang tua dalam menghadapi anaknya yang kesulitan belajar, dan peserta didik juga merasa puas terhadap jawaban guru dari kesulitan peserta didik yang dialami, yang pada akhirnya guru adalah sebagai pelayan peserta didik.
PROGRAM PELATIHAN PELAYANAN PRIMA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI APLIKASI RUMAH BELAJAR DI SDN 87 DAN SDN 22 KOTA JAMBI Failasofah Failasofah; Mayasari Mayasari; Nunung Fajaryani; Masbirorotni Masbirorotni; Reny Heryanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.990

Abstract

Sepanjang pengamatan dilakukan di SDN 87 dan 22 Kota Jambi Kecamatan Danau Telauk Kota Jambi, ditemukan permasalahan klasik yakni proses pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi pelajaran dan tidak memperhatikan substansi, makna atau nilai yang terkandung dari materi pelajaran. Permasalahan lainnya ditemukan perbedaan-perbedaan gaya belajar peserta didik yang menjadi ciri khas dalam membentuk struktur pengetahuannya, berkurangnya jumlah permintaan atau jumlah peserta didik yang masuk di sekolah tersebut karena masyarakat sekitar beranggapan bahwa kurangnya pelayanan dan kualitas pembelajaran yang diterima di sekolah tersebut mengingat jumlah yang masuk ke sekolah tersebut semakin berkurang. Sehingga seharusnya guru memberikan pelayanan yang prima bagi peserta didik yang memiliki karakteristik belajar yang berbeda tersebut. Metode analisis dilakukan secara analisis SWOT, survey pelaksanaan pelayanan prima. Perancangan yang dilakukan: 1). Frame work penerapan pelayanan prima berbasis digital melalui aplikasi “rumah Belajar”; 2). Model pelayanan prima yang diterapkan; 3). Intervensi peserta didik dengan mendesain tampilan kebutuhan peserta didik 4) Komunikasi guru dan peserta didik; 5) Implementasi; dan 6) Pengukuran. Adapun hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa 1) pelayanan prima pembelajaran berbasis digital melalui aplikasi “rumah belajar” bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang ada di sekolah SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat terkait kurang maksimalnya para guru dalam memberikan pembelajaran karena terhambat teknologi. Untuk itu, pengabdian ini membina dan melatih guru-guru agar dapat mengoperasikan media digital melalui aplikasi “rumah belajar” dalam proses pembelajaran sebagai wujud dari bentuk pelayanan prima yang diberikan sekolah tersebut kepada masyarakat, dan 2) Dari hasil evaluasi dan monitoring diketahui bahwa diterapkannya pelayanan prima melalui media digital aplikasi “rumah belajar” yang dilakukan penyelenggara pendidikan dalam hal ini SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar, kegundahan orang tua dalam menghadapi anaknya yang kesulitan belajar, dan peserta didik juga merasa puas terhadap jawaban guru dari kesulitan peserta didik yang dialami, yang pada akhirnya guru adalah sebagai pelayan peserta didik.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Etika Bisnis Islam Terhadap Kualitas Pelayanan Karyawan pada Bank Syariah Mandiri Muara Bulian Nurhikmah Nurhikmah; Zulqarnain Zulqarnain; Pikri Pikri; Mayasari Mayasari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.3535

Abstract

The influence of work motivation and Islamic business ethics on the quality of employee service at Bank Syariah Mandiri Muara Bulian, Journal, Islamic Economics/Banking and Sharia Financial Institutions, The establishment of services based on relationships with customer satisfaction is the key to retaining customers and includes providing benefits financial and social as well as structural ties with customers. A service must decide how much relationship-based service it should perform to each market segment and customer, from casual, relative, responsible, proactive to full partnership. Administrative information contains so many meanings, has various functions, raises so many expectations. The method used in this study is a survey method, which was carried out at Bank Syariah Mandiri Muara Bulian using a probability sampling technique with a total sample of 52 employees. The hypothesis in the study 1) there is an influence between work motivation on the quality of employee service of 0.7553. 2) there is an influence between Islamic business ethics on employee service quality of 0.535. 3) there is an influence between work motivation and Islamic business ethics on the quality of employee service of 0.945. Hypothesis testing uses path analysis with a significant level of a = 0.05. Based on the findings of this study, the better the work motivation and Islamic business ethics, the better the quality of employee service.
Enhancing Entrepreneurial Attitudes through Project-Based Learning: A Study on Universitas Jambi Graduates Mayasari Mayasari; Ervan Johan Wicaksana; Dara Mutiara Aswan; Tri Wahyu Hardaningrum
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.6808

Abstract

This study investigates the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing entrepreneurial attitudes among graduates of Universitas Jambi. It focuses on how experiential and collaborative PjBL activities contribute to developing key entrepreneurial traits such as proactiveness, creativity, resilience, and adaptability—beyond traditional classroom approaches. Using a Design-Based Research (DBR) framework, this mixed-methods study combines quantitative and qualitative approaches. Data were collected from 384 final-year students through surveys, observations, and interviews. Quantitative analysis employed a paired-sample t-test, while qualitative insights were gathered through in-depth interviews with students and faculty. Statistical findings reveal that PjBL significantly improves entrepreneurial attitudes. The implementation of PjBL showed a t-value of 7.966 for entrepreneurial effectiveness, and a t-value of 2.637 for the influence of entrepreneurial attitude quality—both exceeding the critical t-value (1.6252) at a 5% significance level. These results confirm the positive impact of PjBL on entrepreneurial mindset development. Supporting factors such as faculty mentorship and access to business incubators further strengthened these outcomes. The study concludes that PjBL is an effective pedagogical strategy for fostering entrepreneurial competencies in higher education. It enables students to apply entrepreneurial principles through real-world problem solving, teamwork, and critical reflection. Future studies should explore longitudinal impacts on career outcomes and the integration of digital tools and industry partnerships to maximize PjBL’s effectiveness in entrepreneurship education.
Analisis Kendala dan Strategi Peningkatan Kapasitas Pengurus Milenial di Era Digital (Studi Kasus Koperasi Merah Putih) Indah Kesuma; Putri Gagan; Elisa Pitri; Mayasari Mayasari; Fadila Ulfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai kendala yang muncul dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih Kelurahan Penyengat Rendah serta menelusuri faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas manajerial pada organisasi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan operasional, serta telaah terhadap dokumen-dokumen koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi masih diperhadapkan dengan sejumlah masalah inti, seperti keterbatasan modal, kurangnya kemampuan manajerial pengurus generasi milenial, lemahnya penguasaan akuntansi koperasi, dan minimnya keterlibatan anggota. Selain itu, proses digitalisasi yang seharusnya mendukung kelancaran operasional belum berjalan optimal karena rendahnya literasi teknologi, terbatasnya sarana digital, serta belum tersedianya sistem administrasi digital yang seragam. Kondisi ini menjadikan pengelolaan koperasi kurang efisien dan kurang mampu mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan.
Optimizing School Operational Support Fund Management to Support Teacher Performance Improvement: Optimalisasi Pengelolaan Dana Bantuan Operasional Sekolah untuk Mendukung Peningkatan Kinerja Guru Elfrida Sinambela; Ali Idrus; Mayasari Mayasari
Academia Open Vol. 10 No. 1 (2025): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.10.2025.11072

Abstract

General Background: Education quality is closely linked to how financial resources are managed, particularly in public schools. Specific Background: BOS (School Operational Assistance) funds are crucial in Indonesia's educational framework, yet their effectiveness in improving teacher performance remains underexplored at the micro level. Knowledge Gap: Few studies have examined how structured fund management influences teacher performance through school-based planning and implementation. Aims: This study aims to analyze the management of BOS funds at SMP N 62 Muaro Jambi, focusing on four administrative aspects—planning, organizing, implementation, and evaluation—and how these influence teacher performance. Results: Using a qualitative descriptive approach with inductive analysis, findings indicate that BOS fund management follows a systematic process led by a designated team. Effective allocation supports teacher development through improved facilities and professional training. Novelty: The study highlights the role of strategic planning and stakeholder coordination in maximizing limited resources while addressing challenges like delayed disbursement. Implications: Strengthening internal coordination and improving fund disbursement mechanisms can significantly enhance educational outcomes by empowering teachers, suggesting that governance reforms at the school level may yield broader systemic benefits. Highlights: Structured Management: BOS funds are managed through planning, organizing, implementation, and evaluation. Performance Impact: Effective fund use enhances teacher performance via training and facilities. Challenge & Solution: Delays and limited funds are tackled through improved coordination and planning. Keywords: BOS Fund Management, Teacher Performance, Educational Quality, School Governance, Resource Allocation
Analisis Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Kesejahteraan Guru Di SMA Negeri 8 Kota Jambi Karisma Nurul Afiyati; Mayasari Mayasari; Sudawan Supriadi
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.331

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi kesejahteraan guru serta mengidentifikasi faktor yang paling dominan di SMA Negeri 8 Kota Jambi dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan metode analisis faktor. Populasi penelitian adalah seluruh guru yang berjumlah 71 orang, dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, serta analisis faktor untuk mereduksi dan mengelompokkan variabel penelitian. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 11 faktor yang terbentuk dari empat aspek utama, yaitu ekonomi, sosial, psikologis, dan fisik. Berdasarkan hasil rotasi dan interpretasi faktor, faktor sosial menjadi faktor yang paling dominan dalam memengaruhi kesejahteraan guru, yang meliputi dukungan organisasi, hubungan kerja, interaksi sosial, dukungan sejawat, dan lingkungan kerja. Faktor ini memberikan kontribusi terbesar dibandingkan faktor lainnya dalam menjelaskan variasi kesejahteraan guru. Dengan demikian, kesejahteraan guru tidak hanya dipengaruhi oleh aspek ekonomi, tetapi juga sangat ditentukan oleh faktor sosial, sehingga peningkatan kesejahteraan guru perlu dilakukan secara komprehensif dengan memperkuat hubungan sosial dan lingkungan kerja serta didukung oleh aspek ekonomi, psikologis, dan fisik.
Implementation of The Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Curriculum in Addressing The Problems of Economic Education In The Era of Disruption and Society 5.0 at Jambi University Noviatri Indah Puspita Sari; Rosmiati; Mayasari
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): All articles in this issue include authors from 3 countries of origin (Indonesi
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.10296

Abstract

Facing the era of disruption and Society 5.0, the field of education plays an important role in improving the quality of human resources. Therefore, the government has implemented the Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) curriculum. This study aims to understand the implementation of the MBKM curriculum in addressing economic education issues in the era of disruption and Society 5.0, to examine its effectiveness, and to identify solutions to overcome obstacles in its implementation. This research employs a qualitative method with a descriptive design. Informants were selected using a purposive sampling technique, involving students as key informants and additional informants including the Head of the Economics Education Study Program, the Secretary of the Social Science Education Department, and several economics education lecturers at Jambi University, Indonesia. Data were collected through observation, interviews, and documentation, and analyzed using Nvivo 12 software. The results show that: (1) the implementation of the MBKM curriculum provides a positive direction for the development of students' skills through experiential learning; (2) the effectiveness of MBKM is reflected in students’ improved knowledge and skills, particularly in critical thinking, creativity, and collaboration; and (3) solutions for implementation require continuous curriculum adjustments and improvements. The implications of this study indicate that the MBKM curriculum can address the challenges of economic education in the era of disruption and Society 5.0 if implemented optimally and continuously evaluated. This study also suggests the need for strengthening curriculum design, institutional readiness, and collaboration with stakeholders to enhance the effectiveness of MBKM in higher education. Keywords: MBKM, economic education problems, disruption era, Society 5.0