Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Understanding Research Methodology and Adversity Quotient on Students' Ability to Compose Theses in the 2019 PIPS Department, Jambi University Dearti Dearti; Rosmiati Rosmiati; Mayasari Mayasari
Jurnal Smart: Sosial Ekonomi Kerakyatan Vol. 1 No. 2 (2023): Desember
Publisher : Badan Pengelola Usaha (BPU) Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to determine the influence of understanding research methodology and the Adversity Quotient on students' ability to prepare theses in the PIPS Department Class of 2019, Jambi University, both partially and simultaneously. This research is research with a quantitative approach using a survey method. The results show that the variable understanding research methodology has a positive and significant effect on understanding research methodology and the adversity quotient has a positive and significant effect on students' ability to compose a thesis with the F test value, Fcount>Ftable value, namely 25.430 > 3 .06 with a sig value of 0.000 < 0.05 and a coefficient of determination (R2) value of 0.265 or 26.5%.
PROGRAM PELATIHAN PELAYANAN PRIMA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI APLIKASI RUMAH BELAJAR DI SDN 87 DAN SDN 22 KOTA JAMBI Failasofah Failasofah; Mayasari Mayasari; Nunung Fajaryani; Masbirorotni Masbirorotni; Reny Heryanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.990

Abstract

Sepanjang pengamatan dilakukan di SDN 87 dan 22 Kota Jambi Kecamatan Danau Telauk Kota Jambi, ditemukan permasalahan klasik yakni proses pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi pelajaran dan tidak memperhatikan substansi, makna atau nilai yang terkandung dari materi pelajaran. Permasalahan lainnya ditemukan perbedaan-perbedaan gaya belajar peserta didik yang menjadi ciri khas dalam membentuk struktur pengetahuannya, berkurangnya jumlah permintaan atau jumlah peserta didik yang masuk di sekolah tersebut karena masyarakat sekitar beranggapan bahwa kurangnya pelayanan dan kualitas pembelajaran yang diterima di sekolah tersebut mengingat jumlah yang masuk ke sekolah tersebut semakin berkurang. Sehingga seharusnya guru memberikan pelayanan yang prima bagi peserta didik yang memiliki karakteristik belajar yang berbeda tersebut. Metode analisis dilakukan secara analisis SWOT, survey pelaksanaan pelayanan prima. Perancangan yang dilakukan: 1). Frame work penerapan pelayanan prima berbasis digital melalui aplikasi “rumah Belajar”; 2). Model pelayanan prima yang diterapkan; 3). Intervensi peserta didik dengan mendesain tampilan kebutuhan peserta didik 4) Komunikasi guru dan peserta didik; 5) Implementasi; dan 6) Pengukuran. Adapun hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa 1) pelayanan prima pembelajaran berbasis digital melalui aplikasi “rumah belajar” bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang ada di sekolah SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat terkait kurang maksimalnya para guru dalam memberikan pembelajaran karena terhambat teknologi. Untuk itu, pengabdian ini membina dan melatih guru-guru agar dapat mengoperasikan media digital melalui aplikasi “rumah belajar” dalam proses pembelajaran sebagai wujud dari bentuk pelayanan prima yang diberikan sekolah tersebut kepada masyarakat, dan 2) Dari hasil evaluasi dan monitoring diketahui bahwa diterapkannya pelayanan prima melalui media digital aplikasi “rumah belajar” yang dilakukan penyelenggara pendidikan dalam hal ini SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar, kegundahan orang tua dalam menghadapi anaknya yang kesulitan belajar, dan peserta didik juga merasa puas terhadap jawaban guru dari kesulitan peserta didik yang dialami, yang pada akhirnya guru adalah sebagai pelayan peserta didik.
PROGRAM PELATIHAN PELAYANAN PRIMA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MELALUI APLIKASI RUMAH BELAJAR DI SDN 87 DAN SDN 22 KOTA JAMBI Failasofah Failasofah; Mayasari Mayasari; Nunung Fajaryani; Masbirorotni Masbirorotni; Reny Heryanti
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, November 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i11.990

Abstract

Sepanjang pengamatan dilakukan di SDN 87 dan 22 Kota Jambi Kecamatan Danau Telauk Kota Jambi, ditemukan permasalahan klasik yakni proses pembelajaran yang berorientasi pada penguasaan materi pelajaran dan tidak memperhatikan substansi, makna atau nilai yang terkandung dari materi pelajaran. Permasalahan lainnya ditemukan perbedaan-perbedaan gaya belajar peserta didik yang menjadi ciri khas dalam membentuk struktur pengetahuannya, berkurangnya jumlah permintaan atau jumlah peserta didik yang masuk di sekolah tersebut karena masyarakat sekitar beranggapan bahwa kurangnya pelayanan dan kualitas pembelajaran yang diterima di sekolah tersebut mengingat jumlah yang masuk ke sekolah tersebut semakin berkurang. Sehingga seharusnya guru memberikan pelayanan yang prima bagi peserta didik yang memiliki karakteristik belajar yang berbeda tersebut. Metode analisis dilakukan secara analisis SWOT, survey pelaksanaan pelayanan prima. Perancangan yang dilakukan: 1). Frame work penerapan pelayanan prima berbasis digital melalui aplikasi “rumah Belajar”; 2). Model pelayanan prima yang diterapkan; 3). Intervensi peserta didik dengan mendesain tampilan kebutuhan peserta didik 4) Komunikasi guru dan peserta didik; 5) Implementasi; dan 6) Pengukuran. Adapun hasil pengabdian ini menunjukkan bahwa 1) pelayanan prima pembelajaran berbasis digital melalui aplikasi “rumah belajar” bertujuan untuk memperbaiki kualitas pembelajaran yang ada di sekolah SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi. Hal ini dikarenakan banyaknya keluhan masyarakat terkait kurang maksimalnya para guru dalam memberikan pembelajaran karena terhambat teknologi. Untuk itu, pengabdian ini membina dan melatih guru-guru agar dapat mengoperasikan media digital melalui aplikasi “rumah belajar” dalam proses pembelajaran sebagai wujud dari bentuk pelayanan prima yang diberikan sekolah tersebut kepada masyarakat, dan 2) Dari hasil evaluasi dan monitoring diketahui bahwa diterapkannya pelayanan prima melalui media digital aplikasi “rumah belajar” yang dilakukan penyelenggara pendidikan dalam hal ini SDN 87 dan SDN 22 Kota Jambi dapat disimpulkan bahwa kesulitan peserta didik dalam belajar, kegundahan orang tua dalam menghadapi anaknya yang kesulitan belajar, dan peserta didik juga merasa puas terhadap jawaban guru dari kesulitan peserta didik yang dialami, yang pada akhirnya guru adalah sebagai pelayan peserta didik.
Pengaruh Motivasi Kerja dan Etika Bisnis Islam Terhadap Kualitas Pelayanan Karyawan pada Bank Syariah Mandiri Muara Bulian Nurhikmah Nurhikmah; Zulqarnain Zulqarnain; Pikri Pikri; Mayasari Mayasari
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 23, No 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jiubj.v23i2.3535

Abstract

The influence of work motivation and Islamic business ethics on the quality of employee service at Bank Syariah Mandiri Muara Bulian, Journal, Islamic Economics/Banking and Sharia Financial Institutions, The establishment of services based on relationships with customer satisfaction is the key to retaining customers and includes providing benefits financial and social as well as structural ties with customers. A service must decide how much relationship-based service it should perform to each market segment and customer, from casual, relative, responsible, proactive to full partnership. Administrative information contains so many meanings, has various functions, raises so many expectations. The method used in this study is a survey method, which was carried out at Bank Syariah Mandiri Muara Bulian using a probability sampling technique with a total sample of 52 employees. The hypothesis in the study 1) there is an influence between work motivation on the quality of employee service of 0.7553. 2) there is an influence between Islamic business ethics on employee service quality of 0.535. 3) there is an influence between work motivation and Islamic business ethics on the quality of employee service of 0.945. Hypothesis testing uses path analysis with a significant level of a = 0.05. Based on the findings of this study, the better the work motivation and Islamic business ethics, the better the quality of employee service.
Enhancing Entrepreneurial Attitudes through Project-Based Learning: A Study on Universitas Jambi Graduates Mayasari Mayasari; Ervan Johan Wicaksana; Dara Mutiara Aswan; Tri Wahyu Hardaningrum
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 3 (2025): SEPTEMBER 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i3.6808

Abstract

This study investigates the effectiveness of Project-Based Learning (PjBL) in enhancing entrepreneurial attitudes among graduates of Universitas Jambi. It focuses on how experiential and collaborative PjBL activities contribute to developing key entrepreneurial traits such as proactiveness, creativity, resilience, and adaptability—beyond traditional classroom approaches. Using a Design-Based Research (DBR) framework, this mixed-methods study combines quantitative and qualitative approaches. Data were collected from 384 final-year students through surveys, observations, and interviews. Quantitative analysis employed a paired-sample t-test, while qualitative insights were gathered through in-depth interviews with students and faculty. Statistical findings reveal that PjBL significantly improves entrepreneurial attitudes. The implementation of PjBL showed a t-value of 7.966 for entrepreneurial effectiveness, and a t-value of 2.637 for the influence of entrepreneurial attitude quality—both exceeding the critical t-value (1.6252) at a 5% significance level. These results confirm the positive impact of PjBL on entrepreneurial mindset development. Supporting factors such as faculty mentorship and access to business incubators further strengthened these outcomes. The study concludes that PjBL is an effective pedagogical strategy for fostering entrepreneurial competencies in higher education. It enables students to apply entrepreneurial principles through real-world problem solving, teamwork, and critical reflection. Future studies should explore longitudinal impacts on career outcomes and the integration of digital tools and industry partnerships to maximize PjBL’s effectiveness in entrepreneurship education.
Analisis Kendala dan Strategi Peningkatan Kapasitas Pengurus Milenial di Era Digital (Studi Kasus Koperasi Merah Putih) Indah Kesuma; Putri Gagan; Elisa Pitri; Mayasari Mayasari; Fadila Ulfah
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam mengenai berbagai kendala yang muncul dalam pengelolaan Koperasi Merah Putih Kelurahan Penyengat Rendah serta menelusuri faktor-faktor yang menyebabkan rendahnya efektivitas manajerial pada organisasi tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kegiatan operasional, serta telaah terhadap dokumen-dokumen koperasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa koperasi masih diperhadapkan dengan sejumlah masalah inti, seperti keterbatasan modal, kurangnya kemampuan manajerial pengurus generasi milenial, lemahnya penguasaan akuntansi koperasi, dan minimnya keterlibatan anggota. Selain itu, proses digitalisasi yang seharusnya mendukung kelancaran operasional belum berjalan optimal karena rendahnya literasi teknologi, terbatasnya sarana digital, serta belum tersedianya sistem administrasi digital yang seragam. Kondisi ini menjadikan pengelolaan koperasi kurang efisien dan kurang mampu mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan.