Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR KALISA (FLIPBOOK KEARIFAN LOKAL SAMARINDA) PADA TEKS DESKRIPSI KELAS V SEKOLAH DASAR Siti Nur Halisa; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i1.600

Abstract

Adanya perubahan dalam pendidikan di Indonesia dengan diterapkannya Kurikulum Merdeka menuntut pengembangan bahan ajar yang lebih relevan dengan lingkungan peserta didik. Namun, bahan ajar yang tersedia masih bersifat umum dan kurang mengenalkan kearifan lokal. Oleh sebab itu, tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan tahapan pengembangan dan menelaah kelayakan Kalisa (Flipbook Kearifan Lokal Samarinda) sebagai bahan ajar interaktif dalam pembelajaran teks deskripsi untuk siswa kelas V Sekolah Dasar. Pengembangan bahan ajar ini dilakukan dengan metode Research and Development (RnD) menggunakan model ADDIE yang mencakup lima tahap, yaitu analisis, perancangan, pengembangan, penerapan, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penyebaran angket. Produk dari penelitian pengembangan ini berupa bahan ajar yang dapat dimanfaatkan oleh peserta didik dan guru dalam pembelajaran Bahasa Indonesia. Kelayakan bahan ajar diuji melalui dua aspek, yaitu kevalidan dan kepraktisan. Hasil penilaian kevalidan oleh ahli media, materi, dan bahasa menunjukkan skor rata-rata sebesar 95,67%, sedangkan penilaian kepraktisan berdasarkan tanggapan pengguna memperoleh skor rata-rata 97,63%. Kedua hasil tersebut berada pada rentang nilai 81–100%, yang termasuk dalam kategori sangat layak. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa Kalisa memiliki tingkat kelayakan yang tinggi untuk digunakan sebagai bahan ajar dalam pembelajaran teks deskripsi di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN MENIMBA (MEDIA INTERAKTIF IMBUHAN BAHASA) MATERI IMBUHAN KELAS V SD Sheyla Tiara; Hety Diana Septika; Erna Suhartini; Mustamiroh Mustamiroh
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.956

Abstract

Bahasa Indonesia merupakan alat komunikasi utama masyarakat Indonesia yang sebaiknya digunakan sesuai kaidah kebahasaan, termasuk penggunaan imbuhan. Namun, peserta didik masih mengalami kesulitan dalam memahami imbuhan karena menganggap pembelajaran imbuhan tidak menarik dan membosankan. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pemanfaatan media pembelajaran. Oleh karena itu, diperlukan media pembelajaran interaktif yang dapat meningkatkan minat dan keterlibatan aktif peserta didik dalam belajar imbuhan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pengembangan, tingkat kelayakan, dan tingkat kepraktisan MENIMBA di kelas V SD. Metode penelitian yang digunakan yaitu Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Penelitian ini melibatkan 1 pendidik dan 22 peserta didik kelas V A SD Negeri 018 Samarinda Ulu. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan angket. Hasil validasi menunjukkan bahwa MENIMBA termasuk dalam kategori “Sangat Layak” dengan tingkat kelayakan 94% dari validasi ahli media dan 92,85% dari validasi ahli materi. Respon peserta didik termasuk dalam kategori “sangat praktis” dengan persentase sebesar 96% dari uji coba skala kecil dan 91,02% dari uji coba skala besar. Selain itu, hasil uji coba guru mendapat persentase sebesar 100%. Dengan demikian MENIMBA dinyatakan layak dan praktis digunakan dalam pembelajaran imbuhan.
PENGEMBANGAN MEDIA FLIRIBEL (FLIPBOOK CERITA FABEL) BERBASIS EKOLITERASI UNTUK MEWUJUDKAN SDGS 15: (LIFE ON LAND) Shaydatul Alfia; Hety Diana Septika; Erna Suhartini
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1019

Abstract

Penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan teknik analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Research and Development yang dilangsungkan melalui tahapan sesuai model yang digunakan yakni ADDIE. Pada pengembangan FLIRIBEL, digunakan dua jenis analisis (analysis) yakni, analisis kebutuhan dan analisis kurikulum. Perancangan (design) yang dilakukan berupa perancangan materi atau isi dan storyboard. Pengembangan (development) FLIRIBEL dilakukan dengan memanfaatkan aplikasi Canva, Voice Changer, Wordwall dan Flip PDF Professional. Setelah dikembangkan, produk diujicobakan pada peserta didik dan guru kelas II A SD Negeri 017 Sungai Kunjang. Sebagai evaluasi (evaluation), dilakukan revisi pada tiap langkah model pengembangan. Hasil validasi menunjukkan media sangat layak digunakan. Penilaian ahli media 1 dan 2 memperoleh skor 100% dan 91,11%, sedangkan ahli materi 1 dan 2 memberi skor 95% dan 96,67%, penilaian ahli materi 2 meningkat menjadi 100% setelah revisi. Media dinyatakan praktis dengan kepraktisan 100% oleh guru dan 98,4% oleh peserta didik. Dengan demikian, FLIRIBEL dinyatakan sangat layak dan praktis untuk digunakan.
ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA DALAM MENULIS KARANGAN PADA TEKS NARASI SISWA KELAS IV SDN 018 SAMARINDA ULU TAHUN PEMBELAJARAN 2024/2025 Ayu Nur Fadillah; Hety Diana Septika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1081

Abstract

Bahasa Indonesia memiliki peran penting dalam pembelajaran, terutama dalam keterampilan menulis yang menuntut ketepatan ejaan, tata bahasa, dan struktur kalimat. Namun, hasil observasi menunjukkan siswa sekolah dasar masih sering melakukan kesalahan berbahasa khususnya dalam karangan narasi. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi kesalahan ejaan, sintaksis, dan struktur narasi pada karangan siswa kelas IV SDN 018 Samarinda Ulu tahun pembelajaran 2024/2025. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini terdiri dari 22 siswa kelas IV A, dengan data primer berupa karangan siswa dan data sekunder dari wawancara guru. Analisis data dilakukan melalui kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi dengan triangulasi sumber. Hasil menunjukkan kesalahan dominan pada ejaan (huruf kapital, tanda baca) dan sintaksis (kalimat tidak efektif, konjungsi), dialami 95,45% siswa. Pada struktur narasi, mayoritas siswa belum jelas menuliskan tokoh dan latar 90,91% serta belum runtut dalam menyusun alur 86,36%. Secara keseluruhan, 63,64% siswa masuk kategori sedang dan 31,82% kategori berat. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi pembelajaran menulis yang lebih efektif agar siswa mampu menulis narasi sesuai kaidah bahasa Indonesia.
PENGEMBANGAN FITBAR (FLIPBOOK INTERAKTIF BERBASIS ANDROID) PADA MATERI TEKS NARASI UNTUK SISWA KELAS IV SEKOLAH DASAR Nur Yasmi; Hety Diana Septika
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1106

Abstract

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang pendidikan menuntut guru menciptakan pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik di era digital. Kurangnya inovasi penggunaan bahan ajar dan rendahnya pemahaman siswa terhadap teks narasi menjadi dasar pengembangan FITBAR sebagai bahan ajar interaktif untuk siswa kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tahapan pengembangan dan menelaah kelayakan FITBAR dalam pembelajaran menulis teks narasi. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE melalui lima tahap: analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Data yang diperoleh melalui observasi, wawancara, dan penyebaran angket. Hasil validasi menunjukkan FITBAR memperoleh skor rata-rata 91,33% dengan kategori sangat layak, sedangkan respon pengguna mencapai 88% dengan kategori sangat baik. Sehingga dapat disimpulkan FITBAR teks narasi dinyatakan sangat layak dan efektif digunakan sebagai bahan ajar interaktif di Sekolah Dasar.
PENGEMBANGAN LKPD MARA BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING PADA SISWA KELAS V MATERI BAB V “MENJADI WARGA DUNIA” SD NEGERI 004 SAMBUTAN Maylis Ding; Hety Diana Septika; Muhlis Muhlis; Rosita Putri Rahmi Haerani
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1147

Abstract

Berdasarkan Pembelajaran Berbasis Masalah (PBL), tujuan penelitian ini adalah untuk menyusun dan menguji kelayakan Lembar Kerja Siswa (LKPD) MARA berbasis materi Bab V "Menjadi Warga Negara Global" untuk siswa kelas V SD Negeri 004 Sambutan. Mengingat belum adanya LKPD berbasis PBL yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Bahasa Indonesia, penelitian ini dilakukan dengan latar belakang tersebut. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian dan Pengembangan (R&D), bersama dengan model ADDIE (yang merupakan singkatan dari analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi). Selain uji coba siswa, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan kuesioner validasi dari para profesional di bidang materi, media, dan bahasa. Dengan kategori sangat layak, LKPD tersebut memperoleh skor 92,5% dari ahli materi, 90% dari ahli media, dan 91,6% dari ahli bahasa, berdasarkan hasil validasi. Berdasarkan hasil uji coba, kelompok kecil mencapai rata-rata 87,5%, sementara kelompok besar mencapai 82,6% dengan kategori sangat praktis. Dengan demikian, LKPD MARA berbasis PBL ini dinilai layak dan berhasil diterapkan dalam pembelajaran bahasa Indonesia untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan partisipasi aktif siswa.
Implementation of Collage Techniques in the SBDP Subject Using Natural Materials to Enhance the Creativity of 4th Grade Students Ruskamini; Hety Diana Septika; Muhlis; Rosita Putri Rahmi Haerani
Journal of Practice Learning and Educational Development Vol. 6 No. 1 (2026): Journal of Practice Learning and Educational Development (JPLED)
Publisher : Global Action and Education for Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58737/jpled.v6i1.987

Abstract

This research is motivated by the fact that the creativity of students at SDN 010 Samarinda Seberang in the subject of Arts, Culture, and Crafts is still relatively low. The research problem is how the collage technique can improve the creativity of fourth-grade students at SDN 010 Samarinda Seberang in the 2025/2026 academic year. Therefore, the purpose of this study is to determine the effectiveness of the collage technique in enhancing the creativity of fourth-grade students at SDN 010 Samarinda Seberang in the 2025/2026 academic year. This type of research is Classroom Action Research (CAR), conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings. The research procedure includes four stages: planning, implementation, observation, and reflection. The subjects of this study were 31 fourth-grade students of class IV B at SDN 010 Samarinda Seberang. The data collection techniques used were observation, interviews, questionnaires, assessment sheets, and documentation. The data analysis techniques applied were averages, percentages, and graphs. The results of the study showed an improvement in the students’ average scores from the pre-cycle score of 74.83 with a mastery percentage of 29.03%, or 9 students achieving mastery. In cycle I, there was an increase of 3.67 points from the pre-cycle, with an average score of 77.58 and a mastery percentage of 48.38%, or 15 students achieving mastery. In cycle II, there was a significant increase of 10.18 points from cycle I, with an average score of 85.48 and a mastery percentage of 83.87%, with 26 students achieving mastery and 5 students not yet achieving mastery. This result met the expected success indicator of 80%. Based on these findings, it can be concluded that the implementation of the collage technique improved students’ creativity in the subject of Arts, Culture, and Crafts at SDN 010 Samarinda Seberang.