Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Development of learning media of motorcycle brake light electrical systems for motorcycle business engineering students Nasrah, Sayni; Miko, Riyandi Mutuah; Safriwardy, Ferri
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v4i2.8249

Abstract

Making this learning media aims to determine the results of the manufacture and feasibility of learning media for electric motorcycle brake lights. This study uses the Research and Development (R&D) method. The subjects used were media experts and material experts consisting of two lecturers and two automotive engineering experts. The object of this research is students and the media of electrical circuits. Data collection techniques in this study used the methods of observation, interviews and questionnaires. The study was conducted at SMK Negeri 7 Lhokseumawe with a periods of 6 months. Based on the results of data analysis carried out, the results of the study are in the form of the potential to make an electrical circuit for a motorcycle brake light system. The validation of learning media in this study obtained the average percentage value of the two validators of media expert I 100% and media expert II 90%. Furthermore, validation of the guidebook obtained the average value of the two validators material expert I 87% and material expert II 82%. In addition, the results of student responses with an average percentage value of 85%. Based on the four validators and student responses, it was shown that the electric motorcycle brake light learning media with the category was very feasible to use.
Development of Learning Modules for Welding Techniques of Shield Metal Arc Welding (SMAW) on Manual Arc Welding Engineering Subjects at Vocational schools Safriwardy, Ferry; Nasrah, Sayni; Wansah, Zul
International Journal for Educational and Vocational Studies Vol. 4 No. 2 (2022)
Publisher : Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ijevs.v4i2.8385

Abstract

The aims of this study is to produce a valid and feasible learning module for Shield Metal Arc Welding (SMAW) welding techniques. The method used in this study is R & D (Research and Development) using the Borg and Gall models. Researchers carry out research from stages one to six. The technique of collecting data is in the form of distributing questionnaires. The validity of the module was measured based on the results of expert validation, the percentage obtained by material expert validation was obtained a value of 85.49% was in the appropriate category, media expert validation obtained a value of 89.49% was in the very feasible category and the response of class XI students of welding technique was obtained a value of 79, 51% are in the eligible category. Based on the results of the validator's assessment of the module, the module is declared very feasible. Responses are measured based on students' assessment of the products developed. Based on the results obtained from student responses, it shows that this module is declared suitable for use in learning welding techniques.
Pengaruh Ekstrak Bawang Merah dan Jenis Media Terhadap Perkecambahan Benih Cabai Merah (Capsicum Annum L.) Kadaluarsa Menggunakan Alat F&F Manual Germinator Nur, Muhammad; Rafli, Muhammad; Dabet, Abubakar; Faisal, Faisal; Ismadi, Ismadi; Safriwardy, Ferri
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi Vol. 3 No. 1 (2024): Vol 3, No 1 (2024): Jurnal Ilmiah Mahasiswa Agroekoteknologi (JIMATEK) Maret 20
Publisher : Department of Agroecotechnology Faculty of Agriculture, Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jimatek.v3i1.18330

Abstract

Cabai merah merupakan salah satu komoditi hortikultura yang banyak dibutuhkan oleh masyarakat dengan tingkat konsumsi yang cenderung meningkat setiap tahunnya. Untuk memenuhi kebutuhan dan menunjang produksi cabai yang baik maka dibutuhkan benih yang bermutu dan memiliki viabilitas dan vigor yang tinggi. Viabilitas dan vigor benih hanya dapat diketahui melalui pengujian benih yang tinggi di laboratorium. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ekstrak bawang merah dan jenis media dengan menggunakan alat perkecambahan benih F&F manual germinator terhadap performa perkecambahan benih cabai merah kadaluarsa. Penelitian ini menggunakan model Rancangan Acak Lengkap (RAL) dua faktorial. Faktor yang pertama adalah kosentrasi ekstrak bawang merah terdiri dari 0% (B0), 25% (B1), 50% (B2). Faktor kedua jenis media terdiri dari kapas wajah (M1), kertas merang (M2), tisu napkin (M3). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan penggunaan ekstrak bawang merah dapat meningkatkan potensi tumbuh maksimum, daya berkecambah, indeks vigor, keserampakan tumbuh, kecepatan tumbuh, berat kering, panjang kecambah, panjang akar, dan berat basah kecambah normal. Perlakuan penggunaaan jenis media tisu napkin merupakan media semai terbaik bagi perkecambahan benih cabai merah kadaluarsa, berpengaruh nyata pada viabilitas dan vigor benih. Pemberian kosentrasi ekstrak bawang merah 50% merupakan perlakuan terbaik yang dapat dilihat dari rata-rata perkecambahan benih cabai merah kadaluarsa. Terdapat interaksi antara perlakuan pemberian ekstrak bawang merah dan terhadap semua peubah pengamatan.
Pengaruh Waktu Fermentasi Terhadap Kualitas Eco-Enzyme dari Sampah Kulit Buah dan Sayuran dengan Penambahan Em-4 (Effective Microorganisme – 4) Fatiha Lubis, Rabitha Canny; Masrullita; Hasfita, Fikri; Suryati; Ginting, Zainuddin; Feri Safriwardy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i04.22332

Abstract

Eco-enzyme merupakan cairan hasil fermentasi bahan organik seperti kulit buah dan sayuran yang memiliki berbagai manfaat, mulai dari pembersih alami, pupuk cair, hingga pengurai limbah. Sampah kulit buah dan sayuran yang melimpah, terutama dari aktivitas rumah tangga dan usaha kuliner, berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan jika tidak dikelola dengan baik. Padahal, limbah-limbah ini mengandung senyawa organik seperti asam sitrat, bromelain, serta vitamin yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan eco-enzyme. Berdasarkan potensi tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi waktu fermentasi dan penambahan EM-4 (Effective Microorganism-4) terhadap kualitas eco-enzyme yang dihasilkan dari kulit buah dan sayuran. Penelitian dilakukan dengan metode fermentasi selama 7, 14, 21, dan 28 hari, menggunakan molase, EM-4 dan sampah organik. Parameter yang dianalisis meliputi pH, warna, kadar asam asetat, yield, serta TSS (Total Suspended Solid). Hasil penelitian menunjukkan bahwa waktu fermentasi dan jenis sampah berpengaruh terhadap karakteristik produk. Yield tertinggi diperoleh dari sayuran sebesar 99,83% pada hari ke-7 dan dari kulit buah sebesar 99,78% pada hari ke-21. pH terbaik tercatat sebesar 3,21 pada hari ke-28, sementara kadar asam asetat tertinggi ditemukan pada sayuran sebesar 0,60% pada hari ke-7. Penurunan TSS pada air sungai menunjukkan kemampuan eco-enzyme dalam memperbaiki kualitas air. Penambahan EM-4 terbukti mempercepat proses fermentasi dan meningkatkan efektivitas produk.
Impact and Bending Tests of Coconut Palm and Thorny Bamboo Laminated Beams for Wooden Ship Keel Construction Ikramullah, Firza; Safriwardy, Ferri; Suryadi, Suryadi; Putra, Reza; Faisal, Faisal; Masrullita, Masrullita
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 1 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i1.403

Abstract

Impact and bending tests were conducted on laminated beams made from coconut palm and thorny bamboo to evaluate their potential as alternative materials for wooden ship keels. The study compared the shock load and bending strength of laminated beams with three-layer variations (3, 5, and 7), arranged in a carvel pattern. Testing followed ASTM D6110-10 for impact and ASTM D143 for bending, with moisture content kept below 18% per BKI standards. Results showed that impact strength increased with more layers, from 0.144 J/mm² (3 layers) to 0.248 J/mm² (7 layers). Bending strength also improved, from 14.37 MPa (3 layers) to 38.32 MPa (7 layers). However, the materials fell into Strength Class IV-V under Indonesian Classification Board standards, making them unsuitable as solid wood alternatives for ship keels due to insufficient strength.
Optimization of Tensile Strength in Pineapple Leaf Fiber Composites: A Study of Fiber Volume Fractions with Clear Polyester Resin Zahra, Fatimah; Safriwardy, Ferri; Habibi, Muhammad; Zulmiardi, Zulmiardi; Rizki, Muhammad Nuzan
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 6, No 2 (2025)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v6i2.1086

Abstract

The utilization of pineapple leaf fiber is still relatively small, only used as a basic material for various types of furniture products, fabrics for fashion products, crafts and composites as forming materials. This study aims to analyze the tensile strength of pineapple leaf fiber composites with variations in volume fractions using clear polyester resin. In this study, composites were made using three different volume fractions, namely 60% fiber: 40% resin, 70% fiber: 30% resin, and 85% fiber: 15% resin. After the test specimen manufacturing process, the specimens were then tested for tensile strength on each volume fraction. The results of this study indicate variations in tensile strength on each volume fraction used, where using a volume fraction of 85% fiber: 15% resin produces higher tensile strength compared to the volume fraction of 60% fiber: 40% resin and 70% fiber: 30% resin. Pineapple leaf fiber reinforced composites with variations in the volume fraction of pineapple leaf fiber 60%: resin 40%, pineapple leaf fiber 70%: resin 30%, and pineapple leaf fiber 85%: resin 15%. From the percentage variations, the highest tensile strength is in pineapple leaf fiber 85%: resin 15% with an average value of 105.69 MPa, elastic modulus strength of 1571 MPa, and elongation of 6.74%. While the lowest tensile strength value is in pineapple leaf fiber 60%: resin 40%, with an average value of 74.30 MPa, elastic modulus strength of 1231 MPa, and elongation of 6.04%, it can be concluded that the higher the percentage of fiber, the higher the tensile strength value. Variations in the volume fraction of pineapple leaf fiber can affect the mechanical properties of clear polyester resin composites. The composite strength value often increases with the increase in the fiber volume fraction. However, a high fiber volume fraction does not always have a good effect on the strength of the composite. The strength of the composite is not only influenced by the number of fibers but is also influenced by the binding factor, namely the matrix.
Pengaruh Jenis Pelarut dan Waktu Ekstraksi Minyak dari Biji Ketapang (Terminalia Catappa Linn) sebagai Bahan Baku Biodiesel Rahma Yanti; Masrullita; Meriatna; Zainuddin Ginting; Jalaluddin; Ferri Safriwardy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23689

Abstract

Ekstraksi minyak dari biji ketapang (Terminalia catappa Linn) merupakan alternatif pemanfaatan sumber daya alam terbarukan sebagai bahan baku biodiesel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi waktu dan jenis pelarut terhadap karakteristik fisikokimia minyak biji ketapang yang diekstraksi menggunakan pelarut n-heksana dan metanol (80%) pada suhu 70°C dengan waktu ekstraksi 3–5 jam. Hasil ekstraksi yang didistilasi kemudian dianalisis meliputi yield, densitas, viskositas, kadar air, kadar asam lemak bebas (FFA), serta komposisi trigliserida menggunakan GC-MS. Hasil menunjukkan bahwa yield meningkat seiring lamanya waktu ekstraksi hingga mencapai titik optimum, kemudian menurun akibat kejenuhan pelarut. Pelarut n-heksana menghasilkan yield tertinggi sebesar 51% pada waktu 4,5 jam dengan densitas 0,8430 g/mL, viskositas 0,8447 cP, kadar air 0,239%, dan FFA 0,987%, sementara metanol menghasilkan yield dan viskositas lebih rendah. Analisis GC-MS mengidentifikasi asam palmitat (38,31%) dan asam linoleat (9,93%) sebagai komponen utama, sehingga n-heksana dinilai lebih efektif untuk mengekstrak minyak biji ketapang sebagai bahan baku biodiesel. Kata Kunci : Biji Ketapang, Ekstraksi, N-Heksana, Metanol, Viskositas.
EDUKASI PEMBUATAN VARIAN NUGGET MANIS, GURIH, DAN VEGETARIAN SEBAGAI SOLUSI SUMBER GIZI TERJANGKAU DI DUSUN GLEE MADAT DESA PALOH LADA DEWANTARA ACEH UTARA Rizki, Muhammad Nuzan; Masrullita, Masrullita; Safriwardy, Ferri; Fatimah, Fatimah; Habibi, Muhammad; Nurlaila, Rizka
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v3i1.13287

Abstract

Dusun Glee Madat, desa Paloh Lada, terletak di kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, provinsi Aceh, Indonesia. Mayoritas penduduknya bekerja sebagai buruh tani, buruh cuci, buruh kasar, dan PNS. Perekonomian dusun ini masih rendah, dengan tingkat kesejahteraan masyarakatnya terbagi menjadi keluarga berkecukupan/kaya, keluarga sedang, dan keluarga miskin. Meskipun demikian, masyarakat dusun Madat tetap berupaya mendapatkan makanan sehat dan bergizi. Salah satu solusi yang ditawarkan pada PKM ini adalah dengan membuat olahan nugget rumah tangga dengan varian manis, gurih, dan vegetarian yang terjangkau dan bergizi. Dengan menggunakan bahan-bahan sederhana seperti daging ayam, ikan, sayur-sayuran, dan pisang masyarakat dapat menentukan bahan-bahan yang akan digunakan dengan memperhatikan aspek kesehatan. Olahan nugget secara rumahan juga memberikan kesempatan untuk bereksperimen dengan rasa dan bentuk yang berbeda sesuai dengan selera masing-masing. Masyarakat dusun Glee Madat diedukasi untuk fleksibel menambahkan sayuran, rempah-rempah, atau bahan lainnya dalam nugget rumah tangga, sehingga menghasilkan makanan yang lebih sehat dengan kandungan serat, vitamin, dan mineral yang diperlukan. Selain itu, nugget rumahan memungkinkan mereka mengontrol nutrisi yang dikonsumsi dengan memilih bahan-bahan segar dan mengurangi penggunaan bahan pengawet atau tambahan lainnya. Dengan menggunakan olahan nugget rumahan, masyarakat dusun Glee Madat dapat memenuhi kebutuhan makanan sehat dan bergizi secara terjangkau, meningkatkan kualitas hidup, dan memberikan asupan gizi yang baik kepada keluarga mereka. Melalui transfer ilmu ini, diharapkan dapat mengatasi permasalahan yang dialami masyarakat dusun Glee Madat. Solusi tersebut meliputi edukasi tentang proses pembuatan nugget dengan varian manis dan gurih untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang terutama untuk anak-anak. Varian vegetarian juga diperkenalkan sebagai alternatif makanan rendah kolesterol dan asam urat. Selain itu, juga dilakukan sosialisasi mengenai peluang pembentukan unit usaha penjualan nugget olahan rumah tangga dalam bentuk beku (frozen).
Effect of Volume Fraction Variation of Hybrid Composite Reinforced Bamboo Fiber and Fiber-Glass Using Polyyester Resin on Tensile Strength and Impack Gultom, Akbar; Safriwardy, Ferri; Rizki, Muhammad Nuzan; Masrullita, Masrullita
Electronic Journal of Education, Social Economics and Technology Vol 5, No 1 (2024)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33122/ejeset.v5i1.137

Abstract

The field of materials and technology has developed rapidly, various types of inventions have been developed and researched to obtain new materials that are suitable for use at low production costs. The potential of bamboo plants is promising where the availability is abundant and sustainable, the utilization of specimens is made with polyester binders reinforced with natural and synthetic fibers. The type of bamboo that will be investigated for the tensile strength and toughness of the specimen with the difference in fiber volume fraction is a reference for the combination of bamboo fiber and fiber-glass where the volume fraction of 25% SB:25% FG, 35% SB:15% FG and 40% SB:10% FG particles at a fixed resin volume is 50%. Of the three variations in the volume fraction, the highest tensile strength in a balanced fiber filler is 40% bamboo fiber: 10% fiber-glass with an average value of 80.907 MPa, with a tensile strain of 2.53 % The lowest tensile strength value is in the volume fraction of 35% bamboo fiber: 15% fiber-glass with an average value of 75.552 MPa, with a tensile strain of 2.09%. For the highest toughness value of the specimen is in the volume fraction of 35% bamboo fiber: 15% fiber-glass, i.e., 0.83 J〖/mm〗^2 With an absorbed energy of 43.73 joules. On the other hand, the lowest toughness value is in the volume fraction of 25% bamboo fiber: 25% fiber-glass with an average value of 0.24 J〖/mm〗^2. With an absorbed energy of 39.94 joules. The observation results showed that the fiber volume was good at a percentage of 40% SB with 15% FG suitable for combination as an alternative tensile material. The toughness value in the volume fraction of 40% SB:10% FG is very low. However, the observation of bamboo fiber fracture results has a strong enough ability for the application of manufacturing products and others.
KARAKTERISASI PLASTIK BIODEGRADABLE DARI PATI SAGU DENGAN PENAMBAHAN FILLER KALSIUM SILIKAT DAN KAOLIN Salsabil, Safyra Qathrunnada; Masrullita, Masrullita; Suryati, Suryati; Kamar, Iqbal; Meriatna, Meriatna; Maulinda, Leni; Safriwardy, Ferri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v4i2.14965

Abstract

Bioplastik adalah jenis plastik yang terbuat dari bahan-bahan alam yang fungsinya sama seperti plastik konvensional, tetapi dapat terurai secara alami dan lebih cepat dengan bantuan mikroorganisme. Karena memiliki sifat yang dapat terurai dengan cepat dialam, bioplastik termasuk bahan plastik yang ramah terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan bahan baku pati sagu dengan penambahan sorbitol 30% sebagai plasticizer dan filler kalsium silikat dan kaolin dengan variasi konsentrasi 3%, 6%, 9%, 12% dari berat pati. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui karakteristik dari bioplastik dengan penambahan filler kalsium silikat dan kaolin serta kualitas bioplastik manakah yang terbaik antara penambahan kedua filler tersebut. Penambahan filler pada bioplastik berguna untuk menyempurnakan sifat mekanik yaitu meningkatkan kuat tarik dan menurunkan sifat penyerapan bioplastik terhadap air. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental, bioplastik dari pati sagu dengan penambahan sorbitol serta  filler kalsium silikat dan kaolin diharapkan menjadi suatu material yang dapat diperbaharui sehingga dapat mengurangi dan mencegah kerusakan lingkungan. Pada penelitian ini diperoleh hasil biodegradasi terbaik yaitu pada variasi bioplastik dengan  filler kaolin dengan konsentrasi 3% dan 6%, kemudian uji swelling terbaik diperoleh pada  variasi bioplastik dengan filler kaolin 12% dimana nilai swellingnya sebesar 11,10 % , dan hasil uji kuat tarik terbaik diperoleh pada variasi bioplastik dengan filler kalsium silikat 6% dimana nilai kuat tarik diperoleh sebesar 1.49 MPa.