Claim Missing Document
Check
Articles

Found 36 Documents
Search

ANALISIS STRUKTUR NARATIF HIKAYAT MUDA CIK LEMAN KARYA SUDARNO MAHYUDIN DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS X SMA Arifah Wijiati; Kadaryati Kadaryati; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 56 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.281 KB)

Abstract

ABSTRAK: tujuan dari penelitian ini adalah mendeskripsikan (1) struktur naratif hikayat Muda Cik Leman karya Sudarno Mahyudin dan (2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di kelas X SMA. Penelitian ini menggunakan pendekatan struktur naratif menurut Vladimir Propp. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Subjek penelitian ini berupa hikayat Muda Cik Leman karya Sudarno Mahyudin. Objek penelitian ini berupa struktur naratif menurut Vladimir Propp. Penelitian ini berfokus pada struktur naratif menurut Vladimir Propp, yang meliputi fungsi pelaku, penyebaran fungsi di kalangan pelaku, pengenalan pelaku, dan skema pergerakan cerita hikayat Muda Cik Leman karya Sudarno Mahyudin. Sumber data dari penelitian ini berupa hikayat Muda Cik Leman karya Sudarno Mahyudin. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik non interaktif. Instrumen penelitian ini adalah peneliti sendiri. Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan teknik analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Dari penelitian ini, disimpulkan bahwa (1) struktur naratif hikayat Muda Cik Leman karya Sudarno Mahyudin, meliputi: (a) fungsi pelaku terdiri atas empat belas fungsi (b) lingkungan tindakan terdiri atas lima lingkungan tindakan, (c) pengenalan pelaku tidak lengkap, dan (d) hikayat ini memiliki tiga pergerakan cerita dan (2) rencana pelaksanaan pembelajarannya menggunakan model Numbered Head Togather (NHT) dan Role Playing. Kata kunci: struktur naratif, hikayat, rencana pelaksanaan pembelajaran
NILAI KEARIFAN LOKAL NOVEL ANAK RANTAU KARYA AHMAD FUADI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMK Meila Eriska Ayu Pangestika; Kadaryati Kadaryati; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (98.749 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) struktur novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi, (2) nilai kearifan lokal novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi, dan (3) rencana pelaksanaan novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi. Pengumpulan data dengan teknik studi pustaka dan teknik catat. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan data dan pembahasannya, dapat disimpulkan bahwa  (1) struktur novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi terdiri dari: (a) tema: Hepi dan Martiaz pulang kampung di tanah Minang; (b) tokoh utama: Martiaz, Hepi, dan Datuk Marajo Labiah; (c) tokoh tambahan: Attar dan Zen, Pendeka Luko, Mak Tuo Ros, Saldi, dan Bang Lenon; (d) alur:  flask back atau sorot balik; (e) latar yang disajikan dalam novel ini terdiri dari:  latar tempat: kampung Tanjung Durian di Padang; latar waktu: pagi hari, siang hari, sore hari, dan malam hari; dan latar sosial budaya: adat  merantau dan aktivitas masyarakat di lapau atau warung; (f) sudut pandang yang yang digunakan adalah sudut padang orang ketiga pengarang serba tahu; dan (g) amanat dalam novel tersebut adalah kita boleh belajar kehidupan di tanah rantau tetapi kita tidak boleh melupakan budaya yang kita miliki. Selain itu, kita tidak boleh menaruh dendam kepada orang tua atau saudara kita; (2) nilai kearifan lokal terdiri dari: (a) bahasa: pepatah Minang, pantun Minang,  dan bahasa Minang; (b) sistem pengetahuan: surau sebagai tempat belajar; (c) sistem peralatan hidup: rumah gadang, selendang, lemang, surau, dan alat untuk beribadah; (c) sistem mata pencaharian: pembuat keramba apung, pedagang kopi, nelayan, petani durian, dan perantau; (d) sistem organisasi sosial: kampung atau nagari; (e) sistem religi: khatam mengaji yang dipadukan dengan kesenian Minang “Gendang Katipik dan tambur”;  dan (f) kesenian: silat Minang dan sarung bugis) dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Anak Rantau karya Ahmad Fuadi dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran, meliputi pendahuluan, kegiatan inti (mengamati, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasi, dan mengomunikasikan), dan penutup. Kata Kunci: struktur novel, nilai kearifan lokal, rencana pelaksanaan pembelajaran
PENGARUH METODE SAVI TERHADAP PEMBELAJARAN MENULIS FABEL PADA PESERTA DIDIK KELAS VII SMP NEGERI 1 KUWARASAN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Agus Riantika; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.236 KB)

Abstract

Abstrak:Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan: (1)pengaruh metode SAVI terhadap motivasi belajar peserta didik dalam menulis fabel (2) pengaruh metode SAVI terhadap kemampuan peserta didik menulis fabel, dan (3) perbandingan kemampuan peserta didik dalam menulis fabel yang diajar dengan metode SAVI dengan peserta didik yang tidak diajar dengan metode SAVI. Jenis penelitianini adalah penelitian eksperimen semu dengan desain Nonequivalent Control Group.Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas VIISMP Negeri 1 Kuwarasan yang terdiri dari 8 kelas VII A sampai VII H yang berjumlah 254 peserta didik, kelas VII C sebagai kelas kontrol dan kelas VII D sebagai kelas. Data diperoleh melalui nontes (angket) dan tes (tes awal dan tes akhir). Nontes (angket) digunakan untuk mengetahui motivasi belajar.Tes berupa soal membuat cerita fabel dengan tema yang ditentukan.Tes ini digunakan untuk mengetahui hasil belajar menulis fabel. Hasil penelitian dengan taraf signifikan α=0,05 menunjukkan bahwa peserta didik setelah mendapat perlakuan metode SAVI lebih termotivasi dapat dilihat dari nilai thitung adalah -16,650. Diperoleh ttabel sebesar 1,699 dan Sig. (0,000) < α (0,05), maka Ho ditolak dan Ha diterima, maka metode SAVI berpengaruh terhadap kemampuan menulis cerita fabel. Nilai rata-rata setelah perlakuan (tes akhir) adalah 79,84, sedangkan nilai rata-rata sebelum mendapat perlakuan (tes awal) adalah 70,40. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa nilai rata-rata menulis fabel siswa setelah mendapat perlakuan lebih tinggi daripada nilai sebelum mendapat perlakuan. Pengujian hipotesis thitung = 5,735, table distribusi t dicari pada α=0,05 (two tail test) diperoleh ttabel sebesar 1,697. Karena thitung = 5,735 > ttabel = 1,697 maka Ho ditolak. Hal ini membuktikan bahwa metode SAVI mempengaruhi kemampuan menulis fabel pada siswa kelas X SMP Negeri 1 Kuwarasan Tahun pelajaran 2016/2017.   Kata Kunci: SAVI, motivasi belajar, dan hasil belajar
ANALISIS NILAI RELIGIUS FILM 99 NAMA CINTA SUTRADARA DANIAL RIFKI DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE QUANTUM LEARNING DI SMA Rifani Fikri Amirullah; Kadaryati Kadaryati; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 9, No 2 (2021): Jurrnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nama Cinta Sutradara Danial Rifki; (2) nilai religius film 99 Nama Cinta Sutradara Danial Rifki; (3) rencana pembelajaran film 99 Nama Cinta Sutradara Danial Rifki dengan metode Quantum Learning di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian ini yaitu nilai religius film 99 Nama Cinta sutradara Danial Rifki dan rencana pembelajarannya dengan metode Quantum Learning di SMA. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi dan teknik catat. Data yang dikumpulkan dianalisis menggunakan teknik analisis data model alir. Teknik penyajian informal sebagai teknik penyajian hasil analisis data. Dari hasil penelitian ini disimpulkan: (1) unsur intrinsik film 99 Nama Cinta sutradara Danial Rifki mencakup 6 aspek yaitu: (a) tema: kebaktian seorang anak kepada ayahnya; (b) alur: maju; (c) tokoh meliputi: Talia, Kiblat, Ibu Talia, Ayah Talia, Kyai Umar, Mlenuk, Candra, Tedy, Ustaz Bambu; (d) latar meliputi: (i) latar tempat: Studio 5, Rumah Talia, Pondok Pesantren, Jakarta, Kediri, (ii) latar waktu: pagi, siang, malam, (iii) latar sosial: kehidupan pesantren dan kehidupan pertelevisian; (e) dialog: terdapat dialeg jawa timuran; (f) amanat: perintah untuk selalu percaya dan yakin akan takdir yang Allah berikan kepada kita, dan perintah untuk menghindari gosip atau ghibah. (2) nilai religius film 99 Nama Cinta sutradara Danial Rifki mencakup 3 aspek yaitu: (a) akidah; (b) ibadah/syariat; (c) akhlak. (3) rencana pembelajaran film 99 Nama Cinta sutradara Danial Rifki dalam pembelajaran drama/film dengan metode Quantum Learning di kelas XI SMA yang disesuaikan dengan kurikulum 2013 berdasarkan kompetensi dasar 3.18 Mengidentifikasi alur cerita, babak demi babak, dan konflik dalam drama yang dibaca atau ditonton. Kata Kunci: unsur intrinsik, nilai religius, rencana pembelajaran Abstract: This study aims to describe: (1) the intrinsic elements of the film 99 Nama Cinta, directed by Danial Rifki; (2) the religious value of the film 99 Names of Love, directed by Danial Rifki; (3) lesson plan for the film 99 Names of Love, directed by Danial Rifki, using the Quantum Learning method in high school. This research is a qualitative descriptive study. The focus of this research is the religious value of the film 99 Nama Cinta directed by Danial Rifki and its lesson plan using the Quantum Learning method in high school. Data collection techniques were carried out by observation and note-taking techniques. The data collected were analyzed using flow model data analysis techniques. Informal presentation technique as a technique for presenting the results of data analysis. From the results of this study, it can be concluded: (1) the intrinsic elements of film 99 Nama Cinta directed by Danial Rifki include 6 aspects, namely: (a) theme: devotion of a child to his father; (b) flow: forward; (c) the figures include: Talia, Qibla, Talia's mother, Talia's father, Kyai Umar, Mlenuk, Candra, Tedy, Ustaz Bambu; (d) the setting includes: (i) the setting of the place: Studio 5, Talia's House, Pondok Pesantren, Jakarta, Kediri, (ii) the setting of the time: morning, afternoon, evening, (iii) the social setting: pesantren life and television life; (e) dialogue: there is an East Java dialect; (f) mandate: the command to always believe and believe in the destiny that Allah has given us, and the command to avoid gossip or backbiting. (2) the religious value of the film 99 Nama Cinta by director Danial Rifki includes 3 aspects, namely: (a) creed; (b) worship/shari'a; (c) morality. (3) learning plan for the film 99 Nama Cinta directed by Danial Rifki in learning drama/film using the Quantum Learning method in class XI SMA which is adapted to the 2013 curriculum based on basic competencies 3.18 Identifying storylines, chapter by act, and conflicts in dramas that are read or watched. Keywords: intrinsic elements, religious values, lesson plans
ANALISIS SOSIOLOGI SASTRA NOVEL SEPENGGAL BULAN UNTUKMU KARYA ZHAENAL FANANI DAN RENCANA PEMBELAJARANNYA DI SMA Verlinda K Kumalasari; Sukirno Sukirno; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 45 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (54.031 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) unsur-unsur intrinsik; (2) aspek sosiologi sastra; dan (3) rencana pembelajaran novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode deskriptif kualitatif.Subjek penelitian ini yaitu novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani.Objek penelitian ini adalah analisis sosiologi sastra novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani.Fokus penelitian ini adalah unsur intrinsik, aspek-aspek sosiologi sastra novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani dan rencana pembelajaranya di SMA.Pengumpulan data dalam penelitian ini adalah teknik observasi, catat dan pustaka.Teknik yang digunakan untuk menganalisis adalah teknik analisis isi.Teknik yang digunakan dalam penyajian hasil analisis adalah teknik penyajian informal. Dari penelitian ini dapat disimpulkan: (1) unsur intrinsik novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani meliputi tema, tokoh dan penokohan, latar, alur, dan amanat; (2) aspek-aspek sosiologi sastra ini meliputi: aspek kekerabatan (Tumirah dengan Salimah, Tumirah dengan Emak Imah, Tumirah dengan Pak Solikhan), aspek kepercayaan (berdoa, bersyukur), aspek pendidikan (pendidikan keagamaan, pendidikan sekolah yang menyenangkan), dan aspek ekonomi (ekonomi sederhana dan perjuangan ekonomi); dan (3) rencana pembelajaran novel Sepenggal Bulan Untukmu karya Zhaenal Fanani di SMA menggunakan metode metode diskusi, tanya jawab, dan penugasan.   Kata kunci: unsur intrinsik, sosiologi sastra, dan novel Sepenggal Bulan Untukmu
ANALISIS KEARIFAN LOKAL PADA NOVEL KENANGA KARYA OKA RUSMINI DAN SKENARIO PEMBELAJARANNYA DI KELAS XII SMA Widya Setyaningsih; Kadaryati Kadaryati; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 51 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (46.211 KB)

Abstract

Abstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: (1) struktur novel Kenanga karya Oka Rusmini, (2) kearifan lokal novel Kenanga karya Oka Rusmini dan, (3) skenario pembelajaran novel Kenanga karya Oka Rusmini di kelas XII SMA. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Objek kajian penelitian ini ada dua, yaitu formal dan material, sumber data penelitian ini ada dua, yaitu sumber data utama dan sumber data tambahan. Subjek penelitian ini adalah kearifan lokal. Selanjutnya, teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah teknik catat dan teknik pustaka, instrumen penelitian yang digunakan adalah peneliti dan kertas pencatat data. Teknik analisis data pada penelitian ini menggunakan teknik model interaktif, sedangkan teknik penyajian hasil analisis menggunakan teknik informal. Hasil penelitian ini adalah (1) struktur novel Kenanga meliputi tema: pengorbanan sang kakak kepada adik; tokoh dan penokohan: Kenanga (penyayang, rela berkorban, tegar), Bhuana (peduli, setia, sabar, cemburu), Kencana (penyayang), Luh Intan (sopan santun, tidak suka merepotkan orang lain, ceria), Ibu (gengsi), Ayah (berwibawa), Mahendra (humoris, pemalu), Galuh (jahat, pemarah); alur (campuran); latar. latar tempat (Rumah, Kamar, Sanur, Pura), Latar Waktu (Pagi hari, malam hari), latar sosial (keluarga Brahmana, dosen muda); amanat: dalam hidup manusia pasti merencanakan hal-hal yang akan dilakukan di kehidupanya masing-masing, tetapi tetap Tuhan yang menentukan langkah kita; sudut pandang: orang ketiga serba tahu; Bahasa dan gaya Bahasa: bahasa Bali, gaya bahasa (personifikasi, alegori dan hiperbola), (2) lima wujud kearifan lokal yang terdapat pada novel Kenanga karya Oka Rusmini yakni bahasa, sistem pengetahuan, organisasi sosial, sistem peralatan hidup dan teknologi, dan sistem religi, (3) skenario pembelajaran struktur novel Kenanga karya Oka Rusmini dilaksanakan dengan menggunakan model discovery learning. Langkah-langkah pembelajarannya meliputi kegiatan pendahuluan, inti (stimulation, problem statement, data processing, verification, generaliezed) dan penutup. Penilaian hasil belajar melalui penilaian sikap, dan penilaian pengetahuan.   Kata Kunci: struktur novel Kenanga karya Oka Rusmini, kearifan lokal, skenario pembelajaran.
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS FABEL MENGGUNAKAN MEDIA FILM ANIMASI PADA SISWA KELAS VII C SMP NEGERI 1 BONOROWO TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Nur Anif; Bagiya Bagiya; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (59.452 KB)

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan: (1) penerapan pembelajaran menulis fabel menggunakan media film animasi pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Bonorowo; (2) pengaruh media film animasi terhadap minat siswa dalam pembelajaran menulis fabel menggunakan media film animasi pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Bonorowo; dan (3) peningkatan kemampuan menulis fabel menggunakan media film animasi pada siswa kelas VII C SMP Negeri 1 Bonorowo. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa (1) penerapan pembelajaran menulis fabel menggunakan media film animasi meliputi: guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan menyampaikan materi tentang fabel pada siswa, siswa menyimak film animasi yang ditayangkan guru, siswa mencatat poin-poin penting setiap peristiwa dalam film animasi, siswa membuat kerangka karangan berdasarkan film animasi yang disimak, dan siswa mengembangkan kerangka karangan menjadi cerita fabel; (2) pengaruh media film animasi terhadap minat siswa sangat baik dalam pembelajaran menulis fabel. Hal ini terbukti dari persentase minat siswa yang diperoleh pada tahap prasiklus hanya sebesar 50,25%. Setelah diterapakan media film animasi, minat siswa meningkat menjadi 71,25% pada siklus I dan meningkat lagi menjadi 86,75% pada siklus II; (3) peningkatan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis fabel dapat dilihat dari hasil nilai siswa yang mencapai nilai di atas KKM (70). Pada tahap prasiklus, siswa yang memperoleh nilai di atas KKM hanya sebesar 19,44%, pada siklus I meningkat menjadi 64,71% dan meningkat lagi menjadi 94,11% pada siklus II. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media film animasi dapat meningkatkan minat dan kemampuan siswa dalam pembelajaran menulis fabel. Kata kunci: kemampuan menulis fabel, media film animasi  
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENULIS PUISI SATIRE MENGGUNAKAN MEDIA POSTER PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 1 BULUSPESANTREN TAHUN PELAJARAN 2016/2017 Suratna Suratna; Khabib Sholeh; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 5, No 46 (2017): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (78.017 KB)

Abstract

  ABSTRAK: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan: 1) penerapan pembelajaran menulis puisi satire menggunakan media poster pada siswa kelas X-IPA-2 SMA Negeri 1 Buluspesantren tahun pelajaran 2016/2017; 2) pengaruh pembelajaran menulis puisi satire menggunakan media poster terhadap minat siswa kelas X-IPA-2 SMA Negeri 1 Buluspesantren tahun pelajaran 2016/2017; dan 3) peningkatan kemampuan menulis puisi satire setelah diadakan pembelajaran menggunakan media poster pada siswa kelas X-IPA-2 SMA Negeri 1 Buluspesantren tahun pelajaran 2016/2017. Pengumpulan data dengan teknik tes dan nontes. Data dianalisis dengan teknik kualitatif dan kuantitatif. Pembelajaran menulis puisi satire menggunakan media poster yaitu, 1) guru melakukan apersepsi; 2) guru menyampaikan tujuan pembelajaran dan KD yang akan dicapai; 3) guru menayangkan media poster dan contoh puisi satire; 4) siswa mengidentifikasi struktur fisik dan struktur batin puisi; 5) siswa mengidentifikasi struktur fisik dan struktur batin; 6) siswa diminta membuat puisi satire berdasarkan media poster yang ditayangkan dengan memperhatikan struktur fisik dan struktur batin puisi; dan 7) guru menyuruh salah satu siswa untuk membacakan puisinya di depan kelas; dan 8) siswa guru dan siswa bersama-sama menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dipelajari. Pengaruh pembelajaran menulis puisi satire menggunakan media poster terhadap minat siswa menjadi lebih baik, pada prasiklus rata-rata minat belajar siswa adalah 50,95%. Sementara itu pada siklus I, rata-rata minat belajar siswa menjad 61,14%, dan siklus II rata-rata menjadi 79,09%. Peningkatan kemampuan menulis puisi satire menggunakan media poster juga meningkat terlihat pada meningkatnya jumlah siswa yang mencapai KKM 74. Jumlah siswa yang mencapai nilai di atas KKM pada prasiklus 4,55% atau 1 siswa, pada siklus I 40,91%  atau 9 siswa, dan pada siklus II 95,45% atau 21 siswa.   Kata Kunci: Kemampuan Menulis Puisi Satire, Media Poster  
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER NOVEL DALAM SUJUD, DIA MENYENTUHKU KARYA FAHRI F. FATHONI DAN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARANNYA DENGAN METODE TANDUR DI KELAS XI SMA Leni Nurmaningtias; Sukirno Sukirno; Joko Purwanto
SURYA BAHTERA Vol 6, No 53 (2018): Jurnal Surya Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (105.846 KB)

Abstract

ABSTRAK: Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan (1) unsur intrinsik; (2) nilai pendidikan karakter; dan (3) rencana pelaksanaan pembelajaran novel Dalam Sujud, Dia Menyentuhku karya Fahri F. Fathoni dengan metode tandur di kelas XI SMA. Sumber data penelitian ini adalah novel Dalam Sujud, Dia Menyentuhku karya Fahri F. Fathoni. Objek penelitiannya yakni nilai pendidikan karakter dengan fokus penelitian pada unsur intrinsik, nilai pendidikan karakter, dan rencana pelaksanaan pembelajaran. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik studi pustaka dan teknik catat. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri dengan bantuan kartu pecatat data. Analisis data dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis). Teknik yang digunakan untuk menyajikan hasil analisis data adalah teknik informal. Dari hasil penelitian ini disimpulkan bahwa (1) unsur intrinsik novel, yaitu (a) tema: perjuangan menjalani liku-liku kehidupan; (b) tokoh utama: Layla Qonita (jujur, peduli, dan tulus) dan tokoh tambahan: Musthofa (bertanggungjawab, ikhlas, dan selalu bersyukur); Niza (setia kawan dan pantang menyerah); Bu Fatimah (baik hati dan penyayang); Pak Timo dan Bu Farah (pembohong); Paman Handri (kejam dan perlakuannya kasar);  Mbok Ijah (peduli); Pak Kiai Sutomo (peduli dan tamak); Bu Nyai Fadilah (penyayang dan egois); Syaiful (tegar dan peduli); dan Azizah (tegar dan solidaritas tinggi); (c) alur berdasarkan urutan waktunya: maju (Progresif); berdasarkan jenisnya: maju; berdasarkan cara mengakhiri cerita: alur tertutup; berdasarkan kualitasnya: alur longgar; dan berdasarkan kuantitasnya: alur tunggal; (d) unsur latar: (1) latar tempat di gubuk, kamar, desa Nagasari dan Sekarsuli, Masjid Al-Fath, dan rumah Layla; (2) latar waktu malam hari, siang hari, pagi hari, dan sore hari; (3) latar sosial: mengajar mengaji dan kegiatan desa Nagasari dan Sekarsuli; (e) sudut pandang: orang ketiga serba tahu; (f) gaya bahasa yang pengarang gunakan, yakni personifikasi dan metafora; dan (g) amanat: janganlah memperalat anak sebagai alat pemuas kekuasaan, serta hiduplah dengan rasa syukur, ikhlas, dan sabar meskipun kehidupan kita penuh dengan cobaan; (2) nilai pendidikan karakter yang terdapat pada novel Dalam Sujud, Dia Menyentuhku, yaitu (a) religius; (b) jujur; (c) disiplin; (d) kerja keras; (e) mandiri; (f) demokratis; (g) rasa ingin tahu; (h) komunikatif; (i) cinta damai; (j) gemar membaca; (k) peduli sosial; dan (l) tanggung jawab; (3) rencana pelaksanaan pembelajaran: (a) menyampaikan KD, indikator, materi, tujuan, dan langkah pembelajaran; (b) melaksanakan pembelajaran menggunakan metode tandur yaitu tumbuhkan, alami, namai, demonstrasikan, ulangi, dan rayakan; (c) merefleksi kembali hasil pembelajaran dengan tanya jawab dan menutup pembelajaran; (d) penilaian hasil pembelajaran: tes tulis (uraian) dan tes praktik-proyek. Kata kunci: nilai pendidikan karakter, novel, rencana pelaksanaan pembelajaran.
Aspek-aspek stilistika novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy dan rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA Wahyu Astuti; Bagiya Bagiya; Joko Purwanto
Jurnal Genre (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya) Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL GENRE (Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26555/jg.v3i1.3744

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan (1) diksi, majas, dan citraan dalam novel Bumi Cinta; (2) rencana pelaksanaan pembelajarannya di SMA. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Objek penelitian ini adalah aspek-aspek stilistika novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pustaka, teknik simak, dan teknik catat. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah nota pencatat data beserta alat tulisnya. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi. Hasil analisis data disajikan dengan teknik informal. Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan sebagai berikut: (1) kajian diksi meliputi kosakata bahasa Inggris, kosakata bahasa Arab, dan kosakata bahasa Jawa; majas pada novel Bumi Cinta berkaitan dengan majas personifikasi dan majas simile; dan citraan pada novel Bumi Cinta berkaitan erat dengan citra penglihatan, pendengaran, penciuman, perabaan, dan pencecapan; (2) rencana pelaksanaan pembelajaran kebahasaan novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy pada siswa SMA dilakukan dengan model pembelajaran Jigsaw. RPP ini disesuaikan dengan KD. 3.9. Menganalisis isi dan kebahasaan novel yang terdiri atas penyampaian materi tentang diksi, majas, dan citraan; menganalisis diksi, majas, dan citraan dalam novel Bumi Cinta karya Habiburrahman El Shirazy; menyusun data-data tersebut menjadi narasi cerita; memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menyampaikan hasil diskusi ke depan kelas; dan melakukan evaluasi.