Claim Missing Document
Check
Articles

Implementasi Media Pembelajaran Quizizz pada Materi Potongan Sayur di SMK Negeri 3 Kota Solok Atmadinata, Trisna; Ta'Ali, Ta'Ali; Sriwahyuni, Titi
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/rj.v5i2.3770

Abstract

Tantangan yang dihadapi guru dalam mengajarkan mata pelajaran dasar-dasar kuliner di kelas X SMK Negeri 3 Kota Solok adalah rendahnya motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi teknik memotong sayuran, yang berdampak pada menurunnya nilai hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar siswa kelas X Kuliner melalui penerapan media pembelajaran interaktif berbasis Quizizz. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Instrumen penelitian meliputi tes pemahaman konsep dan angket motivasi belajar. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada nilai rata-rata pemahaman siswa dari 72,15 menjadi 85,40, serta peningkatan motivasi belajar ke kategori sangat baik. Temuan ini menunjukan bahwa penggunaan media Quizizz tidak hanya mampu meningkatkan partisipasi dan pemahaman siswa, tetapi juga sesuai dengan semangat Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran aktif, menyenangkan, dan berpusat pada peserta didik. Implementation of Quizizz Learning Media on Vegetable Cutting Material at SMKN 3, Solok City The challenge faced by teachers in teaching culinary basics in grade X of SMK Negeri 3 Kota Solok is the low motivation and understanding of students regarding vegetable cutting techniques, which has an impact on decreasing student learning outcomes. This study aims to improve the understanding and motivation of Culinary students in grade X through the application of interactive learning media based on Quizizz. The type of research used is Classroom Action Research (CAR) which is carried out in two cycles, each consisting of planning, implementation, observation, and reflection stages. The research instruments include a concept understanding test and a learning motivation questionnaire. The results of the study showed a significant increase in the average score of student understanding from 72.15 to 85.40, as well as an increase in learning motivation to the very good category. These findings indicate that the use of Quizizz media is not only able to increase student participation and understanding, but also in accordance with the spirit of the Independent Curriculum which emphasizes active, fun, and student-centered learning.
Kesiapan SMAN 2 Sipora Menuju Sekolah Rujukan Google: Studi Kasus Pelatihan Google for Education Noviko, Heri; Ta ali, Ta ali; Sriwahyuni, Titi
Reflection Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/xk7gff14

Abstract

Transformasi digital pendidikan menjadi kebutuhan mendesak di era pembelajaran abad ke-21. Sekolah dituntut untuk mampu mengintegrasikan teknologi secara menyeluruh, salah satunya melalui program Google for Education yang mendukung digitalisasi proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesiapan SMAN 2 Sipora dalam proses menuju Sekolah Rujukan Google melalui pelatihan Google for Education. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif fenomenologis, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumen. Subjek penelitian terdiri atas 17 partisipan yang meliputi kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan murid. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapan SMAN 2 Sipora berada pada kategori adaptif menuju progresif. Empat dimensi kesiapan utama teridentifikasi, yaitu: (1) kesiapan infrastruktur digital, (2) kesiapan sumber daya manusia pendidikan, (3) kesiapan kepemimpinan dan manajerial digital, serta (4) kesiapan budaya pembelajaran digital. Pelatihan Google for Education menjadi katalis penting dalam peningkatan literasi digital guru dan pembentukan budaya kolaboratif berbasis teknologi. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan teori kesiapan transformasi digital pendidikan serta memberikan rekomendasi praktis bagi sekolah di wilayah kepulauan dalam mengadopsi inovasi teknologi secara bertahap dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kesiapan sekolah, Google for Education, Sekolah Rujukan Google, transformasi digital, budaya digital
Transformasi Digital UMKM di Nagari Taram melalui Pelatihan Desain Kemasan Canva dan Pemasaran Digital Berbasis Shopee Novaliendry, Dony; Syafrijon, Syafrijon; Sriwahyuni, Titi; Insan Aljundi, Ihsanul; Pati Harau, Frans Surya; Naufan Islami, Fattan; Makmur, Brian
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 4 (2025): Edisi Oktober - Desember
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i4.7751

Abstract

Transformasi digital menjadi kunci bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam meningkatkan daya saing di era digital yang semakin kompetitif, khususnya di wilayah Sumatera Barat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi UMKM di Nagari Taram melalui pelatihan desain kemasan menggunakan Canva dan pemasaran digital berbasis Shopee. Metode pelaksanaan meliputi asesmen kebutuhan, pelatihan aplikasi Canva untuk desain kemasan, serta pendampingan praktik pemasaran di Shopee. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam menciptakan desain kemasan yang menarik dan melakukan pemasaran secara digital. Dampak utama yang dirasakan antara lain meningkatnya kepercayaan diri pelaku UMKM dalam branding produk, terbukanya akses pasar digital lebih luas, serta peningkatan interaksi dan penjualan melalui Shopee. Kesimpulan dari pengabdian ini bahwa pelatihan desain kemasan berbasis aplikasi yang mudah (Canva) serta implementasi pemasaran digital melalui marketplace mampu mempercepat proses transformasi digital UMKM perdesaan. Penguatan pendampingan dan akses edukasi lanjutan menjadi rekomendasi untuk sustainabilitas hasil kegiatan.