Claim Missing Document
Check
Articles

Analisa Kekokohan Tanggapan Tegangan Sistem Eksitasi Generator Tipe Arus Searah Dengan Berbagai Pengendali Laksono, Heru Dibyo; Haliman, Doohan; Danas, Aidil; A, Wayu Diafridho
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 4, No 2: September 2015
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (478.65 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v4n2.169.2015

Abstract

The voltage response robustness of generator excitation system is the ability of generator excitation system to muffle noise at high frequency, has rapid response to specific input and is able to eliminate disturbance during operation. In this journal is conducted a discussion about the voltage response robustness analysis of generator excitation system with various controllers. By using the criteria of the maximum peak value, phase margin and gain margin are analyzed the voltage response robustness of generator excitation. The criteria of maximum peak value is divided into two specifically the criteria of the sensitivity maximum peak value and the criteria of the complementary sensitivity maximum peak value. The type of controllers are designed include Proportional controller (P), Proportional Integral controller (PI), Proportional Differential controller (PD), Proportional Integral Differential controller (PID), Proportional Differential controller with First Order Filter In Part Differential (PDF) and Proportional Integral Differential controller with First Order Filter in Part Differential (PIDF). The results showed that the voltage response of generator excitation system with Proportional controller (P), Proportional Integral controller (PI), Proportional Differential controller (PD), Proportional Integral Differential controller (PID) Proportional Differential controller with First Order Filter In Part Differential (PDF) and Proportional Integral Differential controller with First Order Filter in Part Differential (PIDF) is robust to disturbance, able to reduce noise at high frequencies and having rapid response to specific input. This is evidenced by sensitivity peak value smaller than 2.0000 and complementary sensitivity peak value smaller than 1.2500, the minimum limit of gain margin greater than 6.0000 dB and the minimum limit of phase margin between 30.0000 degrees to 60.0000 degrees for each controller.Keyword: robustness, excitation system, sensitivity maximum peak, complementary sensitivity maximum peak, gain margin, phase margin Abstrak— Kekokohan tanggapan tegangan sistem eksitasi generator merupakan kemampuan dari sistem eksitasi generator untuk meredam derau pada frekuensi tinggi, mempuyai tanggapan yang cepat terhadap masukan tertentu dan mampu menghilangkan gangguan pada saat beroperasi.  Pada jurnal ini dilakukan pembahasan tentang analisa kekokohan tanggapan tegangan sistem eksitasi generator dengan berbagai pengendali. Dengan menggunakan nilai kriteria puncak maksimum dan kriteria margin penguatan dan margin fasa dilakukan analisa kekokohan pada tanggapan tegangan sistem eksitasi generator. Kriteria nilai puncak maksimum ini terbagi atas 2 bahagian yaitu nilai kriteria puncak maksimum sensitivitas dan nilai kriteria puncak maksimum sensitivitas komplementer. Untuk jenis – jenis pengendali yang digunakan terdiri dari pengendali Proporsional (P), pengendali Proporsional Integral (PI), pengendali Proporsional Diferensial (PD), pengendali Proporsional Integral Diferensial (PID), pengendali Proporsional Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PDF) dan pengendali Proporsional Integral Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PIDF). Hasil yang diperoleh bahwa tanggapan tegangan sistem eksitasi generator dengan pengendali Proporsional (P),  pengendali Proporsional Integral (PI), pengendali  Proporsional Diferensial (PD), pengendali Proporsional Integral Diferensial (PID), pengendali Proporsional Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PDF) dan pengendali Proporsional Integral Diferensial Dengan Filter Orde Pertama (PIDF) bersifat kokoh terhadap gangguan, mampu meredam derau pada frekuensi tinggi dan mempuyai tanggapan yang cepat terhadap masukan tertentu.  Hal ini dibuktikan dengan nilai puncak sensitivitas yang kecil dari 2.0000 dan nilai puncak sensitivitas komplementer yang kecil dari 1.2500, batasan minimum dari margin penguatan besar dari 6.0000 dB dan batasan minimum dari margin fasa antara 30.0000 derjat s/d 60.0000 derjat untuk setiap pengendali.Kata kunci :  kekokohan, sistem eksitasi, puncak maksimum sensitivitas, puncak maksimum sentivitas komplementer, margin penguatan, margin fasa.  
Simulasi dan Analisa Sistem Kendali Kecepatan Motor Arus Searah Dengan Pendekatan Tempat Kedudukan Akar Laksono, Heru Dibyo
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 1, No 1: September 2012
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v1n1.66.2012

Abstract

Dalam pengendalian kecepatan motor arus searah, model sistem bersifat nonlinier. Untuk menganalisa pola tingkah laku disekitar titik operasi, salah satu model sistem adalah dengan dilinierisasi di titik operasi. Berdasarkan model sistem yang dilinierisasi tersebut diperoleh fungsi alih  motor arus searah dan dirancang pengendali Proporsional (P), Proporsional Integral (PI), Proporsional Diferensial (PD) dan Proporsional Integral Diferensial (PID) melalui suatu simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Matlab serta pendekatan tempat kedudukan akar. Hasil simulasi didapatkan nilai konstanta Proporsional (P), konstanta Integral (I) dan konstanta Diferensial (D)  pengendali yang mengendalikan kecepatan motor arus searah. Kata Kunci : motor arus searah (DC),  pengendali proporsional (P), pengendali proporsional integral (PI),  pengendali proporsional diferensial, pengendali proporsional integral diferensial (PID), tempat kedudukan akar.
PERANCANGAN DAN ANALISA SISTEM KENDALI FREKUENSI SISTEM TENAGA LISTRIK DENGAN METODE PENEMPATAN KUTUB Heru Dibyo Laksono; Aditya Putra Pratama
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 10 No 2 (2017): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tip.v10i2.30

Abstract

This study discusses the application of Polar Placement method using Bass - Gura algorithm on Non - Reheat type frequency electric control system with emphasis on frequency deviation on power system. The performance indicators of electric power system that can be calculated and observed include error analysis, response speed, response quality, frequency domain analysis, stability analysis and robustness analysis of the frequency deviation response of electric power system. The simulation results show that the non-reheat type deviation of electric power with Polar Placement method shows better result compared to non-reheat type frequency power deviation response without the Polar Placement method with a steady state error value of 0.0041, the rise time value of 0.0562 second, the peak time value is 0.0049 seconds, the time value of the steady state is 0.5113 seconds, the maximum pass value is 19.2112%, the root of the characteristic equation which all the parts are negative, the maximum peak value is 1.0049 and the maximum peak value of complementary sensitivity is 0.0051. Keywords: Frequency Deviation, Polar Placement, Bass - Gura Algorithm, Non – Reheat
PENERAPAN METODA LINEAR QUADRATIC GAUSSIAN (LQG) UNTUK ANALISA PERALIHAN DEVIASI FREKUENSI SISTEM KENDALI FREKUENSI TENAGA LISTRIK Heru Dibyo Laksono
Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan Vol 9 No 2 (2016): Jurnal Teknologi Informasi dan Pendidikan
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/tip.v9i2.74

Abstract

Jurnal ini membahas penerapan metoda Linear Quadratic Gaussian (LQG) untuk analisa peralihan deviasi frekuensi sistem kendali frekuensi tenaga listrik. Sistem kendali frekuensi tenaga listrik merupakan suatu sistem yang digunakan untuk menjaga deviasi frekuensi yang ditimbulkan oleh perubahan beban terutama pada saat pembagian beban yang harus dipikul oleh sebuah generator. Paramater yang diamati dalam analisa peralihan ini adalah waktu naik, waktu puncak, waktu keadaan mantap, nilai puncak dan nilai lewatan maksimum. Analisa peralihan yang dilakukan tanpa dan dengan metoda Linear Quadratic Gaussian (LQG) pada sistem kendali frekuensi tenaga listrik tipe Non – Reheat, Reheat dan Hidraulik berdasarkan kriteria perancangan tertentu. Hasil analisa memperlihatkan sistem kendali frekuensi tenaga listrik tipe Reheat dan Hidraulik memiliki performansi analisa peralihan yang lebih baik dan memenuhi kriteria perancangan. Untuk tipe Reheat diperoleh waktu naik sebesar 0.8557 detik, waktu puncak sebesar 2.9815 detik, waktu keadaan mantap sebesar 1.6838 detik, nilai puncak sebesar 0.0088 dan nilai lewatan maksimum sebesar 0.5845 %
ANALISA SISTEM KENDALI FREKUENSI TENAGA LISTRIK DENGAN METODA H~ DENGAN PENDEKATAN MIXED SENSITIVITY Heru Dibyo Laksono; Rahmayane Rahmayane
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 11, No 2 (2014): Juni 2014
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v11i2.750

Abstract

Jurnal ini membahas tentang analisa sistem kendali frekuensi tenaga listrik dengan metoda H~ dengan pendekatan mixed sensitivity. Sistem kendali frekuensi tenaga listrikini merupakan subsistem tenaga listrik yang yang paling berpengaruh terhadap sistem tenaga listrik baik dalam kondisi normal maupun dalam kondisi gangguan. Salah satu gangguan yang sering terjadi pada sistem tenaga listrik adalah perubahan beban secara mendadak. Perubahan beban secara mendadak menyebabkan terjadinya penurunan maupun peningkatan nilai frekuensi disekitar titik operasinya. Dengan menggunakan metoda H~ pendekatan mixed sensitivity dilakukan analisa tanggapan deviasi frekuensi sistem kendali tenaga listrik. Analisa yang dilakukan meliputi analisa performansi dalam domain waktu, analisa performansi dalam domain frekuensi, analisa kestabilan dan analisa kekokohan berdasarkan kriteria peracangan yang telah ditetapkan. Untuk analisa performansi dalam domain waktu meliputi analisa kesalahan dan analisa peralihan. Untuk analisa kesalahan diperoleh nilai sebesar 0.0478. Untuk analisa peralihan diperoleh waktu naik sebesar 0.0978 detik, waktu keadaan mantap sebesar 1.9500 detik, waktu puncak sebesar 0.1985 detik dan lewatan maksimum sebesar 3.7220 %. Untuk analisa performansi dalam domain frekuensi terdiri dari performansi lingkar terbuka dan performansi lingkar tertutup. Untuk performansi lingkar terbuka ditunjukkan dengan nilai margin penguatan sebesar 13.3149 (22.4868 dB) dan untuk performansi lingkar tertutup ditunjukkan oleh lebar pita dengan nilai 20.6000 rad/detik. Untuk analisa kestabilan dilakukan dengan menggunakan persamaan karakteristik dan tanggapan deviasi frekuensi sistem kendali tenaga listrik bersifat stabil. Untuk analisa kekokohan dilakukan dengan kriteria puncak maksimum yang terdiri dari nilai puncak maksimum sensitivitas dengan nilai sebesar 1.0042 dan nilai puncak maksimum sensitivitas komplementer dengan nilai sebesar 0.0526.
Analisa Kekokohan Tanggapan Tegangan Sistem Eksitasi Generator Terhadap Perubahan Parameter Konstanta Penguatan Generator Dengan Berbagai Pengendali Heru Dibyo Laksono
SITEKIN: Jurnal Sains, Teknologi dan Industri Vol 13, No 1 (2015): Desember 2015
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24014/sitekin.v13i1.1147

Abstract

Abstrak—Jurnal ini membahas tentang analisa kekokohan tanggapan tegangan sistem eksitasi generator terhadap perubahan parameter konstanta penguatan generator dengan berbagai pengendali. Kekokohan tanggapan tegangan sistem eksitasi generator merupakan kemampuan dari sistem eksitasi generator untuk meredam derau pada frekuensi tinggi, mempuyai tanggapan yang cepat terhadap masukan tertentu dan mampu menghilangkan gangguan pada saat beroperasi.  Pada analisa kekokohan ini juga akan diamati tingkat kekokohan tanggapan tegangan sistem eksitasi generator terhadap perubahan parameter dari komponen – komponen sistem eksitasi. Adapun perubahan parameter yang diamati adalah perubahan konstanta penguatan generator terhadap tanggapan tegangan sistem eksitasi. Analisa kekokohan dilakukan dengan menggunakan nilai kriteria puncak maksimum. Nilai kriteria puncak maksimum ini terbagi atas 2 bahagian yaitu nilai kriteria puncak maksimum sensitivitas dan nilai kriteria puncak maksimum sensitivitas komplementer. Adapun jenis – jenis pengendali yang digunakan diantaranya  pengendali Proporsional (P), pengendali Proporsional Integral (PI), pengendali Proporsional Diferensial (PD), pengendali Proporsional Integral Diferensial (PID),pengendali Proporsional Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PDF) dan pengendali Proporsional Integral Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PIDF). Hasil yang diperoleh bahwa tanggapan tegangan sistem eksitasi generator dengan pengendali Proporsional (P),  pengendali Proporsional Integral (PI), pengendali  Proporsional Diferensial (PD), pengendali Proporsional Integral Diferensial (PID), pengendali Proporsional Diferensial dengan filter orde pertama pada bagian diferensial (PDF) dan pengendali Proporsional Integral Diferensial Dengan Filter Orde Pertama (PIDF) bersifat kokoh terhadap gangguan, mampu meredam derau pada frekuensi tinggi dan mempuyai tanggapan yang cepat terhadap masukan tertentu. Selain itu tanggapan tegangan sistem eksitasi dengan generator dengan berbagai pengendali ini juga bersifat kokoh terhadap perubahan parameter konstanta penguatan generator.  
Evaluasi Kestabilan Peralihan Mesin Tunggal dengan Metode Rungge Kutta Orde 4 (Studi Kasus : Sistem Kelistrikan Sumatera) Heru Dibyo Laksono; Alrino Rizki Ramadhan
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3 No 1: Maret 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.462 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n1.59.2014

Abstract

The journal discusses the evaluation and calculation of the termination time of the critical electrical system stability studies Sumatra through the transient stability by using the Runge-Kutta method Order 4. For this type of disorder transition used is a three-phase symmetrical disorder with the help of MATLAB software. The calculation result shows that the value of the smallest critical time termination occurs between PLTGU Belawan - GI Ombilin Binjai and power plant - GI Batusangkat at 0:24 seconds. While the most critical time of termination occurs at a power plant Pauh Limo - GI Indarung at 1:14 seconds.Keywords : Stabilitas peralihan, runge – kutta orde 4,  waktu kritis pemutusan  .  AbstrakJurnal ini membahas tentang evaluasi dan perhitungan waktu pemutusan kritis dari sistem kelistrikan Sumatera melalui studi kestabilan peralihan dengan menggunakan metoda Runge-Kutta Orde 4. Untuk jenis gangguan peralihan yang digunakan adalah gangguan tiga fasa simetris dengan bantuan perangkat lunak Matlab. Hasil perhitungan diperoleh bahwa nilai waktu pemutusan kritis terkecil terjadi antara PLTGU Belawan – GI Binjai dan PLTU Ombilin – GI Batusangkat sebesar 0.24 detik. Sedangkan  waktu pemutusan kritis terbesar terjadi pada PLTG Pauh Limo – GI Indarung sebesar 1.14 detik.Kata Kunci : Stabilitas peralihan, runge – kutta orde 4,  waktu kritis pemutusan    
Simulasi dan Analisa Sistem Kendali Kecepatan Motor Arus Searah Dengan Pendekatan Tempat Kedudukan Akar Heru Dibyo Laksono
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 1 No 1: September 2012
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jnte.v1n1.66.2012

Abstract

Dalam pengendalian kecepatan motor arus searah, model sistem bersifat nonlinier. Untuk menganalisa pola tingkah laku disekitar titik operasi, salah satu model sistem adalah dengan dilinierisasi di titik operasi. Berdasarkan model sistem yang dilinierisasi tersebut diperoleh fungsi alih  motor arus searah dan dirancang pengendali Proporsional (P), Proporsional Integral (PI), Proporsional Diferensial (PD) dan Proporsional Integral Diferensial (PID) melalui suatu simulasi dengan menggunakan perangkat lunak Matlab serta pendekatan tempat kedudukan akar. Hasil simulasi didapatkan nilai konstanta Proporsional (P), konstanta Integral (I) dan konstanta Diferensial (D)  pengendali yang mengendalikan kecepatan motor arus searah. Kata Kunci : motor arus searah (DC),  pengendali proporsional (P), pengendali proporsional integral (PI),  pengendali proporsional diferensial, pengendali proporsional integral diferensial (PID), tempat kedudukan akar.
Evaluasi Pola Tingkah Laku Tegangan Sistem Eksitasi Generator Dengan Metoda Penempatan Kutub Menggunakan Algoritma Bass–Gura Heru Dibyo Laksono; Noris Fredi Yulianto
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 2 No 2: September 2013
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.493 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v2n2.70.2013

Abstract

In power systems, the behavior patterns of excitation system voltage is very important to note because it can affect the voltage stability of the power system. Several previous studies showed performance behavior pattern generator excitation system voltage is less than satisfactory at the point of operation. Under these conditions, conducted a study of the patterns of behavior of dynamic voltage generator excitation system with pole placement method using the Bass-Gura algorithm. With the help of information obtained by Matlab software, that behavior pattern generator excitation system voltage indicates better performance compared to the performance of the behavior patterns of excitation system voltage without the pole placement method.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance AbstrakDalam sistem tenaga listrik, pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi merupakan hal yang sangat penting untuk diperhatikan karena dapat mempengaruhi kestabilan tegangan sistem tenaga listrik.  Beberapa penelitian terdahulu menunjukkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator yang kurang memuaskan pada titik operasinya. Berdasarkan kondisi tersebut, dilakukan suatu studi dinamik mengenai pola tingkah laku tegangan pada sistem eksitasi generator dengan metoda penempatan kutub menggunakan algoritma Bass-Gura. Dengan bantuan perangkat lunak Matlab diperoleh informasi, bahwa pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi generator menunjukkan performansi yang lebih baik dibandingkan performansi pola tingkah laku tegangan sistem eksitasi tanpa metoda penempatan kutub.Keywords: generator excitation systems, pole placement method, bass-Gura, performance  
Analisa Performansi Sistem Kendali Frekuensi Tenaga Listrik Multimesin Dengan Metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) Heru Dibyo Laksono; M. Reza Permana
JURNAL NASIONAL TEKNIK ELEKTRO Vol 3 No 2: September 2014
Publisher : Jurusan Teknik Elektro Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1580.533 KB) | DOI: 10.25077/jnte.v3n2.82.2014

Abstract

This journal discusses about the performance analysis of frequency control power system in multi machine with Linear Quadratic Regulator method (LQR). The frequency control power system in multi machine is power subsystem consists of two or more generators are interconnected each other and the most influential subsystem on the performance of power system primarily to the performance toward frequency deviation responses of the power system. The Performance of frequency deviation response power system is one of the important factors that must be considered in the operation of electric power system and the indicator show the performance of the power system during disturbance. Disturbances causes changes in parameter values which lead to frequency control power system in multi machine will be disrupted so it  result system no longer able to work normally after disturbance. By using the method of Linear Quadratic Regulator (LQR) is conducted performance analysis of frequency control power system in multi machine. The Performance analysis was conducted on the performance analysis in the time and frequency domain. The result of analysis shows that the performance of frequency deviation response in of multi machine frequency control power system with Linear Quadratic Regulaetor method has better performance.Keywords: Frequency control system, Multi Machine , Linear Quadratic Regulator (LQR)AbstrakJurnal ini membahas tentang analisa performansi sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin dengan metoda Linear Quadratic Regulator (LQR). Sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin ini merupakan subsistem tenaga listrik yang terdiri dari dua atau lebih generator yang saling terinterkoneksi dan merupakan subsistem yang paling berpengaruh terhadap performansi sistem tenaga listrik terutama performansi terhadap tanggapan deviasi frekuensi sistem tenaga listrik. Performansi tanggapan deviasi frekuensi sistem tenaga listrik ini  merupakan salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam operasi sistem tenaga listrik dan merupakan salah satu indikator yang menunjukkan performansi sistem tenaga listrik saat terjadi gangguan. Gangguan – gangguan ini menyebabkanperubahan nilai parameter yang mengakibatkansistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin akan terganggu dan berakibat sistem tidak mampu lagi bekerja secara normal setelah mengalami gangguan. Dengan menggunakan metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) dilakukan analisa performansi tanggapan deviasi frekuensi dari sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin. Analisa performansi yang dilakukan meliputi analisa performansi dalam domain waktu dan domain frekuensi. Hasil analisa menunjukkan bahwa performansi tanggapan deviasi frekuensi sistem kendali frekuensi tenaga listrik multimesin dengan metoda metoda Linear Quadratic Regulator (LQR) mempuyai performansi yang lebih baik.Kata kunci :  sistem kendali frekuensi,  multimesin, Linear Quadratic Regulator (LQR
Co-Authors . Darwison ., Mazues A, Wayu Diafridho A, Wayu Diafridho Abdul Rajab Aditya Putra Pratama Adry Febrianda Aidil Danas Aidil Danas Alrino Rizki Ramadhan Amirul Luthfi Asri Astia Ningsih Asri Astianingsih Astri Astia Ningsih Avif Tiftazani Chatarina Umbul Wahyuni Danar Adi Laksono Danas, Aidil Danas, Aidil Doohan Haliman Fahreza, Rahmad Farizi, AL Febrianda, Adry Firmansyah Saputra Fitrilina Fitrilina Fitrilina Fitrilina, Fitrilina GANESHA Gunawan, Eko Amri Haliman, Doohan Hanalde Andre Handayani, Yanolanda Suzantry Hasanah, Mardini Ismail Ismail Ismail, Ismail Latif , Melda M. Irmansyah M. Reza Permana Mardini Hasanah Mazues . Melda Latif Micko Tomas Mohamad Hanif Hakim Muharam , Mumuh Muhardika Muhardika Mumuh Muharam Mumuh Muharram Mumuh Muharram N. Riska Nidya, Putri Noris Fredi Yulianto Noris Fredi Yulianto Novizon, Novizon Permana, M. Reza Pinto Anugrah Pratama, Rizki Wahyu Putra, Gema Azzanni Putra, Ravi Shidqi Putri Nidya Putri, Dhea Rahmadani Rahmad Fahreza Rahmadani Putri , Dhea Rahmadani, Fauzi Rahmadi Kurnia Rahman Ikhlas Rahmayane Rahmayane Ramadhani, Salisa 'Asyarina REDAKSI Redaksi Reri Afrianita Reri Afrianita Retno Ningsih , Fina Ridza Azri Ramlee Rika Ampuh Hadiguna Riko Nofendra Riko Nofendra Riska, N. Rizki Ramadhan, Alrino Rizki Wahyu Pratama Rohadatul ‘Aisya Rusvaira Qatrunnada Rusydi, Muhammad Ilhamdi Salim, Suci Maretta Saputra, Firmansyah Shidqi Putra, Ravi Subhan Petrana Surapati, Alex Syafii . Syafii . Syarkawi Syamsuddin Syukri Yunus Tiftazani, Avif Untari, Rahayu Trisetyowati Wahyu Pratama , Rizki Wayu Diafridho A Wayu Diafridho A Widi Adriana , Anisa Wira Hidayat bin Mohd Saad Yulianto, Ardhian Agung Yulianto, Noris Fredi Yulianto, Noris Fredi Zaini, Zaini