Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

PENGEMBANGAN MODUL DIGITAL IPS MATERI MENGHARGAI PENINGGALAN SEJARAH DI LINGKUNGAN SETEMPAT Mochammad Noor Akhmadi; Rufi’i Rufi’i; Hartono Hartono
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 7, No 2 (2022)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v7i2.2752

Abstract

Menciptakan pembelajaran yang efektif merupakan salah satu tugas guru. Pembelajaran yang efektif bisa dicapai jika guru mampu mempersiapkan materi secara terprogram, memilih dan menentukan metode pembelajaran yang sesuai dengan materi yang diajarkan, serta mengadakan evaluasi hasil belajar. Salah satu bahan ajar dalam bentuk elektronik adalah e-modul. Bahan ajar digital merupakan salah satu perangkat pembelajaran yang dapat memfasilitasi belajar siswa karena memuat tujuan, materi pelajaran, lembar kegiatan yang jelas dan dapat memeriksa pemahaman siswa. Belum adanya bahan ajar digital tentang materi menghargai peninggalan sejarah di lingkungan setempat di SDN Plumbungan serta kurang sesuainya isi materi pembelajaran dengan lingkungan tempat tinggal siswa membuat peneliti termotivasi untuk mengembangkan bahan ajar digital IPS SD berbasis kontekstual agar tujuan pembelajaran bisa tercapai. Penelitian ini menggunakan model penelitian Borg Gall, peneliti melakukan modifikasi tahap pengembangan menjadi lebih sederhana. Karena keterbatasan waktu, tahapan-tahapan Borg Gall disederhanakan menjadi 9 tahap meliputi tahap studi pendahuluan, perencanaan, pengembangan draf awal produk, validasi ahli, revisi hasil validasi ahli, uji coba terbatas, perbaikan hasil uji coba terbatas, uji coba lapangan, dan penyempurnaan akhir. Jenis data yang digunakan yaitu data kualitatif dan kuantitatif. Hasil uji kevalidan produk dari penilaian ahli materi dan ahli bahasa diperoleh skor rata-rata 95,46% yang menunjukkan kriteria sangat valid. Hasil uji kemenarikan produk dari angket respon siswa dan guru pada saat uji coba terbatas dan lapangan diperoleh skor rata-rata 86,71% dan 93,29% yang menunjukkan kriteria sangat menarik. Hasil uji kepraktisan produk diperoleh dari angket respon guru (94,82%) serta respon siswa (84,61%) yang menunjukkan kriteria sangat praktis. Produk buku ajar juga menunjukkan kriteria efektif terdapat peningkatan aktivitas belajar siswa dan aktivitas guru sebelum dan saat penggunakan bahan ajar digital yaitu aktivitas siswa sebelumya 46,75% menjadi 82,24% sedangkan aktivitas guru sebelumnya 74,43% menjadi 90,27% sehingga dapat disimpulkan bahan ajar digital IPS berbasis kontekstual sangat efektif dalam meningkatkan aktivitas siswa dan guru dalam pembelajaran. Berdasarkan hasil tersebut, bahan ajar digital IPS SD berbasis kontekstual untuk Kelas IV sekolah dasar ini telah memenuhi persyaratan untuk digunakan dalam pembelajaran karena telah memenuhi kriteria valid, menarik, efektif, dan praktis.
Implementasi Nilai Musyawarah Pada Pancasila Melalui Metode Diskusi Kelas Dalam Mata Kuliah PKn Suhartono Suhartono
MENDIDIK: Jurnal Kajian Pendidikan dan Pengajaran Vol 7 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/003.202171.151

Abstract

Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia, terdiri dari lima sila yang memiliki nilai-nilai saling berhubungan satu sama lain. Nilai musyawarah adalah nilai-nilai Pancasila yang terdapat pada sila keempat, sebagai pedoman pengambilan keputusan sesuai nilai-nilai Pancasila. Metode Diskusi adalah salah satu metode yang dapat dipergunakan dosen untuk membiasakan Mahasiswa dalam belajar mengeluarkan pendapat dibangku perkuliahan. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai-nilai musyawarah yang terdapat pada Pancasila khususnya sila ke empat, yang dapat diimplementasikan dalam metode diskusi perkuliahan. Selain itu tujuan lain dari Penelitian ini ialah, mengetahui cara pengimplementasian nilai-nilai musyawarah yang terdapat pada Pancasila khususnya sila ke empat, serta untuk mengetahui hambatan dari pengimplementasian nilai-nilai musyawarah yang terdapat pada Pancasila khususnya sila ke empat. Teknik pengumpulan data dalam Penelitian ini ialah teknik wawancara, observasi, angket, dan dokumentasi (kegiatan diskusi). Teknik analisis data yang digunakan data reduction, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Adapun teknik keabsahan data digunakan teknik triangulasi (teknik, sumber, dan waktu). Hasil yang dapat dijelaskan dalam penelitian ini ialah nilai-nilai musyawarah yang dapat diimplementasikan dalam praktik diskusi perkulihan yaitu: semangat kekeluargaan, berlandaskan rasa tanggungjawab, mendahulukan kepentingan umum, tidak memaksakan kehendak, memperhatikan peraturan, dipertanggungjawabkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Adapun langkah-langkah pengimplementasian yaitu, membagi tugas pelaksana, tanggapan sumber masalah, pemilihan sumber masalah, Mahasiswa menanggapi, menyimpulkan. Hambatan dalam pengimplementasian adalah mahasiswa pasif, mahasiswa memaksakan kehendak, mahasiswa menonjol, mahasiswa mementingkan kepentingan pribadi. Simpulan dan saran yang dapat ditulis oleh peneliti agar penelitian ini bermanfaat khususnya bagi mahasiswa agar lebih memahami materi mata kuliah PKn, dan memahami nilai-nilai Pancasila dalam praktik berdiskusi.
IMPLEMENTASI PENDIDIKAN KARAKTER PADA LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Hartono Hartono
WAHANA Vol 57 No 2 (2011)
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (132.74 KB) | DOI: 10.36456/wahana.v57i2.1377

Abstract

Character education is an important tool in the formation of student character. In practical guidance and counseling services in the schooling setting, character education is implemented through two ways, first directly through the services of guidance and counseling provided to students/counselees, which are grouped into four components: (1) the component of basic service, (2) the component of responsive service, (3) the component of individual planning service, and (4) the components of the system support service. Loads of character education materials written in guidance and counseling services that include the areas of personal guidance, social guidance, learning guidance, career guidance, and character development. Second, indirectly, by example attitude and behavior of guidance and counseling teachers/counselors along with the cultivation of creative cultural, innovative, productive, collaborative, discipline, sense of belonging, and responsibility.
PEMANFAATAN WORDWALL SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN: PELATIHAN GURU DI SMA MUHAMMADIYAH 1 TAMAN SIDOARJO Suhartono Suhartono; Bernadetta Budi Lestari; Pandu Rudi Widyatama; Agnes Sandri Diana Selek; Kinanda Pandu Listanto
Jurnal Abdimas Bina Bangsa Vol. 3 No. 1 (2022): Jurnal Abdimas Bina Bangsa
Publisher : LPPM Universitas Bina Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.142 KB) | DOI: 10.46306/jabb.v3i1.198

Abstract

Academics including lecturers, students, and educators are expected to contribute integrally to the implementation of the Tri dharma in higher education. As we understand education is a means for the state to produce superior human resources. The creation of a quality educational academic atmosphere is inseparable from supporting factors, in addition to curriculum design and learning infrastructure prepared in such a way, no less important is the role of a teacher in the implementation of teaching and learning activities in their respective classes. In the field, in the practice of teaching and learning activities, there are still many teachers who have not utilized and maximized the availability of technological developments and digital platforms that are already available in teaching and learning practices. Academics including lecturers, students, and educators are expected to contribute integrally to the implementation of the Tri dharma in higher education. As we understand education is a means for the state to produce superior human resources. The creation of a quality educational academic atmosphere is inseparable from supporting factors, in addition to curriculum design and learning infrastructure prepared in such a way, no less important is the role of a teacher in the implementation of teaching and learning activities in their respective classes. In the field, in the practice of teaching and learning activities, there are still many teachers who have not utilized and maximized the availability of technological developments and digital platforms that are already available in teaching and learning practices. So it is felt that there is a need for concrete efforts in providing skills training for teachers as educators in schools in order to increase their competence in utilizing digital platforms as a suggestion for learning media through community service activities. The availability of digital platforms is expected to help make it easier for teachers to support teaching and learning activities in schools, so that learning objectives can be achieved optimally. Talking about many kinds of digital platforms through the internet, on this occasion the team of lecturers of the PPKn study program, Faculty of Social Sciences and Humanities, PGRI Adi buana University Surabaya in collaboration with SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo regency will carry out community service activities. In this activity, training activities were carried out on teachers of Muhammadiyah 1 Taman High School in utilizing digital platforms, especially the use of the Worldwall application as a means of learning media. The Worldwall application can be used and managed by teachers to become a fun and not boring learning medium for students. Training and mentoring for teachers in the use of the Worldwall platform as a learning medium was chosen to produce an interesting learning atmosphere based on audio, visual and digital, so that learning is preferred and not boring for students. With this activity, teachers at SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo have new skills and competencies in utilizing technology, especially the use of the Worldwall platform, so that later it can be used as a medium in teaching and learning activities carried out
Peran Nilai Persaudaraan Dalam Tradisi Kumpul Kope Terhadap Pelaksanaan Perkawinan Di Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese Kornelis Agul; Dwi Retnani Srinarwati; Suhartono Suhartono
SNHRP Vol. 4 (2022): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 4 Tahun 2022
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tradisi Kumpul Kope yang diadakan sebagai bentuk solidaritas sosial pada masyarakat Desa Terong, Kecamatan Satarmese. Faktor yang mempengaruhi Kumpul Kope adalah tingginya harga belis dalam perkawinan, dan keinginan untuk mempererat tali persaudaraan antar anggota. Sehingga masyarakat di tempat tersebut sangat menjunjung tinggi tradisi Kumpul Kope. Tujuan penelitian ini adalah: 1) Mendeskripsikan proses pelaksanaan Tradisi Kumpul Kope di Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese. 2) Mendeskripsikan proses pelaksanaan perkawinan pada masyarakat Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese. 3) Mengungkap peran nilai-nilai persaudaraan dalam Tradisi Kumpul Kope dalam pelaksanaan perkawinan pada Masyarakat Manggarai Desa Terong Kecamatan Satarmese. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menemukan bahwa: 1) Proses tradisional kumpul kope yaitu tiga yang pertama, persiapan lahir dan batin calon mempelai pria (tae male). Kedua, persiapan awal/usaha awal). Ketiga, tradisi kumpul kope dilakukan, dimana keluarga yang datang hanya memberi uang, makan bersama, dan menyampaikan dari keluarga calon mempelai pria tentang pelaksanaan pernikahan. 2) Proses perkawinan adat Manggarai terdiri dari tiga tahap, yaitu: tuke mbaru (lamaran), kawin (nikah), wagal (pengukuhan). (3) Nilai persaudaraan dalam tradisi kumpul kope memegang peranan yang sangat penting dalam proses perkawinan. Jadi nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi kumpul kope: nilai solidaritas, nilai persatuan, nilai kekeluargaan
Pengembangan E-Modul Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan untuk Siswa Kelas XI TKRO di SMKN 2 Lamongan Rudy Prasetya Hutama; Nurmida Catherine Sitompul; Hartono Hartono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2460

Abstract

Abstract: The aims of this study were: (1) to produce an e-module for light vehicle engine maintenance in class XI TKRO SMKN 2 Lamongan., and (2) determine the feasibility of an e-module for light vehicle engine maintenance in class XI TKRO SMKN 2 Lamongan. This development research follows the stages of developing the ADDIE model which consists of analysis, design, development, implementation, and evaluation. Data collection was carried out through an e-module product assessment questionnaire sheet, and student and teacher response questionnaire sheets. The research data were analyzed by quantitative descriptive. This study resulted in: (1) an e-module which was developed using the Flip PDF pro software. The end result is an electronic book that can be accessed anywhere as long as internet access is available. (2) The assessment from the material expert was obtained that the e-module was categorized as feasible with an assessment percentage of 85%, from the design expert it was categorized as feasible with a percentage of 89%, from the media expert the percentage of assessment was 87% in the appropriate category, from users, namely colleagues, it was obtained the percentage of assessment is 91% with a very decent category from the responses of small group students, namely 8 students, the results are in a very decent category with a percentage of 92% and a large group of 30 students obtained very decent results with a percentage of 93%. Keywords: E-Module, Light Vehicle Engine Maintenance, Research Development, teaching materials  Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah: (1) Menghasilkan e-modul pemeliharaan mesin kendaraan ringan pada siswa kelas XI TKRO SMKN 2 Lamongan., dan (2) mengetahui kelayakan e-modul pemeliharaan mesin kendaraan ringan pada siswa kelas XI TKRO SMKN 2 Lamongan. Penelitian pengembangan ini mengikuti tahap-tahap pengembangan model ADDIE yang terdiri dari analisis (analysis), desain (design), pengembangan (development), implementasi (implementation), dan evaluasi (evaluation). Pengumpulan data dilaksanakan melalui lembar angket penilaian produk e-modul, dan lembar angket respon siswa dan guru. Data penelitian dianalisis dengan deskriptif kuantitatif. Penelitian ini menghasilkan: (1) e-modul yang dikembangkan menggunakan softwere flip pdf pro yang hasil akhirnya adalah buku elektronik yang bisa diakses dimana saja selama tersedia akses internet. (2) Penilaian dari ahli materi diperoleh bahwa e-modul dikategorikan layak dengan persentase penilaian sebesar 85%, dari ahli desain dikategorikan layak dengan prosentase 89%, dari ahli media diperoleh persentase penilaian sebesar 87% dengan kategori layak,  dari pengguna yaitu rekan sejawat diperoleh persentase penilaian sebesar 91% dengan kategori sangat layak dari respon siswa kelompok kecil yaitu 8 siswa diperoleh hasil dengan kategori sangat layak dengan persentase sebesar 92% dan kelompok besar yaitu 30 siswa diperoleh hasil sangat layak dengan prosentase sebesar 93%. Kata Kunci: e-modul, Pemeliharaan Mesin Kendaraan Ringan, Penelitian Pengembangan, bahan ajar.
Pengembangan Media Pembelajaran E-Modul Pekerjaan Dasar Teknik Mesin untuk siswa SMK Maftakhur Rizqi Ahmadi; Nurmida Catherine Sitompul; Hartono Hartono
Jurnal Pendidikan Edutama Vol 9, No 2 (2022): July 2022
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30734/jpe.v9i2.2456

Abstract

Abstract: Development of teaching materials is a process to produce innovation in teaching and learning activities. The research aims to produce learning products in the form of electronic modules in the subject of Basic Mechanical Engineering Work. Develop learning media in the form of e-modules whose contents are not just basic concepts of mechanical engineering vocational competence, but images, sounds, animations and videos will also be displayed so that students can more easily understand the material being taught and can increase students' attention to the material. being taught. The research subjects were students of class X Welding Engineering Department at SMK Negeri 2 Lamongan. Product development of teaching materials for basic work Mechanical engineering is a research and development (R & D) model of Dick & Carey. The results of the research are learning products in the form of e-modules that have gone through a feasibility test involving reviews of experts, namely material experts, learning design experts and media experts as well as feasibility tests through peer trials, small groups and field tests. The formative evaluation shows that this product is classified as "good", so it can be used as a support for teachers in teaching and learning activities using this E-Module, teachers can apply a combination of face-to-face learning at school and distance learning. Students can learn independently by using EModul without being limited by space and time. Keywords: e-module, Basic Mechanical Engineering Work, Development Research, Teaching Materials, Vocational Education  Abstrak: Pengembangan bahan ajar adalah suatu proses untuk menghasilkan inovasi dalam kegiatan belajar mengajar. Penelitian bertujuan untuk menghasilkan produk pembelajaran dalam bentuk modul elektronik pada mata pelajaran Pekerjaan Dasar Teknik mesin. Pembangkan media pembelajaran dalam bentuk e-modul yang isinya bukan sekedar konsep-konsep dasar kompetensi kejuruan teknik mesin, tetapi akan ditampilkan juga gambar, suara, animasi dan video sehingga peserta didik dapat lebih mudah memahami materi yang diajarkan serta dapat meningkatkan perhatian peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Subjek penelitian adalah siswa kelas X Jurusan Teknik Pengelasan di SMK Negeri 2 Lamongan. Pengembangan produk bahan ajar pekerjaan dasar Teknik mesin merupakan penelitian pengembangan (R & D) model Dick & Carey. Hasil penelitian adalah produk pembelajaran dalam bentuk e-modul yang telah melalui uji kelayakan yang melibatkan review para ahli, yaitu ahli materi, ahli desain pembelajaran dan ahli media serta uji kelayakan melalui uji coba teman sejawat, small group dan field test. Evaluasi formatif menunjukkan, produk ini tergolong "baik", sehingga dapat digunakan sebagai penunjang bagi guru dalam kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan E-Modul ini guru dapat menerapkan pembelajaran kombinasi antara tatap muka di sekolah dan pembelajaran jarak jauh. Siswa dapat belajar mandiri dengan menggunakan E-Modul tanpa dibatasi ruang dan waktu. Kata Kunci: e-modul, Pekerjaan Dasar Teknik Mesin, Penelitian Pengembangan, Bahan Ajar, Pendidikan Vokasi
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MINAT PENELITIAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Hartono Hartono; Mudhar Mudhar; Muwakhidah Muwakhidah; Cindy Asli Pravesti; Elia Firda Mufidah
RESWARA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1875

Abstract

Rendahnya minat guru bimbingan dan konseling (guru BK) dalam melakukan penelitian tindakan bimbingan dan konseling yang disertai kesulitan dalam memahami konsep penulisan karya ilmiah, mendorong tim pengabdian untuk menyelenggarakan pelatihan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Pelatihan penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini dirancang sebagai program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan minat penelitian guru BK dalam mendukung praksis kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Metode pelatihan ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap pendalaman materi penelitian tindakan bimbingan dan konseling, tahap penyusunan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling, dan tahap pendampingan pengembangan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Pada tahap pendalaman materi, narasumber memaparkan materi penelitian tindakan bimbingan dan konseling kepada peserta guru BK yang disertai tanya jawab sebagai cara untuk mencermati materi tersebut, sedangkan pada tahap penyusunan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling, peserta guru BK menyusun draf proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling secara individual, yang dilanjutkan dipresentasikan pada tahap pendampingan pengembangan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling untuk mendapatkan balikan dari narasumber sebagai bahan untuk melakukan revisi dan melaksanakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling di sekolah tempat kerjanya masing-masing. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa sebanyak 59% peserta menyatakan sangat setuju dan 39,44% menyatakan setuju bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dengan baik dan memadai, serta sebanyak 46,5% peserta menyatakan sangat setuju dan 53,5% menyatakan setuju bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan minat guru BK dalam melakukan penelitian
PENGEMBANGAN MODUL MULTIMEDIA INTERAKTIF PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN PADA INDUSTRI RUMAHAN UNTUK SMALB TUNAGRAHITA meliawati adi permitasari; Hartono Hartono; Sugito Sugito
PEDAGOGIA Vol 19, No 3 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/pdgia.v19i3.37353

Abstract

Hasil pembinaan kewirausahaan yang dilakukan oleh Saji (2018) kepada 6 orang kepala SLB (sekolah Luar Biasa) di Kabupeten Sidoarjo diketahui bahwa para lulusan SMALB tunagrahita belum mendapatkan porsi yang signifikan di perusahaan. Para penyandang tunagrahita yang mampu didik dan mampu latih belum mendapatkan layanan pendidikan dan keterampilan yang memadai untuk bisa mandiri di masa depannya. Keterbatasan inteligensi dan komunikasi sosial membuat tantangan tersendiri dalam mengembangkan potensi mereka. Diperlukan komponen strategi pembelajaran yang cocok berupa modul multimedia interaktif untuk memaksimalkan pendidikan/nilai-nilai kewirausahaan yang diintegrasikan pada mata pelajaran keterampilan tata boga. Model pengembangan yang digunakan adalah Model 4-D. Tahapan pengembangannya, yaitu: define, design, develop, dan disseminate. Jenis data yang diambil berupa data kualitatif yang dikuantitatifkan dengan penilaian deskriptif (perhitungan persentase). Data diperoleh dengan instrumen skala penilaian. Hasil validasi ahli materi (92.74%) dan ahli desain media pembelajaran (84.17%). Hasil uji coba produk kelompok kecil (93.10%) dan kelompok besar (93.85%). Menurut Arikunto (2010) jika hasil persentase 80%-100% berarti baik sekali sehingga bahan ajar dapat digunakan dalam proses belajar mengajar tanpa revisi. Kata Kunci : Modul Multimedia Interaktif, Pendidikan Kewirausahaan, Tunagrahita
Pengaruh Pembelajaran Daring Learning Management System (LMS), Multimedia dan Motivasi Belajar Terhadap Kemampuan Pemahaman Membaca Peserta Didik Dwi Nur Jayanti; Retno Danu Rusmawati; Hartono Hartono
Journal on Education Vol 5 No 3 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 3 Tahun 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v5i3.1500

Abstract

This study has the objectives: (1) to determine the effect of online learning management system (LMS) with multimedia on student motivation, (2) to determine the effect of online learning management system (LMS) with multimedia on students' reading comprehension ability, (3) To find out the effect of motivation on students' reading comprehension ability, and (4) To find out the interaction between online learning management system (LMS) learning with multimedia and learning motivation on students' reading ability. This study uses an experimental design which is divided into two classes, namely online learning management system (LMS) with multimedia and online learning management system (LMS) without multimedia where in the data analysis technique process used is 2-way analysis of Variance (Anava). The population of this study was students of class IV with the research sample being students of class IVA and class IVB which totaled 72 students. Based on the results of calculations with Anava, it is obtained FA count > F table (8.292 > 4.02) which explains that online learning management system (LMS) learning with multimedia has a significant effect on students' reading comprehension ability; FB count > F table (9.871 > 4.02) which explains that motivation has a significant effect on students' reading comprehension ability; and FAB count > F table (4.787 > 4.02), which explains that there is an interaction between online learning management system (LMS) learning and multimedia and learning motivation on students' reading abilities.