Claim Missing Document
Check
Articles

Found 40 Documents
Search

IMPLEMENTASI LAYANAN BIMBINGAN KARIER UNTUK PEMILIHAN KARIER PADA SISWA SMK SUNAN AMPEL MENGANTI GRESIK Cindy Asli Pravesti; Dimas Ardika Miftah Farid; Maghfirotul Lathifah; Hartono Hartono
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 2 No. 2 (2022): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v2i2.236

Abstract

Tidak dapat disangkal bahwa pemilihan karier merupakan salah satu keputusan penting yang dibuat dalam kehidupan. Ironisnya, keputusan dalam memilih karier sering dibuat tanpa dipikirkan dan terlalu dini dalam mengambil keputusan. Pemilihan karier harus dipilih dengan sangat hati-hati, dipikirkan dan direncanakan. Tujuan dari kegiatan PKM ini ialah siswa mampu memilih karier sesuai dengan kemampuan yang dimiliki. Metode yang digunakan dalam kegiatan PKM ini ialah ceramah, diskusi, tanya jawab, simulasi dan praktik. Hasil dari kegiatan PKM ini ialah layanan bimbingan klasikal yang telah disampaikan pada kegiatan PKM sangat dibutuhkan dan harus berkelanjutan. Layanan tersebut memberikan dampak yang sangat luar biasa dimana tujuan dan manfaat dari implementasi layanan bimbingan klasikal yakni siswa mampu merencanakan, mengembangkan, memilih dan mandiri dalam mengambil keputusan karier sesuai dengan potensi yang dimiliki
PELATIHAN PENELITIAN TINDAKAN BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENINGKATKAN MINAT PENELITIAN GURU BIMBINGAN DAN KONSELING Hartono Hartono; Mudhar Mudhar; Muwakhidah Muwakhidah; Cindy Asli Pravesti; Elia Firda Mufidah
Reswara: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Dharmawangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46576/rjpkm.v3i2.1875

Abstract

Rendahnya minat guru bimbingan dan aniani4d konseling (guru BK) dalam melakukan penelitian tindakan bimbingan dan konseling yang disertai kesulitan dalam memahami konsep penulisan karya ilmiah, mendorong tim pengabdian untuk menyelenggarakan pelatihan penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Pelatihan penelitian tindakan bimbingan dan konseling ini dirancang sebagai program kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan minat penelitian guru BK dalam mendukung praksis kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan. Metode pelatihan ini dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu tahap pendalaman materi penelitian tindakan bimbingan dan konseling, tahap penyusunan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling, dan tahap pendampingan pengembangan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling. Pada tahap pendalaman materi, narasumber memaparkan materi penelitian tindakan bimbingan dan konseling kepada peserta guru BK yang disertai tanya jawab sebagai cara untuk mencermati materi tersebut, sedangkan pada tahap penyusunan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling, peserta guru BK menyusun draf proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling secara individual, yang dilanjutkan dipresentasikan pada tahap pendampingan pengembangan proposal penelitian tindakan bimbingan dan konseling untuk mendapatkan balikan dari narasumber sebagai bahan untuk melakukan revisi dan melaksanakan penelitian tindakan bimbingan dan konseling di sekolah tempat kerjanya masing-masing. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa sebanyak 59% peserta menyatakan sangat setuju dan 39,44% menyatakan setuju bahwa program pengabdian kepada masyarakat ini telah dilaksanakan dengan baik dan memadai, serta sebanyak 46,5% peserta menyatakan sangat setuju dan 53,5% menyatakan setuju bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dapat meningkatkan minat guru BK dalam melakukan penelitian
MEMBANGUN KELUARGA BERINTEGRITAS: PENDIDIKAN ANTI-KORUPSI UNTUK GENERASI EMAS Suhartono Suhartono; Dwi Retnani Srinarwati; Oksiana Jatiningsih; Titis Nurrusama Nilakandi; Anggita Aditya Fauzi
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2024): Vol. 5 No. 6 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i6.37231

Abstract

Menciptakan keluarga yang beretika melalui pendidikan anti-korupsi sebagai dasar bagi generasi yang unggul merupakan hal yang penting. Di tengah tantangan yang dihadapi akibat globalisasi dan perkembangan teknologi, pentingnya integritas perlu ditanamkan sejak dini dalam lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran orang tua mengenai nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan etika dalam kehidupan sehari-hari. Diikuti oleh 28 ibu-ibu peserta, yang terdiri dari 7 pengurus dan 21 anggota Dharma Wanita Persatuan LLDIKTI Wilayah VII, Peserta diajak untuk berpartisipasi aktif dan berbagi pengalaman tentang penerapan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari melalui studi kasus, diskusi interaktif, dan presentasi. Para pemateri menekankan bahwa keluarga adalah bagian penting dari pembentukan karakter, jadi pendidikan anti-korupsi harus dimulai di rumah. Secara keseluruhan, kegiatan PkM ini berhasil meningkatkan kesadaran akan pentingnya membangun keluarga yang baik yang dapat menjadi inspirasi bagi keluarga lain. Diharapkan lebih banyak keluarga akan terlibat dalam kegiatan semacam ini dengan berkelanjutan
Development of Augmented Reality Code Application on 3D Animation in Learning Procedure at School Banne Ima Gasong; Rufi'i Rufi'i; Hartono Hartono
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um039v6i12021p79

Abstract

The use of AR (Augmented Reality) technology in the world of education continues to increase. Android as a booming trend is currently taking part in adopting AR technology. The ease and usefulness of Android-based AR technology can also be applied to the learning media development strategy. That spreads to the world community will also have an impact on students. Media Flyer Code as a marker on AR technology is applied to 3D Animation subjects. This study aims to determine the appropriateness of Augmented Reality Code Application especially the effectiveness, attractiveness, and efficiency of media. The product of this research and development is in the form of a Flyer Code product that will be used as a code and APK file. Each Flyer Code has one content that is run on the android application. In the augmented reality content contains 3D Animation Learning Procedure and questions contain evaluation material.
The Development of Web-Based Learning Models as A Learning Medium for Students of Audio Video Electronics Competencies Dedi Hendriana; Rufi'i Rufi'i; Hartono Hartono
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um039v6i12021p100

Abstract

At present distance education has reached almost the entire archipelago. These developments occur a lot in higher education. This benefit is also brought about in secondary education, as seen in SMKN 1 Jetis, especially in the electronics field. Web media with URL ruangpakdedy.com was developed to answer the many electronic learning materials that exist in cyberspace but are still scattered, so the web is made to collect various sources of electronic material in one site. This ease is expected to increase skills that have a greater portion than cognitive knowledge in vocational education. The development used refers to the 4D Thiagarajan model by going through the planning process, material testing by material experts, and media testing by media experts, revisions, products tested on students with good results. As a complement on the web also added assignments that are connected to the LMS page and quiz.
Pengaruh Metode Pelatihan Berbasis Kompetensi dan Gaya Kognitif Terhadap Keterampilan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Siswa Yeti Yuni Perohmatin; Rufi'i Rufi'i; Hartono Hartono
Edcomtech: Jurnal Kajian Teknologi Pendidikan Vol. 6 No. 1 (2021)
Publisher : Universitas Negeri Malang in collaboration with APSTPI and IPTPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um039v6i12021p151

Abstract

This study aims to determine: The influence of the acquisition of K3 skills of students using conventional methods and competency-based training methods, The effect of K3 skills of students with field dependent cognitive styles and independent field cognitive styles, the relationship between methods and styles cognitive ability of students' K3 skills. The procedure used by researchers is a quasi experiment and using a non-equivalent control group design by applying a 2x2 faktorial design in the experimental design. The technique was taken by random class sampling. This thesis analysis was tested with a statistical analysis of Analysis of variance (ANOVA). The results showed (1) there was an influence on the acquisition of K3 skills of students who learner using conventional methods and competency-based training methods (F = 104,942; p = 0,000), (2) there were the influence of K3 Skills of students learning with field dependent cognitive style and independent field cognitive style (F = 75.865; p = 0.000) and there is no correlation between methods and cognitive style on students' K3 skills (F = 3.283; p = 0.073)
Human Capital, Work Culture, and Job Satisfaction Scales for Higher Education Institutions: A Bibliometric and Literature Review with Scale Development and Validation toward the Sustainable Development Goals (SDGs) Hartono Hartono; Anidah Robani; Abdul Muhid; Reza Rachmadtullah
ASEAN Journal of Educational Research and Technology Vol 5, No 3 (2026): AJERT: VOLUME 5, ISSUE 3, December 2026
Publisher : Bumi Publikasi Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study developed and validated human capital, work culture, and job satisfaction scales for higher education institutions in support of the Sustainable Development Goals (SDGs). A bibliometric and literature review was used to identify key constructs related to human resource development, organizational culture, and employee well-being in higher education. The scale development process followed an adapted model through pre-development, development, and post-development stages. The instruments were tested with 42 lecturers and educational staff working at an Indonesian university in Indonesia. Item validity and Cronbach’s Alpha reliability analyses showed that human capital, work culture, and job satisfaction items met acceptable psychometric standards. These findings indicate that validated instruments are needed to assess institutional human resources systematically. The scales can support data-driven institutional human resource development.
Pengembangan Model Pembelajaran Berbasis Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Pemahaman Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 17 Surabaya Suhartono Suhartono; I Wayan Arsana; Rahmatul M.Pd. Imaniar; Anggita Adutya Fauzi; Nehru Firdaus Ardhana
CIVICUS : Pendidikan-Penelitian-Pengabdian Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 13, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/civicus.v13i1.30082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka guna meningkatkan pemahaman siswa terhadap Pendidikan Pancasila di SMA Negeri 17 Surabaya. Kurikulum Merdeka, yang menekankan pada kemerdekaan belajar dan pengembangan karakter, diharapkan dapat menjadi solusi atas permasalahan rendahnya pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development/R&D) dengan tahapan analisis kebutuhan, desain model, validasi ahli, uji coba terbatas, dan evaluasi. Populasi penelitian mencakup seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 17 Surabaya, dengan sampel sebanyak 30 siswa yang dipilih secara acak. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan tes pemahaman siswa. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan menggunakan uji statistik deskriptif untuk menghitung peningkatan skor pemahaman siswa, serta analisis kualitatif untuk menginterpretasi hasil observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran yang dikembangkan efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap Pendidikan Pancasila, dengan peningkatan skor rata-rata sebesar 25% pada uji coba terbatas. Simpulan penelitian ini adalah bahwa model pembelajaran berbasis Kurikulum Merdeka dapat menjadi alternatif inovatif untuk meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai Pancasila, sekaligus mendukung implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah.This study aims to develop a learning model based on the Merdeka Curriculum to enhance students' understanding of Pancasila Education at SMA Negeri 17 Surabaya. The Merdeka Curriculum, which emphasizes independent learning and character development, is expected to provide a solution to the problem of low student comprehension of Pancasila values. The research method employed is Research and Development (R&D), with stages including needs analysis, model design, expert validation, limited trials, and evaluation. Data were collected through observation, interviews, and student comprehension tests. The results indicate that the developed learning model effectively improves students' understanding of Pancasila Education, with an average score increase of 25% in the limited trials. The conclusion of this study is that the Merdeka Curriculum-based learning model can serve as an innovative alternative to enhance students' understanding of Pancasila values, while also supporting the implementation of the Merdeka Curriculum in schools.
Transformasi Pendidikan Kewarganegaraan Untuk Memperkuat Ketahanan Ideologi Pancasila Di Era Artificial Intelligence Icha Dwi Listari; Suhartono Suhartono; Moh Thohir; I Wayan Arsana
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 10, No 3 (2026): Agustus 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v10i3.2026.1724-1731

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan telah mengubah berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk pola komunikasi, akses informasi, dan pembentukan nilai pada generasi muda. Perubahan tersebut menghadirkan tantangan terhadap ketahanan ideologi Pancasila, terutama melalui penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, polarisasi sosial, serta penetrasi nilai-nilai global yang tidak selalu selaras dengan karakter bangsa Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis transformasi Pendidikan Kewarganegaraan dalam memperkuat ketahanan ideologi Pancasila di era kecerdasan buatan. Penelitian menggunakan metode kajian pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis berbagai artikel ilmiah, buku, dan dokumen kebijakan yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi peran, strategi, dan inovasi pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan dalam menghadapi tantangan era digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi Pendidikan Kewarganegaraan perlu dilakukan melalui penguatan literasi digital, internalisasi nilai-nilai Pancasila, pengembangan kemampuan berpikir kritis, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan secara bijaksana dan bertanggung jawab. Pendidikan Kewarganegaraan berperan strategis dalam membentuk warga negara yang memiliki kesadaran ideologis, kemampuan menyaring informasi, serta komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa transformasi Pendidikan Kewarganegaraan menjadi instrumen penting dalam memperkuat ketahanan ideologi Pancasila di tengah dinamika perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Civic Education and Students' Political Participation in an Indonesian Senior High School: A Sustainable Democracy Perspective Suyono Suyono; Dwi Retnani Srinarwati; Suhartono Suhartono; Zohaib Hassan Sain; Yew Yun Xin
Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 32 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um048v32i12026p214-227

Abstract

This study examines the role of Civic Education in strengthening students' political participation at SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Indonesia, from a sustainable democracy perspective. Using a qualitative descriptive case study design, the research involved 20 informants: two Civic Education teachers and 18 students from Grades X, XI, and XII. Data were collected through classroom observation, semi-structured interviews, and document analysis, then analyzed using data condensation, display, and conclusion drawing. Findings show that Civic Education broadened students' understanding of democracy beyond voting toward deliberation, tolerance, responsibility, fairness, and accountability. Participatory pedagogy encouraged opinion expression, respectful disagreement, digital information verification, and civic responsibility. The study concludes that Civic Education bridges civic knowledge and democratic practice, supporting politically literate and responsible young citizens. Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Kewarganegaraan dalam memperkuat partisipasi politik siswa di SMA Muhammadiyah 1 Taman Sidoarjo, Indonesia, dari perspektif demokrasi berkelanjutan. Dengan desain studi kasus deskriptif kualitatif, penelitian ini melibatkan 20 informan: dua guru Pendidikan Kewarganegaraan dan 18 siswa kelas X, XI, dan XII. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara semi-terstruktur, dan analisis dokumen, lalu dianalisis melalui kondensasi data, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Temuan menunjukkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan memperluas pemahaman demokrasi siswa dari sekadar pemungutan suara menuju deliberasi, toleransi, tanggung jawab, keadilan, dan akuntabilitas. Pedagogi partisipatif mendorong penyampaian pendapat, perbedaan pendapat secara santun, verifikasi informasi digital, dan tanggung jawab kewargaan. Penelitian menyimpulkan bahwa Pendidikan Kewarganegaraan menjembatani pengetahuan kewargaan dan praktik demokrasi untuk membentuk warga muda yang literat politik dan bertanggung jawab.