Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Indeks Keluarga Sehat Wilayah Pengalaman Belajar Lapangan Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar Lilis Widiastuty; Ranti Ekasari
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 2 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Health is an investment in the economic development of a nation and as the efforts to reduce poverty. Indonesia's health development efforts are carried out by all components of the nation with the aim of fostering awareness, desire and ability to live a healthy life for everyone, in order to realize the highest degree of health. To achieve the development priorities in the health sector for 2015-2019, the Healthy Indonesia Program will be implemented by empowering all potentials and assets owned by the Indonesian nation, both from the central, provincial, district/city governments, and the community. Health development efforts begin with the smallest unit, namely the family. This study aimed to determine the achievement of the healthy family index in the Learning Experience area of the Public Health Study Program at UIN Alauddin Makassar. This research was an observational study with descriptive analysis. The research population was all families who live in Limapoccoe Village, Cenrana District, Maros Regency. The samples were 232 households in Mappasaile hamlet and 118 in Kaluku hamlet. The results showed that the healthy family index in Mappasaile Hamlet was 0.219 (unhealthy family) and Kaluku Hamlet was 0.169 (unhealthy family), thus the healthy family index in Limapoccoe Village was 0.202 (unhealthy family). The government is suggested to make policies for supporting the implementation of the 12 indicators of healthy families such as recipients of cash assistance not having family members who smoke, and more intensive officers going into the field to educate the public to implement the 12 indicators of healthy families. Keywords: healthy family index, health, learning service area
Kepemilikan Jamban di Dusun Tandotana Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar Zilfadhilah Arranury; Lilis Widiastuty; Ranti Ekasari; Abd. Rahman R.
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 8 No 3 (2022): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Derajat Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang sehat dian-taranya kepemilikan jamban keluarga. Jamban sebagai tempat untuk membuang tinja atau kotoran manusia sehingga tidak menjadi penyebab penularan penyakit dan mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tingkat pendapatan dan ketersediaan air bersih dengan kepemilikan jamban di Dusun Tandotana Desa Laguruda Kecamatan Sanrobone Kabupaten Takalar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 103 KK dan sampel dalam penelitian ini sebanyak 86 KK yang ditarik dengan menggunakan accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara tingkat pendapatan (P=0,629) dan ketersediaan air bersih (P=0,241) dengan kepemilikan jamban. Di-harapkan pemerintah setempat untuk memberikan perhatian dan dukungan kepada masyarakat da-lam mewujudkan lingkungan yang sehat. Keywords: Jamban, tingkat pendapatan, ketersediaan air bersih
Studi Korelasi Tingkat Stres Kerja pada Pegawai di Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 emmi Bujawati; Lilis Widyastuti; Ranti Ekasari; Tri Addya Karini; Nurul A Fajriani; Rosmilasari Rosmilasari; Windasari Putri; Andi A. Muslim
Jurnal Sains & Kesehatan Vol 2 No 1 (2023): Jurnal Sains dan Kesehatan
Publisher : Politeknik Baubau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.06 KB) | DOI: 10.57151/jsika.v2i1.73

Abstract

Stress  is  a  negative  reaction  experienced  by  workers  due  to excessive   work   at   work.   This   study   aims   to   determine   the correlation of gender, level of education and years of service with the level of work stress on employees at the Makassar Class 1 Port Health office. The population and sample of this study were all employees at the Makassar Class 1 Port Health Office totaling 30 people. The stress measuring tool used is the Stress Diagnosis Survey (SDS) observation sheet. The results showed that there was a correlation between gender (P= 0.00 and R= 0.8) working period (P=0.00,  R=0.7) and  work  stress  and  there  was no  correlation between education level (P=0.38 and R= 0.2) and stress. work. Therefore, it is necessary to have regulations related to work rotation or adjustment of workload to the level of ability possessed by employees and to create a conducive work environment
Clean and healthy living behavior (PHBS) education in school through Snakes and Ladders game Syahrul Basri; Muhammad Saleh Jastam; Munawir Amansyah; Habibi; Lilis Widiastuty; Muhammad Kahfi; Ranti Ekasari
Transformasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 19 No. 2 (2023): Transformasi Desember
Publisher : LP2M Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/transformasi.v19i2.8505

Abstract

[Bahasa]: Pemahaman konsep Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang mendalam membutuhkan pendekatan yang kreatif dan interaktif. Salah satu pendekatan pengenalan PHBS adalah melalui media ular tangga yang menyediakan pembelajaran dengan konteks yang menyenangkan melalui aktivitas bermain sambil belajar. Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar mengenai PHBS sekolah serta pentingnya mengaplikasikan PHBS melalui media permainan. Pengabdian ini menggunakan metode ABCD (Asset Based Community Development) dengan tahapan: identifikasi masalah, penentuan prioritas masalah, pemetaan asset, penentuan kegiatan, pembuatan instrumen dan media, pemberian pre-tes, bermain ular tangga, pemberian post-tes, dan evaluasi program. Sasaran dari kegiatan ini adalah siswa sekolah dasar yang berperan sebagai pemain dan penonton permainan dengan media ular tangga. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Sekolah Dasar Kanreapia, Desa Kanreapia, Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa pada uji paired t-test diperoleh nilai p sebesar 0.001 yang berarti bahwa program pengabdian yang telah dilakukan efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai PHBS. Hasil pre-tes dan post-tes juga menunjukkan bahwa edukasi PHBS dapat meningkatkan pengetahuan peserta terhadap PHBS dengan rata-rata responden yang menjawab benar yaitu dari 16,25 menjadi 19,04. Pihak sekolah diharapkan mengadopsi media ular tangga sebagai media yang menyenangkan dalam memperkenalkan PHBS kepada anak sekolah sehingga memberikan bekal pengetahuan tentang hidup bersih sejak dini. Kata Kunci: Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), ular tangga, anak-anak [English]: A profound understanding of the concept of Clean and Healthy Lifestyle (PHBS) requires a creative and interactive approach. One approach to the introduction of PHBS is through snakes and ladders media that provides learning opportunities for students through play activities. This community service aims to increase elementary school children's knowledge about school PHBS and the importance of applying PHBS through game media. The method used is ABCD (Asset Based Community Development) with stages including problem identification, problem prioritization, asset mapping, determining activities, making instruments and media, giving pre-tests, playing snakes and ladders, giving post-tests, and program evaluation. The participants of this program were elementary school students who played the role of players and spectators of the game with snakes and ladders media. This community service activity was carried out at Kanreapia Elementary School, Kanreapia Village, Tombolo Pao District, Gowa Regency. The results of this community service show that the paired t-test obtained a p-value of 0.001, which means that the program is effective in increasing students' knowledge about PHBS. The results of the pre-test and post-test also show that PHBS education can enhance participants' knowledge of PHBS, with the average respondent who answered correctly ranging from 16.25 to 19.04. Schools are expected to adopt Snakes and Ladders media as fun media in introducing PHBS to school children to provide knowledge about clean and healthy living from an early age. Keywords: clean and healthy living behavior, Snakes and Ladders, children
Ular Tangga Safety: Edukasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) pada Siswa Sekolah Dasar Fatmawaty Mallapiang; Hasbi Ibrahim; Lilis Widiastuty; Ria Anggraini; Muh. Kahfi; Ranti Ekasari
ABDI: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 7 No 2 (2025): Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/abdi.v7i2.1185

Abstract

Edukasi safety merupakan aspek penting dalam pembentukan perilaku anak yang aman Media permainan seperti ular tangga merupakan salah satu metode pembelajaran yang interaktif dan menarik. Tujuan kegiatan ini yaitu untuk meningkatkan pengetahuan anak sekolah dasar mengenai upaya safety di sekolah. Pengabdian ini menggunakan model ABCD (Asset Based Community Development) dimana objek atau masyarakat ikut terlibat dalam pelaksanaan pengabdian dengan memanfaatkan potensi yang ada. Waktu pelaksanaanya pada hari Kamis, 22 Agustus 2024 bertempat di SD Inpres Pattallassang, Kecamatan Patalassang, Kabupaten Gowa. Total siswa (i) yang mengikuti pengabdian adalah 50 siswa. Adapun analisis data yang dilakukan untuk melihat peningkatan pengetahuan siswa adalah dengan uji t berpasangan. Terdapat peningkatan pengetahuan yang signifikan setelah pengabdian dengan media ular tangga dilakukan (p-value=0.050). Disarankan kepada pihak sekolah agar menjadikan permainan ular tangga safety ini menjadi media sosialisasi berkelanjutan karena media ular tangga (dadu, kartu, hingga cetak ular tangga jumbo) telah diberikan kepada pihak sekolah. Guru dapat menjadikan media ini salah satu solusi permainan yang dapat dimainkan siswa (i) di waktu-waktu tertentu.