Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Hubungan BBLR, Kebiasaan Merokok Keluarga, dan Status Gizi dengan Riwayat ISPA Bayi di Kelurahan Ballaparang Syahrir, Sukfitrianty; Ibrahim, Irviani Anwar; Syarfaini, Syarfaini; Kurniati, Yessy; Halimatussa’diyyah, Halimatussa’diyyah
AL-GHIDZA Volume 1, Nomor 1, 2021
Publisher : Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v1i1.19080

Abstract

Penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) merupakan penyakit saluran pernafasan yang sering di temui pada bayi. Kematian akibat penyakit ISPA balita mencapai sekitar 12,4 juta pada balita golongan umur 0-1 tahun dan sebanyak 80,3% kematian ini terjadi di negara-negara berkembang dan prevalensi ISPA balita di Indonesia  sebesar 7,8%. Penelitian bertujuan untuk mengetahui hubungan berat badan lahir, kebiasaan merokok keluarga, dan status gizi dengan riwayat ISPA bayi di Kelurahan Ballaparang Kota Makassar. Jenis penelitian kuantitatif dengan pendekatan analitik observasional, desain study cross sectional. Populasi penelitian seluruh bayi yang ada di Kelurahan Ballaparang dengan jumlah sampel 66 responden/bayi. Teknik sampling Accidental sampling. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara berat badan lahir dengan riwayat ISPA bayi dengan nilai p=0,008, ada hubungan antara kebiasaan merokok keluarga dengan riwayat ISPA bayi dengan nilai p=0,017, dan tidak ada hubungan antara status gizi (BB/U) dengan riwayat ISPA bayi dengan nilai p=0,512. Bagi petugas kesehatan lebih meningkatkan program dalam bidang penyuluhan dan diberikan edukasi mengenai cara agar dapat mencegah terjadinya ISPA pada bayi, serta orang tua diberikan pemahaman tentang memenuhi asupan gizi yang baik, mencegah terjadinya BBLR dan menghindari paparan asap rokok.   
Hubungan Tipe Pola Asuh dan Perilaku Makan dengan Status Gizi Anak Disabilitas Di SLB Negeri 1 Makassar Tahun 2020 Syarfaini, Syarfaini; Syahrir, Sukfitrianty; Jayadi, Yusma Indah; Musfirah, Andi Ainun
AL-GHIDZA Volume 1, Nomor 1, 2021
Publisher : Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v1i1.19081

Abstract

Anak disabilitas merupakan anak yang mengalami kelainan atau keterbatasan baik secara fisik, mental, maupun sosial. Di dunia terdapat lebih dari 1 miliar orang dari 7 miliar penduduk mengalami keterbatasan fisik dan 80% penyandang disabilitas tinggal di negara berkembang diantaranya lebih dari 100 juta anak-anak yang menyandang disabilitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan tipe pola asuh dan perilaku makan dengan status gizi anak disabilitas di SLB Negeri 1 Makassar tahun 2020. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitatif observasional dengan pendekatan analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa di SLB Negeri 1 Makassar pada tingkat SDLB dengan jumlah sampel sebanyak 96 orang. Teknik sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tidak terdapat hubungan antara tipe pola asuh dengan status gizi anak disabilitas dengan nilai p = 0,649 > 0,05 dan terdapat hubungan antara perilaku makan dengan status gizi anak disabilitas dengan nilai p = 0,004 < 0,05. Dalam mengatasi masalah gizi pada anak disabilitas, diharapkan orang tua lebih memperhatikan akan kebutuhan gizi anak disabilitas dan dapat menerapkan pola asuh yang sesuai dengan kondisi anak sehingga pertumbuhan dan perkembangan anak dapat lebih optimal.Bagian Gizi Kesehatan Masyarakat, UIN Alauddin Makassar 
Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Hyperemesis Gravidarum Pada Ibu Hamil Di RSUD Syekh Yusuf Tahun 2019 Ibrahim, Irviani Anwar; Syahrir, Sukfitrianty; Anggriati, Titi
AL-GHIDZA Volume 1, Nomor 2, 2021
Publisher : Al GIZZAI: PUBLIC HEALTH NUTRITION JOURNAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/algizzai.v1i2.21779

Abstract

Hyperemesis Gravidarum didefinisikan mual muntah yang berlebihan pada ibu hamil dengan frekuensi >10 kali sehari, sehingga menimbulkan gangguan aktifitas sehari-hari dan bahkan dapat membahayakan hidup ibu hamil dan jika tidak ditangani bahkan bisa menyebabkan kematian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan hyperemesis gravidarum pada ibu hamil di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu hamil trimester I dan II yang berkunjung di Poli KIA di RSUD Syekh Yusuf periode Januari-Februari tahun 2020. Jumlah sampel sebanyak 99 orang dengan teknik pengambilan sampel menggunakan random sampling. Instrumen penelitian adalah kuesioner dan Food Frequency Questionnaire (FFQ). Data dinalisis menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian didapatkan, bahwa terdapat hubungan antara pengetahuan ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019 dengan X2 65.663 dan p-value 0.000, terdapat hubungan antara sikap ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019 dengan X2 67.210 dan p-value 0.000, terdapat hubungan antara dukungan suami ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019 dengan X2 62.561 dan p-value 0.000, terdapat hubungan antara paritas ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019 dengan X2 14.588 dan p-value 0.000 dan terdapat hubungan antara pola makan ibu hamil dengan hyperemesis gravidarum di RSUD Syekh Yusuf tahun 2019 dengan X2 87.332 dan p-value 0.000.
Analisis Pelaksanaan Pencegahan Dan Pengendalian Infeksi Nosokomial Di ICU RSUD Labuang Baji Makassar Sukfitrianty Syahrir; Fitrahmadani Tirmanidhana; Sitti Raodhah; Emmi Bujawati
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 4 No 2 (2018): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.632 KB)

Abstract

Infeksi nosokomial atau yang disebut juga Hospital Acquired Infection (HAI) adalah infeksi yang didapat di rumah sakit atau difasilitas kesehatan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pencegahan dan pengendalian Infeksi Nosokomial di Intensive Care Unit RSUD Labuang Baji Makassar tahun 2016. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif dengan metode penentuan informan menggunakan purposive selected, serta Informan dalam penelitian ini terdiri dari 7 informan. Hasil penelitian diketahui bahwa pelaksanaan kewaspadaan universal dilakukan dengan mencuci tangan handwash dan handrub. Penggunaan Alat Pelindung Diri digunakan berdasarkan indikasi masing-masing. Pengelolaan alat kesehatan dilakukan di CSSD (Central Steril Supply Departement). Pengolahan limbah dipisahkan berdasarkan jenisnya dan dilakukan penampungan sementara. Airborn precaution penempatan pasien diletakkan di RPK (Ruang Perawatan Khusus) dan menggunakan masker khusus (N95). Droplet precaution pasien dapat ditempatkan di RPK, ruang isolasi ICU ataupun di tempat tidur biasa. Contact precaution pasien ditempatkan di tempat tidur pasien biasa. Kesimpulan penelitian yakni pelaksanaan pencegahan dan pengendalian infeksi nosokomial di ICU RSUD Labuang Baji Makassar Tahun 2016 dilaksanakan berdasarkan kewaspadaan universal dan kewaspadaan berdasarkan transmisi. Kata Kunci : Infeksi Nosokomial, Pencegahan Dan Pengendalian
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kepemilikan Jamban Keluarga di Wilayah Kerja Puskesmas Pertiwi Kota Makassar Sukfitrianty Syahrir; Muharti Syamsul; Aswadi Aswadi; Surahmawati Surahmawati; Syahratul Aeni
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 5 No 1 (2019): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1411.612 KB)

Abstract

Jamban keluarga merupakan suatu bangunan yang digunakan untuk membuang dan mengumpulkan kotoran atau najis manusia yang lazim disebut kakus/WC sehingga kotoran tersebut tersimpan dalam suatu tempat tertentu dan tidak menjadi penyebab atau penyebar penyakit dan mengotori lingkungan pemukiman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kepemilikan jamban keluarga diwilayah kerja puskesmas Pertiwi Kelurahan Mariso Kota Makassar.Jenis penelitian dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah sebanyak 103. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 50 orang yang ditarik dengan cara simple random samplingHasil penelitian ini didapatkan tidak ada hubungan antara pendidikan dan penyediaan air bersih dengan kepemilikan jamban keluarga dengan nilai X2 = 1,000 > 0,05 dan ada hubungan antara pendapatan dengan kepemilikan jamban keluarga dengan nilai X2 = 0,025 < 0,05 diwilayah kerja puskesmas Pertiwi Kelurahan Mariso Kota Makassar. Diharapkan kepada pihak terkait untuk membantu masyarakat dalam meningkakan kesehatan Kata kunci : Tingkat pendidikan,pendapatan,ketersedian air bersih, jamban
Sumber dan Kondisi Fisik Air Bersih dengan Kejadian Diare di wilayah Kerja Puskesmas X Kabupaten Pinrang Lilis Widiastuty; Ranti Ekasari; Sukfitrianty Syahrir; Yudi Adnan
HIGIENE: Jurnal Kesehatan Lingkungan Vol 6 No 3 (2020): Kesehatan Lingkungan
Publisher : Public Health Department, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.973 KB)

Abstract

Diarrheal disease is a major public health problem, especially in Indonesia. There are several factors related to the incidence of diarrhea, which are an inadequate supply of clean water, water contaminated by feces, lack of sanitary facilities, unhygienic disposal of feces, personal hygiene and poor environment, and improper food preparation and storage. The purpose of this study was to determine the relationship between sources and physical conditions of clean water with the incidence of diarrhea in Puskesmas X, Pinrang Regency. This research was an analytic observational study with a Cross-Sectional Study approach. The sample were 133 households carried out by a simple random sampling technique. Data were collected by interviews and observations. The results showed that there was no relationship between clean water sources (p = 0.882) and physical conditions (p = 0.980) and the incidence of diarrhea in Puskesmas X. The community needs to pay attention to spacing, improve the condition of facilities and place dug wells that meet the requirements and provide counseling on the importance of maintaining the quality of clean water sources.Key Words: Clean Water Source, Physical Condition of Water, Diarrhea
The social factors of low birth weight in working area of sudiang health center makassar, 2019 Samsinar Samsinar; Nurdiyanah Syarifuddin; Sukfitrianty Syahrir
CORE JOURNAL Volume 1, Issue 1, Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/corejournal.v1i1.18359

Abstract

The cases of low birth weight are closely related to the problems of growth and development in infants. There are several factors that contribute to low birth weight. This study aimed to determine the social factors of low birth weight in working area of Sudiang Health Center, Biringkanaya, Makassar in 2019. This was observational study with case control design. The comparison of case and control was 1:1. About 28 cases were selected with purposive sampling technique. Data were analysed with chi square test and odds ratio calculation. The results showed that social demographic factors such as knowledge (OR=4.50), attitudes (OR=1.56), behaviours (OR=6.60), health status (OR=2.06), and family support (OR=2.81) influenced the low birth weight in infants. Activities pattern (OR=0.51) and cultures (OR=0.39) identified as protective determinants of low birth weight. The awareness of the society on the importance of health and the risk of low birth weight was needed to be increased by education given by the health officers by using a number of different methods.
Is there a relationship between intrapersonal, personal hygiene, and physical environment with incidence of scabies? Iin Indah sari; Emmi Bujawati; Sukfitrianty Syahrir; Nildawati Amir; Munawir Amansyah
CORE JOURNAL Volume 1, Issue 1, Desember 2020
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/corejournal.v1i1.18362

Abstract

Scabies is one of the most common dermatological problems and affects about 200 million people each year around the world (WHO, 2019). This study aims to see the relationship between intrapersonal, personal hygiene and the physical environment on the incidence of scabies at the Sultan Hasanuddin Islamic Boarding School. This is a quantitative research with an observational analytic approach with a case control design. The sampling technique used was exhaustive sampling (80 students). Chi-Square test results for the interpersonal contact variable was that there was a relationship between changing prayer equipment (p value = 0.000) and the incidence of scabies, th¬ere was no relationship between changing toiletries (p value = 0.115), sleeping huddled (p value = 0.769) to the scabies¬¬¬¬¬¬. For the personal hygiene variables, there was no relationship between bathing habits and the incidence of scabies and there was a relationship between nail cutting habits (p value = 0.004) and changing underwear (p value = 0.000). For the physical environment variables, there was a relationship between lighting (p value = 0.005) humidity (p value = 0.002) on the incidence of scabies and there was no relationship between the physical quality of water and the scabies. It is hoped that there will be efforts to improve the personal hygiene, intrapersonal and sanitation behavior of each student. The results suggest that there is a need for policies in the form of sanctions or rewards for students who can practice intrapersonal, personal hygiene and good environment
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (Phbs) Pada Siswa-Siswi SDK Rita Pada Kecamatan Kota Komba Kabupaten Manggarai Timur Propinsi Nusa Tenggara Timur Aswadi Aswadi; Sukfitrianty Syahrir; Virgilius Delastara; Surahmawati Surahmawati
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 9, Nomor 2, Tahun 2017
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (577.662 KB) | DOI: 10.24252/as.v9i2.3775

Abstract

Munculnya berbagai penyakit yang sering menyerang anak usia sekolah (usia 6-10) ternyata umumnya berkaitannya dengan PHBS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa-siswi SDK Ritapada kecamatan kota komba kabupaten manggarai timur. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kualitatif yang sifatnya mengeksplorasi informan sehubungan dengan perilaku  dalam bentuk pengetahuan, sikap dan tindakan perilaku hidup bersih dan sehat. Hasil penelitian menunjukan bahwa pengetahuan informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada cukup, sikap informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada positif dan tindakan informan terhadap PHBS  pada siswa-siswi SDK ritapada menunjukan tindakan positif. Dalam penelitian ini disarankan kepada pihak sekolah untuk dapat memberikan pendidikan kesehatan sekolah dengan tujuan untuk meningkatkan sikap dan perilaku peserta didik yang positif dan perlunya peningkatan kepedulian petugas  kesehatan memberikan penyuluhan tentang perilaku hidup bersih dan sehat disekolah. 
Analisis Determinan Kejadian Growth Failure (Stunting) Pada Anak Balita Usia 12-36 Bulan di Wilayah Pegunungan Desa Bontongan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang Irviani Anwar Ibrahim; Emmi Bujawati; Sukfitrianty Syahrir; Andi Syamsiah Adha; Mujahida Mujahida
Al-Sihah : The Public Health Science Journal Volume 11, Nomor 1, January-June 2019
Publisher : Program Studi Kesehatan Masyarakat UIN Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (737.497 KB) | DOI: 10.24252/as.v11i1.9418

Abstract

Stunting merupakan status gizi kurang yang bersifat kronik pada masa pertumbuhan dan perkembangan sejak awal kehidupan.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan kejadian growth failure (stunting) pada anak balita usia 12-36 bulan di Wilayah Pegunungan Desa Bontongan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang.Metode penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain Cross Sectional Study.Populasi seluruh anak balita usia 12-36 bulan di Desa Bontongan Kecamatan Baraka Kabupaten Enrekang sebanyak 80 orang dengan pengambilan sampel secara Total Sampling diperoleh dari jumlah populasi. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara univariat, dan bivariat.Hasil analisa data, menunjukkan bahwa status gizi anak balita berdasarkan TB/U yang mengalami stunting (33.7%) dan normal (66.3%). Berdasarkan hasil analisis bivariat, didapatkan nilai p>(α=0.05) pada jumlah anggota keluarga, jenis kelamin, panjang badan lahir, berat badan lahir, pemberian ASI Eksklusif, pemberian ASI sampai dua tahun, praktek pemberian makan dan status imunisasi sedangkan tinggi badan orang tua diperoleh nilai p<(α=0.05). Faktor determinan yang berhubungan dengan kejadian stunting adalah tinggi badan orang tua. Jadi disarankan agar dilakukan penelitian lanjutan dengan variabel yang tidak termasuk dalam penelitian ini, seperti asupan makanan, penyakit infeksi dan lain-lain sehingga mampu mengetahui lebih luas faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian stunting.
Co-Authors A. Syamsiah Adha Abd. Majid HR.Lagu Abdul Majid HR. Lagu, Abdul Majid HR. Achmad, Pratiwi Maharani Adha, A. Syamsiah Adha, Andi Syamsiah Afifah Zafira Amelia, Fitria Andi Syamsiah Adha Andi Syamsiah Adha Anggriati, Titi Ariyani, Farah Arranury, Zil Fadhilah Aslina Asis Astuti Nur Aswadi Aswadi Aswadi Aswadi Aswadi Aswadi Aswadi Aswady Ayudia, Imel Baharuddin, Nur Afifah Berlian Berlian Dhea Adhelia Dian Ihwana Ansyar Dian Rezki Wijaya Dwi Santy Damayati Dwi Santy Damayati Emmi Bujawati Emmi Bujawati Ernawati Farah Jilan Nasywa Fatmawaty Mallapiang Fitrahmadani Tirmanidhana Halimatussa’diyyah, Halimatussa’diyyah Hardiani . Harun, Iriyani Hasbi Ibrahim, Hasbi Humairah, Aqiilah Tun Hurul Aini Ibrahim, Irviani Ichsanul Ahkam Iin Indah sari Irviani Anwar Ibrahim Jayadi, Yusma Indah Jusriani, Rini Karini, Tri Addya Kurniati, Yessy Lestari , Nur Khafifa Lilis Widiastuty Mardiah, Amaliya Miftahul Jannah Mubarak Mubarak Mujahida Mujahida Munawir Amansyah Musfirah, Andi Ainun Nildawati Amir Nildawati, Nildawati Nur, Sahra Awaliya Nurdiyanah Syarifuddin Nurfatmi, Rezki Nuriyah, Inwanatun Nurul Nurul Paramita, Irma Susan Putri, Herlin Sagitha Raden Mohamad Herdian Bhakti Rahman, Nur Fadhilah Rajab, Hamdana Ranti Ekasari Rezki Nurfatmi Rezki, Siti Sri Roza Qoni Hadza Sadarang, Rimawati Aulia Insani Samsinar Samsinar Sardi, Dira Mutiara Sitti Fatimah Meylandri Arsad Sitti Raodhah Suardi Suardi Surahmawati Surahmawati Surahmawati Surahmawati Suyuti, Syarfaini Syahratul Aeni Syamsul Alam Syamsul Alam, Syamsul Syamsul, Muharti Syarfaini Syarfaini, Syarfaini Syarif, Alwiyah Nur Virgilius Delastara W, Siti Sri Rezki Warda Warda Yessy Kurniati Yudi Adnan Yudi Adnan Yusma Indah Jayadi Zainuddin Zainuddin Zulfitrawati, Zulfitrawati