Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Formulation And Physical Quality Test Of Lip Balm Rosella Flower Extract (Hibiscus Sabdariffa L.) As A Lip Moisturizer And Natural Color Lailiyah, Munifatul; Sony Andika Saputra; Erfan Tri Prasongko; Ida Kristianingsih
Jurnal EduHealth Vol. 15 No. 02 (2024): Jurnal eduHealt, Edition April - June , 2024
Publisher : Sean Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Lip balm, also known as lip balm, functions to moisturize the lips so they don't get dry and chapped by sunlight, pollution, temperature, and weather. One natural ingredient that functions as a lip moisturizer is the rosella flower (Hibiscus sabdariffa L.), which has many cosmetic benefits such as vitamin C, antioxidants, and anthocyanins, which can moisturize the lips and give them a natural color. Objective: This research is to determine how the concentration of rosella flower extract (Hibiscus sabdariffa L.) impacts the physical quality test and moisture test of rosella flower extract lip balm preparations with concentrations of 0%, 6%, 8%, and 10%. Results: Physical quality tests showed that the formulation was stable. The results of organoleptic, homogeneity, pH, irritation, stability, and moisture tests did not show significant differences in varying extract concentrations. In the moisture test, the percentage of moisture test for formulation 0 was 15.5%, formulation I was 22.4%, formulation II was 28.7%, and formulation III was 35.4%. Conclusion: The results of the physical quality test were not influenced by differences in the concentration of rosella flowers in each formulation. Formulation III has a concentration of 35.4%, which is the most moist.
Uji Aktifitas Antioksidan, flavonoid Total dan Formulasi Sediaan Krim Ekstrak Bangle (Zingiber cassumunar) Lailiyah, Munifatul; Andika Saputra, Sony; Aryantini, Dyah
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 4, No 3 (2024): September-Desember 2024
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v4i3.28181

Abstract

Bangle rhizome (Zingiber cassumunar) is a plant with essential oil, flavonoid, and curcumin content which is efficacious as a traditional medicine and has antioxidant activity. The purpose of this study was to determine the antioxidant activity and test the total flavonoid content contained in the rhizome extract (Zingiber cassumunar) using UV-Vis spectrophotometry. Then a cream preparation was made and tested for physical quality including, organoleptic, homogeneity, pH, adhesive power, and spreadability. The extraction method uses the maceration method of bangle rhizomes (Zingiber cassumunar) using an alcohol solvent until a thick extract is obtained, then a quantitative test is carried out for the content of total flavonoid compounds in the form of determining total flavonoid levels and free radical scavenging activity using the DPPH method. The results showed that the bangle rhizome extract (Zingiber cassumunar) had a yield value of 26.25%. The extract of bangle rhizome (Zingiber cassumunar) has a total flavonoid value of 86.7±0.4 mg QE/g extract, which means it contains high flavonoid compounds and has an IC50 value of 48.29±7.9 (µg/mL) with a powerful category. The physical quality test of the three formulations meets the criteria for physical quality test requirements. The total flavonoid compound content value in the 96% ethanol extract of bangle rhizome (Zingiber cassumunar) is 86.7 mg QE / g extract which means it contains high flavonoid compounds. The IC50 value of the 96% ethanol extract of bangle rhizome (Zingiber cassumunar) is 48.29µg/mL which means it has extreme free radical scavenging activity. Formulations, 1, 2, and 3 meet the physical quality test.
Efektivitas Serum Anti Acne dari Limbah Kulit Durian (Durio Zibethinus Murr.) dengan Pengujian Berbagai Bakteri Saputra, Sony Andika; Lailiyah, Munifatul; Mu'arofah, Binti
Indonesian Journal of Pharmaceutical Education Vol 4, No 3 (2024): September-Desember 2024
Publisher : Jurusan Farmasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37311/ijpe.v4i3.28254

Abstract

Durian skin waste contains flavonoid compounds, triterpenoid tannins and alkaloids which have anti-bacterial activity that causes acne. This research aims to determine the characteristics of the anti-acne serum preparation formula from durian (Durio Zibethinus Murr) skin waste, the anti-bacterial activity and the stability of the preparation. The research method was preceded by making simplicia powder for the inner skin, which was then extracted using the maceration method with 96% ethanol solvent. The extract obtained was used as a preparation formula with concentrations of 5, 10 and 15%. The serum preparations obtained were evaluated for physical quality, tested for antibacterial activity and product stability during storage as well as freeze and thaw tests. The organoleptic results showed that the higher the concentration of the extract in the brown preparation, the homogeneity test showed that the serum was homogeneous. The pH test before and freeze and thaw test was found to be 5.45-5.87 and the pH was 5.20-5.74. The spreadability test before and after the freeze and thaw test was 8.15-8.88 cm and 7.78-8.4 cm. The anti-bacterial test showed that at a concentration of 15% in the serum preparation formulation the results were the same as the positive control with the MIC (MIC) value. Minimum Barrier) with P.acne, Staphylococcus aureus, Pseudomonas bacteria with barrier values of 18 mm, 18 and 15 mm. Based on the research results, it can be concluded that the durian skin extract serum preparation has good quality characteristics and has activity against acne-causing bacteria.
Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Lotion Ekstrak Daun Pandan (Pandanus amaryllifolius) sebagai Repelen terhadap Nyamuk Aedes aegypti Lailiyah, Munifatul; Setyowati, Ajeng
Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas Vol. 1 No. (1) (2023): Jurnal Farmasi Ma Chung: Sains, Teknologi, dan Klinis Komunitas
Publisher : Program Studi Farmasi, Universitas Ma Chung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33479/jfmc.v1i(1).5

Abstract

Lotion merupakan sediaan yang berbentuk emulsi cair terdiri dari fase dua fase yaitu fase minyak dan fase air yang distabilkan oleh emulgator, yang mengandung satu atau lebih bahan aktif di dalamnya. Lotion sebagai repelen yang beredar di masyarakat merupakan sintetis dari bahan kimia dan mengandung Diethyltoluamide (DEET). Oleh karena itu perlu di cari alternatif lain yang memiliki kandungan lebih aman di gunakan dan efek samping lebih sedikit namun memiliki efektivitas yang sama dengan DEET. Tanaman yang memiliki efek repelen salah satunya ialah tanaman daun pandan (Pandanus amaryllifolius). Daun pandan di ekstraksi menggunakan pelarut etanol 96% dengan metode maserasi, ekstrak yang didapat dibuat sediaan lotion dengan variasi konsentrasi yang berbeda yaitu 10 %, 20 %, 30 %. Sediaan lotion yang sudah dibuat dilakukan pengujian karakteristik meliputi organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, stabilitas dan efektivitas repelen. Hasil penelitian menunjukan bahwa lotion ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius). memenuhi parameter pengujin mutu fisik yaitu organoleptis, homogenitas, daya sebar, stabilitas dan uji efektivitas formulasi I sebesar 65,61%, formulasi II sebesar 88,33%, formulasi III sebesar 95,86%. Kesimpulan dari penelitian ini bahwa lotion ekstrak daun pandan (Pandanus amaryllifolius) stabil selama penyimpanan dan pada formulasi III 30% efektif digunakan sebagai repelen dikarenakan memiliki daya tolak lebih dari 90% dengan hasil nilai sebesar 95,86%.
Characterization of Extract, Formulation and Evaluation of Hand Sanitizer from Red Betel Leaf Extract (Piper crocatum L.) Aryantini, Dyah; Muslich, Faisal; Hardini, Pri; Sariwati, Atmira; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita; Hesturini, Rosa
Jurnal Sintesis: Penelitian Sains, Terapan dan Analisisnya Vol 6 No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Fakultas Sains, Teknologi, dan Analsisi Institut ilmu Kesehatan Bhakti Wiyata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56399/jst.v6i1.284

Abstract

UJI AKTIVITAS GEL MOISTURIZER ANTI-AGING TOMAT (Solanum lycopersicum L.)DAN BUNGA MAWAR MERAH (Rosa x damascena Herrm.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kristianingsih, Ida; Susanti, Tonia Dwi; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12, No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.938

Abstract

Penuaan dini terjadi akibat radiasi sinar matahari ditandai dengan kulit kering, tidak elastis, kulit tipis, kematian sel kulit, dan keriput yang disebabkan karena pecahnya kolagen dan sintesa kolagen yang rusak. Salah satu sediaan semisolid yang digunakan untuk kosmetik yaitu gel. Gel merupakan sediaan yang mampu menciptakan kondisi lembab sehingga pada saat dioleskan akan timbul rasa dingin yang dapat melembabkan kulit sehingga kulit tidak kering. Tomat dan bunga mawar merah dapat menangkal radikal bebas karena tomat mengandung senyawa antioksidan tinggi yang berpotensi sebagai anti-aging pada kulit. Metode penyarian buah tomat dan bunga mawar merah dengan cara ekstraksi maserasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dan bunga mawar merah (Rosa x damascena Herrm.) dengan menggunakan metode DPPH. Sediaan dibuat dengan tiga formulasi dan disetiap formulasi menggunakan konsentrasi zat aktif 7% dengan perbedaan konsentrasi perbandinggan geeling agent, F1 menggunakan karbopol 0,5% dan HPMC 0,5%, F2 menggunakan HMPC 1%, dan F2 menggunakan 1%. Hasil evaluasi uji karakteristik sediaan didapatkan hasil bahwa perbedaan konsentrasi gelling agent antara karbopol dan HPMC dapat mempengaruhi karakteristik sediaan gel dan hasil evaluasi uji antioksidan dianalisa menggunkan software SPSS sengan tingkat kepercayaan 0,05. Berdasarkan pengujian aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 memiliki aktivitas mampu menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil yang diperoleh F1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ 43,353 ± 0,07 ppm.
UJI AKTIVITAS GEL MOISTURIZER ANTI-AGING TOMAT (Solanum lycopersicum L.)DAN BUNGA MAWAR MERAH (Rosa x damascena Herrm.) SEBAGAI ANTIOKSIDAN Kristianingsih, Ida; Susanti, Tonia Dwi; Lailiyah, Munifatul; Sari, Fita
Jurnal Wiyata Penelitian Sains dan Kesehatan Vol 12 No 1 (2025)
Publisher : LP2M IIK (Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Institut Ilmu Kesehatan) Bhakti Wiy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56710/wiyata.v12i1.938

Abstract

Penuaan dini terjadi akibat radiasi sinar matahari ditandai dengan kulit kering, tidak elastis, kulit tipis, kematian sel kulit, dan keriput yang disebabkan karena pecahnya kolagen dan sintesa kolagen yang rusak. Salah satu sediaan semisolid yang digunakan untuk kosmetik yaitu gel. Gel merupakan sediaan yang mampu menciptakan kondisi lembab sehingga pada saat dioleskan akan timbul rasa dingin yang dapat melembabkan kulit sehingga kulit tidak kering. Tomat dan bunga mawar merah dapat menangkal radikal bebas karena tomat mengandung senyawa antioksidan tinggi yang berpotensi sebagai anti-aging pada kulit. Metode penyarian buah tomat dan bunga mawar merah dengan cara ekstraksi maserasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan aktivitas antioksidan buah tomat (Solanum lycopersicum L.) dan bunga mawar merah (Rosa x damascena Herrm.) dengan menggunakan metode DPPH. Sediaan dibuat dengan tiga formulasi dan disetiap formulasi menggunakan konsentrasi zat aktif 7% dengan perbedaan konsentrasi perbandinggan geeling agent, F1 menggunakan karbopol 0,5% dan HPMC 0,5%, F2 menggunakan HMPC 1%, dan F2 menggunakan 1%. Hasil evaluasi uji karakteristik sediaan didapatkan hasil bahwa perbedaan konsentrasi gelling agent antara karbopol dan HPMC dapat mempengaruhi karakteristik sediaan gel dan hasil evaluasi uji antioksidan dianalisa menggunkan software SPSS sengan tingkat kepercayaan 0,05. Berdasarkan pengujian aktivitas antioksidan F1, F2, dan F3 memiliki aktivitas mampu menangkal radikal bebas. Berdasarkan hasil yang diperoleh F1 memiliki aktivitas antioksidan yang sangat kuat dengan nilai IC₅₀ 43,353 ± 0,07 ppm.
PENGARUH PENAMBAHAN AMPAS RIMPANG BANGLE (Zingiber cassumunar Roxb.) TERHADAP UJI MUTU FISIK FORMULASI SEDIAAN BODY SCRUB Lailiyah, Munifatul; Saputra, Sony Andika
JURNAL PHARMA BHAKTA Vol 3 No 2 (2023): November 2023
Publisher : FACULTY OF PHARMACY, INSTITUT ILMU KESEHATAN BHAKTI WIYATA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Body scrub merupakan sediaan yang digunakan sebagai pembersih badan dari kotoran dan mengangkat sel-sel kulit mati. Ampas rimpang bangle megandung butiran kasar yang dapat dijadikan sebagai bahan pembuatan scrub. Tujuan : penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (Pengaruh Penambahan Ampas Rimpang Bangle (Zingiber Cassumunar Roxb.) Terhadap Uji Mutu Fisik Formulasi Sediaan Body Scrub). Metode : penelitian yang digunakan yaitu secara eksperimental dengan membandingkan bahan aktif dari ampas rimpang bangle menjadi 3 jenis variasi yaitu FI 10%, FII 15%, dan FIII 20%. Hasil : hasil uji mutu fisik sediaan body scrub ampas rimpang bangle telah memenuhi syarat uji organoleptis, uji homogenitas, uji pH, uji daya lekat, uji iritasi, dan uji kesukaan. Berdasarkan analisis uji anova yang dilakukan pada uji daya sebar diperoleh hasil sig 0,010 (p < 0,05) dan pada uji daya lekat diperoleh hasil sig 0,000 nilai (p < 0,05), dapat disimpulkan memiliki perbedaan yang bermakna atau signifikan. Kesimpulan: perbedaan variasi konsentrasi ampas rimpang bangle pada setiap formulasi mempengaruhi hasil uji mutu fisik. Formulasi dengan tingkat daya sebar dan tingkat kesukaan paling tinggi adalah formulasi I dengan variasi konsentrasi 10 %.
UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN MASYARAKAT MENUJU INDONESIA EMAS DENGAN MINUMAN JJKS (JERUK, JAHE, KUNYIT, SERAI) Saputra, Sony Andika; Lailiyah, Munifatul
Journal of Community Engagement and Empowerment Vol. 6 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Ilmu Kesehatah Bhakti Wiyata Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tubuh yang sehat sangat diperlukan agar lebih produktif dalam menjalankan kehidupan sehari-hari. Untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, alternatif minuman kesehatan salah satunya adalah dengan rutin mengkonsumsi JJKS (jeruk, jahe, kunyit serai). Minuman ini mengandung beberapa zat berkhasiat  seperti flavonoid, gingerol, kurkumin dan minyak atsiri. Khasiat dari minuman ini sudah tidak diargukan kembali karena sudah diteliti dari berbagai keahlian ilmu pengetahuan. Pengaplikasian minuman ini belum banyak diketahui oleh masyarakat pada umumnya, biasanya masih menggunakan seduhan tunggal (jahe atau jeruk saja). Peningkatan pengetahuan tentang JJKS (jeruk, jahe, kunyit, serai) perlu disosialisasikan sehingga pengabdian ini dilaksanakan. Tujuan pengabdian ini adalah masyarakat berani mengaplikasikan dalam seduhan minuman kesehatan. Pengabdian ini dilaksanakan di rumah warga RT 14 Campurejo, Mojoroto, Kediri. Metode yang digunakan adalah pemberian presentasi materi, pretest, postest, diskusi dan konsultasi setelah acara pengabdian. Hasil pengabdian didapatkan masyarakat mengalami peningkatan pengetahuan terhadap minuman JJKS (jeruk, jahe, kunyit,serai) penggunaan 25%, khasiat 30% dan kandungan JJKS 45%. Testimoni diberikan langsung setelah minum rutin JJKS selama tiga hari, disebutkan bahwa menstruasi lancar kembali setelah selama 6 bulan berhenti.
Pelatihan Pembuatan Jamu Mix dan Jahe Wangi Pada Kelompok Ibu Rumah Tangga Di Desa Badal Pandean Lailiyah, Munifatul; Mulyati, Tri Ana; Pujiono, Fery Eko
Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara Vol 3 No 2 (2020): Volume 3 Nomor 2 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/ja.v3i2.13730

Abstract

Kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean, Kabupaten Kediri telah memanfaatkan pekarangan rumah sebagai tempat untuk menanam TOGA. Disisi lain, TOGA yang ditanam belum dimanfaatkan sebagai produk ekonomis, sehingga dibutuhkan pelatihan pemanfaatan TOGA sebagai produk yang ekonomis, seperti jamu mix dan jahe wangi. Metode yang digunakan pada kegiatan ini antara lain penyuluhan dan pelatihan cara pembuatan jamu mix dan jahe wangi serta pendampingan pemasaran produk jamu mix dan jahe wangi. Hasil yang diperoleh setelah kegiatan ini antara lain 100% kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean telah mengetahui cara pembuatan jamu mix dan jahe wangi serta dapat membuat produk jamu mix dan jahe wangi dengan baik dan layak untuk dipasarkan. Disamping itu kelompok ibu rumah tangga di Desa Badal Pandean telah berhasil menjual produk jamu mix dan jahe wangi dalam acara Bazar yang diselenggarakan Desa Badal Pandean, Kabupaten Kediri